Noor
Al-Qur’anHaditsTanya Noor AIBuka Noor
Beranda›Daftar surat›Surat Ad-Dukhan

سورة الدخان

Surat Ad-Dukhan

Kabut

Surat ke-4459 ayatMakkiyahJuz 25

Surat Ad-Dukhan (Kabut) adalah surat ke-44 dalam Al-Qur’an, terdiri dari 59 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah. Berikut bacaan lengkapnya dalam teks Arab, Latin dan terjemahan bahasa Indonesia.

Baca di mushafDengarkan murotalTanya tentang surat ini

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

  1. 44:1Baca di mushaf ↗

    حمٓ﴿١﴾

    Hameem

    Ḥā Mīm.

  2. 44:2Baca di mushaf ↗

    وَ ٱلۡكِتَٰبِ ٱلۡمُبِينِ﴿٢﴾

    Waalkitabi almubeeni

    Demi Kitab (Alquran) yang jelas,

  3. 44:3Baca di mushaf ↗

    إِنَّآ أَنزَلۡنَٰهُ فِي لَيۡلَةࣲ مُّبَٰرَكَةٍ ۚ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ﴿٣﴾

    Inna anzalnahu fee laylatin mubarakatin inna kunna munthireena

    Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi. Sungguh, Kamilah yang memberi peringatan.

  4. 44:4Baca di mushaf ↗

    فِيهَا يُفۡرَقُ كُلُّ أَمۡرٍ حَكِيمٍ﴿٤﴾

    Feeha yufraqu kullu amrin hakeemin

    Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah,

  5. 44:5Baca di mushaf ↗

    أَمۡرࣰا مِّنۡ عِندِنَآ ۚ إِنَّا كُنَّا مُرۡسِلِينَ﴿٥﴾

    Amran min ʿindina inna kunna mursileena

    (yaitu) urusan dari sisi Kami. Sungguh, Kamilah yang mengutus rasul-rasul,

  6. 44:6Baca di mushaf ↗

    رَحۡمَةࣰ مِّن رَّبِّكَ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡعَلِيمُ﴿٦﴾

    Rahmatan min rabbika innahu huwa alssameeʿu alʿaleemu

    sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui,

  7. 44:7Baca di mushaf ↗

    رَبِّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَ ٱلۡأَرۡضِ وَ مَا بَيۡنَهُمَآ ۖ إِن كُنتُم مُّوقِنِينَ﴿٧﴾

    Rabbi alssamawati waalardi wama baynahuma in kuntum mooqineena

    Tuhan (yang memelihara) langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; jika kamu orang-orang yang meyakini.

  8. 44:8Baca di mushaf ↗

    لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ يُحۡيِۦ وَ يُمِيتُ ۖ رَبُّكُمۡ وَ رَبُّ ءَابَآئِكُمُ ٱلۡأَوَّلِينَ﴿٨﴾

    La ilaha illa huwa yuhyee wayumeetu rabbukum warabbu abaikumu alawwaleena

    Tidak ada tuhan selain Dia, Dia yang menghidupkan dan mematikan. (Dialah) Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu dahulu.

  9. 44:9Baca di mushaf ↗

    بَلۡ هُمۡ فِي شَكࣲّ يَلۡعَبُونَ﴿٩﴾

    Bal hum fee shakkin yalʿaboona

    Tetapi mereka dalam keraguan, mereka bermain-main.

  10. 44:10Baca di mushaf ↗

    فَٱرۡتَقِبۡ يَوۡمَ تَأۡتِي ٱلسَّمَآءُ بِدُخَانࣲ مُّبِينࣲ﴿١٠﴾

    Fairtaqib yawma tatee alssamao bidukhanin mubeenin

    Maka tunggulah pada hari ketika langit membawa kabut yang tampak jelas,

  11. 44:11Baca di mushaf ↗

    يَغۡشَى ٱلنَّاسَ ۖ هَٰذَا عَذَابٌ أَلِيمࣱ﴿١١﴾

    Yaghsha alnnasa hatha ʿathabun aleemun

    yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih.

  12. 44:12Baca di mushaf ↗

    رَّبَّنَا ٱكۡشِفۡ عَنَّا ٱلۡعَذَابَ إِنَّا مُؤۡمِنُونَ﴿١٢﴾

    Rabbana ikshif ʿanna alʿathaba inna muminoona

    (Mereka berdoa), "Ya Tuhan kami, lenyapkanlah azab itu dari kami. Sungguh, kami akan beriman."

  13. 44:13Baca di mushaf ↗

    أَنَّىٰ لَهُمُ ٱلذِّكۡرَىٰ وَ قَدۡ جَآءَهُمۡ رَسُولࣱ مُّبِينࣱ﴿١٣﴾

    Anna lahumu alththikra waqad jaahum rasoolun mubeenun

    Bagaimana mereka dapat menerima peringatan, padahal (sebelumnya pun) seorang Rasul telah datang memberi penjelasan kepada mereka,

  14. 44:14Baca di mushaf ↗

    ثُمَّ تَوَلَّوۡاْ عَنۡهُ وَ قَالُواْ مُعَلَّمࣱ مَّجۡنُونٌ﴿١٤﴾

    Thumma tawallaw ʿanhu waqaloo muʿallamun majnoonun

    kemudian mereka berpaling darinya dan berkata, "Dia itu orang yang menerima ajaran (dari orang lain) dan orang gila."

  15. 44:15Baca di mushaf ↗

    إِنَّا كَاشِفُواْ ٱلۡعَذَابِ قَلِيلًا ۚ إِنَّكُمۡ عَآئِدُونَ﴿١٥﴾

    Inna kashifoo alʿathabi qaleelan innakum ʿaidoona

    Sungguh, (kalau) Kami melenyapkan azab itu sedikit saja, tentu kamu akan kembali (ingkar).

  16. 44:16Baca di mushaf ↗

    يَوۡمَ نَبۡطِشُ ٱلۡبَطۡشَةَ ٱلۡكُبۡرَىٰٓ إِنَّا مُنتَقِمُونَ﴿١٦﴾

    Yawma nabtishu albatshata alkubra inna muntaqimoona

    (Ingatlah) pada hari (ketika) Kami menghantam mereka dengan keras. Kami pasti memberi balasan.

  17. 44:17Baca di mushaf ↗

    وَ لَقَدۡ فَتَنَّا قَبۡلَهُمۡ قَوۡمَ فِرۡعَوۡنَ وَ جَآءَهُمۡ رَسُولࣱ كَرِيمٌ﴿١٧﴾

    Walaqad fatanna qablahum qawma firʿawna wajaahum rasoolun kareemun

    Dan sungguh, sebelum mereka, Kami benar-benar telah menguji kaum Fir'aun dan telah datang kepada mereka seorang Rasul yang mulia,

  18. 44:18Baca di mushaf ↗

    أَنۡ أَدُّوٓاْ إِلَيَّ عِبَادَ ٱللَّهِ ۖ إِنِّي لَكُمۡ رَسُولٌ أَمِينࣱ﴿١٨﴾

    An addoo ilayya ʿibada Allahi innee lakum rasoolun ameenun

    (dengan berkata), "Serahkanlah kepadaku hamba-hamba Allah (Bani Israil). Sesungguhnya aku adalah utusan (Allah) yang dapat kamu percaya,

  19. 44:19Baca di mushaf ↗

    وَ أَن لَّا تَعۡلُواْ عَلَى ٱللَّهِ ۖ إِنِّيٓ ءَاتِيكُم بِسُلۡطَٰنࣲ مُّبِينࣲ﴿١٩﴾

    Waan la taʿloo ʿala Allahi innee ateekum bisultanin mubeenin

    dan jangalah kamu menyombongkan diri terhadap Allah. Sungguh, aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata.

  20. 44:20Baca di mushaf ↗

    وَ إِنِّي عُذۡتُ بِرَبِّي وَ رَبِّكُمۡ أَن تَرۡجُمُونِ﴿٢٠﴾

    Wainnee ʿuthtu birabbee warabbikum an tarjumooni

    Dan sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu, dari ancamanmu untuk merajamku,

  21. 44:21Baca di mushaf ↗

    وَ إِن لَّمۡ تُؤۡمِنُواْ لِي فَٱعۡتَزِلُونِ﴿٢١﴾

    Wain lam tuminoo lee faiʿtazilooni

    dan jika kamu tidak beriman kepadaku, maka biarkanlah aku (memimpin Bani Israil)."

  22. 44:22Baca di mushaf ↗

    فَدَعَا رَبَّهُۥٓ أَنَّ هَٰٓؤُلَآءِ قَوۡمࣱ مُّجۡرِمُونَ﴿٢٢﴾

    Fadaʿa rabbahu anna haolai qawmun mujrimoona

    Kemudian dia (Musa) berdoa kepada Tuhannya, "Sungguh, mereka ini adalah kaum yang berdosa (segerakanlah azab kepada mereka)."

  23. 44:23Baca di mushaf ↗

    فَأَسۡرِ بِعِبَادِي لَيۡلًا إِنَّكُم مُّتَّبَعُونَ﴿٢٣﴾

    Faasri biʿibadee laylan innakum muttabaʿoona

    (Allah berfirman), "Karena itu berjalanlah dengan hamba-hamba-Ku pada malam hari, sesungguhnya kamu akan dikejar,

  24. 44:24Baca di mushaf ↗

    وَ ٱتۡرُكِ ٱلۡبَحۡرَ رَهۡوًا ۖ إِنَّهُمۡ جُندࣱ مُّغۡرَقُونَ﴿٢٤﴾

    Waotruki albahra rahwan innahum jundun mughraqoona

    dan biarkanlah laut itu terbelah. Sesungguhnya mereka bala tentara yang akan ditenggelamkan."

  25. 44:25Baca di mushaf ↗

    كَمۡ تَرَكُواْ مِن جَنَّٰتࣲ وَ عُيُونࣲ﴿٢٥﴾

    Kam tarakoo min jannatin waʿuyoonin

    Betapa banyak taman-taman dan mata air-mata air yang mereka tinggalkan,

  26. 44:26Baca di mushaf ↗

    وَ زُرُوعࣲ وَ مَقَامࣲ كَرِيمࣲ﴿٢٦﴾

    Wazurooʿin wamaqamin kareemin

    juga kebun-kebun serta tempat-tempat kediaman yang indah,

  27. 44:27Baca di mushaf ↗

    وَ نَعۡمَةࣲ كَانُواْ فِيهَا فَٰكِهِينَ﴿٢٧﴾

    Wanaʿmatin kanoo feeha fakiheena

    dan kesenangan-kesenangan yang dapat mereka nikmati di sana,

  28. 44:28Baca di mushaf ↗

    كَذَٰلِكَ ۖ وَ أَوۡرَثۡنَٰهَا قَوۡمًا ءَاخَرِينَ﴿٢٨﴾

    Kathalika waawrathnaha qawman akhareena

    demikianlah, dan Kami wariskan (semua) itu kepada kaum yang lain.

  29. 44:29Baca di mushaf ↗

    فَمَا بَكَتۡ عَلَيۡهِمُ ٱلسَّمَآءُ وَ ٱلۡأَرۡضُ وَ مَا كَانُواْ مُنظَرِينَ﴿٢٩﴾

    Fama bakat ʿalayhimu alssamao waalardu wama kanoo munthareena

    Maka langit dan bumi tidak menangisi mereka dan mereka pun tidak diberi penangguhan waktu.

  30. 44:30Baca di mushaf ↗

    وَ لَقَدۡ نَجَّيۡنَا بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ مِنَ ٱلۡعَذَابِ ٱلۡمُهِينِ﴿٣٠﴾

    Walaqad najjayna banee israeela mina alʿathabi almuheeni

    Dan sungguh, telah Kami selamatkan Bani Israil dari siksaan yang menghinakan,

  31. 44:31Baca di mushaf ↗

    مِن فِرۡعَوۡنَ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ عَالِيࣰا مِّنَ ٱلۡمُسۡرِفِينَ﴿٣١﴾

    Min firʿawna innahu kana ʿaliyan mina almusrifeena

    dari (siksaan) Fir'aun, sungguh, dia itu orang yang sombong, termasuk orang-orang yang melampaui batas.

  32. 44:32Baca di mushaf ↗

    وَ لَقَدِ ٱخۡتَرۡنَٰهُمۡ عَلَىٰ عِلۡمٍ عَلَى ٱلۡعَٰلَمِينَ﴿٣٢﴾

    Walaqadi ikhtarnahum ʿala ʿilmin ʿala alʿalameena

    Dan sungguh, Kami pilih mereka (Bani Israil) dengan ilmu (Kami) di atas semua bangsa (pada masa itu).

  33. 44:33Baca di mushaf ↗

    وَ ءَاتَيۡنَٰهُم مِّنَ ٱلۡأٓيَٰتِ مَا فِيهِ بَلَٰٓؤࣱاْ مُّبِينٌ﴿٣٣﴾

    Waataynahum mina alayati ma feehi balaon mubeenun

    Dan telah Kami berikan kepada mereka di antara tanda-tanda (kebesaran Kami) sesuatu yang di dalamnya terdapat nikmat yang nyata.

  34. 44:34Baca di mushaf ↗

    إِنَّ هَٰٓؤُلَآءِ لَيَقُولُونَ﴿٣٤﴾

    Inna haolai layaqooloona

    Sesungguhnya mereka (kaum musyrik) itu pasti akan berkata,

  35. 44:35Baca di mushaf ↗

    إِنۡ هِيَ إِلَّا مَوۡتَتُنَا ٱلۡأُولَىٰ وَ مَا نَحۡنُ بِمُنشَرِينَ﴿٣٥﴾

    In hiya illa mawtatuna aloola wama nahnu bimunshareena

    "Tidak ada kematian selain kematian di dunia ini. Dan kami tidak akan dibangkitkan,

  36. 44:36Baca di mushaf ↗

    فَأۡتُواْ بِـَٔابَآئِنَآ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ﴿٣٦﴾

    Fatoo biabaina in kuntum sadiqeena

    maka hadirkanlah (kembali) nenek moyang kami jika kamu orang yang benar."

  37. 44:37Baca di mushaf ↗

    أَهُمۡ خَيۡرٌ أَمۡ قَوۡمُ تُبَّعࣲ وَ ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِمۡ أَهۡلَكۡنَٰهُمۡ ۚ إِنَّهُمۡ كَانُواْ مُجۡرِمِينَ﴿٣٧﴾

    Ahum khayrun am qawmu tubbaʿin waallatheena min qablihim ahlaknahum innahum kanoo mujrimeena

    Apakah mereka (kaum musyrikin) yang lebih baik atau kaum Tubba', dan orang-orang sebelum mereka yang telah Kami binasakan karena mereka adalah orang-orang yang sungguh berdosa.

  38. 44:38Baca di mushaf ↗

    وَ مَا خَلَقۡنَا ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَ ٱلۡأَرۡضَ وَ مَا بَيۡنَهُمَا لَٰعِبِينَ﴿٣٨﴾

    Wama khalaqna alssamawati waalarda wama baynahuma laʿibeena

    Dan tidaklah Kami bermain-main menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya.

  39. 44:39Baca di mushaf ↗

    مَا خَلَقۡنَٰهُمَآ إِلَّا بِٱلۡحَقِّ وَ لَٰكِنَّ أَكۡثَرَهُمۡ لَا يَعۡلَمُونَ﴿٣٩﴾

    Ma khalaqnahuma illa bialhaqqi walakinna aktharahum la yaʿlamoona

    Tidaklah Kami ciptakan keduanya melainkan dengan hak (benar), tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.

  40. 44:40Baca di mushaf ↗

    إِنَّ يَوۡمَ ٱلۡفَصۡلِ مِيقَٰتُهُمۡ أَجۡمَعِينَ﴿٤٠﴾

    Inna yawma alfasli meeqatuhum ajmaʿeena

    Sungguh, hari keputusan (hari Kiamat) adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya,

  41. 44:41Baca di mushaf ↗

    يَوۡمَ لَا يُغۡنِي مَوۡلًى عَن مَّوۡلࣰى شَيۡـࣰٔا وَ لَا هُمۡ يُنصَرُونَ﴿٤١﴾

    Yawma la yughnee mawlan ʿan mawlan shayan wala hum yunsaroona

    (yaitu) pada hari (ketika) seorang teman sama sekali tidak dapat memberi manfaat kepada teman lainnya, dan mereka tidak akan mendapat pertolongan,

  42. 44:42Baca di mushaf ↗

    إِلَّا مَن رَّحِمَ ٱللَّهُ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ﴿٤٢﴾

    Illa man rahima Allahu innahu huwa alʿazeezu alrraheemu

    kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sungguh, Dia Mahaperkasa, Maha Penyayang.

  43. 44:43Baca di mushaf ↗

    إِنَّ شَجَرَتَ ٱلزَّقُّومِ﴿٤٣﴾

    Inna shajarata alzzaqqoomi

    Sungguh pohon zaqqūm itu,

  44. 44:44Baca di mushaf ↗

    طَعَامُ ٱلۡأَثِيمِ﴿٤٤﴾

    Taʿamu alatheemi

    makanan bagi orang yang banyak dosa.

  45. 44:45Baca di mushaf ↗

    كَٱلۡمُهۡلِ يَغۡلِي فِي ٱلۡبُطُونِ﴿٤٥﴾

    Kaalmuhli yaghlee fee albutooni

    Seperti cairan tembaga yang mendidih di dalam perut,

  46. 44:46Baca di mushaf ↗

    كَغَلۡيِ ٱلۡحَمِيمِ﴿٤٦﴾

    Kaghalyi alhameemi

    seperti mendidihnya air yang sangat panas.

  47. 44:47Baca di mushaf ↗

    خُذُوهُ فَٱعۡتِلُوهُ إِلَىٰ سَوَآءِ ٱلۡجَحِيمِ﴿٤٧﴾

    Khuthoohu faiʿtiloohu ila sawai aljaheemi

    "Peganglah dia, kemudian seretlah dia sampai ke tengah-tengah neraka,

  48. 44:48Baca di mushaf ↗

    ثُمَّ صُبُّواْ فَوۡقَ رَأۡسِهِۦ مِنۡ عَذَابِ ٱلۡحَمِيمِ﴿٤٨﴾

    Thumma subboo fawqa rasihi min ʿathabi alhameemi

    kemudian tuangkanlah di atas kepalanya azab (dari) air yang sangat panas."

  49. 44:49Baca di mushaf ↗

    ذُقۡ إِنَّكَ أَنتَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡكَرِيمُ﴿٤٩﴾

    Thuq innaka anta alʿazeezu alkareemu

    "Rasakanlah, sesungguhnya engkau benar-benar orang yang perkasa lagi mulia (di tengah kaummu)."

  50. 44:50Baca di mushaf ↗

    إِنَّ هَٰذَا مَا كُنتُم بِهِۦ تَمۡتَرُونَ﴿٥٠﴾

    Inna hatha ma kuntum bihi tamtaroona

    Sungguh, inilah azab yang dahulu kamu ragukan.

  51. 44:51Baca di mushaf ↗

    إِنَّ ٱلۡمُتَّقِينَ فِي مَقَامٍ أَمِينࣲ﴿٥١﴾

    Inna almuttaqeena fee maqamin ameenin

    Sungguh, orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman,

  52. 44:52Baca di mushaf ↗

    فِي جَنَّٰتࣲ وَ عُيُونࣲ﴿٥٢﴾

    Fee jannatin waʿuyoonin

    (yaitu) di dalam taman-taman dan mata air-mata air;

  53. 44:53Baca di mushaf ↗

    يَلۡبَسُونَ مِن سُندُسࣲ وَ إِسۡتَبۡرَقࣲ مُّتَقَٰبِلِينَ﴿٥٣﴾

    Yalbasoona min sundusin waistabraqin mutaqabileena

    mereka memakai sutera yang halus dan sutera yang tebal, (duduk) berhadapan,

  54. 44:54Baca di mushaf ↗

    كَذَٰلِكَ وَ زَوَّجۡنَٰهُم بِحُورٍ عِينࣲ﴿٥٤﴾

    Kathalika wazawwajnahum bihoorin ʿeenin

    demikianlah, kemudian Kami berikan kepada mereka pasangan bidadari yang bermata indah.

  55. 44:55Baca di mushaf ↗

    يَدۡعُونَ فِيهَا بِكُلِّ فَٰكِهَةٍ ءَامِنِينَ﴿٥٥﴾

    Yadʿoona feeha bikulli fakihatin amineena

    Di dalamnya mereka dapat meminta segala macam buah-buahan dengan aman dan tenteram,

  56. 44:56Baca di mushaf ↗

    لَا يَذُوقُونَ فِيهَا ٱلۡمَوۡتَ إِلَّا ٱلۡمَوۡتَةَ ٱلۡأُولَىٰ ۖ وَ وَقَىٰهُمۡ عَذَابَ ٱلۡجَحِيمِ﴿٥٦﴾

    La yathooqoona feeha almawta illa almawtata aloola wawaqahum ʿathaba aljaheemi

    mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya, selain kematian pertama (di dunia). Allah melindungi mereka dari azab neraka,

  57. 44:57Baca di mushaf ↗

    فَضۡلࣰا مِّن رَّبِّكَ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلۡفَوۡزُ ٱلۡعَظِيمُ﴿٥٧﴾

    Fadlan min rabbika thalika huwa alfawzu alʿatheemu

    itu merupakan karunia dari Tuhanmu. Demikian itulah kemenangan yang agung.

  58. 44:58Baca di mushaf ↗

    فَإِنَّمَا يَسَّرۡنَٰهُ بِلِسَانِكَ لَعَلَّهُمۡ يَتَذَكَّرُونَ﴿٥٨﴾

    Fainnama yassarnahu bilisanika laʿallahum yatathakkaroona

    Sungguh, Kami mudahkan Alquran itu dengan bahasamu agar mereka mendapat pelajaran.

  59. 44:59Baca di mushaf ↗

    فَٱرۡتَقِبۡ إِنَّهُم مُّرۡتَقِبُونَ﴿٥٩﴾

    Fairtaqib innahum murtaqiboona

    Maka tunggulah; sungguh, mereka itu (juga sedang) menunggu.

Terjemahan: Kementerian Agama RI · Latin

Tentang surat ini

Surat Ad-Dukhan terdiri dari 59 ayat, termasuk golongan surat Makkiyyah, diturunkan setelah surat Az-Zukhruf. Dinamai "Ad-Dukhan" (kabut) diambil dari kata "Dukhaan" yang terdapat pada ayat ke-10 surat ini.

Menurut riwayat Bukhari, secara ringkas dapat diterangkan sebagai berikut: Orang-orang kafir Mekah sudah melampaui batas dalam menghalangi agama Islam dan menyakiti serta mendurhakai Nabi Muhammad. Karena itu, Nabi berdoa kepada Allah agar diturunkan azab yang pernah diturunkan kepada orang-orang durhaka kepada Nabi Yusuf, musim kemarau yang panjang. Doa Nabi itu dikabulkan Allah, sampai-sampai orang-orang makan tulang dan bangkai, karena kelaparan. Mereka selalu menengadah ke langit mengharap pertolongan Allah tetapi mereka hanya melihat kabut yang menutupi pandangan mereka.

Akhirnya, mereka datang kepada Nabi agar memohon kepada Allah supaya hujan diturunkan. Setelah Allah mengabulkan doa Nabi dan hujan diturunkan, mereka kembali kafir seperti semula. Karena itu, Allah menyatakan bahwa nanti mereka akan diazab dengan azab yang pedih.

**Pokok-Pokok Isi:**

1. **Keimanan:**

Dalil-dalil atas kenabian Muhammad; huru-hara dan kedahsyatan hari kiamat; pada hari kiamat hanya amal-amal yang dapat menolong seseorang; azab dan penderitaan yang diterima orang-orang kafir di akhirat serta nikmat dan kesenangan yang diterima orang-orang mukmin.

2. **Hukum-hukum:**

Kisah Musa dengan Fir'aun dan kaumnya.

3. **Lain-lain:**

Permulaan turunnya Al-Qur'an pada malam lailatul Qadar; orang-orang kafir hanya beriman kalau ditimpa bahaya dan jika bahaya telah hilang mereka kembali kafir; dalam penciptaan langit dan bumi terdapat hikmah yang besar.

Surat Ad-Dukhan dimulai dengan menyebut keagungan Al-Qur'an. Karena kaum Quraisy tidak mengikuti seruan Nabi Muhammad, Nabi mendoakan agar musim kemarau yang panjang didatangkan, kemudian mereka beriman dan mengharap agar Nabi berdoa kepada Allah agar hujan diturunkan. Setelah hujan turun, mereka kafir kembali, lalu mereka diancam Allah dengan kehancuran. Kisah Fir'aun dan kaumnya disebutkan di sini sebagai peringatan bagi mereka.

**Hubungan Surat Ad-Dukhan Dengan Surat Al-Jatsiyah:**

Kedua surat ini semua isi dan maksudnya hampir sama, seperti menjelaskan tentang keberadaan dan kekuasaan Allah, sikap orang kafir terhadap seruan Nabi Muhammad, ancaman kepada orang-orang kafir dan siksaan hebat yang mereka derita pada hari kiamat.

Sumber: Indonesian Translation - King Fahad Complex

← Surat sebelumnyaSurat Az-ZukhrufSurat berikutnya →Surat Al-Jasiyah

Surat populer

  • Surat Al-Fatihah
  • Surat Al-Baqarah
  • Surat Al-Kahfi
  • Surat Yasin
  • Surat Ar-Rahman
  • Surat Al-Waqi’ah
  • Surat Al-Mulk
  • Surat Al-Ikhlas
  • Surat Al-Falaq
  • Surat An-Nas
  • Ayat Kursi

Hadits

  • Shahih Bukhari
  • Shahih Muslim
  • Sunan Abu Dawud
  • Sunan Tirmidzi
  • Sunan An-Nasa’i
  • Sunan Ibnu Majah

Platform Noor

  • Jadwal sholat
  • Mushaf
  • Pemutar murotal
  • Perpustakaan hadits
  • Tanya Noor AI
  • Catatan Bayan

Bahasa

  • English
  • Oʻzbekcha
  • العربية
  • Indonesia

© Noor Global 2026