Noor
Al-Qur’anHaditsTanya Noor AIBuka Noor
Beranda›Daftar surat›Surat Al-Anbiya

سورة الأنبياء

Surat Al-Anbiya

Nabi-Nabi

Surat ke-21112 ayatMakkiyahJuz 17

Surat Al-Anbiya (Nabi-Nabi) adalah surat ke-21 dalam Al-Qur’an, terdiri dari 112 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah. Berikut bacaan lengkapnya dalam teks Arab, Latin dan terjemahan bahasa Indonesia.

Baca di mushafDengarkan murotalTanya tentang surat ini

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

  1. 21:1Baca di mushaf ↗

    ٱقۡتَرَبَ لِلنَّاسِ حِسَابُهُمۡ وَ هُمۡ فِي غَفۡلَةࣲ مُّعۡرِضُونَ﴿١﴾

    Iqtaraba lilnnasi hisabuhum wahum fee ghaflatin muʿridoona

    Telah semakin dekat kepada manusia perhitungan amal mereka, sedang mereka dalam keadaan lalai (dengan dunia), berpaling (dari akhirat).

  2. 21:2Baca di mushaf ↗

    مَا يَأۡتِيهِم مِّن ذِكۡرࣲ مِّن رَّبِّهِم مُّحۡدَثٍ إِلَّا ٱسۡتَمَعُوهُ وَ هُمۡ يَلۡعَبُونَ﴿٢﴾

    Ma yateehim min thikrin min rabbihim muhdathin illa istamaʿoohu wahum yalʿaboona

    Setiap diturunkan kepada mereka ayat-ayat yang baru dari Tuhan, mereka mendengarkannya sambil bermain-main,

  3. 21:3Baca di mushaf ↗

    لَاهِيَةࣰ قُلُوبُهُمۡ ۗ وَ أَسَرُّواْ ٱلنَّجۡوَى ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ هَلۡ هَٰذَآ إِلَّا بَشَرࣱ مِّثۡلُكُمۡ ۖ أَفَتَأۡتُونَ ٱلسِّحۡرَ وَ أَنتُمۡ تُبۡصِرُونَ﴿٣﴾

    Lahiyatan quloobuhum waasarroo alnnajwa allatheena thalamoo hal hatha illa basharun mithlukum afatatoona alssihra waantum tubsiroona

    hati mereka dalam keadaan lalai. Dan orang-orang yang zalim itu merahasiakan pembicaraan mereka, "(Orang) ini (Muhammad) tidak lain hanyalah seorang manusia (juga) seperti kamu. Apakah kamu menerimanya (sihir itu), padahal kamu menyaksikannya?"

  4. 21:4Baca di mushaf ↗

    قَالَ رَبِّي يَعۡلَمُ ٱلۡقَوۡلَ فِي ٱلسَّمَآءِ وَ ٱلۡأَرۡضِ ۖ وَ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡعَلِيمُ﴿٤﴾

    Qala rabbee yaʿlamu alqawla fee alssamai waalardi wahuwa alssameeʿu alʿaleemu

    Dia (Muhammad) berkata, "Tuhanku mengetahui (semua) perkataan di langit dan di bumi, dan Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui!"

  5. 21:5Baca di mushaf ↗

    بَلۡ قَالُوٓاْ أَضۡغَٰثُ أَحۡلَٰمِۭ بَلِ ٱفۡتَرَىٰهُ بَلۡ هُوَ شَاعِرࣱ فَلۡيَأۡتِنَا بِـَٔايَةࣲ كَمَآ أُرۡسِلَ ٱلۡأَوَّلُونَ﴿٥﴾

    Bal qaloo adghathu ahlamin bali iftarahu bal huwa shaʿirun falyatina biayatin kama orsila alawwaloona

    Bahkan mereka mengatakan, "(Alquran itu buah) mimpi-mimpi yang kacau, atau hasil rekayasanya (Muhammad), atau bahkan dia hanya seorang penyair, cobalah dia datangkan kepada kita suatu tanda (bukti), seperti halnya rasul-rasul yang diutus terdahulu."

  6. 21:6Baca di mushaf ↗

    مَآ ءَامَنَتۡ قَبۡلَهُم مِّن قَرۡيَةٍ أَهۡلَكۡنَٰهَآ ۖ أَفَهُمۡ يُؤۡمِنُونَ﴿٦﴾

    Ma amanat qablahum min qaryatin ahlaknaha afahum yuminoona

    Penduduk suatu negeri sebelum mereka, yang telah Kami binasakan, mereka itu tidak beriman (padahal telah Kami kirimkan bukti). Apakah mereka akan beriman?

  7. 21:7Baca di mushaf ↗

    وَ مَآ أَرۡسَلۡنَا قَبۡلَكَ إِلَّا رِجَالࣰا نُّوحِيٓ إِلَيۡهِمۡ ۖ فَسۡـَٔلُوٓاْ أَهۡلَ ٱلذِّكۡرِ إِن كُنتُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ﴿٧﴾

    Wama arsalna qablaka illa rijalan noohee ilayhim faisaloo ahla alththikri in kuntum la taʿlamoona

    Dan Kami tidak mengutus (rasul-rasul) sebelum engkau (Muhammad), melainkan beberapa orang laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakanlah kepada orang yang berilmu, jika kamu tidak mengetahui.

  8. 21:8Baca di mushaf ↗

    وَ مَا جَعَلۡنَٰهُمۡ جَسَدࣰا لَّا يَأۡكُلُونَ ٱلطَّعَامَ وَ مَا كَانُواْ خَٰلِدِينَ﴿٨﴾

    Wama jaʿalnahum jasadan la yakuloona alttaʿama wama kanoo khalideena

    Dan Kami tidak menjadikan mereka (para rasul-rasul) suatu tubuh yang tidak memakan makanan, dan mereka tidak (pula) hidup kekal.

  9. 21:9Baca di mushaf ↗

    ثُمَّ صَدَقۡنَٰهُمُ ٱلۡوَعۡدَ فَأَنجَيۡنَٰهُمۡ وَ مَن نَّشَآءُ وَ أَهۡلَكۡنَا ٱلۡمُسۡرِفِينَ﴿٩﴾

    Thumma sadaqnahumu alwaʿda faanjaynahum waman nashao waahlakna almusrifeena

    Kemudian Kami tepati janji (yang telah Kami janjikan) kepada mereka. Maka Kami selamatkan mereka dan orang-orang yang Kami kehendaki, dan Kami binasakan orang-orang yang melampaui batas.

  10. 21:10Baca di mushaf ↗

    لَقَدۡ أَنزَلۡنَآ إِلَيۡكُمۡ كِتَٰبࣰا فِيهِ ذِكۡرُكُمۡ ۚ أَفَلَا تَعۡقِلُونَ﴿١٠﴾

    Laqad anzalna ilaykum kitaban feehi thikrukum afala taʿqiloona

    Sungguh, telah Kami turunkan kepadamu satu Kitab (Alquran) yang di dalamnya terdapat peringatan bagimu. Maka apakah kamu tidak mengerti?

  11. 21:11Baca di mushaf ↗

    وَ كَمۡ قَصَمۡنَا مِن قَرۡيَةࣲ كَانَتۡ ظَالِمَةࣰ وَ أَنشَأۡنَا بَعۡدَهَا قَوۡمًا ءَاخَرِينَ﴿١١﴾

    Wakam qasamna min qaryatin kanat thalimatan waanshana baʿdaha qawman akhareena

    Dan berapa banyaknya (penduduk) negeri yang zalim telah Kami binasakan, dan Kami jadikan generasi yang lain setelah mereka itu (sebagai penggantinya).

  12. 21:12Baca di mushaf ↗

    فَلَمَّآ أَحَسُّواْ بَأۡسَنَآ إِذَا هُم مِّنۡهَا يَرۡكُضُونَ﴿١٢﴾

    Falamma ahassoo basana itha hum minha yarkudoona

    Maka ketika mereka merasakan azab Kami, tiba-tiba mereka melarikan diri dari (negerinya) itu.

  13. 21:13Baca di mushaf ↗

    لَا تَرۡكُضُواْ وَ ٱرۡجِعُوٓاْ إِلَىٰ مَآ أُتۡرِفۡتُمۡ فِيهِ وَ مَسَٰكِنِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تُسۡـَٔلُونَ﴿١٣﴾

    La tarkudoo wairjiʿoo ila ma otriftum feehi wamasakinikum laʿallakum tusaloona

    Janganlah kamu lari tergesa-gesa; kembalilah kamu kepada kesenangan hidupmu dan tempat-tempat kediamanmu (yang baik), agar kamu dapat ditanya.

  14. 21:14Baca di mushaf ↗

    قَالُواْ يَٰوَيۡلَنَآ إِنَّا كُنَّا ظَٰلِمِينَ﴿١٤﴾

    Qaloo ya waylana inna kunna thalimeena

    Mereka berkata, "Betapa celaka kami, sungguh, kami orang-orang yang zalim."

  15. 21:15Baca di mushaf ↗

    فَمَا زَالَت تِّلۡكَ دَعۡوَىٰهُمۡ حَتَّىٰ جَعَلۡنَٰهُمۡ حَصِيدًا خَٰمِدِينَ﴿١٥﴾

    Fama zalat tilka daʿwahum hatta jaʿalnahum haseedan khamideena

    Maka demikianlah keluhan mereka berkepanjangan, sehingga mereka Kami jadikan sebagai tanaman yang telah dituai, yang tidak dapat hidup lagi.

  16. 21:16Baca di mushaf ↗

    وَ مَا خَلَقۡنَا ٱلسَّمَآءَ وَ ٱلۡأَرۡضَ وَ مَا بَيۡنَهُمَا لَٰعِبِينَ﴿١٦﴾

    Wama khalaqna alssamaa waalarda wama baynahuma laʿibeena

    Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan segala apa yang ada di antara keduanya dengan main-main.

  17. 21:17Baca di mushaf ↗

    لَوۡ أَرَدۡنَآ أَن نَّتَّخِذَ لَهۡوࣰا لَّٱتَّخَذۡنَٰهُ مِن لَّدُنَّآ إِن كُنَّا فَٰعِلِينَ﴿١٧﴾

    Law aradna an nattakhitha lahwan laittakhathnahu min ladunna in kunna faʿileena

    Seandainya Kami hendak membuat suatu permainan (istri dan anak), tentulah Kami membuatnya dari sisi Kami, jika Kami benar-benar menghendaki berbuat demikian.

  18. 21:18Baca di mushaf ↗

    بَلۡ نَقۡذِفُ بِٱلۡحَقِّ عَلَى ٱلۡبَٰطِلِ فَيَدۡمَغُهُۥ فَإِذَا هُوَ زَاهِقࣱ ۚ وَ لَكُمُ ٱلۡوَيۡلُ مِمَّا تَصِفُونَ﴿١٨﴾

    Bal naqthifu bialhaqqi ʿala albatili fayadmaghuhu faitha huwa zahiqun walakumu alwaylu mimma tasifoona

    Sebenarnya Kami melemparkan yang hak (kebenaran) kepada yang batil (tidak benar) lalu yang hak itu menghancurkannya, maka seketika itu (yang batil) lenyap. Dan celaka kamu karena kamu menyifati (Allah dengan sifat-sifat yang tidak pantas bagi-Nya).

  19. 21:19Baca di mushaf ↗

    وَ لَهُۥ مَن فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَ ٱلۡأَرۡضِ ۚ وَ مَنۡ عِندَهُۥ لَا يَسۡتَكۡبِرُونَ عَنۡ عِبَادَتِهِۦ وَ لَا يَسۡتَحۡسِرُونَ﴿١٩﴾

    Walahu man fee alssamawati waalardi waman ʿindahu la yastakbiroona ʿan ʿibadatihi wala yastahsiroona

    Dan milik-Nya siapa yang di langit dan di bumi. Dan (malaikat-malaikat) yang di sisi-Nya, tidak mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak (pula) merasa letih.

  20. 21:20Baca di mushaf ↗

    يُسَبِّحُونَ ٱلَّيۡلَ وَ ٱلنَّهَارَ لَا يَفۡتُرُونَ﴿٢٠﴾

    Yusabbihoona allayla waalnnahara la yafturoona

    Mereka (malaikat-malaikat) bertasbih tidak henti-hentinya malam dan siang.

  21. 21:21Baca di mushaf ↗

    أَمِ ٱتَّخَذُوٓاْ ءَالِهَةࣰ مِّنَ ٱلۡأَرۡضِ هُمۡ يُنشِرُونَ﴿٢١﴾

    Ami ittakhathoo alihatan mina alardi hum yunshiroona

    Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan dari bumi, yang dapat menghidupkan (orang-orang yang mati)?

  22. 21:22Baca di mushaf ↗

    لَوۡ كَانَ فِيهِمَآ ءَالِهَةٌ إِلَّا ٱللَّهُ لَفَسَدَتَا ۚ فَسُبۡحَٰنَ ٱللَّهِ رَبِّ ٱلۡعَرۡشِ عَمَّا يَصِفُونَ﴿٢٢﴾

    Law kana feehima alihatun illa Allahu lafasadata fasubhana Allahi rabbi alʿarshi ʿamma yasifoona

    Seandainya pada keduanya (di langit dan di bumi) ada tuhan-tuhan selain Allah, tentu keduanya telah binasa. Mahasuci Allah yang memiliki Arasy, dari apa yang mereka sifatkan.

  23. 21:23Baca di mushaf ↗

    لَا يُسۡـَٔلُ عَمَّا يَفۡعَلُ وَ هُمۡ يُسۡـَٔلُونَ﴿٢٣﴾

    La yusalu ʿamma yafʿalu wahum yusaloona

    Dia (Allah) tidak ditanya tentang apa yang dikerjakan, tetapi merekalah yang akan ditanya.

  24. 21:24Baca di mushaf ↗

    أَمِ ٱتَّخَذُواْ مِن دُونِهِۦٓ ءَالِهَةࣰ ۖ قُلۡ هَاتُواْ بُرۡهَٰنَكُمۡ ۖ هَٰذَا ذِكۡرُ مَن مَّعِيَ وَ ذِكۡرُ مَن قَبۡلِي ۚ بَلۡ أَكۡثَرُهُمۡ لَا يَعۡلَمُونَ ٱلۡحَقَّ ۖ فَهُم مُّعۡرِضُونَ﴿٢٤﴾

    Ami ittakhathoo min doonihi alihatan qul hatoo burhanakum hatha thikru man maʿiya wathikru man qablee bal aktharuhum la yaʿlamoona alhaqqa fahum muʿridoona

    Atau apakah mereka mengambil tuhan-tuhan selain Dia? Katakanlah (Muhammad), "Kemukakanlah alasan-alasanmu! (Alquran) ini adalah peringatan bagi orang yang bersamaku, dan peringatan bagi orang sebelumku." Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui yang hak (kebenaran), karena itu mereka berpaling.

  25. 21:25Baca di mushaf ↗

    وَ مَآ أَرۡسَلۡنَا مِن قَبۡلِكَ مِن رَّسُولٍ إِلَّا نُوحِيٓ إِلَيۡهِ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنَا۠ فَٱعۡبُدُونِ﴿٢٥﴾

    Wama arsalna min qablika min rasoolin illa noohee ilayhi annahu la ilaha illa ana faoʿbudooni

    Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum engkau (Muhammad), melainkan Kami wahyukan kepadanya, "bahwa tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Aku, maka sembahlah Aku!"

  26. 21:26Baca di mushaf ↗

    وَ قَالُواْ ٱتَّخَذَ ٱلرَّحۡمَٰنُ وَلَدࣰا ۗ سُبۡحَٰنَهُۥ ۚ بَلۡ عِبَادࣱ مُّكۡرَمُونَ﴿٢٦﴾

    Waqaloo ittakhatha alrrahmanu waladan subhanahu bal ʿibadun mukramoona

    Dan mereka berkata, "Tuhan Yang Maha Pengasih telah menjadikan (malaikat) sebagai anak." Mahasuci Dia. Sebenarnya mereka (para malaikat itu) adalah hamba-hamba yang dimuliakan,

  27. 21:27Baca di mushaf ↗

    لَا يَسۡبِقُونَهُۥ بِٱلۡقَوۡلِ وَ هُم بِأَمۡرِهِۦ يَعۡمَلُونَ﴿٢٧﴾

    La yasbiqoonahu bialqawli wahum biamrihi yaʿmaloona

    mereka tidak berbicara mendahului-Nya dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya.

  28. 21:28Baca di mushaf ↗

    يَعۡلَمُ مَا بَيۡنَ أَيۡدِيهِمۡ وَ مَا خَلۡفَهُمۡ وَ لَا يَشۡفَعُونَ إِلَّا لِمَنِ ٱرۡتَضَىٰ وَ هُم مِّنۡ خَشۡيَتِهِۦ مُشۡفِقُونَ﴿٢٨﴾

    Yaʿlamu ma bayna aydeehim wama khalfahum wala yashfaʿoona illa limani irtada wahum min khashyatihi mushfiqoona

    Dia (Allah) mengetahui segala sesuatu yang dihadapan mereka (malaikat) dan yang dibelakang mereka, dan mereka tidak memberi syafaat melainkan kepada orang yang diridai (Allah), dan mereka selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya.

  29. 21:29Baca di mushaf ↗

    وَ مَن يَقُلۡ مِنۡهُمۡ إِنِّيٓ إِلَٰهࣱ مِّن دُونِهِۦ فَذَٰلِكَ نَجۡزِيهِ جَهَنَّمَ ۚ كَذَٰلِكَ نَجۡزِي ٱلظَّٰلِمِينَ﴿٢٩﴾

    Waman yaqul minhum innee ilahun min doonihi fathalika najzeehi jahannama kathalika najzee alththalimeena

    Dan barang siapa di antara mereka berkata, "Sungguh, aku adalah tuhan selain Allah," maka orang itu Kami beri balasan dengan Jahanam. Demikianlah Kami memberikan balasan kepada orang-orang yang zalim.

  30. 21:30Baca di mushaf ↗

    أَوَلَمۡ يَرَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ أَنَّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَ ٱلۡأَرۡضَ كَانَتَا رَتۡقࣰا فَفَتَقۡنَٰهُمَا ۖ وَ جَعَلۡنَا مِنَ ٱلۡمَآءِ كُلَّ شَيۡءٍ حَيٍّ ۚ أَفَلَا يُؤۡمِنُونَ﴿٣٠﴾

    Awalam yara allatheena kafaroo anna alssamawati waalarda kanata ratqan fafataqnahuma wajaʿalna mina almai kulla shayin hayyin afala yuminoona

    Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi keduanya dahulu menyatu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya; dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air; maka mengapa mereka tidak beriman?

  31. 21:31Baca di mushaf ↗

    وَ جَعَلۡنَا فِي ٱلۡأَرۡضِ رَوَٰسِيَ أَن تَمِيدَ بِهِمۡ وَ جَعَلۡنَا فِيهَا فِجَاجࣰا سُبُلࣰا لَّعَلَّهُمۡ يَهۡتَدُونَ﴿٣١﴾

    Wajaʿalna fee alardi rawasiya an tameeda bihim wajaʿalna feeha fijajan subulan laʿallahum yahtadoona

    Dan Kami telah menjadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh agar ia (tidak) guncang bersama mereka, dan Kami jadikan (pula) di sana jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.

  32. 21:32Baca di mushaf ↗

    وَ جَعَلۡنَا ٱلسَّمَآءَ سَقۡفࣰا مَّحۡفُوظࣰا ۖ وَ هُمۡ عَنۡ ءَايَٰتِهَا مُعۡرِضُونَ﴿٣٢﴾

    Wajaʿalna alssamaa saqfan mahfoothan wahum ʿan ayatiha muʿridoona

    Dan Kami menjadikan langit sebagai atap yang terpelihara, namun mereka tetap berpaling dari tanda-tanda (kebesaran Allah) itu (matahari, bulan, angin, awan, dan lain-lain).

  33. 21:33Baca di mushaf ↗

    وَ هُوَ ٱلَّذِي خَلَقَ ٱلَّيۡلَ وَ ٱلنَّهَارَ وَ ٱلشَّمۡسَ وَ ٱلۡقَمَرَ ۖ كُلࣱّ فِي فَلَكࣲ يَسۡبَحُونَ﴿٣٣﴾

    Wahuwa allathee khalaqa allayla waalnnahara waalshshamsa waalqamara kullun fee falakin yasbahoona

    Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing beredar pada garis edarnya.

  34. 21:34Baca di mushaf ↗

    وَ مَا جَعَلۡنَا لِبَشَرࣲ مِّن قَبۡلِكَ ٱلۡخُلۡدَ ۖ أَفَإِيْن مِّتَّ فَهُمُ ٱلۡخَٰلِدُونَ﴿٣٤﴾

    Wama jaʿalna libasharin min qablika alkhulda afain mitta fahumu alkhalidoona

    Dan Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusia sebelum engkau (Muhammad); maka jika engkau wafat, apakah mereka akan kekal?

  35. 21:35Baca di mushaf ↗

    كُلُّ نَفۡسࣲ ذَآئِقَةُ ٱلۡمَوۡتِ ۗ وَ نَبۡلُوكُم بِٱلشَّرِّ وَ ٱلۡخَيۡرِ فِتۡنَةࣰ ۖ وَ إِلَيۡنَا تُرۡجَعُونَ﴿٣٥﴾

    Kullu nafsin thaiqatu almawti wanablookum bialshsharri waalkhayri fitnatan wailayna turjaʿoona

    Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami.

  36. 21:36Baca di mushaf ↗

    وَ إِذَا رَءَاكَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ إِن يَتَّخِذُونَكَ إِلَّا هُزُوًا أَهَٰذَا ٱلَّذِي يَذۡكُرُ ءَالِهَتَكُمۡ وَ هُم بِذِكۡرِ ٱلرَّحۡمَٰنِ هُمۡ كَٰفِرُونَ﴿٣٦﴾

    Waitha raaka allatheena kafaroo in yattakhithoonaka illa huzuwan ahatha allathee yathkuru alihatakum wahum bithikri alrrahmani hum kafiroona

    Dan apabila orang-orang kafir itu melihat engkau (Muhammad), mereka hanya memperlakukan engkau menjadi bahan ejekan. (Mereka mengatakan), "Apakah ini orang yang mencela tuhan-tuhanmu?" Padahal mereka orang yang ingkar mengingat Allah Yang Maha Pengasih.

  37. 21:37Baca di mushaf ↗

    خُلِقَ ٱلۡإِنسَٰنُ مِنۡ عَجَلࣲ ۚ سَأُوْرِيكُمۡ ءَايَٰتِي فَلَا تَسۡتَعۡجِلُونِ﴿٣٧﴾

    Khuliqa alinsanu min ʿajalin saoreekum ayatee fala tastaʿjiloona

    Manusia diciptakan (bersifat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan)-Ku. Maka janganlah kamu meminta Aku menyegerakannya.

  38. 21:38Baca di mushaf ↗

    وَ يَقُولُونَ مَتَىٰ هَٰذَا ٱلۡوَعۡدُ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ﴿٣٨﴾

    Wayaqooloona mata hatha alwaʿdu in kuntum sadiqeena

    Dan mereka berkata, "Kapankah janji itu (akan datang), jika kamu orang yang benar?"

  39. 21:39Baca di mushaf ↗

    لَوۡ يَعۡلَمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ حِينَ لَا يَكُفُّونَ عَن وُجُوهِهِمُ ٱلنَّارَ وَ لَا عَن ظُهُورِهِمۡ وَ لَا هُمۡ يُنصَرُونَ﴿٣٩﴾

    Law yaʿlamu allatheena kafaroo heena la yakuffoona ʿan wujoohihimu alnnara wala ʿan thuhoorihim wala hum yunsaroona

    Seandainya orang kafir itu mengetahui, ketika mereka itu tidak mampu mengelakkan api neraka dari wajah dan punggung mereka, sedang mereka tidak mendapat pertolongan (tentulah mereka tidak meminta disegerakan).

  40. 21:40Baca di mushaf ↗

    بَلۡ تَأۡتِيهِم بَغۡتَةࣰ فَتَبۡهَتُهُمۡ فَلَا يَسۡتَطِيعُونَ رَدَّهَا وَ لَا هُمۡ يُنظَرُونَ﴿٤٠﴾

    Bal tateehim baghtatan fatabhatuhum fala yastateeʿoona raddaha wala hum yuntharoona

    Sebenarnya (hari Kiamat) itu akan datang kepada mereka secara tiba-tiba, lalu mereka menjadi panik; maka mereka tidak sanggup menolaknya dan tidak (pula) diberi penangguhan (waktu).

  41. 21:41Baca di mushaf ↗

    وَ لَقَدِ ٱسۡتُهۡزِئَ بِرُسُلࣲ مِّن قَبۡلِكَ فَحَاقَ بِٱلَّذِينَ سَخِرُواْ مِنۡهُم مَّا كَانُواْ بِهِۦ يَسۡتَهۡزِءُونَ﴿٤١﴾

    Walaqadi istuhzia birusulin min qablika fahaqa biallatheena sakhiroo minhum ma kanoo bihi yastahzioona

    Dan sungguh, rasul-rasul sebelum engkau (Muhammad) pun telah diperolok-olokkan, maka turunlah (siksaan) kepada orang-orang yang mencemoohkan apa (rasul-rasul) yang selalu mereka perolok-olokkan.

  42. 21:42Baca di mushaf ↗

    قُلۡ مَن يَكۡلَؤُكُم بِٱلَّيۡلِ وَ ٱلنَّهَارِ مِنَ ٱلرَّحۡمَٰنِ ۚ بَلۡ هُمۡ عَن ذِكۡرِ رَبِّهِم مُّعۡرِضُونَ﴿٤٢﴾

    Qul man yaklaokum biallayli waalnnahari mina alrrahmani bal hum ʿan thikri rabbihim muʿridoona

    Katakanlah, "Siapakah yang akan menjaga kamu pada waktu malam dan siang dari (siksaan) Allah Yang Maha Pengasih?" Tetapi mereka enggan mengingat Tuhan mereka.

  43. 21:43Baca di mushaf ↗

    أَمۡ لَهُمۡ ءَالِهَةࣱ تَمۡنَعُهُم مِّن دُونِنَا ۚ لَا يَسۡتَطِيعُونَ نَصۡرَ أَنفُسِهِمۡ وَ لَا هُم مِّنَّا يُصۡحَبُونَ﴿٤٣﴾

    Am lahum alihatun tamnaʿuhum min doonina la yastateeʿoona nasra anfusihim wala hum minna yushaboona

    Ataukah mereka mempunyai tuhan-tuhan yang dapat memelihara mereka dari (azab) Kami? Tuhan-tuhan mereka itu tidak sanggup menolong diri mereka sendiri dan tidak (pula) mereka dilindungi dari (azab) Kami.

  44. 21:44Baca di mushaf ↗

    بَلۡ مَتَّعۡنَا هَٰٓؤُلَآءِ وَ ءَابَآءَهُمۡ حَتَّىٰ طَالَ عَلَيۡهِمُ ٱلۡعُمُرُ ۗ أَفَلَا يَرَوۡنَ أَنَّا نَأۡتِي ٱلۡأَرۡضَ نَنقُصُهَا مِنۡ أَطۡرَافِهَآ ۚ أَفَهُمُ ٱلۡغَٰلِبُونَ﴿٤٤﴾

    Bal mattaʿna haolai waabaahum hatta tala ʿalayhimu alʿumuru afala yarawna anna natee alarda nanqusuha min atrafiha afahumu alghaliboona

    Sebenarnya Kami telah memberi mereka dan nenek moyang mereka kenikmatan (hidup di dunia) hingga panjang usia mereka. Maka apakah mereka tidak melihat bahwa Kami mendatangi negeri (yang berada di bawah kekuasaan orang kafir), lalu Kami kurangi luasnya dari ujung-ujung negeri. Apakah mereka yang menang?

  45. 21:45Baca di mushaf ↗

    قُلۡ إِنَّمَآ أُنذِرُكُم بِٱلۡوَحۡيِ ۚ وَ لَا يَسۡمَعُ ٱلصُّمُّ ٱلدُّعَآءَ إِذَا مَا يُنذَرُونَ﴿٤٥﴾

    Qul innama onthirukum bialwahyi wala yasmaʿu alssummu aldduʿaa itha ma yuntharoona

    Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya aku hanya memberimu peringatan sesuai dengan wahyu." Tetapi orang tuli tidak mendengar seruan apabila mereka diberi peringatan.

  46. 21:46Baca di mushaf ↗

    وَ لَئِن مَّسَّتۡهُمۡ نَفۡحَةࣱ مِّنۡ عَذَابِ رَبِّكَ لَيَقُولُنَّ يَٰوَيۡلَنَآ إِنَّا كُنَّا ظَٰلِمِينَ﴿٤٦﴾

    Walain massathum nafhatun min ʿathabi rabbika layaqoolunna ya waylana inna kunna thalimeena

    Dan jika mereka ditimpa sedikit saja azab Tuhanmu, pastilah mereka berkata, "Celakalah kami! Sesungguhnya kami termasuk orang yang selalu menzalimi (diri sendiri)."

  47. 21:47Baca di mushaf ↗

    وَ نَضَعُ ٱلۡمَوَٰزِينَ ٱلۡقِسۡطَ لِيَوۡمِ ٱلۡقِيَٰمَةِ فَلَا تُظۡلَمُ نَفۡسࣱ شَيۡـࣰٔا ۖ وَ إِن كَانَ مِثۡقَالَ حَبَّةࣲ مِّنۡ خَرۡدَلٍ أَتَيۡنَا بِهَا ۗ وَ كَفَىٰ بِنَا حَٰسِبِينَ﴿٤٧﴾

    Wanadaʿu almawazeena alqista liyawmi alqiyamati fala tuthlamu nafsun shayan wain kana mithqala habbatin min khardalin atayna biha wakafa bina hasibeena

    Dan Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari Kiamat, maka tidak seorang pun dirugikan walau sedikit; sekali pun hanya seberat biji sawi, pasti Kami mendatangkannya (pahala). Dan cukuplah Kami yang membuat perhitungan.

  48. 21:48Baca di mushaf ↗

    وَ لَقَدۡ ءَاتَيۡنَا مُوسَىٰ وَ هَٰرُونَ ٱلۡفُرۡقَانَ وَ ضِيَآءࣰ وَ ذِكۡرࣰا لِّلۡمُتَّقِينَ﴿٤٨﴾

    Walaqad atayna moosa waharoona alfurqana wadiyaan wathikran lilmuttaqeena

    Dan sungguh, Kami telah memberikan kepada Musa dan Harun, Furqan (Kitab Taurat) dan penerangan serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa,

  49. 21:49Baca di mushaf ↗

    ٱلَّذِينَ يَخۡشَوۡنَ رَبَّهُم بِٱلۡغَيۡبِ وَ هُم مِّنَ ٱلسَّاعَةِ مُشۡفِقُونَ﴿٤٩﴾

    Allatheena yakhshawna rabbahum bialghaybi wahum mina alssaʿati mushfiqoona

    (yaitu) orang-orang yang takut (azab) Tuhannya, sekalipun mereka tidak melihat-Nya, dan mereka merasa takut akan (tibanya) hari Kiamat.

  50. 21:50Baca di mushaf ↗

    وَ هَٰذَا ذِكۡرࣱ مُّبَارَكٌ أَنزَلۡنَٰهُ ۚ أَفَأَنتُمۡ لَهُۥ مُنكِرُونَ﴿٥٠﴾

    Wahatha thikrun mubarakun anzalnahu afaantum lahu munkiroona

    Dan ini (Alquran) adalah suatu peringatan yang mempunyai berkah yang telah Kami turunkan. Maka apakah kamu mengingkarinya?

  51. 21:51Baca di mushaf ↗

    وَ لَقَدۡ ءَاتَيۡنَآ إِبۡرَٰهِيمَ رُشۡدَهُۥ مِن قَبۡلُ وَ كُنَّا بِهِۦ عَٰلِمِينَ﴿٥١﴾

    Walaqad atayna ibraheema rushdahu min qablu wakunna bihi ʿalimeena

    Dan sungguh, sebelum dia (Musa dan Harun) telah Kami berikan kepada Ibrahim petunjuk, dan Kami telah mengetahui dia.

  52. 21:52Baca di mushaf ↗

    إِذۡ قَالَ لِأَبِيهِ وَ قَوۡمِهِۦ مَا هَٰذِهِ ٱلتَّمَاثِيلُ ٱلَّتِيٓ أَنتُمۡ لَهَا عَٰكِفُونَ﴿٥٢﴾

    Ith qala liabeehi waqawmihi ma hathihi alttamatheelu allatee antum laha ʿakifoona

    (Ingatlah), ketika dia (Ibrahim) berkata kepada ayahnya dan kaumnya, "Patung-patung apakah ini yang kamu tekun menyembahnya?"

  53. 21:53Baca di mushaf ↗

    قَالُواْ وَجَدۡنَآ ءَابَآءَنَا لَهَا عَٰبِدِينَ﴿٥٣﴾

    Qaloo wajadna abaana laha ʿabideena

    Mereka menjawab, "Kami mendapati nenek moyang kami menyembahnya."

  54. 21:54Baca di mushaf ↗

    قَالَ لَقَدۡ كُنتُمۡ أَنتُمۡ وَ ءَابَآؤُكُمۡ فِي ضَلَٰلࣲ مُّبِينࣲ﴿٥٤﴾

    Qala laqad kuntum antum waabaokum fee dalalin mubeenin

    Dia (Ibrahim) berkata, "Sesungguhnya kamu dan nenek moyang kamu berada dalam kesesatan yang nyata."

  55. 21:55Baca di mushaf ↗

    قَالُوٓاْ أَجِئۡتَنَا بِٱلۡحَقِّ أَمۡ أَنتَ مِنَ ٱللَّٰعِبِينَ﴿٥٥﴾

    Qaloo ajitana bialhaqqi am anta mina allaʿibeena

    Mereka berkata, "Apakah engkau datang kepada kami membawa kebenaran atau engkau main-main?"

  56. 21:56Baca di mushaf ↗

    قَالَ بَل رَّبُّكُمۡ رَبُّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَ ٱلۡأَرۡضِ ٱلَّذِي فَطَرَهُنَّ وَ أَنَا۠ عَلَىٰ ذَٰلِكُم مِّنَ ٱلشَّٰهِدِينَ﴿٥٦﴾

    Qala bal rabbukum rabbu alssamawati waalardi allathee fatarahunna waana ʿala thalikum mina alshshahideena

    Dia (Ibrahim) menjawab, "Sebenarnya Tuhan kamu ialah Tuhan (pemilik) langit dan bumi; (Dialah) yang telah menciptakannya; dan aku termasuk orang yang dapat bersaksi atas itu."

  57. 21:57Baca di mushaf ↗

    وَ تَٱللَّهِ لَأَكِيدَنَّ أَصۡنَٰمَكُم بَعۡدَ أَن تُوَلُّواْ مُدۡبِرِينَ﴿٥٧﴾

    WataAllahi laakeedanna asnamakum baʿda an tuwalloo mudbireena

    Dan demi Allah, sungguh, aku akan melakukan tipu daya terhadap berhala-berhalamu setelah kamu pergi meninggalkannya.

  58. 21:58Baca di mushaf ↗

    فَجَعَلَهُمۡ جُذَٰذًا إِلَّا كَبِيرࣰا لَّهُمۡ لَعَلَّهُمۡ إِلَيۡهِ يَرۡجِعُونَ﴿٥٨﴾

    Fajaʿalahum juthathan illa kabeeran lahum laʿallahum ilayhi yarjiʿoona

    Maka dia (Ibrahim) menghancurkan (berhala-berhala itu) berkeping-keping, kecuali yang terbesar (induknya); agar mereka kembali (untuk bertanya) kepadanya.

  59. 21:59Baca di mushaf ↗

    قَالُواْ مَن فَعَلَ هَٰذَا بِـَٔالِهَتِنَآ إِنَّهُۥ لَمِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ﴿٥٩﴾

    Qaloo man faʿala hatha bialihatina innahu lamina alththalimeena

    Mereka berkata, "Siapakah yang melakukan (perbuatan) ini terhadap tuhan-tuhan kami? Sungguh, dia termasuk orang yang zalim."

  60. 21:60Baca di mushaf ↗

    قَالُواْ سَمِعۡنَا فَتࣰى يَذۡكُرُهُمۡ يُقَالُ لَهُۥٓ إِبۡرَٰهِيمُ﴿٦٠﴾

    Qaloo samiʿna fatan yathkuruhum yuqalu lahu ibraheemu

    Mereka (yang lain) berkata, "Kami mendengar ada seorang pemuda yang mencela (berhala-berhala ini), namanya Ibrahim."

  61. 21:61Baca di mushaf ↗

    قَالُواْ فَأۡتُواْ بِهِۦ عَلَىٰٓ أَعۡيُنِ ٱلنَّاسِ لَعَلَّهُمۡ يَشۡهَدُونَ﴿٦١﴾

    Qaloo fatoo bihi ʿala aʿyuni alnnasi laʿallahum yashhadoona

    Mereka berkata, "(Kalau demikian) bawalah dia dengan diperlihatkan kepada orang banyak, agar mereka menyaksikan."

  62. 21:62Baca di mushaf ↗

    قَالُوٓاْ ءَأَنتَ فَعَلۡتَ هَٰذَا بِـَٔالِهَتِنَا يَٰٓإِبۡرَٰهِيمُ﴿٦٢﴾

    Qaloo aanta faʿalta hatha bialihatina ya ibraheemu

    Mereka bertanya, "Apakah engkau yang melakukan (perbuatan) ini terhadap tuhan-tuhan kami, wahai Ibrahim?"

  63. 21:63Baca di mushaf ↗

    قَالَ بَلۡ فَعَلَهُۥ كَبِيرُهُمۡ هَٰذَا فَسۡـَٔلُوهُمۡ إِن كَانُواْ يَنطِقُونَ﴿٦٣﴾

    Qala bal faʿalahu kabeeruhum hatha faisaloohum in kanoo yantiqoona

    Dia (Ibrahim) menjawab, "Sebenarnya (patung) besar itu yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada mereka, jika mereka dapat berbicara."

  64. 21:64Baca di mushaf ↗

    فَرَجَعُوٓاْ إِلَىٰٓ أَنفُسِهِمۡ فَقَالُوٓاْ إِنَّكُمۡ أَنتُمُ ٱلظَّٰلِمُونَ﴿٦٤﴾

    Farajaʿoo ila anfusihim faqaloo innakum antumu alththalimoona

    Maka mereka kembali pada kesadaran mereka dan berkata, "Sesungguhnya kamulah yang menzalimi (diri sendiri)."

  65. 21:65Baca di mushaf ↗

    ثُمَّ نُكِسُواْ عَلَىٰ رُءُوسِهِمۡ لَقَدۡ عَلِمۡتَ مَا هَٰٓؤُلَآءِ يَنطِقُونَ﴿٦٥﴾

    Thumma nukisoo ʿala ruoosihim laqad ʿalimta ma haolai yantiqoona

    Kemudian mereka menundukkan kepala (lalu berkata), "Engkau (Ibrahim) pasti tahu bahwa (berhala-berhala) itu tidak dapat berbicara."

  66. 21:66Baca di mushaf ↗

    قَالَ أَفَتَعۡبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ مَا لَا يَنفَعُكُمۡ شَيۡـࣰٔا وَ لَا يَضُرُّكُمۡ﴿٦٦﴾

    Qala afataʿbudoona min dooni Allahi ma la yanfaʿukum shayan wala yadurrukum

    Dia (Ibrahim) berkata, "Mengapa kamu menyembah selain Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi manfaat sedikit pun, dan tidak (pula) mendatangkan mudarat kepada kamu?

  67. 21:67Baca di mushaf ↗

    أُفࣲّ لَّكُمۡ وَ لِمَا تَعۡبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ ۚ أَفَلَا تَعۡقِلُونَ﴿٦٧﴾

    Offin lakum walima taʿbudoona min dooni Allahi afala taʿqiloona

    Celakalah kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah! Tidakkah kamu mengerti?"

  68. 21:68Baca di mushaf ↗

    قَالُواْ حَرِّقُوهُ وَ ٱنصُرُوٓاْ ءَالِهَتَكُمۡ إِن كُنتُمۡ فَٰعِلِينَ﴿٦٨﴾

    Qaloo harriqoohu waonsuroo alihatakum in kuntum faʿileena

    Mereka berkata, "Bakarlah dia dan bantulah tuhan-tuhan kamu, jika kamu benar-benar hendak berbuat."

  69. 21:69Baca di mushaf ↗

    قُلۡنَا يَٰنَارُ كُونِي بَرۡدࣰا وَ سَلَٰمًا عَلَىٰٓ إِبۡرَٰهِيمَ﴿٦٩﴾

    Qulna ya naru koonee bardan wasalaman ʿala ibraheema

    Kami (Allah) berfirman, "Wahai api! Jadilah kamu dingin, dan penyelamat bagi Ibrahim,"

  70. 21:70Baca di mushaf ↗

    وَ أَرَادُواْ بِهِۦ كَيۡدࣰا فَجَعَلۡنَٰهُمُ ٱلۡأَخۡسَرِينَ﴿٧٠﴾

    Waaradoo bihi kaydan fajaʿalnahumu alakhsareena

    dan mereka hendak berbuat jahat terhadap Ibrahim, maka Kami menjadikan mereka itu orang-orang yang paling rugi.

  71. 21:71Baca di mushaf ↗

    وَ نَجَّيۡنَٰهُ وَ لُوطًا إِلَى ٱلۡأَرۡضِ ٱلَّتِي بَٰرَكۡنَا فِيهَا لِلۡعَٰلَمِينَ﴿٧١﴾

    Wanajjaynahu walootan ila alardi allatee barakna feeha lilʿalameena

    Dan Kami selamatkan dia (Ibrahim) dan Luṭ ke suatu negeri yang telah Kami berkahi untuk seluruh alam.

  72. 21:72Baca di mushaf ↗

    وَ وَهَبۡنَا لَهُۥٓ إِسۡحَٰقَ وَ يَعۡقُوبَ نَافِلَةࣰ ۖ وَ كُلࣰّا جَعَلۡنَا صَٰلِحِينَ﴿٧٢﴾

    Wawahabna lahu ishaqa wayaʿqooba nafilatan wakullan jaʿalna saliheena

    Dan Kami menganugerahkan kepadanya (Ibrahim) Ishak dan Yakub sebagai suatu anugerah. Dan masing-masing Kami jadikan orang yang saleh.

  73. 21:73Baca di mushaf ↗

    وَ جَعَلۡنَٰهُمۡ أَئِمَّةࣰ يَهۡدُونَ بِأَمۡرِنَا وَ أَوۡحَيۡنَآ إِلَيۡهِمۡ فِعۡلَ ٱلۡخَيۡرَٰتِ وَ إِقَامَ ٱلصَّلَوٰةِ وَ إِيتَآءَ ٱلزَّكَوٰةِ ۖ وَ كَانُواْ لَنَا عَٰبِدِينَ﴿٧٣﴾

    Wajaʿalnahum aimmatan yahdoona biamrina waawhayna ilayhim fiʿla alkhayrati waiqama alssalati waeetaa alzzakati wakanoo lana ʿabideena

    Dan Kami menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami, dan Kami wahyukan kepada mereka agar berbuat kebaikan, melaksanakan salat dan menunaikan zakat, dan hanya kepada Kami mereka menyembah.

  74. 21:74Baca di mushaf ↗

    وَ لُوطًا ءَاتَيۡنَٰهُ حُكۡمࣰا وَ عِلۡمࣰا وَ نَجَّيۡنَٰهُ مِنَ ٱلۡقَرۡيَةِ ٱلَّتِي كَانَت تَّعۡمَلُ ٱلۡخَبَٰٓئِثَ ۚ إِنَّهُمۡ كَانُواْ قَوۡمَ سَوۡءࣲ فَٰسِقِينَ﴿٧٤﴾

    Walootan ataynahu hukman waʿilman wanajjaynahu mina alqaryati allatee kanat taʿmalu alkhabaitha innahum kanoo qawma sawin fasiqeena

    Dan kepada Luṭ, Kami berikan hikmah dan ilmu, dan Kami selamatkan dia dari (azab yang telah menimpa penduduk) kota yang melakukan perbuatan keji. Sungguh, mereka orang-orang yang jahat lagi fasik,

  75. 21:75Baca di mushaf ↗

    وَ أَدۡخَلۡنَٰهُ فِي رَحۡمَتِنَآ ۖ إِنَّهُۥ مِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ﴿٧٥﴾

    Waadkhalnahu fee rahmatina innahu mina alssaliheena

    dan Kami masukkan dia ke dalam rahmat Kami; sesungguhnya dia termasuk golongan orang yang saleh.

  76. 21:76Baca di mushaf ↗

    وَ نُوحًا إِذۡ نَادَىٰ مِن قَبۡلُ فَٱسۡتَجَبۡنَا لَهُۥ فَنَجَّيۡنَٰهُ وَ أَهۡلَهُۥ مِنَ ٱلۡكَرۡبِ ٱلۡعَظِيمِ﴿٧٦﴾

    Wanoohan ith nada min qablu faistajabna lahu fanajjaynahu waahlahu mina alkarbi alʿatheemi

    Dan (ingatlah kisah) Nuh, sebelum itu, ketika dia berdoa. Kami perkenankan (doa)nya, lalu Kami selamatkan dia bersama pengikutnya dari bencana yang besar.

  77. 21:77Baca di mushaf ↗

    وَ نَصَرۡنَٰهُ مِنَ ٱلۡقَوۡمِ ٱلَّذِينَ كَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَآ ۚ إِنَّهُمۡ كَانُواْ قَوۡمَ سَوۡءࣲ فَأَغۡرَقۡنَٰهُمۡ أَجۡمَعِينَ﴿٧٧﴾

    Wanasarnahu mina alqawmi allatheena kaththaboo biayatina innahum kanoo qawma sawin faaghraqnahum ajmaʿeena

    Dan Kami menolongnya dari orang-orang yang telah mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang jahat, maka Kami tenggelamkan mereka semuanya.

  78. 21:78Baca di mushaf ↗

    وَ دَاوُۥدَ وَ سُلَيۡمَٰنَ إِذۡ يَحۡكُمَانِ فِي ٱلۡحَرۡثِ إِذۡ نَفَشَتۡ فِيهِ غَنَمُ ٱلۡقَوۡمِ وَ كُنَّا لِحُكۡمِهِمۡ شَٰهِدِينَ﴿٧٨﴾

    Wadawooda wasulaymana ith yahkumani fee alharthi ith nafashat feehi ghanamu alqawmi wakunna lihukmihim shahideena

    Dan (ingatlah kisah) Dawud dan Sulaiman, ketika keduanya memberikan keputusan mengenai ladang, karena (ladang itu) dirusak oleh kambing-kambing milik kaumnya. Dan Kami menyaksikan keputusan (yang diberikan) oleh mereka itu.

  79. 21:79Baca di mushaf ↗

    فَفَهَّمۡنَٰهَا سُلَيۡمَٰنَ ۚ وَ كُلًّا ءَاتَيۡنَا حُكۡمࣰا وَ عِلۡمࣰا ۚ وَ سَخَّرۡنَا مَعَ دَاوُۥدَ ٱلۡجِبَالَ يُسَبِّحۡنَ وَ ٱلطَّيۡرَ ۚ وَ كُنَّا فَٰعِلِينَ﴿٧٩﴾

    Fafahhamnaha sulaymana wakullan atayna hukman waʿilman wasakhkharna maʿa dawooda aljibala yusabbihna waalttayra wakunna faʿileena

    Maka Kami memberikan pengertian kepada Sulaiman (tentang hukum yang lebih tepat); dan kepada masing-masing Kami berikan hikmah dan ilmu, dan Kami tundukkan gunung-gunung dan burung-burung, semua bertasbih bersama Dawud. Dan Kamilah yang melakukannya.

  80. 21:80Baca di mushaf ↗

    وَ عَلَّمۡنَٰهُ صَنۡعَةَ لَبُوسࣲ لَّكُمۡ لِتُحۡصِنَكُم مِّنۢ بَأۡسِكُمۡ ۖ فَهَلۡ أَنتُمۡ شَٰكِرُونَ﴿٨٠﴾

    Waʿallamnahu sanʿata laboosin lakum lituhsinakum min basikum fahal antum shakiroona

    Dan Kami ajarkan (pula) kepada Dawud cara membuat baju besi untukmu, guna melindungi kamu dalam peperanganmu. Apakah kamu bersyukur (kepada Allah)?

  81. 21:81Baca di mushaf ↗

    وَ لِسُلَيۡمَٰنَ ٱلرِّيحَ عَاصِفَةࣰ تَجۡرِي بِأَمۡرِهِۦٓ إِلَى ٱلۡأَرۡضِ ٱلَّتِي بَٰرَكۡنَا فِيهَا ۚ وَ كُنَّا بِكُلِّ شَيۡءٍ عَٰلِمِينَ﴿٨١﴾

    Walisulaymana alrreeha ʿasifatan tajree biamrihi ila alardi allatee barakna feeha wakunna bikulli shayin ʿalimeena

    Dan (Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang Kami beri berkah padanya. Dan Kami Maha Mengetahui segala sesuatu.

  82. 21:82Baca di mushaf ↗

    وَ مِنَ ٱلشَّيَٰطِينِ مَن يَغُوصُونَ لَهُۥ وَ يَعۡمَلُونَ عَمَلࣰا دُونَ ذَٰلِكَ ۖ وَ كُنَّا لَهُمۡ حَٰفِظِينَ﴿٨٢﴾

    Wamina alshshayateeni man yaghoosoona lahu wayaʿmaloona ʿamalan doona thalika wakunna lahum hafitheena

    Dan (Kami tundukkan pula kepada Sulaiman) segolongan setan-setan yang menyelam (ke dalam laut) untuknya dan mereka mengerjakan pekerjaan selain itu; dan Kami yang memelihara mereka,

  83. 21:83Baca di mushaf ↗

    وَ أَيُّوبَ إِذۡ نَادَىٰ رَبَّهُۥٓ أَنِّي مَسَّنِيَ ٱلضُّرُّ وَ أَنتَ أَرۡحَمُ ٱلرَّٰحِمِينَ﴿٨٣﴾

    Waayyooba ith nada rabbahu annee massaniya alddurru waanta arhamu alrrahimeena

    dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, "(Ya Tuhanku), sungguh, aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang."

  84. 21:84Baca di mushaf ↗

    فَٱسۡتَجَبۡنَا لَهُۥ فَكَشَفۡنَا مَا بِهِۦ مِن ضُرࣲّ ۖ وَ ءَاتَيۡنَٰهُ أَهۡلَهُۥ وَ مِثۡلَهُم مَّعَهُمۡ رَحۡمَةࣰ مِّنۡ عِندِنَا وَ ذِكۡرَىٰ لِلۡعَٰبِدِينَ﴿٨٤﴾

    Faistajabna lahu fakashafna ma bihi min durrin waataynahu ahlahu wamithlahum maʿahum rahmatan min ʿindina wathikra lilʿabideena

    Maka Kami kabulkan (doa)nya, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan (Kami lipat gandakan jumlah mereka), sebagai suatu rahmat dari Kami, dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Kami.

  85. 21:85Baca di mushaf ↗

    وَ إِسۡمَٰعِيلَ وَ إِدۡرِيسَ وَ ذَا ٱلۡكِفۡلِ ۖ كُلࣱّ مِّنَ ٱلصَّٰبِرِينَ﴿٨٥﴾

    Waismaʿeela waidreesa watha alkifli kullun mina alssabireena

    Dan (ingatlah kisah) Ismail, Idris dan Zulkifli. Mereka semua termasuk orang-orang yang sabar,

  86. 21:86Baca di mushaf ↗

    وَ أَدۡخَلۡنَٰهُمۡ فِي رَحۡمَتِنَآ ۖ إِنَّهُم مِّنَ ٱلصَّٰلِحِينَ﴿٨٦﴾

    Waadkhalnahum fee rahmatina innahum mina alssaliheena

    dan Kami masukkan mereka ke dalam rahmat Kami. Sungguh, mereka termasuk orang-orang yang saleh.

  87. 21:87Baca di mushaf ↗

    وَ ذَا ٱلنُّونِ إِذ ذَّهَبَ مُغَٰضِبࣰا فَظَنَّ أَن لَّن نَّقۡدِرَ عَلَيۡهِ فَنَادَىٰ فِي ٱلظُّلُمَٰتِ أَن لَّآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبۡحَٰنَكَ إِنِّي كُنتُ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ﴿٨٧﴾

    Watha alnnooni ith thahaba mughadiban fathanna an lan naqdira ʿalayhi fanada fee alththulumati an la ilaha illa anta subhanaka innee kuntu mina alththalimeena

    Dan (ingatlah kisah) Żun Nūn (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, "Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim."

  88. 21:88Baca di mushaf ↗

    فَٱسۡتَجَبۡنَا لَهُۥ وَ نَجَّيۡنَٰهُ مِنَ ٱلۡغَمِّ ۚ وَ كَذَٰلِكَ نُـۨجِي ٱلۡمُؤۡمِنِينَ﴿٨٨﴾

    Faistajabna lahu wanajjaynahu mina alghammi wakathalika nunjee almumineena

    Maka kami kabulkan (doa)nya dan Kami selamatkan dia dari kedukaan. Dan demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman.

  89. 21:89Baca di mushaf ↗

    وَ زَكَرِيَّآ إِذۡ نَادَىٰ رَبَّهُۥ رَبِّ لَا تَذَرۡنِي فَرۡدࣰا وَ أَنتَ خَيۡرُ ٱلۡوَٰرِثِينَ﴿٨٩﴾

    Wazakariyya ith nada rabbahu rabbi la tatharnee fardan waanta khayru alwaritheena

    Dan (ingatlah kisah) Zakaria, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, "Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah ahli waris yang terbaik.

  90. 21:90Baca di mushaf ↗

    فَٱسۡتَجَبۡنَا لَهُۥ وَ وَهَبۡنَا لَهُۥ يَحۡيَىٰ وَ أَصۡلَحۡنَا لَهُۥ زَوۡجَهُۥٓ ۚ إِنَّهُمۡ كَانُواْ يُسَٰرِعُونَ فِي ٱلۡخَيۡرَٰتِ وَ يَدۡعُونَنَا رَغَبࣰا وَ رَهَبࣰا ۖ وَ كَانُواْ لَنَا خَٰشِعِينَ﴿٩٠﴾

    Faistajabna lahu wawahabna lahu yahya waaslahna lahu zawjahu innahum kanoo yusariʿoona fee alkhayrati wayadʿoonana raghaban warahaban wakanoo lana khashiʿeena

    Maka Kami kabulkan (doa)nya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya, dan Kami jadikan istrinya (dapat mengandung). Sungguh, mereka selalu bersegera dalam (mengerjakan) kebaikan, dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka orang-orang yang khusyuk kepada Kami.

  91. 21:91Baca di mushaf ↗

    وَ ٱلَّتِيٓ أَحۡصَنَتۡ فَرۡجَهَا فَنَفَخۡنَا فِيهَا مِن رُّوحِنَا وَ جَعَلۡنَٰهَا وَ ٱبۡنَهَآ ءَايَةࣰ لِّلۡعَٰلَمِينَ﴿٩١﴾

    Waallatee ahsanat farjaha fanafakhna feeha min roohina wajaʿalnaha waibnaha ayatan lilʿalameena

    Dan (ingatlah kisah Maryam) yang memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan (roh) dari Kami ke dalam (tubuh)nya; Kami jadikan dia dan anaknya sebagai tanda (kebesaran Allah) bagi seluruh alam.

  92. 21:92Baca di mushaf ↗

    إِنَّ هَٰذِهِۦٓ أُمَّتُكُمۡ أُمَّةࣰ وَٰحِدَةࣰ وَ أَنَا۠ رَبُّكُمۡ فَٱعۡبُدُونِ﴿٩٢﴾

    Inna hathihi ommatukum ommatan wahidatan waana rabbukum faoʿbudooni

    Sungguh, (agama tauhid) inilah agama kamu, agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku!

  93. 21:93Baca di mushaf ↗

    وَ تَقَطَّعُوٓاْ أَمۡرَهُم بَيۡنَهُمۡ ۖ كُلٌّ إِلَيۡنَا رَٰجِعُونَ﴿٩٣﴾

    Wataqattaʿoo amrahum baynahum kullun ilayna rajiʿoona

    Tetapi mereka terpecah belah dalam urusan (agama) mereka di antara mereka. Masing-masing (golongan itu semua) akan kembali kepada Kami.

  94. 21:94Baca di mushaf ↗

    فَمَن يَعۡمَلۡ مِنَ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَ هُوَ مُؤۡمِنࣱ فَلَا كُفۡرَانَ لِسَعۡيِهِۦ وَ إِنَّا لَهُۥ كَٰتِبُونَ﴿٩٤﴾

    Faman yaʿmal mina alssalihati wahuwa muminun fala kufrana lisaʿyihi wainna lahu katiboona

    Barangsiapa yang mengerjakan kebajikan, dan dia beriman, maka usahanya tidak akan di ingkari (disia-siakan), dan sungguh, Kamilah yang mencatat untuknya.

  95. 21:95Baca di mushaf ↗

    وَ حَرَٰمٌ عَلَىٰ قَرۡيَةٍ أَهۡلَكۡنَٰهَآ أَنَّهُمۡ لَا يَرۡجِعُونَ﴿٩٥﴾

    Waharamun ʿala qaryatin ahlaknaha annahum la yarjiʿoona

    Dan tidak mungkin bagi (penduduk) suatu negeri yang telah Kami binasakan, bahwa mereka tidak akan kembali (kepada Kami).

  96. 21:96Baca di mushaf ↗

    حَتَّىٰٓ إِذَا فُتِحَتۡ يَأۡجُوجُ وَ مَأۡجُوجُ وَ هُم مِّن كُلِّ حَدَبࣲ يَنسِلُونَ﴿٩٦﴾

    Hatta itha futihat yajooju wamajooju wahum min kulli hadabin yansiloona

    Hingga apabila (tembok) Ya`jūj dan Ma`jūj dibukakan dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi.

  97. 21:97Baca di mushaf ↗

    وَ ٱقۡتَرَبَ ٱلۡوَعۡدُ ٱلۡحَقُّ فَإِذَا هِيَ شَٰخِصَةٌ أَبۡصَٰرُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ يَٰوَيۡلَنَا قَدۡ كُنَّا فِي غَفۡلَةࣲ مِّنۡ هَٰذَا بَلۡ كُنَّا ظَٰلِمِينَ﴿٩٧﴾

    Waiqtaraba alwaʿdu alhaqqu faitha hiya shakhisatun absaru allatheena kafaroo ya waylana qad kunna fee ghaflatin min hatha bal kunna thalimeena

    Dan (apabila) janji yang benar (hari berbangkit) telah dekat, maka tiba-tiba mata orang-orang yang kafir terbelalak. (Mereka berkata), "Alangkah celakanya kami! Kami benar-benar lengah tentang ini, bahkan kami benar-benar orang yang zalim."

  98. 21:98Baca di mushaf ↗

    إِنَّكُمۡ وَ مَا تَعۡبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ حَصَبُ جَهَنَّمَ أَنتُمۡ لَهَا وَٰرِدُونَ﴿٩٨﴾

    Innakum wama taʿbudoona min dooni Allahi hasabu jahannama antum laha waridoona

    Sungguh, kamu (orang kafir) dan apa yang kamu sembah selain Allah, adalah bahan bakar Jahanam. Kamu (pasti) masuk ke dalamnya.

  99. 21:99Baca di mushaf ↗

    لَوۡ كَانَ هَٰٓؤُلَآءِ ءَالِهَةࣰ مَّا وَرَدُوهَا ۖ وَ كُلࣱّ فِيهَا خَٰلِدُونَ﴿٩٩﴾

    Law kana haolai alihatan ma waradooha wakullun feeha khalidoona

    Seandainya (berhala-berhala) itu tuhan, tentu mereka tidak akan memasukinya (neraka). Tetapi semuanya akan kekal di dalamnya.

  100. 21:100Baca di mushaf ↗

    لَهُمۡ فِيهَا زَفِيرࣱ وَ هُمۡ فِيهَا لَا يَسۡمَعُونَ﴿١٠٠﴾

    Lahum feeha zafeerun wahum feeha la yasmaʿoona

    Mereka merintih dan menjerit di dalamnya (neraka), dan mereka di dalamnya tidak dapat mendengar.

  101. 21:101Baca di mushaf ↗

    إِنَّ ٱلَّذِينَ سَبَقَتۡ لَهُم مِّنَّا ٱلۡحُسۡنَىٰٓ أُوْلَٰٓئِكَ عَنۡهَا مُبۡعَدُونَ﴿١٠١﴾

    Inna allatheena sabaqat lahum minna alhusna olaika ʿanha mubʿadoona

    Sungguh, sejak dahulu bagi orang-orang yang telah ada (ketetapan) yang baik dari Kami, mereka itu akan dijauhkan (dari neraka).

  102. 21:102Baca di mushaf ↗

    لَا يَسۡمَعُونَ حَسِيسَهَا ۖ وَ هُمۡ فِي مَا ٱشۡتَهَتۡ أَنفُسُهُمۡ خَٰلِدُونَ﴿١٠٢﴾

    La yasmaʿoona haseesaha wahum fee ma ishtahat anfusuhum khalidoona

    Mereka tidak mendengar bunyi desis (api neraka), dan mereka kekal dalam (menikmati) semua yang mereka ingini.

  103. 21:103Baca di mushaf ↗

    لَا يَحۡزُنُهُمُ ٱلۡفَزَعُ ٱلۡأَكۡبَرُ وَ تَتَلَقَّىٰهُمُ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ هَٰذَا يَوۡمُكُمُ ٱلَّذِي كُنتُمۡ تُوعَدُونَ﴿١٠٣﴾

    La yahzunuhumu alfazaʿu alakbaru watatalaqqahumu almalaikatu hatha yawmukumu allathee kuntum tooʿadoona

    Kejutan yang dahsyat tidak membuat mereka merasa sedih, dan para malaikat akan menyambut mereka (dengan ucapan), "Inilah harimu yang telah dijanjikan kepadamu."

  104. 21:104Baca di mushaf ↗

    يَوۡمَ نَطۡوِي ٱلسَّمَآءَ كَطَيِّ ٱلسِّجِلِّ لِلۡكُتُبِ ۚ كَمَا بَدَأۡنَآ أَوَّلَ خَلۡقࣲ نُّعِيدُهُۥ ۚ وَعۡدًا عَلَيۡنَآ ۚ إِنَّا كُنَّا فَٰعِلِينَ﴿١٠٤﴾

    Yawma natwee alssamaa katayyi alssijlli lilkutubi kama badana awwala khalqin nuʿeeduhu waʿdan ʿalayna inna kunna faʿileena

    (Ingatlah) pada hari langit Kami gulung seperti menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama, begitulah Kami akan mengulanginya lagi. (Suatu) janji yang pasti Kami tepati; sungguh, Kami akan melaksanakannya.

  105. 21:105Baca di mushaf ↗

    وَ لَقَدۡ كَتَبۡنَا فِي ٱلزَّبُورِ مِنۢ بَعۡدِ ٱلذِّكۡرِ أَنَّ ٱلۡأَرۡضَ يَرِثُهَا عِبَادِيَ ٱلصَّٰلِحُونَ﴿١٠٥﴾

    Walaqad katabna fee alzzaboori min baʿdi alththikri anna alarda yarithuha ʿibadiya alssalihoona

    Dan sungguh, telah Kami tulis di dalam Zabur setelah (tertulis) di dalam Aż-Żikr (Lauḥ Maḥfūẓ), bahwa bumi ini akan diwarisi oleh hamba-hamba-Ku yang saleh.

  106. 21:106Baca di mushaf ↗

    إِنَّ فِي هَٰذَا لَبَلَٰغࣰا لِّقَوۡمٍ عَٰبِدِينَ﴿١٠٦﴾

    Inna fee hatha labalaghan liqawmin ʿabideena

    Sungguh, (apa yang disebutkan) di dalam (Alquran) ini, benar-benar menjadi petunjuk (yang lengkap) bagi orang-orang yang menyembah (Allah).

  107. 21:107Baca di mushaf ↗

    وَ مَآ أَرۡسَلۡنَٰكَ إِلَّا رَحۡمَةࣰ لِّلۡعَٰلَمِينَ﴿١٠٧﴾

    Wama arsalnaka illa rahmatan lilʿalameena

    Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam.

  108. 21:108Baca di mushaf ↗

    قُلۡ إِنَّمَا يُوحَىٰٓ إِلَيَّ أَنَّمَآ إِلَٰهُكُمۡ إِلَٰهࣱ وَٰحِدࣱ ۖ فَهَلۡ أَنتُم مُّسۡلِمُونَ﴿١٠٨﴾

    Qul innama yooha ilayya annama ilahukum ilahun wahidun fahal antum muslimoona

    Katakanlah (Muhammad), "Sungguh, apa yang diwahyukan kepadaku ialah bahwa Tuhanmu adalah Tuhan Yang Esa, maka apakah kamu telah berserah diri (kepada-Nya)?"

  109. 21:109Baca di mushaf ↗

    فَإِن تَوَلَّوۡاْ فَقُلۡ ءَاذَنتُكُمۡ عَلَىٰ سَوَآءࣲ ۖ وَ إِنۡ أَدۡرِيٓ أَقَرِيبٌ أَم بَعِيدࣱ مَّا تُوعَدُونَ﴿١٠٩﴾

    Fain tawallaw faqul athantukum ʿala sawain wain adree aqareebun am baʿeedun ma tooʿadoona

    Jika mereka berpaling, maka katakanlah (Muhammad), "Aku telah menyampaikan kepadamu (ajaran) yang sama (antara kita) dan aku tidak tahu apakah yang diancamkan kepadamu itu sudah dekat atau masih jauh."

  110. 21:110Baca di mushaf ↗

    إِنَّهُۥ يَعۡلَمُ ٱلۡجَهۡرَ مِنَ ٱلۡقَوۡلِ وَ يَعۡلَمُ مَا تَكۡتُمُونَ﴿١١٠﴾

    Innahu yaʿlamu aljahra mina alqawli wayaʿlamu ma taktumoona

    Sungguh Dia (Allah) mengetahui perkataan (yang kamu ucapkan) dengan terang-terangan, dan mengetahui (pula) apa yang kamu rahasiakan.

  111. 21:111Baca di mushaf ↗

    وَ إِنۡ أَدۡرِي لَعَلَّهُۥ فِتۡنَةࣱ لَّكُمۡ وَ مَتَٰعٌ إِلَىٰ حِينࣲ﴿١١١﴾

    Wain adree laʿallahu fitnatun lakum wamataʿun ila heenin

    Dan aku tidak tahu, boleh jadi hal itu cobaan bagi kamu dan kesenangan sampai waktu yang ditentukan.

  112. 21:112Baca di mushaf ↗

    قَٰلَ رَبِّ ٱحۡكُم بِٱلۡحَقِّ ۗ وَ رَبُّنَا ٱلرَّحۡمَٰنُ ٱلۡمُسۡتَعَانُ عَلَىٰ مَا تَصِفُونَ﴿١١٢﴾

    Qala rabbi ohkum bialhaqqi warabbuna alrrahmanu almustaʿanu ʿala ma tasifoona

    Dia (Muhammad) berkata, "Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami Maha Pengasih, tempat memohon segala pertolongan atas semua yang kamu katakan."

Terjemahan: Kementerian Agama RI · Latin

Tentang surat ini

Surat Al-Anbiya' terdiri dari 112 ayat dan termasuk surat Makkiyyah.

Surat ini dinamai dengan "Al-Anbiya'" (nabi-nabi), karena surat ini mengutarakan kisah beberapa nabi. Permulaan surat Al-Anbiya' menegaskan bahwa manusia lalai dalam menghadapi hari penghisaban. Mengingat adanya pengingkaran kaum musyrik Mekah terhadap wahyu yang dibawa Nabi Muhammad maka Allah menegaskan bahwa meskipun nabi-nabi ini manusia biasa, tetapi mereka membawa wahyu yang pokok ajarannya adalah tauhid, dan manusia berkewajiban menyembah Allah, Penciptanya. Orang yang tidak mau mengakui kekuasaan Allah dan mengingkari ajaran yang dibawa nabi-nabi akan diazab Allah di dunia dan di akhirat nanti. Kemudian dikemukakan kisah beberapa nabi dengan umatnya. Selanjutnya, surat itu ditutup dengan seruan agar kaum musyrik Mekah beriman kepada ajaran yang dibawa Muhammad supaya tidak mengalami hal yang pernah dialami oleh umat-umat terdahulu. 

Selain yang tersebut di atas, pokok-pokok isi surat ini antara lain:

1. **Keimanan:**

Para nabi dan para rasul diangkat Allah dari jenis manusia; langit dan bumi akan binasa kalau ada tuhan selain Allah; semua rasul membawa ajaran tauhid dan keharusan manusia menyembah Allah; setiap yang bernyawa akan merasakan mati; cobaan Allah kepada manusia ada yang berupa kebaikan dan ada yang berupa keburukan; hari kiamat datang dengan tiba-tiba.

2. **Kisah-kisah:**

Kisah Nabi Ibrahim (ajakan Ibrahim kepada ayahnya untuk menyembah Allah, bantahan Ibrahim terhadap kaumnya yang menyembah berhala, bantahan Ibrahim terhadap Namrudz yang menganggap diri Tuhan); kisah Nabi Nuh, kisah Nabi Daud dan Nabi Sulaiman; kisah Nabi Ayyub; kisah Nabi Yunus a.s.; kisah Zakariya a.s.

3. **Lain-lain:**

Keutamaan Al-Qur'an; tuntutan kaum musyrikin kepada Nabi Muhammad untuk mendatangkan mukjizat selain Al-Qur'an; kehancuran suatu umat karena kezaliman diri sendiri; Allah menciptakan langit dan bumi beserta hikmahnya; tanya-jawab antara berhala dan penyembahnya di neraka; kemunculan Ya'juj dan Ma'juj sebagai tanda kedatangan hari kiamat; bumi akan diwariskan kepada hamba Allah yang dapat memakmurkannya; kejadian alam semesta; sesuatu yang hidup berasal dari air.

Surat Al-Anbiya' menerangkan bahwa sudah menjadi sunnatullah bahwa para nabi atau rasul yang diutus adalah dari jenis manusia yang diberi kitab dan mukjizat. Dasar agama (aqidah) yang dibawa oleh para nabi adalah sama, hanya berbeda dalam syariat (hukum furu') yang disesuaikan dengan perkembangan masa dan kondisi.

**Hubungan Surat Al-Anbiya' Dengan Surat Al-Hajj:**

1. Pada akhir surat Al-Anbiya' dikemukakan hal-hal yang berhubungan dengan hari kiamat, sedang pada permulaan surat Al Hajj dikemukakan bukti-bukti adanya hari kebangkitan dengan dalil akal.

2. Surat Al-Anbiya' mengutarakan bahwa Allah tidak menjadikan manusia sebagai makhluk yang kekal hidupnya, semua akan merasakan mati. Kemudian mereka dibangkitkan pada hari kiamat untuk penghisaban atas perbuatan-perbuatan yang mereka lakukan di dunia. Pada surat Al Hajj diterangkan bahwa manusia dapat menjadikan dalil keadaan pertumbuhan yang terdapat di alam semesta, dari ada kepada tidak ada dan sebaliknya, sebagai bukti bahwa janji Allah tentang hari kebangkitan pasti akan menjadi kenyataan.

3. Surat Al-Anbiya' menerangkan kisah nabi-nabi dan dalil-dalil yang dihadapkan kepada kaumnya tentang kebenaran agama yang dibawanya, sedangkan surat Al Hajj menuntut agar manusia memperhatikan aneka ragam ciptaan Allah dan pengaturannya, untuk memperkuat keimanan kepada kebenaran agama Allah.

Sumber: Indonesian Translation - King Fahad Complex

← Surat sebelumnyaSurat TahaSurat berikutnya →Surat Al-Hajj

Surat populer

  • Surat Al-Fatihah
  • Surat Al-Baqarah
  • Surat Al-Kahfi
  • Surat Yasin
  • Surat Ar-Rahman
  • Surat Al-Waqi’ah
  • Surat Al-Mulk
  • Surat Al-Ikhlas
  • Surat Al-Falaq
  • Surat An-Nas
  • Ayat Kursi

Hadits

  • Shahih Bukhari
  • Shahih Muslim
  • Sunan Abu Dawud
  • Sunan Tirmidzi
  • Sunan An-Nasa’i
  • Sunan Ibnu Majah

Platform Noor

  • Jadwal sholat
  • Mushaf
  • Pemutar murotal
  • Perpustakaan hadits
  • Tanya Noor AI
  • Catatan Bayan

Bahasa

  • English
  • Oʻzbekcha
  • العربية
  • Indonesia

© Noor Global 2026