Noor
Al-Qur’anHaditsTanya Noor AIBuka Noor
Beranda›Daftar surat›Surat Al-Waqi’ah

سورة الواقعة

Surat Al-Waqi’ah

Hari Kiamat

Surat ke-5696 ayatMakkiyahJuz 27

Surat Al-Waqi’ah (Hari Kiamat) adalah surat ke-56 dalam Al-Qur’an, terdiri dari 96 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah. Berikut bacaan lengkapnya dalam teks Arab, Latin dan terjemahan bahasa Indonesia.

Baca di mushafDengarkan murotalTanya tentang surat ini

Juga dicari sebagai: Surat Al Waqiah

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

  1. 56:1Baca di mushaf ↗

    إِذَا وَقَعَتِ ٱلۡوَاقِعَةُ﴿١﴾

    Itha waqaʿati alwaqiʿatu

    Apabila terjadi hari Kiamat,

  2. 56:2Baca di mushaf ↗

    لَيۡسَ لِوَقۡعَتِهَا كَاذِبَةٌ﴿٢﴾

    Laysa liwaqʿatiha kathibatun

    terjadinya tidak dapat didustakan (disangkal).

  3. 56:3Baca di mushaf ↗

    خَافِضَةࣱ رَّافِعَةٌ﴿٣﴾

    Khafidatun rafiʿatun

    (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain).

  4. 56:4Baca di mushaf ↗

    إِذَا رُجَّتِ ٱلۡأَرۡضُ رَجࣰّا﴿٤﴾

    Itha rujjati alardu rajjan

    Apabila bumi diguncangkan sedahsyat-dahsyatnya,

  5. 56:5Baca di mushaf ↗

    وَ بُسَّتِ ٱلۡجِبَالُ بَسࣰّا﴿٥﴾

    Wabussati aljibalu bassan

    dan gunung-gunung dihancur luluhkan sehancur-hancurnya,

  6. 56:6Baca di mushaf ↗

    فَكَانَتۡ هَبَآءࣰ مُّنۢبَثࣰّا﴿٦﴾

    Fakanat habaan munbaththan

    maka jadilah ia debu yang berterbangan,

  7. 56:7Baca di mushaf ↗

    وَ كُنتُمۡ أَزۡوَٰجࣰا ثَلَٰثَةࣰ﴿٧﴾

    Wakuntum azwajan thalathatan

    dan kamu menjadi tiga golongan,

  8. 56:8Baca di mushaf ↗

    فَأَصۡحَٰبُ ٱلۡمَيۡمَنَةِ مَآ أَصۡحَٰبُ ٱلۡمَيۡمَنَةِ﴿٨﴾

    Faashabu almaymanati ma ashabu almaymanati

    yaitu golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu,

  9. 56:9Baca di mushaf ↗

    وَ أَصۡحَٰبُ ٱلۡمَشۡـَٔمَةِ مَآ أَصۡحَٰبُ ٱلۡمَشۡـَٔمَةِ﴿٩﴾

    Waashabu almashamati ma ashabu almashamati

    dan golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu,

  10. 56:10Baca di mushaf ↗

    وَ ٱلسَّٰبِقُونَ ٱلسَّٰبِقُونَ﴿١٠﴾

    Waalssabiqoona alssabiqoona

    dan orang-orang yang paling dahulu (beriman), merekalah yang paling dahulu (masuk surga).

  11. 56:11Baca di mushaf ↗

    أُوْلَٰٓئِكَ ٱلۡمُقَرَّبُونَ﴿١١﴾

    Olaika almuqarraboona

    mereka itulah orang yang dekat (kepada Allah),

  12. 56:12Baca di mushaf ↗

    فِي جَنَّٰتِ ٱلنَّعِيمِ﴿١٢﴾

    Fee jannati alnnaʿeemi

    Berada dalam surga kenikmatan,

  13. 56:13Baca di mushaf ↗

    ثُلَّةࣱ مِّنَ ٱلۡأَوَّلِينَ﴿١٣﴾

    Thullatun mina alawwaleena

    segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,

  14. 56:14Baca di mushaf ↗

    وَ قَلِيلࣱ مِّنَ ٱلۡأٓخِرِينَ﴿١٤﴾

    Waqaleelun mina alakhireena

    dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian.

  15. 56:15Baca di mushaf ↗

    عَلَىٰ سُرُرࣲ مَّوۡضُونَةࣲ﴿١٥﴾

    ʿala sururin mawdoonatin

    mereka berada di atas dipan-dipan yang bertahtakan emas dan permata,

  16. 56:16Baca di mushaf ↗

    مُّتَّكِـِٔينَ عَلَيۡهَا مُتَقَٰبِلِينَ﴿١٦﴾

    Muttakieena ʿalayha mutaqabileena

    mereka bersandar di atasnya berhadap-hadapan.

  17. 56:17Baca di mushaf ↗

    يَطُوفُ عَلَيۡهِمۡ وِلۡدَٰنࣱ مُّخَلَّدُونَ﴿١٧﴾

    Yatoofu ʿalayhim wildanun mukhalladoona

    Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,

  18. 56:18Baca di mushaf ↗

    بِأَكۡوَابࣲ وَ أَبَارِيقَ وَ كَأۡسࣲ مِّن مَّعِينࣲ﴿١٨﴾

    Biakwabin waabareeqa wakasin min maʿeenin

    dengan membawa gelas, cerek dan gelas besar (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir,

  19. 56:19Baca di mushaf ↗

    لَّا يُصَدَّعُونَ عَنۡهَا وَ لَا يُنزِفُونَ﴿١٩﴾

    La yusaddaʿoona ʿanha wala yunzifoona

    mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk,

  20. 56:20Baca di mushaf ↗

    وَ فَٰكِهَةࣲ مِّمَّا يَتَخَيَّرُونَ﴿٢٠﴾

    Wafakihatin mimma yatakhayyaroona

    dan buah-buahan apa pun yang mereka pilih,

  21. 56:21Baca di mushaf ↗

    وَ لَحۡمِ طَيۡرࣲ مِّمَّا يَشۡتَهُونَ﴿٢١﴾

    Walahmi tayrin mimma yashtahoona

    dan daging burung apa pun yang mereka inginkan.

  22. 56:22Baca di mushaf ↗

    وَ حُورٌ عِينࣱ﴿٢٢﴾

    Wahoorun ʿeenun

    dan ada bidadari-bidadari yang bermata indah,

  23. 56:23Baca di mushaf ↗

    كَأَمۡثَٰلِ ٱللُّؤۡلُوِٕ ٱلۡمَكۡنُونِ﴿٢٣﴾

    Kaamthali allului almaknooni

    laksana mutiara yang tersimpan baik.

  24. 56:24Baca di mushaf ↗

    جَزَآءَۢ بِمَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ﴿٢٤﴾

    Jazaan bima kanoo yaʿmaloona

    Sebagai balasan atas apa yang mereka kerjakan.

  25. 56:25Baca di mushaf ↗

    لَا يَسۡمَعُونَ فِيهَا لَغۡوࣰا وَ لَا تَأۡثِيمًا﴿٢٥﴾

    La yasmaʿoona feeha laghwan wala tatheeman

    Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia maupun yang menimbulkan dosa,

  26. 56:26Baca di mushaf ↗

    إِلَّا قِيلࣰا سَلَٰمࣰا سَلَٰمࣰا﴿٢٦﴾

    Illa qeelan salaman salaman

    tetapi mereka mendengar ucapan salam.

  27. 56:27Baca di mushaf ↗

    وَ أَصۡحَٰبُ ٱلۡيَمِينِ مَآ أَصۡحَٰبُ ٱلۡيَمِينِ﴿٢٧﴾

    Waashabu alyameeni ma ashabu alyameeni

    Dan golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu.

  28. 56:28Baca di mushaf ↗

    فِي سِدۡرࣲ مَّخۡضُودࣲ﴿٢٨﴾

    Fee sidrin makhdoodin

    (Mereka) berada di antara pohon bidara yang tidak berduri,

  29. 56:29Baca di mushaf ↗

    وَ طَلۡحࣲ مَّنضُودࣲ﴿٢٩﴾

    Watalhin mandoodin

    dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya),

  30. 56:30Baca di mushaf ↗

    وَ ظِلࣲّ مَّمۡدُودࣲ﴿٣٠﴾

    Wathillin mamdoodin

    dan naungan yang terbentang luas,

  31. 56:31Baca di mushaf ↗

    وَ مَآءࣲ مَّسۡكُوبࣲ﴿٣١﴾

    Wamain maskoobin

    dan air yang mengalir terus-menerus,

  32. 56:32Baca di mushaf ↗

    وَ فَٰكِهَةࣲ كَثِيرَةࣲ﴿٣٢﴾

    Wafakihatin katheeratin

    dan buah-buahan yang banyak,

  33. 56:33Baca di mushaf ↗

    لَّا مَقۡطُوعَةࣲ وَ لَا مَمۡنُوعَةࣲ﴿٣٣﴾

    La maqtooʿatin wala mamnooʿatin

    yang tidak berhenti berbuah dan tidak terlarang mengambilnya,

  34. 56:34Baca di mushaf ↗

    وَ فُرُشࣲ مَّرۡفُوعَةٍ﴿٣٤﴾

    Wafurushin marfooʿatin

    dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk.

  35. 56:35Baca di mushaf ↗

    إِنَّآ أَنشَأۡنَٰهُنَّ إِنشَآءࣰ﴿٣٥﴾

    Inna anshanahunna inshaan

    Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari itu) secara langsung,

  36. 56:36Baca di mushaf ↗

    فَجَعَلۡنَٰهُنَّ أَبۡكَارًا﴿٣٦﴾

    Fajaʿalnahunna abkaran

    lalu Kami jadikan mereka perawan-perawan,

  37. 56:37Baca di mushaf ↗

    عُرُبًا أَتۡرَابࣰا﴿٣٧﴾

    ʿuruban atraban

    yang penuh cinta (dan) sebaya umurnya,

  38. 56:38Baca di mushaf ↗

    لِّأَصۡحَٰبِ ٱلۡيَمِينِ﴿٣٨﴾

    Liashabi alyameeni

    untuk golongan kanan,

  39. 56:39Baca di mushaf ↗

    ثُلَّةࣱ مِّنَ ٱلۡأَوَّلِينَ﴿٣٩﴾

    Thullatun mina alawwaleena

    segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,

  40. 56:40Baca di mushaf ↗

    وَ ثُلَّةࣱ مِّنَ ٱلۡأٓخِرِينَ﴿٤٠﴾

    Wathullatun mina alakhireena

    dan segolongan besar pula dari orang yang kemudian.

  41. 56:41Baca di mushaf ↗

    وَ أَصۡحَٰبُ ٱلشِّمَالِ مَآ أَصۡحَٰبُ ٱلشِّمَالِ﴿٤١﴾

    Waashabu alshshimali ma ashabu alshshimali

    Dan golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu.

  42. 56:42Baca di mushaf ↗

    فِي سَمُومࣲ وَ حَمِيمࣲ﴿٤٢﴾

    Fee samoomin wahameemin

    (Mereka) dalam siksaan angin yang sangat panas dan air yang mendidih,

  43. 56:43Baca di mushaf ↗

    وَ ظِلࣲّ مِّن يَحۡمُومࣲ﴿٤٣﴾

    Wathillin min yahmoomin

    dan naungan asap yang hitam,

  44. 56:44Baca di mushaf ↗

    لَّا بَارِدࣲ وَ لَا كَرِيمٍ﴿٤٤﴾

    La baridin wala kareemin

    tidak sejuk dan tidak menyenangkan.

  45. 56:45Baca di mushaf ↗

    إِنَّهُمۡ كَانُواْ قَبۡلَ ذَٰلِكَ مُتۡرَفِينَ﴿٤٥﴾

    Innahum kanoo qabla thalika mutrafeena

    Sesungguhnya mereka sebelum itu (dahulu) hidup bermewah-mewah,

  46. 56:46Baca di mushaf ↗

    وَ كَانُواْ يُصِرُّونَ عَلَى ٱلۡحِنثِ ٱلۡعَظِيمِ﴿٤٦﴾

    Wakanoo yusirroona ʿala alhinthi alʿatheemi

    dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa yang besar,

  47. 56:47Baca di mushaf ↗

    وَ كَانُواْ يَقُولُونَ أَئِذَا مِتۡنَا وَ كُنَّا تُرَابࣰا وَ عِظَٰمًا أَءِنَّا لَمَبۡعُوثُونَ﴿٤٧﴾

    Wakanoo yaqooloona aitha mitna wakunna turaban waʿithaman ainna lamabʿoothoona

    dan mereka berkata, "Apabila kami sudah mati, menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan kembali?

  48. 56:48Baca di mushaf ↗

    أَوَءَابَآؤُنَا ٱلۡأَوَّلُونَ﴿٤٨﴾

    Awa abaona alawwaloona

    Apakah nenek moyang kami yang terdahulu (dibangkitkan pula)?"

  49. 56:49Baca di mushaf ↗

    قُلۡ إِنَّ ٱلۡأَوَّلِينَ وَ ٱلۡأٓخِرِينَ﴿٤٩﴾

    Qul inna alawwaleena waalakhireena

    Katakanlah, "(Ya), sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan yang kemudian,

  50. 56:50Baca di mushaf ↗

    لَمَجۡمُوعُونَ إِلَىٰ مِيقَٰتِ يَوۡمࣲ مَّعۡلُومࣲ﴿٥٠﴾

    Lamajmooʿoona ila meeqati yawmin maʿloomin

    pasti semua akan dikumpulkan pada waktu tertentu, pada hari yang sudah dimaklumi.

  51. 56:51Baca di mushaf ↗

    ثُمَّ إِنَّكُمۡ أَيُّهَا ٱلضَّآلُّونَ ٱلۡمُكَذِّبُونَ﴿٥١﴾

    Thumma innakum ayyuha alddalloona almukaththiboona

    Kemudian sesungguhnya kamu, wahai orang-orang yang sesat lagi mendustakan!

  52. 56:52Baca di mushaf ↗

    لَأٓكِلُونَ مِن شَجَرࣲ مِّن زَقُّومࣲ﴿٥٢﴾

    Laakiloona min shajarin min zaqqoomin

    pasti akan memakan pohon zaqqum,

  53. 56:53Baca di mushaf ↗

    فَمَالِـُٔونَ مِنۡهَا ٱلۡبُطُونَ﴿٥٣﴾

    Famalioona minha albutoona

    Maka akan penuh perutmu dengannya.

  54. 56:54Baca di mushaf ↗

    فَشَٰرِبُونَ عَلَيۡهِ مِنَ ٱلۡحَمِيمِ﴿٥٤﴾

    Fashariboona ʿalayhi mina alhameemi

    Setelah itu kamu akan memimun air yang sangat panas.

  55. 56:55Baca di mushaf ↗

    فَشَٰرِبُونَ شُرۡبَ ٱلۡهِيمِ﴿٥٥﴾

    Fashariboona shurba alheemi

    Maka kamu minum seperti unta (yang sangat haus) minum.

  56. 56:56Baca di mushaf ↗

    هَٰذَا نُزُلُهُمۡ يَوۡمَ ٱلدِّينِ﴿٥٦﴾

    Hatha nuzuluhum yawma alddeeni

    Itulah hidangan untuk mereka pada hari pembalasan."

  57. 56:57Baca di mushaf ↗

    نَحۡنُ خَلَقۡنَٰكُمۡ فَلَوۡلَا تُصَدِّقُونَ﴿٥٧﴾

    Nahnu khalaqnakum falawla tusaddiqoona

    Kami telah menciptakan kamu, mengapa kamu tidak membenarkan (hari berbangkit)?

  58. 56:58Baca di mushaf ↗

    أَفَرَءَيۡتُم مَّا تُمۡنُونَ﴿٥٨﴾

    Afaraaytum ma tumnoona

    Maka adakah kamu perhatikan, tentang (benih manusia) yang kamu pancarkan.

  59. 56:59Baca di mushaf ↗

    ءَأَنتُمۡ تَخۡلُقُونَهُۥٓ أَمۡ نَحۡنُ ٱلۡخَٰلِقُونَ﴿٥٩﴾

    Aantum takhluqoonahu am nahnu alkhaliqoona

    Kamukah yang menciptakannya, ataukah Kami penciptanya?

  60. 56:60Baca di mushaf ↗

    نَحۡنُ قَدَّرۡنَا بَيۡنَكُمُ ٱلۡمَوۡتَ وَ مَا نَحۡنُ بِمَسۡبُوقِينَ﴿٦٠﴾

    Nahnu qaddarna baynakumu almawta wama nahnu bimasbooqeena

    Kami telah menentukan kematian masing-masing kamu dan Kami tidak lemah,

  61. 56:61Baca di mushaf ↗

    عَلَىٰٓ أَن نُّبَدِّلَ أَمۡثَٰلَكُمۡ وَ نُنشِئَكُمۡ فِي مَا لَا تَعۡلَمُونَ﴿٦١﴾

    ʿala an nubaddila amthalakum wanunshiakum fee ma la taʿlamoona

    untuk menggantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kamu (di dunia) dan membangkitkan kamu kelak (di akhirat) dalam keadaan yang tidak kamu ketahui.

  62. 56:62Baca di mushaf ↗

    وَ لَقَدۡ عَلِمۡتُمُ ٱلنَّشۡأَةَ ٱلۡأُولَىٰ فَلَوۡلَا تَذَكَّرُونَ﴿٦٢﴾

    Walaqad ʿalimtumu alnnashata aloola falawla tathakkaroona

    Dan sungguh, kamu telah tahu penciptaan yang pertama, mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?

  63. 56:63Baca di mushaf ↗

    أَفَرَءَيۡتُم مَّا تَحۡرُثُونَ﴿٦٣﴾

    Afaraaytum ma tahruthoona

    Pernahkah kamu perhatikan benih yang kamu tanam?

  64. 56:64Baca di mushaf ↗

    ءَأَنتُمۡ تَزۡرَعُونَهُۥٓ أَمۡ نَحۡنُ ٱلزَّٰرِعُونَ﴿٦٤﴾

    Aantum tazraʿoonahu am nahnu alzzariʿoona

    Kamukah yang menumbuhkannya ataukah Kami yang menumbuhkan?

  65. 56:65Baca di mushaf ↗

    لَوۡ نَشَآءُ لَجَعَلۡنَٰهُ حُطَٰمࣰا فَظَلۡتُمۡ تَفَكَّهُونَ﴿٦٥﴾

    Law nashao lajaʿalnahu hutaman fathaltum tafakkahoona

    Sekiranya Kami kehendaki, niscaya Kami hancurkan sampai lumat; maka kamu akan heran tercengang,

  66. 56:66Baca di mushaf ↗

    إِنَّا لَمُغۡرَمُونَ﴿٦٦﴾

    Inna lamughramoona

    (sambil berkata), "Sungguh, kami benar-benar menderita kerugian,

  67. 56:67Baca di mushaf ↗

    بَلۡ نَحۡنُ مَحۡرُومُونَ﴿٦٧﴾

    Bal nahnu mahroomoona

    bahkan kami tidak mendapat hasil apa pun."

  68. 56:68Baca di mushaf ↗

    أَفَرَءَيۡتُمُ ٱلۡمَآءَ ٱلَّذِي تَشۡرَبُونَ﴿٦٨﴾

    Afaraaytumu almaa allathee tashraboona

    Pernahkah kamu memperhatikan air yang kamu minum?

  69. 56:69Baca di mushaf ↗

    ءَأَنتُمۡ أَنزَلۡتُمُوهُ مِنَ ٱلۡمُزۡنِ أَمۡ نَحۡنُ ٱلۡمُنزِلُونَ﴿٦٩﴾

    Aantum anzaltumoohu mina almuzni am nahnu almunziloona

    Kamukah yang menurunkannya dari awan ataukah Kami yang menurunkan?

  70. 56:70Baca di mushaf ↗

    لَوۡ نَشَآءُ جَعَلۡنَٰهُ أُجَاجࣰا فَلَوۡلَا تَشۡكُرُونَ﴿٧٠﴾

    Law nashao jaʿalnahu ojajan falawla tashkuroona

    Sekiranya Kami menghendaki, niscaya Kami menjadikannya asin, mengapa kamu tidak bersyukur?

  71. 56:71Baca di mushaf ↗

    أَفَرَءَيۡتُمُ ٱلنَّارَ ٱلَّتِي تُورُونَ﴿٧١﴾

    Afaraaytumu alnnara allatee tooroona

    Maka pernahkah kamu memperhatikan tentang api yang kamu nyalakan (dengan kayu)?

  72. 56:72Baca di mushaf ↗

    ءَأَنتُمۡ أَنشَأۡتُمۡ شَجَرَتَهَآ أَمۡ نَحۡنُ ٱلۡمُنشِـُٔونَ﴿٧٢﴾

    Aantum anshatum shajarataha am nahnu almunshioona

    Kamukah yang menumbuhkan kayu itu ataukah Kami yang menumbuhkan?

  73. 56:73Baca di mushaf ↗

    نَحۡنُ جَعَلۡنَٰهَا تَذۡكِرَةࣰ وَ مَتَٰعࣰا لِّلۡمُقۡوِينَ﴿٧٣﴾

    Nahnu jaʿalnaha tathkiratan wamataʿan lilmuqweena

    Kami menjadikannya (api itu) untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir.

  74. 56:74Baca di mushaf ↗

    فَسَبِّحۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلۡعَظِيمِ﴿٧٤﴾

    Fasabbih biismi rabbika alʿatheemi

    Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahabesar.

  75. 56:75Baca di mushaf ↗

    فَلَآ أُقۡسِمُ بِمَوَٰقِعِ ٱلنُّجُومِ﴿٧٥﴾

    Fala oqsimu bimawaqiʿi alnnujoomi

    Lalu Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang.

  76. 56:76Baca di mushaf ↗

    وَ إِنَّهُۥ لَقَسَمࣱ لَّوۡ تَعۡلَمُونَ عَظِيمٌ﴿٧٦﴾

    Wainnahu laqasamun law taʿlamoona ʿatheemun

    Dan sesungguhnya itu benar-benar sumpah yang besar sekiranya kamu mengetahui,

  77. 56:77Baca di mushaf ↗

    إِنَّهُۥ لَقُرۡءَانࣱ كَرِيمࣱ﴿٧٧﴾

    Innahu laquranun kareemun

    dan (ini) sesungguhnya Alquran yang sangat mulia,

  78. 56:78Baca di mushaf ↗

    فِي كِتَٰبࣲ مَّكۡنُونࣲ﴿٧٨﴾

    Fee kitabin maknoonin

    dalam Kitab yang terpelihara (Lauḥ Maḥfūẓ),

  79. 56:79Baca di mushaf ↗

    لَّا يَمَسُّهُۥٓ إِلَّا ٱلۡمُطَهَّرُونَ﴿٧٩﴾

    La yamassuhu illa almutahharoona

    tidak ada yang menyentuhnya selain hamba-hamba yang disucikan.

  80. 56:80Baca di mushaf ↗

    تَنزِيلࣱ مِّن رَّبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ﴿٨٠﴾

    Tanzeelun min rabbi alʿalameena

    Diturunkan dari Tuhan seluruh alam.

  81. 56:81Baca di mushaf ↗

    أَفَبِهَٰذَا ٱلۡحَدِيثِ أَنتُم مُّدۡهِنُونَ﴿٨١﴾

    Afabihatha alhadeethi antum mudhinoona

    Apakah kamu menganggap remeh berita ini (Alquran)?

  82. 56:82Baca di mushaf ↗

    وَ تَجۡعَلُونَ رِزۡقَكُمۡ أَنَّكُمۡ تُكَذِّبُونَ﴿٨٢﴾

    Watajʿaloona rizqakum annakum tukaththiboona

    dan kamu menjadikan rezeki yang kamu terima (dari Allah) justru untuk mendustakan(-Nya).

  83. 56:83Baca di mushaf ↗

    فَلَوۡلَآ إِذَا بَلَغَتِ ٱلۡحُلۡقُومَ﴿٨٣﴾

    Falawla itha balaghati alhulqooma

    Maka kalau begitu mengapa (tidak mencegah) ketika (nyawa) telah sampai di kerongkongan,

  84. 56:84Baca di mushaf ↗

    وَ أَنتُمۡ حِينَئِذࣲ تَنظُرُونَ﴿٨٤﴾

    Waantum heenaithin tanthuroona

    dan kamu ketika itu melihat,

  85. 56:85Baca di mushaf ↗

    وَ نَحۡنُ أَقۡرَبُ إِلَيۡهِ مِنكُمۡ وَ لَٰكِن لَّا تُبۡصِرُونَ﴿٨٥﴾

    Wanahnu aqrabu ilayhi minkum walakin la tubsiroona

    dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu, tetapi kamu tidak melihat,

  86. 56:86Baca di mushaf ↗

    فَلَوۡلَآ إِن كُنتُمۡ غَيۡرَ مَدِينِينَ﴿٨٦﴾

    Falawla in kuntum ghayra madeeneena

    maka mengapa jika kamu memang tidak dikuasai (oleh Allah),

  87. 56:87Baca di mushaf ↗

    تَرۡجِعُونَهَآ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ﴿٨٧﴾

    Tarjiʿoonaha in kuntum sadiqeena

    kamu tidak mengembalikannya (nyawa itu) jika kamu orang yang benar?

  88. 56:88Baca di mushaf ↗

    فَأَمَّآ إِن كَانَ مِنَ ٱلۡمُقَرَّبِينَ﴿٨٨﴾

    Faamma in kana mina almuqarrabeena

    Jika dia (orang yang mati) itu termasuk yang didekatkan (kepada Allah),

  89. 56:89Baca di mushaf ↗

    فَرَوۡحࣱ وَ رَيۡحَانࣱ وَ جَنَّتُ نَعِيمࣲ﴿٨٩﴾

    Farawhun warayhanun wajannatu naʿeemin

    maka dia memperoleh ketenteraman dan rezeki serta surga (yang penuh) kenikmatan.

  90. 56:90Baca di mushaf ↗

    وَ أَمَّآ إِن كَانَ مِنۡ أَصۡحَٰبِ ٱلۡيَمِينِ﴿٩٠﴾

    Waamma in kana min ashabi alyameeni

    Dan jika dia termasuk golongan kanan,

  91. 56:91Baca di mushaf ↗

    فَسَلَٰمࣱ لَّكَ مِنۡ أَصۡحَٰبِ ٱلۡيَمِينِ﴿٩١﴾

    Fasalamun laka min ashabi alyameeni

    maka, "Salam bagimu (wahai) dari golongan kanan!" (sambut malaikat).

  92. 56:92Baca di mushaf ↗

    وَ أَمَّآ إِن كَانَ مِنَ ٱلۡمُكَذِّبِينَ ٱلضَّآلِّينَ﴿٩٢﴾

    Waamma in kana mina almukaththibeena alddalleena

    Namun jika dia termasuk golongan yang mendustakan dan sesat,

  93. 56:93Baca di mushaf ↗

    فَنُزُلࣱ مِّنۡ حَمِيمࣲ﴿٩٣﴾

    Fanuzulun min hameemin

    maka dia disambut siraman air yang mendidih,

  94. 56:94Baca di mushaf ↗

    وَ تَصۡلِيَةُ جَحِيمٍ﴿٩٤﴾

    Watasliyatu jaheemin

    dan dibakar di dalam neraka.

  95. 56:95Baca di mushaf ↗

    إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ حَقُّ ٱلۡيَقِينِ﴿٩٥﴾

    Inna hatha lahuwa haqqu alyaqeeni

    Sungguh, inilah keyakinan yang benar.

  96. 56:96Baca di mushaf ↗

    فَسَبِّحۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلۡعَظِيمِ﴿٩٦﴾

    Fasabbih biismi rabbika alʿatheemi

    Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahabesar.

Terjemahan: Kementerian Agama RI · Latin

Tentang surat ini

Surat Al-Waqi'ah terdiri dari 96 ayat, termasuk golongan surat Makkiyyah, dan diturunkan setelah surat Thaha.

Dinamai "Al-Waqi'ah" (hari kiamat) diambil dari kata "Al-Waqi'ah" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

**Pokok-Pokok Isi:**

1. **Keimanan:**

Huru hara ketika hari kiamat terjadi; pada hari penghisaban manusia terbagi menjadi tiga golongan: golongan yang bersegera menjalankan kebaikan, golongan kanan, dan golongan yang celaka, serta balasan yang diperoleh oleh masing-masing golongan; bantahan Allah terhadap orang yang mengingkari keberadaan Allah, hari kebangkitan, dan hisab; Al-Qur'an berasal dari Lauh Mahfuzh.

2. **Lain-lain:**

Gambaran tentang surga dan neraka.

Surat Al-Waqi'ah menerangkan tentang keadaan hari kiamat, balasan yang diterima oleh orang mukmin dan orang kafir. Kemudian diterangkan penciptaan manusia, tumbuh-tumbuhan, dan api sebagai bukti kekuasaan Allah dan adanya hari kebangkitan.

**Hubungan Surat Al-Waqi'Ah Dengan Surat Al-Hadid:**

1. Surat Al-Waqi'ah diakhiri dengan perintah bertasbih dengan menyebut nama Allah, Maha Pencipta dan Maha Pemelihara, sedangkan pada permulaan surat Al-Hadid disebutkan bahwa apa yang ada di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah.

2. Dalam surat Al-Waqi'ah disebutkan orang-orang yang bersegera, sedangkan pada surat Al-Hadid diterangkan ke mana orang-orang itu harus bersegera.

3. Kedua surat ini sama-sama menerangkan kekuasaan Allah.

Sumber: Indonesian Translation - King Fahad Complex

← Surat sebelumnyaSurat Ar-RahmanSurat berikutnya →Surat Al-Hadid

Surat populer

  • Surat Al-Fatihah
  • Surat Al-Baqarah
  • Surat Al-Kahfi
  • Surat Yasin
  • Surat Ar-Rahman
  • Surat Al-Waqi’ah
  • Surat Al-Mulk
  • Surat Al-Ikhlas
  • Surat Al-Falaq
  • Surat An-Nas
  • Ayat Kursi

Hadits

  • Shahih Bukhari
  • Shahih Muslim
  • Sunan Abu Dawud
  • Sunan Tirmidzi
  • Sunan An-Nasa’i
  • Sunan Ibnu Majah

Platform Noor

  • Jadwal sholat
  • Mushaf
  • Pemutar murotal
  • Perpustakaan hadits
  • Tanya Noor AI
  • Catatan Bayan

Bahasa

  • English
  • Oʻzbekcha
  • العربية
  • Indonesia

© Noor Global 2026