Noor
Al-Qur’anHaditsTanya Noor AIBuka Noor
Beranda›Daftar surat›Surat Az-Zukhruf

سورة الزخرف

Surat Az-Zukhruf

Perhiasan

Surat ke-4389 ayatMakkiyahJuz 25

Surat Az-Zukhruf (Perhiasan) adalah surat ke-43 dalam Al-Qur’an, terdiri dari 89 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah. Berikut bacaan lengkapnya dalam teks Arab, Latin dan terjemahan bahasa Indonesia.

Baca di mushafDengarkan murotalTanya tentang surat ini

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

  1. 43:1Baca di mushaf ↗

    حمٓ﴿١﴾

    Hameem

    Ḥā Mīm.

  2. 43:2Baca di mushaf ↗

    وَ ٱلۡكِتَٰبِ ٱلۡمُبِينِ﴿٢﴾

    Waalkitabi almubeeni

    Demi Kitab (Alquran) yang jelas.

  3. 43:3Baca di mushaf ↗

    إِنَّا جَعَلۡنَٰهُ قُرۡءَٰنًا عَرَبِيࣰّا لَّعَلَّكُمۡ تَعۡقِلُونَ﴿٣﴾

    Inna jaʿalnahu quranan ʿarabiyyan laʿallakum taʿqiloona

    Kami menjadikan Alquran dalam bahasa Arab agar kamu mengerti.

  4. 43:4Baca di mushaf ↗

    وَ إِنَّهُۥ فِيٓ أُمِّ ٱلۡكِتَٰبِ لَدَيۡنَا لَعَلِيٌّ حَكِيمٌ﴿٤﴾

    Wainnahu fee ommi alkitabi ladayna laʿaliyyun hakeemun

    Dan sesungguhnya Alquran itu dalam ummul Kitāb (Lauḥ Maḥfūẓ) di sisi Kami, benar-benar (bernilai) tinggi dan penuh hikmah.

  5. 43:5Baca di mushaf ↗

    أَفَنَضۡرِبُ عَنكُمُ ٱلذِّكۡرَ صَفۡحًا أَن كُنتُمۡ قَوۡمࣰا مُّسۡرِفِينَ﴿٥﴾

    Afanadribu ʿankumu alththikra safhan an kuntum qawman musrifeena

    Maka apakah Kami akan berhenti menurunkan ayat-ayat (sebagai peringatan) Alquran kepadamu, karena kamu kaum yang melampuai batas?

  6. 43:6Baca di mushaf ↗

    وَ كَمۡ أَرۡسَلۡنَا مِن نَّبِيࣲّ فِي ٱلۡأَوَّلِينَ﴿٦﴾

    Wakam arsalna min nabiyyin fee alawwaleena

    Dan betapa banyak nabi-nabi yang telah Kami utus kepada umat-umat yang terdahulu.

  7. 43:7Baca di mushaf ↗

    وَ مَا يَأۡتِيهِم مِّن نَّبِيٍّ إِلَّا كَانُواْ بِهِۦ يَسۡتَهۡزِءُونَ﴿٧﴾

    Wama yateehim min nabiyyin illa kanoo bihi yastahzioona

    Dan setiap kali seorang nabi datang kepada mereka, mereka selalu memperolok-olokkannya.

  8. 43:8Baca di mushaf ↗

    فَأَهۡلَكۡنَآ أَشَدَّ مِنۡهُم بَطۡشࣰا وَ مَضَىٰ مَثَلُ ٱلۡأَوَّلِينَ﴿٨﴾

    Faahlakna ashadda minhum batshan wamada mathalu alawwaleena

    Karena itu, Kami binasakan orang-orang yang lebih besar kekuatannya di antara mereka dan telah berlalu contoh umat-umat terdahulu.

  9. 43:9Baca di mushaf ↗

    وَ لَئِن سَأَلۡتَهُم مَّنۡ خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَ ٱلۡأَرۡضَ لَيَقُولُنَّ خَلَقَهُنَّ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡعَلِيمُ﴿٩﴾

    Walain saaltahum man khalaqa alssamawati waalarda layaqoolunna khalaqahunna alʿazeezu alʿaleemu

    Dan jika kamu tanyakan kepada mereka, "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?" pastilah mereka akan menjawab, "Semuanya diciptakan oleh Yang Mahaperkasa, Maha Mengetahui."

  10. 43:10Baca di mushaf ↗

    ٱلَّذِي جَعَلَ لَكُمُ ٱلۡأَرۡضَ مَهۡدࣰا وَ جَعَلَ لَكُمۡ فِيهَا سُبُلࣰا لَّعَلَّكُمۡ تَهۡتَدُونَ﴿١٠﴾

    Allathee jaʿala lakumu alarda mahdan wajaʿala lakum feeha subulan laʿallakum tahtadoona

    Yang menjadikan bumi sebagai tempat menetap bagimu dan Dia menjadikan jalan-jalan di atas bumi untukmu agar kamu mendapat petunjuk.

  11. 43:11Baca di mushaf ↗

    وَ ٱلَّذِي نَزَّلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءَۢ بِقَدَرࣲ فَأَنشَرۡنَا بِهِۦ بَلۡدَةࣰ مَّيۡتࣰا ۚ كَذَٰلِكَ تُخۡرَجُونَ﴿١١﴾

    Waallathee nazzala mina alssamai maan biqadarin faansharna bihi baldatan maytan kathalika tukhrajoona

    Dan yang menurunkan air dari langit menurut ukuran (yang diperlukan), lalu dengan air itu Kami hidupkan negeri yang mati (tandus). Seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari kubur).

  12. 43:12Baca di mushaf ↗

    وَ ٱلَّذِي خَلَقَ ٱلۡأَزۡوَٰجَ كُلَّهَا وَ جَعَلَ لَكُم مِّنَ ٱلۡفُلۡكِ وَ ٱلۡأَنۡعَٰمِ مَا تَرۡكَبُونَ﴿١٢﴾

    Waallathee khalaqa alazwaja kullaha wajaʿala lakum mina alfulki waalanʿami ma tarkaboona

    Dan yang menciptakan semua berpasangan-pasangan dan menjadikan kapal untukmu dan hewan ternak yang kamu tunggangi,

  13. 43:13Baca di mushaf ↗

    لِتَسۡتَوُۥاْ عَلَىٰ ظُهُورِهِۦ ثُمَّ تَذۡكُرُواْ نِعۡمَةَ رَبِّكُمۡ إِذَا ٱسۡتَوَيۡتُمۡ عَلَيۡهِ وَ تَقُولُواْ سُبۡحَٰنَ ٱلَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَٰذَا وَ مَا كُنَّا لَهُۥ مُقۡرِنِينَ﴿١٣﴾

    Litastawoo ʿala thuhoorihi thumma tathkuroo niʿmata rabbikum itha istawaytum ʿalayhi wataqooloo subhana allathee sakhkhara lana hatha wama kunna lahu muqrineena

    agar kamu duduk di atas punggungnya kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya; dan agar kamu mengucapkan, "Mahasuci (Allah) yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya,

  14. 43:14Baca di mushaf ↗

    وَ إِنَّآ إِلَىٰ رَبِّنَا لَمُنقَلِبُونَ﴿١٤﴾

    Wainna ila rabbina lamunqaliboona

    dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami."

  15. 43:15Baca di mushaf ↗

    وَ جَعَلُواْ لَهُۥ مِنۡ عِبَادِهِۦ جُزۡءًا ۚ إِنَّ ٱلۡإِنسَٰنَ لَكَفُورࣱ مُّبِينٌ﴿١٥﴾

    Wajaʿaloo lahu min ʿibadihi juzan inna alinsana lakafoorun mubeenun

    Dan mereka menjadikan sebagian dari hamba-hamba-Nya sebagai bagian dari-Nya. Sungguh, manusia itu pengingkar (nikmat Tuhan) yang nyata.

  16. 43:16Baca di mushaf ↗

    أَمِ ٱتَّخَذَ مِمَّا يَخۡلُقُ بَنَاتࣲ وَ أَصۡفَىٰكُم بِٱلۡبَنِينَ﴿١٦﴾

    Ami ittakhatha mimma yakhluqu banatin waasfakum bialbaneena

    Pantaskah Dia mengambil anak perempuan dari yang diciptakan-Nya dan memberikan anak laki-laki kepadamu?

  17. 43:17Baca di mushaf ↗

    وَ إِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُم بِمَا ضَرَبَ لِلرَّحۡمَٰنِ مَثَلࣰا ظَلَّ وَجۡهُهُۥ مُسۡوَدࣰّا وَ هُوَ كَظِيمٌ﴿١٧﴾

    Waitha bushshira ahaduhum bima daraba lilrrahmani mathalan thalla wajhuhu muswaddan wahuwa katheemun

    Dan apabila salah seorang di antara mereka diberi kabar gembira dengan apa (kelahiran anak perempuan) yang dijadikan sebagai perumpamaan bagi (Allah) Yang Maha Pengasih, jadilah wajahnya hitam pekat karena menahan sedih (dan marah).

  18. 43:18Baca di mushaf ↗

    أَوَمَن يُنَشَّؤُاْ فِي ٱلۡحِلۡيَةِ وَ هُوَ فِي ٱلۡخِصَامِ غَيۡرُ مُبِينࣲ﴿١٨﴾

    Awaman yunashshao fee alhilyati wahuwa fee alkhisami ghayru mubeenin

    Dan apakah patut (menjadi anak Allah) orang yang dibesarkan sebagai perhiasan sedang dia tidak mampu memberi alasan yang tegas dan jelas dalam pertengkaran.

  19. 43:19Baca di mushaf ↗

    وَ جَعَلُواْ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةَ ٱلَّذِينَ هُمۡ عِبَٰدُ ٱلرَّحۡمَٰنِ إِنَٰثًا ۚ أَشَهِدُواْ خَلۡقَهُمۡ ۚ سَتُكۡتَبُ شَهَٰدَتُهُمۡ وَ يُسۡـَٔلُونَ﴿١٩﴾

    Wajaʿaloo almalaikata allatheena hum ʿibadu alrrahmani inathan ashahidoo khalqahum satuktabu shahadatuhum wayusaloona

    Dan mereka menjadikan malaikat-malaikat hamba-hamba (Allah) Yang Maha Pengasih itu sebagai jenis perempuan. Apakah mereka menyaksikan penciptaan (malaikat-malaikat itu)? Kelak akan dituliskan kesaksian mereka dan akan dimintakan pertanggungjawaban.

  20. 43:20Baca di mushaf ↗

    وَ قَالُواْ لَوۡ شَآءَ ٱلرَّحۡمَٰنُ مَا عَبَدۡنَٰهُم ۗ مَّا لَهُم بِذَٰلِكَ مِنۡ عِلۡمٍ ۖ إِنۡ هُمۡ إِلَّا يَخۡرُصُونَ﴿٢٠﴾

    Waqaloo law shaa alrrahmanu ma ʿabadnahum ma lahum bithalika min ʿilmin in hum illa yakhrusoona

    Dan mereka berkata, "Sekiranya (Allah) Yang Mahapengasih menghendaki, tentulah kami tidak menyembah mereka (malaikat)." Mereka tidak mempunyai ilmu sedikit pun tentang itu. Tidak lain mereka hanyalah menduga-duga belaka.

  21. 43:21Baca di mushaf ↗

    أَمۡ ءَاتَيۡنَٰهُمۡ كِتَٰبࣰا مِّن قَبۡلِهِۦ فَهُم بِهِۦ مُسۡتَمۡسِكُونَ﴿٢١﴾

    Am ataynahum kitaban min qablihi fahum bihi mustamsikoona

    Atau apakah pernah Kami berikan suatu kitab kepada mereka sebelumnya, lalu mereka berpegang (pada kitab itu)?

  22. 43:22Baca di mushaf ↗

    بَلۡ قَالُوٓاْ إِنَّا وَجَدۡنَآ ءَابَآءَنَا عَلَىٰٓ أُمَّةࣲ وَ إِنَّا عَلَىٰٓ ءَاثَٰرِهِم مُّهۡتَدُونَ﴿٢٢﴾

    Bal qaloo inna wajadna abaana ʿala ommatin wainna ʿala atharihim muhtadoona

    Bahkan mereka berkata, "Sesungguhnya kami mendapati nenek moyang kami menganut suatu agama, dan kami mendapat petunjuk untuk mengikuti jejak mereka."

  23. 43:23Baca di mushaf ↗

    وَ كَذَٰلِكَ مَآ أَرۡسَلۡنَا مِن قَبۡلِكَ فِي قَرۡيَةࣲ مِّن نَّذِيرٍ إِلَّا قَالَ مُتۡرَفُوهَآ إِنَّا وَجَدۡنَآ ءَابَآءَنَا عَلَىٰٓ أُمَّةࣲ وَ إِنَّا عَلَىٰٓ ءَاثَٰرِهِم مُّقۡتَدُونَ﴿٢٣﴾

    Wakathalika ma arsalna min qablika fee qaryatin min natheerin illa qala mutrafooha inna wajadna abaana ʿala ommatin wainna ʿala atharihim muqtadoona

    Dan demikian juga ketika Kami mengutus seorang pemberi peringatan sebelum engkau (Muhammad) dalam suatu negeri, orang-orang yang hidup mewah (di negeri itu) selalu berkata, "Sesungguhnya kami mendapati nenek moyang kami menganut suatu (agama) dan sesungguhnya kami sekedar pengikut jejak-jejak mereka."

  24. 43:24Baca di mushaf ↗

    قَٰلَ أَوَلَوۡ جِئۡتُكُم بِأَهۡدَىٰ مِمَّا وَجَدتُّمۡ عَلَيۡهِ ءَابَآءَكُمۡ ۖ قَالُوٓاْ إِنَّا بِمَآ أُرۡسِلۡتُم بِهِۦ كَٰفِرُونَ﴿٢٤﴾

    Qala awalaw jitukum biahda mimma wajadtum ʿalayhi abaakum qaloo inna bima orsiltum bihi kafiroona

    (Rasul itu) berkata, "Apakah (kamu akan mengikutinya juga) sekalipun aku membawa untukmu (agama) yang lebih baik daripada apa yang kamu peroleh dari (agama) yang dianut nenek moyangmu." Mereka menjawab, "Sesungguhnya kami mengingkari (agama) yang kamu diperintahkan untuk menyampaikannya."

  25. 43:25Baca di mushaf ↗

    فَٱنتَقَمۡنَا مِنۡهُمۡ ۖ فَٱنظُرۡ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلۡمُكَذِّبِينَ﴿٢٥﴾

    Faintaqamna minhum faonthur kayfa kana ʿaqibatu almukaththibeena

    Lalu Kami binasakan mereka, maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (kebenaran).

  26. 43:26Baca di mushaf ↗

    وَ إِذۡ قَالَ إِبۡرَٰهِيمُ لِأَبِيهِ وَ قَوۡمِهِۦٓ إِنَّنِي بَرَآءࣱ مِّمَّا تَعۡبُدُونَ﴿٢٦﴾

    Waith qala ibraheemu liabeehi waqawmihi innanee baraon mimma taʿbudoona

    Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata kepada ayahnya dan kaumnya, "Sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu sembah,

  27. 43:27Baca di mushaf ↗

    إِلَّا ٱلَّذِي فَطَرَنِي فَإِنَّهُۥ سَيَهۡدِينِ﴿٢٧﴾

    Illa allathee fataranee fainnahu sayahdeeni

    kecuali (kamu menyembah) Allah yang menciptakanku; karena sungguh, Dia akan memberi petunjuk kepadaku."

  28. 43:28Baca di mushaf ↗

    وَ جَعَلَهَا كَلِمَةَۢ بَاقِيَةࣰ فِي عَقِبِهِۦ لَعَلَّهُمۡ يَرۡجِعُونَ﴿٢٨﴾

    Wajaʿalaha kalimatan baqiyatan fee ʿaqibihi laʿallahum yarjiʿoona

    Dan (Ibrahim) menjadikan (kalimat tauhid) itu kalimat yang kekal pada keturunannya agar mereka kembali (kepada kalimat tauhid itu).

  29. 43:29Baca di mushaf ↗

    بَلۡ مَتَّعۡتُ هَٰٓؤُلَآءِ وَ ءَابَآءَهُمۡ حَتَّىٰ جَآءَهُمُ ٱلۡحَقُّ وَ رَسُولࣱ مُّبِينࣱ﴿٢٩﴾

    Bal mattaʿtu haolai waabaahum hatta jaahumu alhaqqu warasoolun mubeenun

    Bahkan Aku telah memberikan kenikmatan hidup kepada mereka dan nenek moyang mereka sampai kebenaran (Alquran) datang kepada mereka bersama seorang Rasul yang memberi penjelasan.

  30. 43:30Baca di mushaf ↗

    وَ لَمَّا جَآءَهُمُ ٱلۡحَقُّ قَالُواْ هَٰذَا سِحۡرࣱ وَ إِنَّا بِهِۦ كَٰفِرُونَ﴿٣٠﴾

    Walamma jaahumu alhaqqu qaloo hatha sihrun wainna bihi kafiroona

    Tetapi ketika kebenaran (Alquran) itu datang kepada mereka, mereka berkata, "Ini adalah sihir, dan sesungguhnya kami mengingkarinya."

  31. 43:31Baca di mushaf ↗

    وَ قَالُواْ لَوۡلَا نُزِّلَ هَٰذَا ٱلۡقُرۡءَانُ عَلَىٰ رَجُلࣲ مِّنَ ٱلۡقَرۡيَتَيۡنِ عَظِيمٍ﴿٣١﴾

    Waqaloo lawla nuzzila hatha alquranu ʿala rajulin mina alqaryatayni ʿatheemun

    Dan mereka (juga) berkata, "Mengapa Alquran ini tidak diturunkan kepada orang besar (kaya dan berpengaruh) dari salah satu dua negeri ini (Mekkah dan Taif)?"

  32. 43:32Baca di mushaf ↗

    أَهُمۡ يَقۡسِمُونَ رَحۡمَتَ رَبِّكَ ۚ نَحۡنُ قَسَمۡنَا بَيۡنَهُم مَّعِيشَتَهُمۡ فِي ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا ۚ وَ رَفَعۡنَا بَعۡضَهُمۡ فَوۡقَ بَعۡضࣲ دَرَجَٰتࣲ لِّيَتَّخِذَ بَعۡضُهُم بَعۡضࣰا سُخۡرِيࣰّا ۗ وَ رَحۡمَتُ رَبِّكَ خَيۡرࣱ مِّمَّا يَجۡمَعُونَ﴿٣٢﴾

    Ahum yaqsimoona rahmata rabbika nahnu qasamna baynahum maʿeeshatahum fee alhayati alddunya warafaʿna baʿdahum fawqa baʿdin darajatin liyattakhitha baʿduhum baʿdan sukhriyyan warahmatu rabbika khayrun mimma yajmaʿoona

    Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kamilah yang menentukan penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat memanfaatkan sebagian yang lain. Dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.

  33. 43:33Baca di mushaf ↗

    وَ لَوۡلَآ أَن يَكُونَ ٱلنَّاسُ أُمَّةࣰ وَٰحِدَةࣰ لَّجَعَلۡنَا لِمَن يَكۡفُرُ بِٱلرَّحۡمَٰنِ لِبُيُوتِهِمۡ سُقُفࣰا مِّن فِضَّةࣲ وَ مَعَارِجَ عَلَيۡهَا يَظۡهَرُونَ﴿٣٣﴾

    Walawla an yakoona alnnasu ommatan wahidatan lajaʿalna liman yakfuru bialrrahmani libuyootihim suqufan min fiddatin wamaʿarija ʿalayha yathharoona

    Dan sekiranya bukan karena menghindarkan manusia menjadi umat yang satu (dalam kekafiran), pastilah sudah Kami buatkan bagi orang-orang yang kafir kepada (Allah) Yang Maha Pengasih, loteng-loteng rumah mereka dari perak, demikian pula tangga-tangga yang mereka naiki,

  34. 43:34Baca di mushaf ↗

    وَ لِبُيُوتِهِمۡ أَبۡوَٰبࣰا وَ سُرُرًا عَلَيۡهَا يَتَّكِـُٔونَ﴿٣٤﴾

    Walibuyootihim abwaban wasururan ʿalayha yattakioona

    dan (Kami buatkan pula) pintu-pintu (perak) bagi rumah-rumah mereka, dan (begitu pula) dipan-dipan tempat mereka bersandar,

  35. 43:35Baca di mushaf ↗

    وَ زُخۡرُفࣰا ۚ وَ إِن كُلُّ ذَٰلِكَ لَمَّا مَتَٰعُ ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا ۚ وَ ٱلۡأٓخِرَةُ عِندَ رَبِّكَ لِلۡمُتَّقِينَ﴿٣٥﴾

    Wazukhrufan wain kullu thalika lamma mataʿu alhayati alddunya waalakhiratu ʿinda rabbika lilmuttaqeena

    dan (Kami buatkan pula) perhiasan-perhiasan dari emas. Dan semuanya itu tidak lain hanyalah kesenangan kehidupan dunia, sedangkan kehidupan akhirat di sisi Tuhanmu disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.

  36. 43:36Baca di mushaf ↗

    وَ مَن يَعۡشُ عَن ذِكۡرِ ٱلرَّحۡمَٰنِ نُقَيِّضۡ لَهُۥ شَيۡطَٰنࣰا فَهُوَ لَهُۥ قَرِينࣱ﴿٣٦﴾

    Waman yaʿshu ʿan thikri alrrahmani nuqayyid lahu shaytanan fahuwa lahu qareenun

    Dan barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Allah Yang Maha Pengasih (Alquran), Kami biarkan setan (menyesatkannya) dan menjadi teman karibnya.

  37. 43:37Baca di mushaf ↗

    وَ إِنَّهُمۡ لَيَصُدُّونَهُمۡ عَنِ ٱلسَّبِيلِ وَ يَحۡسَبُونَ أَنَّهُم مُّهۡتَدُونَ﴿٣٧﴾

    Wainnahum layasuddoonahum ʿani alssabeeli wayahsaboona annahum muhtadoona

    Dan sungguh, mereka (setan-setan itu) benar-benar menghalang-halangi mereka dari jalan yang benar, sedang mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk.

  38. 43:38Baca di mushaf ↗

    حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءَنَا قَالَ يَٰلَيۡتَ بَيۡنِي وَ بَيۡنَكَ بُعۡدَ ٱلۡمَشۡرِقَيۡنِ فَبِئۡسَ ٱلۡقَرِينُ﴿٣٨﴾

    Hatta itha jaana qala ya layta baynee wabaynaka buʿda almashriqayni fabisa alqareenu

    Sehingga apabila orang–orang yang berpaling itu datang kepada Kami (pada hari Kiamat) dia berkata, "Wahai! Sekiranya (jarak) antara aku dan kamu seperti jarak antara timur dan barat! Memang (setan itu) teman yang paling jahat (bagi manusia)."

  39. 43:39Baca di mushaf ↗

    وَ لَن يَنفَعَكُمُ ٱلۡيَوۡمَ إِذ ظَّلَمۡتُمۡ أَنَّكُمۡ فِي ٱلۡعَذَابِ مُشۡتَرِكُونَ﴿٣٩﴾

    Walan yanfaʿakumu alyawma ith thalamtum annakum fee alʿathabi mushtarikoona

    Dan (harapanmu itu) sekali-kali tidak akan memberi manfaat kepadamu pada hari itu karena kamu telah menzalimi (dirimu sendiri). Sesungguhnya kamu pantas bersama-sama dalam azab itu.

  40. 43:40Baca di mushaf ↗

    أَفَأَنتَ تُسۡمِعُ ٱلصُّمَّ أَوۡ تَهۡدِي ٱلۡعُمۡيَ وَ مَن كَانَ فِي ضَلَٰلࣲ مُّبِينࣲ﴿٤٠﴾

    Afaanta tusmiʿu alssumma aw tahdee alʿumya waman kana fee dalalin mubeenin

    Maka apakah engkau (Muhammad) dapat menjadikan orang yang tuli bisa mendengar, atau (dapatkah) engkau memberi petunjuk kepada orang yang buta (hatinya), dan kepada orang yang tetap dalam kesesatan yang nyata?

  41. 43:41Baca di mushaf ↗

    فَإِمَّا نَذۡهَبَنَّ بِكَ فَإِنَّا مِنۡهُم مُّنتَقِمُونَ﴿٤١﴾

    Faimma nathhabanna bika fainna minhum muntaqimoona

    Maka sungguh, sekiranya Kami mewafatkanmu (sebelum engkau mencapai kemenangan), maka sesungguhnya Kami akan tetap memberikan azab kepada mereka (di akhirat),

  42. 43:42Baca di mushaf ↗

    أَوۡ نُرِيَنَّكَ ٱلَّذِي وَعَدۡنَٰهُمۡ فَإِنَّا عَلَيۡهِم مُّقۡتَدِرُونَ﴿٤٢﴾

    Aw nuriyannaka allathee waʿadnahum fainna ʿalayhim muqtadiroona

    atau Kami perlihatkan kepadamu (azab) yang telah Kami ancamkan kepada mereka. Maka sungguh, Kami berkuasa atas mereka.

  43. 43:43Baca di mushaf ↗

    فَٱسۡتَمۡسِكۡ بِٱلَّذِيٓ أُوحِيَ إِلَيۡكَ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ صِرَٰطࣲ مُّسۡتَقِيمࣲ﴿٤٣﴾

    Faistamsik biallathee oohiya ilayka innaka ʿala siratin mustaqeemin

    Maka berpegang teguhlah engkau kepada (agama) yang telah diwahyukan kepadamu. Sungguh, engkau berada di jalan yang lurus.

  44. 43:44Baca di mushaf ↗

    وَ إِنَّهُۥ لَذِكۡرࣱ لَّكَ وَ لِقَوۡمِكَ ۖ وَ سَوۡفَ تُسۡـَٔلُونَ﴿٤٤﴾

    Wainnahu lathikrun laka waliqawmika wasawfa tusaloona

    Dan sungguh, Alquran itu benar-benar suatu peringatan bagimu dan bagi kaummu, dan kelak kamu akan diminta pertanggungjawaban.

  45. 43:45Baca di mushaf ↗

    وَسۡـَٔلۡ مَنۡ أَرۡسَلۡنَا مِن قَبۡلِكَ مِن رُّسُلِنَآ أَجَعَلۡنَا مِن دُونِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ءَالِهَةࣰ يُعۡبَدُونَ﴿٤٥﴾

    Waisal man arsalna min qablika min rusulina ajaʿalna min dooni alrrahmani alihatan yuʿbadoona

    Dan tanyakanlah (Muhammad) kepada rasul-rasul Kami yang telah Kami utus sebelum engkau, "Apakah Kami menentukan tuhan-tuhan selain (Allah) Yang Maha Pengasih untuk disembah?"

  46. 43:46Baca di mushaf ↗

    وَ لَقَدۡ أَرۡسَلۡنَا مُوسَىٰ بِـَٔايَٰتِنَآ إِلَىٰ فِرۡعَوۡنَ وَ مَلَإِيْهِۦ فَقَالَ إِنِّي رَسُولُ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ﴿٤٦﴾

    Walaqad arsalna moosa biayatina ila firʿawna wamalaihi faqala innee rasoolu rabbi alʿalameena

    Dan sungguh, Kami telah mengutus Musa dengan membawa mukjizat-mukjizat Kami kepada Fir'aun dan pemuka-pemuka kaumnya. Maka dia (Musa) berkata, "Sesungguhnya aku adalah utusan dari Tuhan seluruh alam."

  47. 43:47Baca di mushaf ↗

    فَلَمَّا جَآءَهُم بِـَٔايَٰتِنَآ إِذَا هُم مِّنۡهَا يَضۡحَكُونَ﴿٤٧﴾

    Falamma jaahum biayatina itha hum minha yadhakoona

    Maka ketika dia (Musa) datang kepada mereka membawa mukjizat-mukjizat Kami, seketika itu mereka menertawakannya.

  48. 43:48Baca di mushaf ↗

    وَ مَا نُرِيهِم مِّنۡ ءَايَةٍ إِلَّا هِيَ أَكۡبَرُ مِنۡ أُخۡتِهَا ۖ وَ أَخَذۡنَٰهُم بِٱلۡعَذَابِ لَعَلَّهُمۡ يَرۡجِعُونَ﴿٤٨﴾

    Wama nureehim min ayatin illa hiya akbaru min okhtiha waakhathnahum bialʿathabi laʿallahum yarjiʿoona

    Dan tidaklah Kami perlihatkan suatu mukjizat kepada mereka kecuali (mukjizat itu) lebih besar dari mukjizat-mukjizat (yang sebelumnya). Dan Kami timpakan kepada mereka azab agar mereka kembali (ke jalan yang benar).

  49. 43:49Baca di mushaf ↗

    وَ قَالُواْ يَٰٓأَيُّهَ ٱلسَّاحِرُ ٱدۡعُ لَنَا رَبَّكَ بِمَا عَهِدَ عِندَكَ إِنَّنَا لَمُهۡتَدُونَ﴿٤٩﴾

    Waqaloo ya ayyuha alsahiru odʿu lana rabbaka bima ʿahida ʿindaka innana lamuhtadoona

    Dan mereka berkata, "Wahai pesihir! berdoalah kepada Tuhanmu untuk (melepaskan) kami sesuai dengan apa yang telah dijanjikan-Nya kepadamu; sesungguhnya kami (jika doamu dikabulkan) akan menjadi orang yang mendapat petunjuk."

  50. 43:50Baca di mushaf ↗

    فَلَمَّا كَشَفۡنَا عَنۡهُمُ ٱلۡعَذَابَ إِذَا هُمۡ يَنكُثُونَ﴿٥٠﴾

    Falamma kashafna ʿanhumu alʿathaba itha hum yankuthoona

    Maka ketika Kami hilangkan azab itu dari mereka, seketika itu (juga) mereka ingkar janji.

  51. 43:51Baca di mushaf ↗

    وَ نَادَىٰ فِرۡعَوۡنُ فِي قَوۡمِهِۦ قَالَ يَٰقَوۡمِ أَلَيۡسَ لِي مُلۡكُ مِصۡرَ وَ هَٰذِهِ ٱلۡأَنۡهَٰرُ تَجۡرِي مِن تَحۡتِيٓ ۚ أَفَلَا تُبۡصِرُونَ﴿٥١﴾

    Wanada firʿawnu fee qawmihi qala ya qawmi alaysa lee mulku misra wahathihi alanharu tajree min tahtee afala tubsiroona

    Dan Firaun berseru kepada kaumnya (seraya) berkata, "Wahai kaumku! Bukankah kerajaan Mesir itu milikku dan (bukankah) sungai-sungai ini mengalir di bawahku; apakah kamu tidak melihat?

  52. 43:52Baca di mushaf ↗

    أَمۡ أَنَا۠ خَيۡرࣱ مِّنۡ هَٰذَا ٱلَّذِي هُوَ مَهِينࣱ وَ لَا يَكَادُ يُبِينُ﴿٥٢﴾

    Am ana khayrun min hatha allathee huwa maheenun wala yakadu yubeenu

    Bukankah aku lebih baik dari orang (Musa) yang hina ini dan yang hampir tidak dapat menjelaskan (perkataannya)?

  53. 43:53Baca di mushaf ↗

    فَلَوۡلَآ أُلۡقِيَ عَلَيۡهِ أَسۡوِرَةࣱ مِّن ذَهَبٍ أَوۡ جَآءَ مَعَهُ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ مُقۡتَرِنِينَ﴿٥٣﴾

    Falawla olqiya ʿalayhi aswiratun min thahabin aw jaa maʿahu almalaikatu muqtarineena

    Maka mengapa dia (Musa) tidak dipakaikan gelang dari emas, atau malaikat datang bersama-sama dia untuk mengiringkannya?"

  54. 43:54Baca di mushaf ↗

    فَٱسۡتَخَفَّ قَوۡمَهُۥ فَأَطَاعُوهُ ۚ إِنَّهُمۡ كَانُواْ قَوۡمࣰا فَٰسِقِينَ﴿٥٤﴾

    Faistakhaffa qawmahu faataʿoohu innahum kanoo qawman fasiqeena

    Maka (Firaun) dengan perkataan itu telah mempengaruhi kaumnya, sehingga mereka patuh kepadanya. Sungguh, mereka adalah kaum yang fasik.

  55. 43:55Baca di mushaf ↗

    فَلَمَّآ ءَاسَفُونَا ٱنتَقَمۡنَا مِنۡهُمۡ فَأَغۡرَقۡنَٰهُمۡ أَجۡمَعِينَ﴿٥٥﴾

    Falamma asafoona intaqamna minhum faaghraqnahum ajmaʿeena

    Maka ketika mereka membuat Kami murka, Kami hukum mereka, lalu Kami tenggelamkan mereka semuanya (di laut),

  56. 43:56Baca di mushaf ↗

    فَجَعَلۡنَٰهُمۡ سَلَفࣰا وَ مَثَلࣰا لِّلۡأٓخِرِينَ﴿٥٦﴾

    Fajaʿalnahum salafan wamathalan lilakhireena

    maka Kami jadikan mereka sebagai (kaum) terdahulu, dan pelajaran bagi orang-orang yang kemudian.

  57. 43:57Baca di mushaf ↗

    وَ لَمَّا ضُرِبَ ٱبۡنُ مَرۡيَمَ مَثَلًا إِذَا قَوۡمُكَ مِنۡهُ يَصِدُّونَ﴿٥٧﴾

    Walamma duriba ibnu maryama mathalan itha qawmuka minhu yasiddoona

    Dan ketika putra Maryam (Isa) dijadikan perumpamaan, tiba-tiba kaummu (Suku Quraisy) bersorak karenanya.

  58. 43:58Baca di mushaf ↗

    وَ قَالُوٓاْ ءَأَٰلِهَتُنَا خَيۡرٌ أَمۡ هُوَ ۚ مَا ضَرَبُوهُ لَكَ إِلَّا جَدَلَۢا ۚ بَلۡ هُمۡ قَوۡمٌ خَصِمُونَ﴿٥٨﴾

    Waqaloo aalihatuna khayrun am huwa ma daraboohu laka illa jadalan bal hum qawmun khasimoona

    Dan mereka berkata, "Manakah yang lebih baik, tuhan-tuhan kami atau dia (Isa)?" Mereka tidak memberikan (perumpamaan itu) kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja; sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar.

  59. 43:59Baca di mushaf ↗

    إِنۡ هُوَ إِلَّا عَبۡدٌ أَنۡعَمۡنَا عَلَيۡهِ وَ جَعَلۡنَٰهُ مَثَلࣰا لِّبَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ﴿٥٩﴾

    In huwa illa ʿabdun anʿamna ʿalayhi wajaʿalnahu mathalan libanee israeela

    Dia (Isa) tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan nikmat (kenabian) kepadanya, dan Kami jadikan dia sebagai contoh bagi Bani Israil.

  60. 43:60Baca di mushaf ↗

    وَ لَوۡ نَشَآءُ لَجَعَلۡنَا مِنكُم مَّلَٰٓئِكَةࣰ فِي ٱلۡأَرۡضِ يَخۡلُفُونَ﴿٦٠﴾

    Walaw nashao lajaʿalna minkum malaikatan fee alardi yakhlufoona

    Dan sekiranya Kami menghendaki, niscaya ada di antara kamu yang Kami jadikan malaikat-malaikat (yang turun temurun) sebagai pengganti kamu di bumi.

  61. 43:61Baca di mushaf ↗

    وَ إِنَّهُۥ لَعِلۡمࣱ لِّلسَّاعَةِ فَلَا تَمۡتَرُنَّ بِهَا وَ ٱتَّبِعُونِ ۚ هَٰذَا صِرَٰطࣱ مُّسۡتَقِيمࣱ﴿٦١﴾

    Wainnahu laʿilmun lilssaʿati fala tamtarunna biha waittabiʿooni hatha siratun mustaqeemun

    Dan sungguh, dia (Isa) benar-benar menjadi pertanda akan datangnya hari Kiamat. Karena itu, janganlah kamu ragu-ragu tentang (Kiamat) itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.

  62. 43:62Baca di mushaf ↗

    وَ لَا يَصُدَّنَّكُمُ ٱلشَّيۡطَٰنُ ۖ إِنَّهُۥ لَكُمۡ عَدُوࣱّ مُّبِينࣱ﴿٦٢﴾

    Wala yasuddannakumu alshshaytanu innahu lakum ʿaduwwun mubeenun

    Dan janganlah kamu sekali-kali dipalingkan oleh setan; sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu.

  63. 43:63Baca di mushaf ↗

    وَ لَمَّا جَآءَ عِيسَىٰ بِٱلۡبَيِّنَٰتِ قَالَ قَدۡ جِئۡتُكُم بِٱلۡحِكۡمَةِ وَ لِأُبَيِّنَ لَكُم بَعۡضَ ٱلَّذِي تَخۡتَلِفُونَ فِيهِ ۖ فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَ أَطِيعُونِ﴿٦٣﴾

    Walamma jaa ʿeesa bialbayyinati qala qad jitukum bialhikmati waliobayyina lakum baʿda allathee takhtalifoona feehi faittaqoo Allaha waateeʿooni

    Dan ketika Isa datang membawa keterangan, dia berkata, "Sungguh, aku datang kepadamu dengan membawa hikmah, dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu perselisihkan; maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.

  64. 43:64Baca di mushaf ↗

    إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ رَبِّي وَ رَبُّكُمۡ فَٱعۡبُدُوهُ ۚ هَٰذَا صِرَٰطࣱ مُّسۡتَقِيمࣱ﴿٦٤﴾

    Inna Allaha huwa rabbee warabbukum faoʿbudoohu hatha siratun mustaqeemun

    Sungguh, Allah, Dia Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia. Ini adalah jalan yang lurus."

  65. 43:65Baca di mushaf ↗

    فَٱخۡتَلَفَ ٱلۡأَحۡزَابُ مِنۢ بَيۡنِهِمۡ ۖ فَوَيۡلࣱ لِّلَّذِينَ ظَلَمُواْ مِنۡ عَذَابِ يَوۡمٍ أَلِيمٍ﴿٦٥﴾

    Faikhtalafa alahzabu min baynihim fawaylun lillatheena thalamoo min ʿathabi yawmin aleemin

    Tetapi golongan-golongan (yang ada) saling berselisih di antara mereka; maka celakalah orang-orang yang zalim karena azab pada hari yang pedih (Kiamat).

  66. 43:66Baca di mushaf ↗

    هَلۡ يَنظُرُونَ إِلَّا ٱلسَّاعَةَ أَن تَأۡتِيَهُم بَغۡتَةࣰ وَ هُمۡ لَا يَشۡعُرُونَ﴿٦٦﴾

    Hal yanthuroona illa alssaʿata an tatiyahum baghtatan wahum la yashʿuroona

    Apakah mereka hanya menunggu saja kedatangan hari Kiamat yang datang kepada mereka secara mendadak, sedang mereka tidak menyadarinya?

  67. 43:67Baca di mushaf ↗

    ٱلۡأَخِلَّآءُ يَوۡمَئِذِۭ بَعۡضُهُمۡ لِبَعۡضٍ عَدُوٌّ إِلَّا ٱلۡمُتَّقِينَ﴿٦٧﴾

    Alakhillao yawmaithin baʿduhum libaʿdin ʿaduwwun illa almuttaqeena

    Teman-teman karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa.

  68. 43:68Baca di mushaf ↗

    يَٰعِبَادِ لَا خَوۡفٌ عَلَيۡكُمُ ٱلۡيَوۡمَ وَ لَآ أَنتُمۡ تَحۡزَنُونَ﴿٦٨﴾

    Ya ʿibadi la khawfun ʿalaykumu alyawma wala antum tahzanoona

    "Wahai hamba-hamba-Ku! Tidak ada ketakutan bagimu pada hari itu, dan tidak pula kamu bersedih hati.

  69. 43:69Baca di mushaf ↗

    ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ بِـَٔايَٰتِنَا وَ كَانُواْ مُسۡلِمِينَ﴿٦٩﴾

    Allatheena amanoo biayatina wakanoo muslimeena

    (Yaitu) orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan mereka berserah diri.

  70. 43:70Baca di mushaf ↗

    ٱدۡخُلُواْ ٱلۡجَنَّةَ أَنتُمۡ وَ أَزۡوَٰجُكُمۡ تُحۡبَرُونَ﴿٧٠﴾

    Odkhuloo aljannata antum waazwajukum tuhbaroona

    Masuklah kamu ke dalam surga, kamu dan pasanganmu akan digembirakan."

  71. 43:71Baca di mushaf ↗

    يُطَافُ عَلَيۡهِم بِصِحَافࣲ مِّن ذَهَبࣲ وَ أَكۡوَابࣲ ۖ وَ فِيهَا مَا تَشۡتَهِيهِ ٱلۡأَنفُسُ وَ تَلَذُّ ٱلۡأَعۡيُنُ ۖ وَ أَنتُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ﴿٧١﴾

    Yutafu ʿalayhim bisihafin min thahabin waakwabin wafeeha ma tashtaheehi alanfusu watalaththu alaʿyunu waantum feeha khalidoona

    Kepada mereka diedarkan piring-piring dan gelas-gelas dari emas, dan di dalam surga itu terdapat apa yang diingini oleh hati dan segala yang sedap (dipandang) mata. Dan kamu kekal di dalamnya.

  72. 43:72Baca di mushaf ↗

    وَ تِلۡكَ ٱلۡجَنَّةُ ٱلَّتِيٓ أُورِثۡتُمُوهَا بِمَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ﴿٧٢﴾

    Watilka aljannatu allatee oorithtumooha bima kuntum taʿmaloona

    Dan itulah surga yang diwariskan kepada kamu karena perbuatan yang telah kamu kerjakan.

  73. 43:73Baca di mushaf ↗

    لَكُمۡ فِيهَا فَٰكِهَةࣱ كَثِيرَةࣱ مِّنۡهَا تَأۡكُلُونَ﴿٧٣﴾

    Lakum feeha fakihatun katheeratun minha takuloona

    Di dalam surga itu terdapat banyak buah-buahan untukmu yang sebagiannya kamu makan.

  74. 43:74Baca di mushaf ↗

    إِنَّ ٱلۡمُجۡرِمِينَ فِي عَذَابِ جَهَنَّمَ خَٰلِدُونَ﴿٧٤﴾

    Inna almujrimeena fee ʿathabi jahannama khalidoona

    Sungguh, orang-orang yang berdosa itu kekal di dalam azab neraka Jahanam.

  75. 43:75Baca di mushaf ↗

    لَا يُفَتَّرُ عَنۡهُمۡ وَ هُمۡ فِيهِ مُبۡلِسُونَ﴿٧٥﴾

    La yufattaru ʿanhum wahum feehi mublisoona

    Tidak diringankan (azab) itu dari mereka, dan mereka berputus asa di dalamnya.

  76. 43:76Baca di mushaf ↗

    وَ مَا ظَلَمۡنَٰهُمۡ وَ لَٰكِن كَانُواْ هُمُ ٱلظَّٰلِمِينَ﴿٧٦﴾

    Wama thalamnahum walakin kanoo humu alththalimeena

    Dan tidaklah Kami menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri.

  77. 43:77Baca di mushaf ↗

    وَ نَادَوۡاْ يَٰمَٰلِكُ لِيَقۡضِ عَلَيۡنَا رَبُّكَ ۖ قَالَ إِنَّكُم مَّٰكِثُونَ﴿٧٧﴾

    Wanadaw ya maliku liyaqdi ʿalayna rabbuka qala innakum makithoona

    Dan mereka berseru, "Wahai (Malaikat) Malik! Biarlah Tuhanmu mematikan kami saja." Dia menjawab, "Sungguh, kamu akan tetap tinggal (di neraka ini)."

  78. 43:78Baca di mushaf ↗

    لَقَدۡ جِئۡنَٰكُم بِٱلۡحَقِّ وَ لَٰكِنَّ أَكۡثَرَكُمۡ لِلۡحَقِّ كَٰرِهُونَ﴿٧٨﴾

    Laqad jinakum bialhaqqi walakinna aktharakum lilhaqqi karihoona

    Sungguh, Kami telah datang membawa kebenaran kepada kamu, tetapi kebanyakan di antara kamu benci pada kebenaran itu.

  79. 43:79Baca di mushaf ↗

    أَمۡ أَبۡرَمُوٓاْ أَمۡرࣰا فَإِنَّا مُبۡرِمُونَ﴿٧٩﴾

    Am abramoo amran fainna mubrimoona

    Ataukah mereka telah merencanakan suatu tipu daya (jahat), maka sesungguhnya Kami telah berencana (mengatasi tipu daya mereka).

  80. 43:80Baca di mushaf ↗

    أَمۡ يَحۡسَبُونَ أَنَّا لَا نَسۡمَعُ سِرَّهُمۡ وَ نَجۡوَىٰهُم ۚ بَلَىٰ وَ رُسُلُنَا لَدَيۡهِمۡ يَكۡتُبُونَ﴿٨٠﴾

    Am yahsaboona anna la nasmaʿu sirrahum wanajwahum bala warusuluna ladayhim yaktuboona

    Ataukah mereka mengira bahwa Kami tidak mendengar rahasia dan bisikan-bisikan mereka? Sebenarnya (Kami mendengar), dan utusan-utusan Kami (malaikat) selalu mencatat di sisi mereka.

  81. 43:81Baca di mushaf ↗

    قُلۡ إِن كَانَ لِلرَّحۡمَٰنِ وَلَدࣱ فَأَنَا۠ أَوَّلُ ٱلۡعَٰبِدِينَ﴿٨١﴾

    Qul in kana lilrrahmani waladun faana awwalu alʿabideena

    Katakanlah (Muhammad), "Jika benar Tuhan Yang Maha Pengasih mempunyai anak, maka akulah orang yang mula-mula memuliakan (anak itu).

  82. 43:82Baca di mushaf ↗

    سُبۡحَٰنَ رَبِّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَ ٱلۡأَرۡضِ رَبِّ ٱلۡعَرۡشِ عَمَّا يَصِفُونَ﴿٨٢﴾

    Subhana rabbi alssamawati waalardi rabbi alʿarshi ʿamma yasifoona

    Mahasuci Tuhan pemilik langit dan bumi, Tuhan pemilik Arasy, dari apa yang mereka sifatkan itu."

  83. 43:83Baca di mushaf ↗

    فَذَرۡهُمۡ يَخُوضُواْ وَ يَلۡعَبُواْ حَتَّىٰ يُلَٰقُواْ يَوۡمَهُمُ ٱلَّذِي يُوعَدُونَ﴿٨٣﴾

    Fatharhum yakhoodoo wayalʿaboo hatta yulaqoo yawmahumu allathee yooʿadoona

    Maka biarkanlah mereka tenggelam (dalam kesesatan) dan bermain-main sampai mereka menemui hari yang dijanjikan kepada mereka.

  84. 43:84Baca di mushaf ↗

    وَ هُوَ ٱلَّذِي فِي ٱلسَّمَآءِ إِلَٰهࣱ وَ فِي ٱلۡأَرۡضِ إِلَٰهࣱ ۚ وَ هُوَ ٱلۡحَكِيمُ ٱلۡعَلِيمُ﴿٨٤﴾

    Wahuwa allathee fee alssamai ilahun wafee alardi ilahun wahuwa alhakeemu alʿaleemu

    Dan Dialah Tuhan (yang disembah) di langit dan Tuhan (yang disembah) di bumi, dan Dialah Yang Mahabijaksana, Maha Mengetahui.

  85. 43:85Baca di mushaf ↗

    وَ تَبَارَكَ ٱلَّذِي لَهُۥ مُلۡكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَ ٱلۡأَرۡضِ وَ مَا بَيۡنَهُمَا وَ عِندَهُۥ عِلۡمُ ٱلسَّاعَةِ وَ إِلَيۡهِ تُرۡجَعُونَ﴿٨٥﴾

    Watabaraka allathee lahu mulku alssamawati waalardi wama baynahuma waʿindahu ʿilmu alssaʿati wailayhi turjaʿoona

    Dan Mahasuci (Allah) yang memiliki kerajaan langit dan bumi, dan apa yang ada di antara keduanya; dan di sisi-Nyalah ilmu tentang hari Kiamat, dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan.

  86. 43:86Baca di mushaf ↗

    وَ لَا يَمۡلِكُ ٱلَّذِينَ يَدۡعُونَ مِن دُونِهِ ٱلشَّفَٰعَةَ إِلَّا مَن شَهِدَ بِٱلۡحَقِّ وَ هُمۡ يَعۡلَمُونَ﴿٨٦﴾

    Wala yamliku allatheena yadʿoona min doonihi alshshafaʿata illa man shahida bialhaqqi wahum yaʿlamoona

    Dan orang-orang yang menyeru kepada selain Allah tidak mendapat syafaat (pertolongan di akhirat); kecuali orang yang mengakui yang hak (tauhid) dan mereka meyakini.

  87. 43:87Baca di mushaf ↗

    وَ لَئِن سَأَلۡتَهُم مَّنۡ خَلَقَهُمۡ لَيَقُولُنَّ ٱللَّهُ ۖ فَأَنَّىٰ يُؤۡفَكُونَ﴿٨٧﴾

    Walain saaltahum man khalaqahum layaqoolunna Allahu faanna yufakoona

    Dan jika engkau bertanya kepada mereka, siapakah yang menciptakan mereka, niscaya mereka menjawab, Allah; jadi bagaimana mereka dapat dipalingkan (dari menyembah Allah),

  88. 43:88Baca di mushaf ↗

    وَ قِيلِهِۦ يَٰرَبِّ إِنَّ هَٰٓؤُلَآءِ قَوۡمࣱ لَّا يُؤۡمِنُونَ﴿٨٨﴾

    Waqeelihi yarabbi inna haolai qawmun la yuminoona

    dan (Allah mengetahui) ucapannya (Muhammad), "Ya Tuhanku, sesungguhnya mereka itu adalah kaum yang tidak beriman."

  89. 43:89Baca di mushaf ↗

    فَٱصۡفَحۡ عَنۡهُمۡ وَ قُلۡ سَلَٰمࣱ ۚ فَسَوۡفَ يَعۡلَمُونَ﴿٨٩﴾

    Faisfah ʿanhum waqul salamun fasawfa yaʿlamoona

    Maka berpalinglah dari mereka dan katakanlah, "Salam (selamat tinggal)." Kelak mereka akan mengetahui (nasib mereka yang buruk).

Terjemahan: Kementerian Agama RI · Latin

Tentang surat ini

Surat Az-Zukhruf terdiri dari 89 ayat, termasuk golongan surat Makkiyyah, dan diturunkan setelah surat Asy-Syura.

Dinamai Az-Zukhruf (perhiasan) diambil dari kata "Az-Zukhruf" yang terdapat pada ayat ke-35 surat ini. Orang-orang musyrik mengukur tinggi-rendahnya derajat seseorang tergantung pada perhiasan dan harta yang ia miliki. Maka karena Nabi Muhammad adalah seorang anak yatim dan miskin, ia tidak pantas diangkat Allah sebagai seorang rasul dan nabi. Pangkat rasul dan nabi itu harus diberikan kepada orang kaya. Ayat ini menegaskan bahwa harta tidak dapat dijadikan dasar untuk mengukur tinggi-rendahnya derajat seseorang, karena harta merupakan perhiasan kehidupan duniawi, bukan kesenangan akhirat.

**Pokok-Pokok Isi:**

1. **Keimanan:**

Al-Qur'an berasal dari Lauh Mahfuzh; Nabi 'Isa itu hanyalah seorang hamba Allah; pengakuan Nabi 'Isa bahwa Allahlah Tuhan yang sebenarnya; menjelaskan kesenangan di dalam surga dan hebatnya penderitaan orang kafir di dalam neraka; Allah tidak mempunyai anak.

2. **Hukum-hukum:**

Perintah Allah kepada Nabi Muhammad agar menjauhi orang-orang yang tidak beriman.

3. **Kisah-kisah:**

Kisah Nabi Ibrahim, Musa, dan 'Isa sebagai perbandingan bagi Nabi Muhammad dan sebagai penawar ketika menghadapi kesulitan dalam melakukan dakwah.

4. **Lain-lain:**

Pengakuan orang musyrik Mekah bahwa Allahlah Yang menciptakan langit dan bumi tetapi mereka tetap menyembah berhala; kepercayaan mereka bahwa malaikat adalah anak Allah dan penolakan atas kepercayaan yang salah itu; Nabi Muhammad sebagai rasul mendapat ejekan dan celaan dari kaumnya adalah hal biasa, karena rasul-rasul terdahulu pun demikian; orang-orang musyrik sangat berpegang teguh pada tradisi dan adat istiadat nenek moyang mereka dalam beragama, sehingga hati mereka tertutup untuk menerima kebenaran.

Surat Az-Zukhruf dimulai dengan menerangkan bahwa Al-Qur'an adalah wahyu Ilahi dan diambil dari Lauh Mahfuzh. Kemudian menerangkan sikap orang musyrik terhadap para nabi dan menyebutkan sebagian hikmah yang Allah limpahkan kepada manusia. Selain itu, juga dikemukakan tentang sifat orang-orang musyrik yang suka mengada-ada kebatilan beserta kepercayaan rusak dan sifat-sifat sombong mereka, walaupun mereka telah diperingatkan dengan nasib umat-umat terdahulu yang mendurhakai Allah.

Pada bagian akhir, surat ini mengingatkan tentang tindakan-tindakan orang-orang musyrik yang lebih mementingkan perhiasan duniawi. Lalu, surat ini ditutup dengan perintah Allah agar Nabi Muhammad berpaling dari orang-orang musyrik itu, nanti mereka akan merasakan dan mengetahui kebenaran ancaman Allah.

**Hubungan Surat Az-Zukhruf Dengan Surat Ad-Dukhan:**

1. Kedua surat ini sama-sama dimulai dengan menyebutkan sifat-sifat Al-Qur'an.

2. Pada akhir surat Az-Zukhruf disebutkan ancaman kepada orang-orang kafir dan pada permulaan surat Ad-Dukhan terdapat pula peringatan dan ancaman itu.

3. Pada kedua surat ini terdapat kesatuan sikap antara Nabi Muhammad dan Nabi Musa. Pada surat Az-Zukhruf Nabi Muhammad mengadu kepada Allah bahwa kaumnya tidak mau beriman, sedangkan pada surat Ad-Dukhan Nabi Musa mengadu kepada Allah bahwa kaumnya berlaku durhaka dan banyak dosa.

Sumber: Indonesian Translation - King Fahad Complex

← Surat sebelumnyaSurat Asy-SyuraSurat berikutnya →Surat Ad-Dukhan

Surat populer

  • Surat Al-Fatihah
  • Surat Al-Baqarah
  • Surat Al-Kahfi
  • Surat Yasin
  • Surat Ar-Rahman
  • Surat Al-Waqi’ah
  • Surat Al-Mulk
  • Surat Al-Ikhlas
  • Surat Al-Falaq
  • Surat An-Nas
  • Ayat Kursi

Hadits

  • Shahih Bukhari
  • Shahih Muslim
  • Sunan Abu Dawud
  • Sunan Tirmidzi
  • Sunan An-Nasa’i
  • Sunan Ibnu Majah

Platform Noor

  • Jadwal sholat
  • Mushaf
  • Pemutar murotal
  • Perpustakaan hadits
  • Tanya Noor AI
  • Catatan Bayan

Bahasa

  • English
  • Oʻzbekcha
  • العربية
  • Indonesia

© Noor Global 2026