Noor
Al-Qur’anHaditsTanya Noor AIBuka Noor
Beranda›Daftar surat›Surat Ali Imran

سورة آل عمران

Surat Ali Imran

Keluarga Imran

Surat ke-3200 ayatMadaniyahJuz 3

Surat Ali Imran (Keluarga Imran) adalah surat ke-3 dalam Al-Qur’an, terdiri dari 200 ayat dan termasuk golongan surat Madaniyah. Berikut bacaan lengkapnya dalam teks Arab, Latin dan terjemahan bahasa Indonesia.

Baca di mushafDengarkan murotalTanya tentang surat ini

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

  1. 3:1Baca di mushaf ↗

    الٓمٓ﴿١﴾

    Aliflammeem

    Alif lām Mīm.

  2. 3:2Baca di mushaf ↗

    ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡحَيُّ ٱلۡقَيُّومُ﴿٢﴾

    Allahu la ilaha illa huwa alhayyu alqayyoomu

    Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya).

  3. 3:3Baca di mushaf ↗

    نَزَّلَ عَلَيۡكَ ٱلۡكِتَٰبَ بِٱلۡحَقِّ مُصَدِّقࣰا لِّمَا بَيۡنَ يَدَيۡهِ وَ أَنزَلَ ٱلتَّوۡرَىٰةَ وَ ٱلۡإِنجِيلَ﴿٣﴾

    Nazzala ʿalayka alkitaba bialhaqqi musaddiqan lima bayna yadayhi waanzala alttawrata waalinjeela

    Dia menurunkan Kitab (Alquran) kepadamu (Muhammad) yang mengandung kebenaran, membenarkan (kitab-kitab) sebelumnya, dan Dia menurunkan Taurat dan Injil,

  4. 3:4Baca di mushaf ↗

    مِن قَبۡلُ هُدࣰى لِّلنَّاسِ وَ أَنزَلَ ٱلۡفُرۡقَانَ ۗ إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ لَهُمۡ عَذَابࣱ شَدِيدࣱ ۗ وَ ٱللَّهُ عَزِيزࣱ ذُو ٱنتِقَامٍ﴿٤﴾

    Min qablu hudan lilnnasi waanzala alfurqana inna allatheena kafaroo biayati Allahi lahum ʿathabun shadeedun waAllahu ʿazeezun thoo intiqamin

    sebelumnya, sebagai petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al-Furqan. Sungguh, orang-orang yang ingkar terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh azab yang berat. Allah Mahaperkasa lagi mempunyai balasan (siksa).

  5. 3:5Baca di mushaf ↗

    إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَخۡفَىٰ عَلَيۡهِ شَيۡءࣱ فِي ٱلۡأَرۡضِ وَ لَا فِي ٱلسَّمَآءِ﴿٥﴾

    Inna Allaha la yakhfa ʿalayhi shayon fee alardi wala fee alssamai

    Bagi Allah tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi di bumi dan di langit.

  6. 3:6Baca di mushaf ↗

    هُوَ ٱلَّذِي يُصَوِّرُكُمۡ فِي ٱلۡأَرۡحَامِ كَيۡفَ يَشَآءُ ۚ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ﴿٦﴾

    Huwa allathee yusawwirukum fee alarhami kayfa yashao la ilaha illa huwa alʿazeezu alhakeemu

    Dialah yang membentuk kamu dalam rahim menurut yang Dia kehendaki. Tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.

  7. 3:7Baca di mushaf ↗

    هُوَ ٱلَّذِيٓ أَنزَلَ عَلَيۡكَ ٱلۡكِتَٰبَ مِنۡهُ ءَايَٰتࣱ مُّحۡكَمَٰتٌ هُنَّ أُمُّ ٱلۡكِتَٰبِ وَ أُخَرُ مُتَشَٰبِهَٰتࣱ ۖ فَأَمَّا ٱلَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمۡ زَيۡغࣱ فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَٰبَهَ مِنۡهُ ٱبۡتِغَآءَ ٱلۡفِتۡنَةِ وَ ٱبۡتِغَآءَ تَأۡوِيلِهِۦ ۖ وَ مَا يَعۡلَمُ تَأۡوِيلَهُۥٓ إِلَّا ٱللَّهُ ۗ وَ ٱلرَّٰسِخُونَ فِي ٱلۡعِلۡمِ يَقُولُونَ ءَامَنَّا بِهِۦ كُلࣱّ مِّنۡ عِندِ رَبِّنَا ۗ وَ مَا يَذَّكَّرُ إِلَّآ أُوْلُواْ ٱلۡأَلۡبَٰبِ﴿٧﴾

    Huwa allathee anzala ʿalayka alkitaba minhu ayatun muhkamatun hunna ommu alkitabi waokharu mutashabihatun faamma allatheena fee quloobihim zayghun fayattabiʿoona ma tashabaha minhu ibtighaa alfitnati waibtighaa taweelihi wama yaʿlamu taweelahu illa Allahu waalrrasikhoona fee alʿilmi yaqooloona amanna bihi kullun min ʿindi rabbina wama yaththakkaru illa oloo alalbabi

    Dialah yang menurunkan Kitab (Alquran) kepadamu (Muhammad). Di antaranya ada ayat-ayat yang muḥkamāt, itulah pokok-pokok Kitab (Alquran) dan yang lain mutasyābihāt. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong pada kesesatan, mereka mengikuti yang mutasyābihāt untuk mencari-cari fitnah dan untuk mencari-cari takwilnya, padahal tidak ada yang mengetahui takwilnya kecuali Allah. Dan orang-orang yang ilmunya mendalam berkata, "Kami beriman kepadanya (Alquran), semuanya dari sisi Tuhan kami." Tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang yang berakal.

  8. 3:8Baca di mushaf ↗

    رَبَّنَا لَا تُزِغۡ قُلُوبَنَا بَعۡدَ إِذۡ هَدَيۡتَنَا وَ هَبۡ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحۡمَةً ۚ إِنَّكَ أَنتَ ٱلۡوَهَّابُ﴿٨﴾

    Rabbana la tuzigh quloobana baʿda ith hadaytana wahab lana min ladunka rahmatan innaka anta alwahhabu

    (Mereka berdoa), "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi."

  9. 3:9Baca di mushaf ↗

    رَبَّنَآ إِنَّكَ جَامِعُ ٱلنَّاسِ لِيَوۡمࣲ لَّا رَيۡبَ فِيهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُخۡلِفُ ٱلۡمِيعَادَ﴿٩﴾

    Rabbana innaka jamiʿu alnnasi liyawmin la rayba feehi inna Allaha la yukhlifu almeeʿada

    "Ya Tuhan kami, Engkaulah yang mengumpulkan manusia pada hari yang tidak ada keraguan padanya." Sungguh, Allah tidak menyalahi janji.

  10. 3:10Baca di mushaf ↗

    إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لَن تُغۡنِيَ عَنۡهُمۡ أَمۡوَٰلُهُمۡ وَ لَآ أَوۡلَٰدُهُم مِّنَ ٱللَّهِ شَيۡـࣰٔا ۖ وَ أُوْلَٰٓئِكَ هُمۡ وَقُودُ ٱلنَّارِ﴿١٠﴾

    Inna allatheena kafaroo lan tughniya ʿanhum amwaluhum wala awladuhum mina Allahi shayan waolaika hum waqoodu alnnari

    Sesungguhnya orang-orang yang kafir, bagi mereka tidak akan berguna sedikit pun harta benda dan anak-anak mereka terhadap (azab) Allah. Dan mereka itu (menjadi) bahan bakar api neraka.

  11. 3:11Baca di mushaf ↗

    كَدَأۡبِ ءَالِ فِرۡعَوۡنَ وَ ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِمۡ ۚ كَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَا فَأَخَذَهُمُ ٱللَّهُ بِذُنُوبِهِمۡ ۗ وَ ٱللَّهُ شَدِيدُ ٱلۡعِقَابِ﴿١١﴾

    Kadabi ali firʿawna waallatheena min qablihim kaththaboo biayatina faakhathahumu Allahu bithunoobihim waAllahu shadeedu alʿiqabi

    (Keadaan mereka) seperti keadaan pengikut Fir'aun dan orang-orang yang sebelum mereka. Mereka mendustakan ayat-ayat Kami, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Allah sangat berat hukuman-Nya.

  12. 3:12Baca di mushaf ↗

    قُل لِّلَّذِينَ كَفَرُواْ سَتُغۡلَبُونَ وَ تُحۡشَرُونَ إِلَىٰ جَهَنَّمَ ۖ وَ بِئۡسَ ٱلۡمِهَادُ﴿١٢﴾

    Qul lillatheena kafaroo satughlaboona watuhsharoona ila jahannama wabisa almihadu

    Katakanlah (Muhammad) kepada orang-orang yang kafir, "Kamu (pasti) akan dikalahkan dan digiring ke dalam neraka Jahanam. Dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal."

  13. 3:13Baca di mushaf ↗

    قَدۡ كَانَ لَكُمۡ ءَايَةࣱ فِي فِئَتَيۡنِ ٱلۡتَقَتَا ۖ فِئَةࣱ تُقَٰتِلُ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَ أُخۡرَىٰ كَافِرَةࣱ يَرَوۡنَهُم مِّثۡلَيۡهِمۡ رَأۡيَ ٱلۡعَيۡنِ ۚ وَ ٱللَّهُ يُؤَيِّدُ بِنَصۡرِهِۦ مَن يَشَآءُ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَعِبۡرَةࣰ لِّأُوْلِي ٱلۡأَبۡصَٰرِ﴿١٣﴾

    Qad kana lakum ayatun fee fiatayni iltaqata fiatun tuqatilu fee sabeeli Allahi waokhra kafiratun yarawnahum mithlayhim raya alʿayni waAllahu yuayyidu binasrihi man yashao inna fee thalika laʿibratan liolee alabsari

    Sungguh, telah ada tanda bagi kamu pada dua golongan yang berhadap-hadapan. Satu golongan berperang di jalan Allah dan yang lain (golongan) kafir yang melihat dengan mata kepala, bahwa mereka (golongan muslim) dua kali lipat mereka. Allah menguatkan dengan pertolongan-Nya siapa saja yang Dia kehendaki. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan (mata hati).

  14. 3:14Baca di mushaf ↗

    زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ ٱلشَّهَوَٰتِ مِنَ ٱلنِّسَآءِ وَ ٱلۡبَنِينَ وَ ٱلۡقَنَٰطِيرِ ٱلۡمُقَنطَرَةِ مِنَ ٱلذَّهَبِ وَ ٱلۡفِضَّةِ وَ ٱلۡخَيۡلِ ٱلۡمُسَوَّمَةِ وَ ٱلۡأَنۡعَٰمِ وَ ٱلۡحَرۡثِ ۗ ذَٰلِكَ مَتَٰعُ ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا ۖ وَ ٱللَّهُ عِندَهُۥ حُسۡنُ ٱلۡمَـَٔابِ﴿١٤﴾

    Zuyyina lilnnasi hubbu alshshahawati mina alnnisai waalbaneena waalqanateeri almuqantarati mina alththahabi waalfiddati waalkhayli almusawwamati waalanʿami waalharthi thalika mataʿu alhayati alddunya waAllahu ʿindahu husnu almaabi

    Dijadikan tampak indah dalam pandangan manusia cinta terhadap nafsu, berupa wanita-wanita, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allahlah tempat kembali yang baik.

  15. 3:15Baca di mushaf ↗

    قُلۡ أَؤُنَبِّئُكُم بِخَيۡرࣲ مِّن ذَٰلِكُمۡ ۖ لِلَّذِينَ ٱتَّقَوۡاْ عِندَ رَبِّهِمۡ جَنَّٰتࣱ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَا وَ أَزۡوَٰجࣱ مُّطَهَّرَةࣱ وَ رِضۡوَٰنࣱ مِّنَ ٱللَّهِ ۗ وَ ٱللَّهُ بَصِيرُۢ بِٱلۡعِبَادِ﴿١٥﴾

    Qul aonabbiokum bikhayrin min thalikum lillatheena ittaqaw ʿinda rabbihim jannatun tajree min tahtiha alanharu khalideena feeha waazwajun mutahharatun waridwanun mina Allahi waAllahu baseerun bialʿibadi

    Katakanlah, "Maukah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?" Bagi orang-orang yang bertakwa (tersedia) di sisi Tuhan mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya, dan pasangan-pasangan yang suci, serta rida Allah. Dan Allah Maha Melihat hamba-hamba-Nya.

  16. 3:16Baca di mushaf ↗

    ٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَآ إِنَّنَآ ءَامَنَّا فَٱغۡفِرۡ لَنَا ذُنُوبَنَا وَ قِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ﴿١٦﴾

    Allatheena yaqooloona rabbana innana amanna faighfir lana thunoobana waqina ʿathaba alnnari

    (Yaitu) orang-orang yang berdoa, "Ya Tuhan kami, kami benar-benar beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan lindungilah kami dari azab neraka."

  17. 3:17Baca di mushaf ↗

    ٱلصَّٰبِرِينَ وَ ٱلصَّٰدِقِينَ وَ ٱلۡقَٰنِتِينَ وَ ٱلۡمُنفِقِينَ وَ ٱلۡمُسۡتَغۡفِرِينَ بِٱلۡأَسۡحَارِ﴿١٧﴾

    Alssabireena waalssadiqeena waalqaniteena waalmunfiqeena waalmustaghfireena bialashari

    (Juga) orang yang sabar, orang yang jujur, orang yang taat, orang yang menginfakkan hartanya, dan orang yang memohon ampunan pada waktu sebelum fajar.

  18. 3:18Baca di mushaf ↗

    شَهِدَ ٱللَّهُ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ وَ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ وَ أُوْلُواْ ٱلۡعِلۡمِ قَآئِمَۢا بِٱلۡقِسۡطِ ۚ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ﴿١٨﴾

    Shahida Allahu annahu la ilaha illa huwa waalmalaikatu waoloo alʿilmi qaiman bialqisti la ilaha illa huwa alʿazeezu alhakeemu

    Allah menyatakan bahwa tidak ada tuhan selain Dia; (demikian pula) para malaikat dan orang berilmu yang menegakkan keadilan, tidak ada tuhan selain Dia,Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.

  19. 3:19Baca di mushaf ↗

    إِنَّ ٱلدِّينَ عِندَ ٱللَّهِ ٱلۡإِسۡلَٰمُ ۗ وَ مَا ٱخۡتَلَفَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ إِلَّا مِنۢ بَعۡدِ مَا جَآءَهُمُ ٱلۡعِلۡمُ بَغۡيَۢا بَيۡنَهُمۡ ۗ وَ مَن يَكۡفُرۡ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ فَإِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلۡحِسَابِ﴿١٩﴾

    Inna alddeena ʿinda Allahi alislamu wama ikhtalafa allatheena ootoo alkitaba illa min baʿdi ma jaahumu alʿilmu baghyan baynahum waman yakfur biayati Allahi fainna Allaha sareeʿu alhisabi

    Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam. Tidaklah berselisih orang-orang yang telah diberi Kitab kecuali setelah mereka memperoleh ilmu, karena kedengkian di antara mereka. Barang siapa ingkar terhadap ayat-ayat Allah, maka sungguh, Allah sangat cepat perhitungan-Nya.

  20. 3:20Baca di mushaf ↗

    فَإِنۡ حَآجُّوكَ فَقُلۡ أَسۡلَمۡتُ وَجۡهِيَ لِلَّهِ وَ مَنِ ٱتَّبَعَنِ ۗ وَ قُل لِّلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ وَ ٱلۡأُمِّيِّـۧنَ ءَأَسۡلَمۡتُمۡ ۚ فَإِنۡ أَسۡلَمُواْ فَقَدِ ٱهۡتَدَواْ ۖ وَّ إِن تَوَلَّوۡاْ فَإِنَّمَا عَلَيۡكَ ٱلۡبَلَٰغُ ۗ وَ ٱللَّهُ بَصِيرُۢ بِٱلۡعِبَادِ﴿٢٠﴾

    Fain hajjooka faqul aslamtu wajhiya lillahi wamani ittabaʿani waqul lillatheena ootoo alkitaba waalommiyyeena aaslamtum fain aslamoo faqadi ihtadaw wain tawallaw fainnama ʿalayka albalaghu waAllahu baseerun bialʿibadi

    Kemudian jika mereka membantah engkau (Muhammad) katakanlah, "Aku berserah diri kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku." Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Kitab dan kepada orang-orang buta huruf, "Sudahkah kamu masuk Islam?" Jika mereka masuk Islam, berarti mereka telah mendapat petunjuk, tetapi jika mereka berpaling, maka kewajibanmu hanyalah menyampaikan. Dan Allah Maha Melihat hamba-hamba-Nya.

  21. 3:21Baca di mushaf ↗

    إِنَّ ٱلَّذِينَ يَكۡفُرُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَ يَقۡتُلُونَ ٱلنَّبِيِّـۧنَ بِغَيۡرِ حَقࣲّ وَ يَقۡتُلُونَ ٱلَّذِينَ يَأۡمُرُونَ بِٱلۡقِسۡطِ مِنَ ٱلنَّاسِ فَبَشِّرۡهُم بِعَذَابٍ أَلِيمٍ﴿٢١﴾

    Inna allatheena yakfuroona biayati Allahi wayaqtuloona alnnabiyyeena bighayri haqqin wayaqtuloona allatheena yamuroona bialqisti mina alnnasi fabashshirhum biʿathabin aleemin

    Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa hak (alasan yang benar) dan membunuh orang-orang yang menyuruh manusia berbuat adil, sampaikanlah kepada mereka kabar gembira yaitu azab yang pedih.

  22. 3:22Baca di mushaf ↗

    أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ حَبِطَتۡ أَعۡمَٰلُهُمۡ فِي ٱلدُّنۡيَا وَ ٱلۡأٓخِرَةِ وَ مَا لَهُم مِّن نَّٰصِرِينَ﴿٢٢﴾

    Olaika allatheena habitat aʿmaluhum fee alddunya waalakhirati wama lahum min nasireena

    Mereka itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya di dunia dan di akhirat, dan mereka tidak punya penolong.

  23. 3:23Baca di mushaf ↗

    أَلَمۡ تَرَ إِلَى ٱلَّذِينَ أُوتُواْ نَصِيبࣰا مِّنَ ٱلۡكِتَٰبِ يُدۡعَوۡنَ إِلَىٰ كِتَٰبِ ٱللَّهِ لِيَحۡكُمَ بَيۡنَهُمۡ ثُمَّ يَتَوَلَّىٰ فَرِيقࣱ مِّنۡهُمۡ وَ هُم مُّعۡرِضُونَ﴿٢٣﴾

    Alam tara ila allatheena ootoo naseeban mina alkitabi yudʿawna ila kitabi Allahi liyahkuma baynahum thumma yatawalla fareequn minhum wahum muʿridoona

    Tidaklah engkau memperhatikan orang-orang yang telah diberi bagian Kitab (Taurat)? Mereka diajak (berpegang) pada Kitab Allah untuk memutuskan (perkara) di antara mereka. Kemudian sebagian dari mereka berpaling seraya menolak (kebenaran).

  24. 3:24Baca di mushaf ↗

    ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمۡ قَالُواْ لَن تَمَسَّنَا ٱلنَّارُ إِلَّآ أَيَّامࣰا مَّعۡدُودَٰتࣲ ۖ وَ غَرَّهُمۡ فِي دِينِهِم مَّا كَانُواْ يَفۡتَرُونَ﴿٢٤﴾

    Thalika biannahum qaloo lan tamassana alnnaru illa ayyaman maʿdoodatin wagharrahum fee deenihim ma kanoo yaftaroona

    Hal itu adalah karena mereka berkata, "Api neraka tidak akan menyentuh kami kecuali beberapa hari saja." Mereka terpedaya dalam agama mereka oleh apa yang mereka ada-adakan.

  25. 3:25Baca di mushaf ↗

    فَكَيۡفَ إِذَا جَمَعۡنَٰهُمۡ لِيَوۡمࣲ لَّا رَيۡبَ فِيهِ وَ وُفِّيَتۡ كُلُّ نَفۡسࣲ مَّا كَسَبَتۡ وَ هُمۡ لَا يُظۡلَمُونَ﴿٢٥﴾

    Fakayfa itha jamaʿnahum liyawmin la rayba feehi wawuffiyat kullu nafsin ma kasabat wahum la yuthlamoona

    Bagaimana jika (nanti) mereka Kami kumpulkan pada hari (Kiamat) yang tidak diragukan kejadiannya dan kepada setiap jiwa diberi balasan yang sempurna sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya dan mereka tidak dizalimi (dirugikan)?

  26. 3:26Baca di mushaf ↗

    قُلِ ٱللَّهُمَّ مَٰلِكَ ٱلۡمُلۡكِ تُؤۡتِي ٱلۡمُلۡكَ مَن تَشَآءُ وَ تَنزِعُ ٱلۡمُلۡكَ مِمَّن تَشَآءُ وَ تُعِزُّ مَن تَشَآءُ وَ تُذِلُّ مَن تَشَآءُ ۖ بِيَدِكَ ٱلۡخَيۡرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءࣲ قَدِيرࣱ﴿٢٦﴾

    Quli allahumma malika almulki tutee almulka man tashao watanziʿu almulka mimman tashao watuʿizzu man tashao watuthillu man tashao biyadika alkhayru innaka ʿala kulli shayin qadeerun

    Katakanlah (Muhammad), "Wahai Tuhan pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kapada siapa pun yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa pun yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa pun yang Engkau kehendaki. Di tangan-Mu lah segala kebajikan. Sungguh, Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.

  27. 3:27Baca di mushaf ↗

    تُولِجُ ٱلَّيۡلَ فِي ٱلنَّهَارِ وَ تُولِجُ ٱلنَّهَارَ فِي ٱلَّيۡلِ ۖ وَ تُخۡرِجُ ٱلۡحَيَّ مِنَ ٱلۡمَيِّتِ وَ تُخۡرِجُ ٱلۡمَيِّتَ مِنَ ٱلۡحَيِّ ۖ وَ تَرۡزُقُ مَن تَشَآءُ بِغَيۡرِ حِسَابࣲ﴿٢٧﴾

    Tooliju allayla fee alnnahari watooliju alnnahara fee allayli watukhriju alhayya mina almayyiti watukhriju almayyita mina alhayyi watarzuqu man tashao bighayri hisabin

    Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Dan Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau berikan rezeki kepada siapa yang Engkau kehendaki tanpa perhitungan."

  28. 3:28Baca di mushaf ↗

    لَّا يَتَّخِذِ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ ٱلۡكَٰفِرِينَ أَوۡلِيَآءَ مِن دُونِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ ۖ وَ مَن يَفۡعَلۡ ذَٰلِكَ فَلَيۡسَ مِنَ ٱللَّهِ فِي شَيۡءٍ إِلَّآ أَن تَتَّقُواْ مِنۡهُمۡ تُقَىٰةࣰ ۗ وَ يُحَذِّرُكُمُ ٱللَّهُ نَفۡسَهُۥ ۗ وَ إِلَى ٱللَّهِ ٱلۡمَصِيرُ﴿٢٨﴾

    La yattakhithi almuminoona alkafireena awliyaa min dooni almumineena waman yafʿal thalika falaysa mina Allahi fee shayin illa an tattaqoo minhum tuqatan wayuhaththirukumu Allahu nafsahu waila Allahi almaseeru

    Janganlah orang-orang beriman menjadikan orang kafir sebagai pemimpin, melainkan orang-orang beriman. Barang siapa berbuat demikian, niscaya dia tidak akan memperoleh apa pun dari Allah, kecuali karena (siasat) menjaga diri dari sesuatu yang kamu takuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu akan diri (siksa)-Nya dan hanya kepada Allah tempat kembali.

  29. 3:29Baca di mushaf ↗

    قُلۡ إِن تُخۡفُواْ مَا فِي صُدُورِكُمۡ أَوۡ تُبۡدُوهُ يَعۡلَمۡهُ ٱللَّهُ ۗ وَ يَعۡلَمُ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَ مَا فِي ٱلۡأَرۡضِ ۗ وَ ٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءࣲ قَدِيرࣱ﴿٢٩﴾

    Qul in tukhfoo ma fee sudoorikum aw tubdoohu yaʿlamhu Allahu wayaʿlamu ma fee alssamawati wama fee alardi waAllahu ʿala kulli shayin qadeerun

    Katakanlah, "Jika kamu sembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu nyatakan, Allah pasti mengetahuinya." Dia mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

  30. 3:30Baca di mushaf ↗

    يَوۡمَ تَجِدُ كُلُّ نَفۡسࣲ مَّا عَمِلَتۡ مِنۡ خَيۡرࣲ مُّحۡضَرࣰا وَ مَا عَمِلَتۡ مِن سُوٓءࣲ تَوَدُّ لَوۡ أَنَّ بَيۡنَهَا وَ بَيۡنَهُۥٓ أَمَدَۢا بَعِيدࣰا ۗ وَ يُحَذِّرُكُمُ ٱللَّهُ نَفۡسَهُۥ ۗ وَ ٱللَّهُ رَءُوفُۢ بِٱلۡعِبَادِ﴿٣٠﴾

    Yawma tajidu kullu nafsin ma ʿamilat min khayrin muhdaran wama ʿamilat min sooin tawaddu law anna baynaha wabaynahu amadan baʿeedan wayuhaththirukumu Allahu nafsahu waAllahu raoofun bialʿibadi

    (Ingatlah) pada hari (ketika) setiap jiwa mendapatkan (balasan) atas kebajikan yang telah dikerjakan ada dihadapannya, (begitu juga balasan) atas kejahatan yang telah dia kerjakan. Dia berharap sekiranya ada jarak yang jauh antara dia dengan (hari) itu. Dan Allah memperingatkan kamu akan diri (siksa)-Nya. Allah Maha Penyayang terhadap hamba-hamba-Nya.

  31. 3:31Baca di mushaf ↗

    قُلۡ إِن كُنتُمۡ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِي يُحۡبِبۡكُمُ ٱللَّهُ وَ يَغۡفِرۡ لَكُمۡ ذُنُوبَكُمۡ ۚ وَ ٱللَّهُ غَفُورࣱ رَّحِيمࣱ﴿٣١﴾

    Qul in kuntum tuhibboona Allaha faittabiʿoonee yuhbibkumu Allahu wayaghfir lakum thunoobakum waAllahu ghafoorun raheemun

    Katakanlah (Muhammad), "Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

  32. 3:32Baca di mushaf ↗

    قُلۡ أَطِيعُواْ ٱللَّهَ وَ ٱلرَّسُولَ ۖ فَإِن تَوَلَّوۡاْ فَإِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ ٱلۡكَٰفِرِينَ﴿٣٢﴾

    Qul ateeʿoo Allaha waalrrasoola fain tawallaw fainna Allaha la yuhibbu alkafireena

    Katakanlah (Muhammad), "Taatilah Allah dan Rasul. Jika kamu berpaling, ketahuilah bahwa Allah tidak menyukai orang-orang kafir."

  33. 3:33Baca di mushaf ↗

    إِنَّ ٱللَّهَ ٱصۡطَفَىٰٓ ءَادَمَ وَ نُوحࣰا وَ ءَالَ إِبۡرَٰهِيمَ وَ ءَالَ عِمۡرَٰنَ عَلَى ٱلۡعَٰلَمِينَ﴿٣٣﴾

    Inna Allaha istafa adama wanoohan waala ibraheema waala ʿimrana ʿala alʿalameena

    Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga Imran melebihi segala umat (pada masa masing-masing),

  34. 3:34Baca di mushaf ↗

    ذُرِّيَّةَۢ بَعۡضُهَا مِنۢ بَعۡضࣲ ۗ وَ ٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ﴿٣٤﴾

    Thurriyyatan baʿduha min baʿdin waAllahu sameeʿun ʿaleemun

    (sebagai) satu keturunan, sebagiannya adalah (keturunan) dari sebagian yang lain. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.

  35. 3:35Baca di mushaf ↗

    إِذۡ قَالَتِ ٱمۡرَأَتُ عِمۡرَٰنَ رَبِّ إِنِّي نَذَرۡتُ لَكَ مَا فِي بَطۡنِي مُحَرَّرࣰا فَتَقَبَّلۡ مِنِّيٓ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡعَلِيمُ﴿٣٥﴾

    Ith qalati imraatu ʿimrana rabbi innee nathartu laka ma fee batnee muharraran fataqabbal minnee innaka anta alssameeʿu alʿaleemu

    (Ingatlah), ketika istri Imran berkata, "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku bernazar kepada-Mu, agar (janin) yang dalam kandunganku (kelak) menjadi hamba yang mengabdi (kepada-Mu), maka terimalah (nazar itu) dariku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui."

  36. 3:36Baca di mushaf ↗

    فَلَمَّا وَضَعَتۡهَا قَالَتۡ رَبِّ إِنِّي وَضَعۡتُهَآ أُنثَىٰ وَ ٱللَّهُ أَعۡلَمُ بِمَا وَضَعَتۡ وَ لَيۡسَ ٱلذَّكَرُ كَٱلۡأُنثَىٰ ۖ وَ إِنِّي سَمَّيۡتُهَا مَرۡيَمَ وَ إِنِّيٓ أُعِيذُهَا بِكَ وَ ذُرِّيَّتَهَا مِنَ ٱلشَّيۡطَٰنِ ٱلرَّجِيمِ﴿٣٦﴾

    Falamma wadaʿatha qalat rabbi innee wadaʿtuha ontha waAllahu aʿlamu bima wadaʿat walaysa alththakaru kaalontha wainnee sammaytuha maryama wainnee oʿeethuha bika wathurriyyataha mina alshshaytani alrrajeemi

    Maka ketika melahirkannya, dia berkata, "Ya Tuhanku, aku telah melahirkan anak perempuan." Padahal Allah lebih tahu apa yang dia lahirkan, dan laki-laki tidak sama dengan perempuan. "Dan aku memberinya nama Maryam, dan aku mohon perlindungan-Mu untuknya dan anak cucunya dari (gangguan) setan yang terkutuk."

  37. 3:37Baca di mushaf ↗

    فَتَقَبَّلَهَا رَبُّهَا بِقَبُولٍ حَسَنࣲ وَ أَنۢبَتَهَا نَبَاتًا حَسَنࣰا وَ كَفَّلَهَا زَكَرِيَّا ۖ كُلَّمَا دَخَلَ عَلَيۡهَا زَكَرِيَّا ٱلۡمِحۡرَابَ وَجَدَ عِندَهَا رِزۡقࣰا ۖ قَالَ يَٰمَرۡيَمُ أَنَّىٰ لَكِ هَٰذَا ۖ قَالَتۡ هُوَ مِنۡ عِندِ ٱللَّهِ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ يَرۡزُقُ مَن يَشَآءُ بِغَيۡرِ حِسَابٍ﴿٣٧﴾

    Fataqabbalaha rabbuha biqaboolin hasanin waanbataha nabatan hasanan wakaffalaha zakariyya kullama dakhala ʿalayha zakariyya almihraba wajada ʿindaha rizqan qala ya maryamu anna laki hatha qalat huwa min ʿindi Allahi inna Allaha yarzuqu man yashao bighayri hisabin

    Maka Dia (Allah) menerimanya dengan penerimaan yang baik, membesarkannya dengan pertumbuhan yang baik dan menyerahkan pemeliharaannya kepada Zakaria. Setiap kali Zakaria masuk menemuinya di mihrab (kamar khusus ibadah), dia dapati makanan di sisinya. Dia berkata, "Wahai Maryam! Dari mana ini engkau peroleh?" Dia (Maryam) menjawab, "Itu dari Allah." Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan.

  38. 3:38Baca di mushaf ↗

    هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُۥ ۖ قَالَ رَبِّ هَبۡ لِي مِن لَّدُنكَ ذُرِّيَّةࣰ طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ ٱلدُّعَآءِ﴿٣٨﴾

    Hunalika daʿa zakariyya rabbahu qala rabbi hab lee min ladunka thurriyyatan tayyibatan innaka sameeʿu aldduʿai

    Di sanalah Zakaria berdoa kepada Tuhannya. Dia berkata, "Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa."

  39. 3:39Baca di mushaf ↗

    فَنَادَتۡهُ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ وَ هُوَ قَآئِمࣱ يُصَلِّي فِي ٱلۡمِحۡرَابِ أَنَّ ٱللَّهَ يُبَشِّرُكَ بِيَحۡيَىٰ مُصَدِّقَۢا بِكَلِمَةࣲ مِّنَ ٱللَّهِ وَ سَيِّدࣰا وَ حَصُورࣰا وَ نَبِيࣰّا مِّنَ ٱلصَّٰلِحِينَ﴿٣٩﴾

    Fanadathu almalaikatu wahuwa qaimun yusallee fee almihrabi anna Allaha yubashshiruka biyahya musaddiqan bikalimatin mina Allahi wasayyidan wahasooran wanabiyyan mina alssaliheena

    Kemudian para malaikat memanggilnya, ketika dia berdiri melaksanakan salat di mihrab, "Allah menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran) Yahya, yang membenarkan suatu kalimat (firman) dari Allah, panutan, berkemampuan menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang nabi diantara orang-orang saleh."

  40. 3:40Baca di mushaf ↗

    قَالَ رَبِّ أَنَّىٰ يَكُونُ لِي غُلَٰمࣱ وَ قَدۡ بَلَغَنِيَ ٱلۡكِبَرُ وَ ٱمۡرَأَتِي عَاقِرࣱ ۖ قَالَ كَذَٰلِكَ ٱللَّهُ يَفۡعَلُ مَا يَشَآءُ﴿٤٠﴾

    Qala rabbi anna yakoonu lee ghulamun waqad balaghaniya alkibaru waimraatee ʿaqirun qala kathalika Allahu yafʿalu ma yashao

    Dia (Zakaria) berkata, "Ya Tuhanku, bagaimana aku bisa mendapat anak, sedang aku sudah sangat tua dan istriku pun mandul?" Dia (Allah) berfirman, "Demikianlah, Allah berbuat apa yang Dia kehendaki."

  41. 3:41Baca di mushaf ↗

    قَالَ رَبِّ ٱجۡعَل لِّيٓ ءَايَةࣰ ۖ قَالَ ءَايَتُكَ أَلَّا تُكَلِّمَ ٱلنَّاسَ ثَلَٰثَةَ أَيَّامٍ إِلَّا رَمۡزࣰا ۗ وَ ٱذۡكُر رَّبَّكَ كَثِيرࣰا وَ سَبِّحۡ بِٱلۡعَشِيِّ وَ ٱلۡإِبۡكَٰرِ﴿٤١﴾

    Qala rabbi ijʿal lee ayatan qala ayatuka alla tukallima alnnasa thalathata ayyamin illa ramzan waothkur rabbaka katheeran wasabbih bialʿashiyyi waalibkari

    Dia (Zakaria) berkata, "Ya Tuhanku berilah aku suatu tanda." Allah berfirman, " Tanda bagimu, adalah engkau tidak dapat berbicara dengan manusia selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. Dan sebutlah (nama) Tuhanmu banyak-banyak, dan bertasbihlah (memuji-Nya) pada waktu petang dan pagi hari."

  42. 3:42Baca di mushaf ↗

    وَ إِذۡ قَالَتِ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ يَٰمَرۡيَمُ إِنَّ ٱللَّهَ ٱصۡطَفَىٰكِ وَ طَهَّرَكِ وَ ٱصۡطَفَىٰكِ عَلَىٰ نِسَآءِ ٱلۡعَٰلَمِينَ﴿٤٢﴾

    Waith qalati almalaikatu ya maryamu inna Allaha istafaki watahharaki waistafaki ʿala nisai alʿalameena

    Dan (ingatlah) ketika para malaikat berkata, "Wahai Maryam! Sesungguhnya Allah telah memilihmu, menyucikanmu, dan melebihkanmu di atas segala wanita di seluruh alam (pada masa itu).

  43. 3:43Baca di mushaf ↗

    يَٰمَرۡيَمُ ٱقۡنُتِي لِرَبِّكِ وَ ٱسۡجُدِي وَ ٱرۡكَعِي مَعَ ٱلرَّٰكِعِينَ﴿٤٣﴾

    Ya maryamu oqnutee lirabbiki waosjudee wairkaʿee maʿa alrrakiʿeena

    Wahai Maryam! Taatilah Tuhanmu, sujud dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk."

  44. 3:44Baca di mushaf ↗

    ذَٰلِكَ مِنۡ أَنۢبَآءِ ٱلۡغَيۡبِ نُوحِيهِ إِلَيۡكَ ۚ وَ مَا كُنتَ لَدَيۡهِمۡ إِذۡ يُلۡقُونَ أَقۡلَٰمَهُمۡ أَيُّهُمۡ يَكۡفُلُ مَرۡيَمَ وَ مَا كُنتَ لَدَيۡهِمۡ إِذۡ يَخۡتَصِمُونَ﴿٤٤﴾

    Thalika min anbai alghaybi nooheehi ilayka wama kunta ladayhim ith yulqoona aqlamahum ayyuhum yakfulu maryama wama kunta ladayhim ith yakhtasimoona

    Itulah sebagian dari berita-berita gaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad), padahal engkau tidak bersama mereka ketika mereka melemparkan pena mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam. Dan engkau pun tidak bersama mereka ketika mereka bertengkar.

  45. 3:45Baca di mushaf ↗

    إِذۡ قَالَتِ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ يَٰمَرۡيَمُ إِنَّ ٱللَّهَ يُبَشِّرُكِ بِكَلِمَةࣲ مِّنۡهُ ٱسۡمُهُ ٱلۡمَسِيحُ عِيسَى ٱبۡنُ مَرۡيَمَ وَجِيهࣰا فِي ٱلدُّنۡيَا وَ ٱلۡأٓخِرَةِ وَ مِنَ ٱلۡمُقَرَّبِينَ﴿٤٥﴾

    Ith qalati almalaikatu ya maryamu inna Allaha yubashshiruki bikalimatin minhu ismuhu almaseehu ʿeesa ibnu maryama wajeehan fee alddunya waalakhirati wamina almuqarrabeena

    (Ingatlah), ketika para malaikat berkata, "Wahai Maryam! Sesungguhnya Allah menyampaikan kabar gembira kepadamu tentang suatu kalimat (firman) dari-Nya (yaitu seorang putera) namanya Al-Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat, dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),

  46. 3:46Baca di mushaf ↗

    وَ يُكَلِّمُ ٱلنَّاسَ فِي ٱلۡمَهۡدِ وَ كَهۡلࣰا وَ مِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ﴿٤٦﴾

    Wayukallimu alnnasa fee almahdi wakahlan wamina alssaliheena

    dan dia berbicara dengan manusia (sewaktu) dalam buaian dan ketika sudah dewasa, dan dia termasuk di antara orang-orang yang saleh."

  47. 3:47Baca di mushaf ↗

    قَالَتۡ رَبِّ أَنَّىٰ يَكُونُ لِي وَلَدࣱ وَ لَمۡ يَمۡسَسۡنِي بَشَرࣱ ۖ قَالَ كَذَٰلِكِ ٱللَّهُ يَخۡلُقُ مَا يَشَآءُ ۚ إِذَا قَضَىٰٓ أَمۡرࣰا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ﴿٤٧﴾

    Qalat rabbi anna yakoonu lee waladun walam yamsasnee basharun qala kathaliki Allahu yakhluqu ma yashao itha qada amran fainnama yaqoolu lahu kun fayakoonu

    Dia (Maryam) berkata, "Ya Tuhanku, bagaimana mungkin aku akan mempunyai anak, padahal tidak ada seorang laki-laki pun yang menyentuhku?" Dia (Allah) berfirman, "Demikianlah Allah menciptakan apa yang Dia kehendaki. Apabila Dia hendak menetapkan sesuatu, Dia hanya berkata kepadanya, "Jadilah!" Maka jadilah sesuatu itu.

  48. 3:48Baca di mushaf ↗

    وَ يُعَلِّمُهُ ٱلۡكِتَٰبَ وَ ٱلۡحِكۡمَةَ وَ ٱلتَّوۡرَىٰةَ وَ ٱلۡإِنجِيلَ﴿٤٨﴾

    Wayuʿallimuhu alkitaba waalhikmata waalttawrata waalinjeela

    Dan Dia (Allah) mengajarkan kepadanya (Isa) Kitab, Hikmah, Taurat, dan Injil.

  49. 3:49Baca di mushaf ↗

    وَ رَسُولًا إِلَىٰ بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ أَنِّي قَدۡ جِئۡتُكُم بِـَٔايَةࣲ مِّن رَّبِّكُمۡ أَنِّيٓ أَخۡلُقُ لَكُم مِّنَ ٱلطِّينِ كَهَيۡـَٔةِ ٱلطَّيۡرِ فَأَنفُخُ فِيهِ فَيَكُونُ طَيۡرَۢا بِإِذۡنِ ٱللَّهِ ۖ وَ أُبۡرِئُ ٱلۡأَكۡمَهَ وَ ٱلۡأَبۡرَصَ وَ أُحۡيِ ٱلۡمَوۡتَىٰ بِإِذۡنِ ٱللَّهِ ۖ وَ أُنَبِّئُكُم بِمَا تَأۡكُلُونَ وَ مَا تَدَّخِرُونَ فِي بُيُوتِكُمۡ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَةࣰ لَّكُمۡ إِن كُنتُم مُّؤۡمِنِينَ﴿٤٩﴾

    Warasoolan ila banee israeela annee qad jitukum biayatin min rabbikum annee akhluqu lakum mina altteeni kahayati alttayri faanfukhu feehi fayakoonu tayran biithni Allahi waobrio alakmaha waalabrasa waohyee almawta biithni Allahi waonabbiokum bima takuloona wama taddakhiroona fee buyootikum inna fee thalika laayatan lakum in kuntum mumineena

    Dan sebagai Rasul kepada Bani Israil (dia berkata), "Aku telah datang kepada kamu dengan satu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuatkan bagimu (sesuatu) dari tanah berbentuk seperti burung, lalu aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan izin Allah. Dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahir dan orang yang berpenyakit kusta. Dan aku menghidupkan orang mati dengan izin Allah, dan aku beritahukan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat suatu tanda (kebenaran tentang kerasulanku) bagimu, jika kamu orang beriman.

  50. 3:50Baca di mushaf ↗

    وَ مُصَدِّقࣰا لِّمَا بَيۡنَ يَدَيَّ مِنَ ٱلتَّوۡرَىٰةِ وَ لِأُحِلَّ لَكُم بَعۡضَ ٱلَّذِي حُرِّمَ عَلَيۡكُمۡ ۚ وَ جِئۡتُكُم بِـَٔايَةࣲ مِّن رَّبِّكُمۡ فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَ أَطِيعُونِ﴿٥٠﴾

    Wamusaddiqan lima bayna yadayya mina alttawrati waliohilla lakum baʿda allathee hurrima ʿalaykum wajitukum biayatin min rabbikum faittaqoo Allaha waateeʿooni

    Dan sebagai seorang yang membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan agar aku menghalalkan bagi kamu sebagian dari yang telah diharamkan untukmu. Dan aku datang kepadamu membawa suatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu. Karena itu, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.

  51. 3:51Baca di mushaf ↗

    إِنَّ ٱللَّهَ رَبِّي وَ رَبُّكُمۡ فَٱعۡبُدُوهُ ۚ هَٰذَا صِرَٰطࣱ مُّسۡتَقِيمࣱ﴿٥١﴾

    Inna Allaha rabbee warabbukum faoʿbudoohu hatha siratun mustaqeemun

    Sesungguhnya Allah itu Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus."

  52. 3:52Baca di mushaf ↗

    فَلَمَّآ أَحَسَّ عِيسَىٰ مِنۡهُمُ ٱلۡكُفۡرَ قَالَ مَنۡ أَنصَارِيٓ إِلَى ٱللَّهِ ۖ قَالَ ٱلۡحَوَارِيُّونَ نَحۡنُ أَنصَارُ ٱللَّهِ ءَامَنَّا بِٱللَّهِ وَ ٱشۡهَدۡ بِأَنَّا مُسۡلِمُونَ﴿٥٢﴾

    Falamma ahassa ʿeesa minhumu alkufra qala man ansaree ila Allahi qala alhawariyyoona nahnu ansaru Allahi amanna biAllahi waishhad bianna muslimoona

    Maka ketika Isa merasakan keingkaran mereka (Bani Israil), dia berkata, "Siapakah yang akan menjadi penolongku untuk (menegakkan agama) Allah?" Para Ḥawāriyyūn (sahabat setianya) menjawab, "Kamilah penolong (agama) Allah. Kami beriman kepada Allah, dan saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang Muslim.

  53. 3:53Baca di mushaf ↗

    رَبَّنَآ ءَامَنَّا بِمَآ أَنزَلۡتَ وَ ٱتَّبَعۡنَا ٱلرَّسُولَ فَٱكۡتُبۡنَا مَعَ ٱلشَّٰهِدِينَ﴿٥٣﴾

    Rabbana amanna bima anzalta waittabaʿna alrrasoola faoktubna maʿa alshshahideena

    Ya Tuhan kami, kami telah beriman kepada apa yang Engkau turunkan dan kami telah mengikuti Rasul, karena itu tetapkanlah kami bersama golongan orang yang memberikan kesaksian."

  54. 3:54Baca di mushaf ↗

    وَ مَكَرُواْ وَ مَكَرَ ٱللَّهُ ۖ وَ ٱللَّهُ خَيۡرُ ٱلۡمَٰكِرِينَ﴿٥٤﴾

    Wamakaroo wamakara Allahu waAllahu khayru almakireena

    Dan mereka (orang-orang kafir) membuat tipu daya, maka Allah pun membalas tipu daya. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.

  55. 3:55Baca di mushaf ↗

    إِذۡ قَالَ ٱللَّهُ يَٰعِيسَىٰٓ إِنِّي مُتَوَفِّيكَ وَ رَافِعُكَ إِلَيَّ وَ مُطَهِّرُكَ مِنَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَ جَاعِلُ ٱلَّذِينَ ٱتَّبَعُوكَ فَوۡقَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ إِلَىٰ يَوۡمِ ٱلۡقِيَٰمَةِ ۖ ثُمَّ إِلَيَّ مَرۡجِعُكُمۡ فَأَحۡكُمُ بَيۡنَكُمۡ فِيمَا كُنتُمۡ فِيهِ تَخۡتَلِفُونَ﴿٥٥﴾

    Ith qala Allahu ya ʿeesa innee mutawaffeeka warafiʿuka ilayya wamutahhiruka mina allatheena kafaroo wajaʿilu allatheena ittabaʿooka fawqa allatheena kafaroo ila yawmi alqiyamati thumma ilayya marjiʿukum faahkumu baynakum feema kuntum feehi takhtalifoona

    (Ingatlah), ketika Allah berfirman, "Wahai Isa! Aku mengambilmu dan mengangkatmu kepada-Ku, serta menyucikanmu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutimu di atas orang-orang yang kafir hingga hari Kiamat. Kemudian kepada-Ku engkau kembali, lalu Aku beri keputusan tentang apa yang kamu perselisihkan."

  56. 3:56Baca di mushaf ↗

    فَأَمَّا ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ فَأُعَذِّبُهُمۡ عَذَابࣰا شَدِيدࣰا فِي ٱلدُّنۡيَا وَ ٱلۡأٓخِرَةِ وَ مَا لَهُم مِّن نَّٰصِرِينَ﴿٥٦﴾

    Faamma allatheena kafaroo faoʿaththibuhum ʿathaban shadeedan fee alddunya waalakhirati wama lahum min nasireena

    Maka adapun orang-orang yang kafir, maka akan Aku azab mereka dengan azab yang sangat keras di dunia dan di akhirat, sedang mereka tidak memperoleh penolong.

  57. 3:57Baca di mushaf ↗

    وَ أَمَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَ عَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ فَيُوَفِّيهِمۡ أُجُورَهُمۡ ۗ وَ ٱللَّهُ لَا يُحِبُّ ٱلظَّٰلِمِينَ﴿٥٧﴾

    Waamma allatheena amanoo waʿamiloo alssalihati fayuwaffeehim ojoorahum waAllahu la yuhibbu alththalimeena

    Dan adapun orang yang beriman dan melakukan kebajikan, maka Dia akan memberikan pahala kepada mereka dengan sempurna. Dan Allah tidak menyukai orang zalim.

  58. 3:58Baca di mushaf ↗

    ذَٰلِكَ نَتۡلُوهُ عَلَيۡكَ مِنَ ٱلۡأٓيَٰتِ وَ ٱلذِّكۡرِ ٱلۡحَكِيمِ﴿٥٨﴾

    Thalika natloohu ʿalayka mina alayati waalththikri alhakeemi

    Demikianlah Kami bacakan kepadamu (Muhammad) sebagian ayat-ayat dan peringatan yang penuh hikmah.

  59. 3:59Baca di mushaf ↗

    إِنَّ مَثَلَ عِيسَىٰ عِندَ ٱللَّهِ كَمَثَلِ ءَادَمَ ۖ خَلَقَهُۥ مِن تُرَابࣲ ثُمَّ قَالَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ﴿٥٩﴾

    Inna mathala ʿeesa ʿinda Allahi kamathali adama khalaqahu min turabin thumma qala lahu kun fayakoonu

    Sesungguhnya perumpamaan (penciptaan) Isa bagi Allah, seperti (penciptaan) Adam. Dia menciptakannya dari tanah, kemudian Dia berkata kepadanya, "Jadilah!" Maka jadilah ia.

  60. 3:60Baca di mushaf ↗

    ٱلۡحَقُّ مِن رَّبِّكَ فَلَا تَكُن مِّنَ ٱلۡمُمۡتَرِينَ﴿٦٠﴾

    Alhaqqu min rabbika fala takun mina almumtareena

    Kebenaran itu dari Tuhanmu, karena itu janganlah engkau (Muhammad) termasuk orang-orang yang ragu.

  61. 3:61Baca di mushaf ↗

    فَمَنۡ حَآجَّكَ فِيهِ مِنۢ بَعۡدِ مَا جَآءَكَ مِنَ ٱلۡعِلۡمِ فَقُلۡ تَعَالَوۡاْ نَدۡعُ أَبۡنَآءَنَا وَ أَبۡنَآءَكُمۡ وَ نِسَآءَنَا وَ نِسَآءَكُمۡ وَ أَنفُسَنَا وَ أَنفُسَكُمۡ ثُمَّ نَبۡتَهِلۡ فَنَجۡعَل لَّعۡنَتَ ٱللَّهِ عَلَى ٱلۡكَٰذِبِينَ﴿٦١﴾

    Faman hajjaka feehi min baʿdi ma jaaka mina alʿilmi faqul taʿalaw nadʿu abnaana waabnaakum wanisaana wanisaakum waanfusana waanfusakum thumma nabtahil fanajʿal laʿnata Allahi ʿala alkathibeena

    Siapa yang membantahmu dalam hal ini setelah engkau memperoleh ilmu, katakanlah (Muhammad), "Marilah kita panggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, istri-istri kami dan istri-istrimu, kami sendiri dan diri kamu, kemudian marilah kita ber-mubahalah agar laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta (di antara kita)."

  62. 3:62Baca di mushaf ↗

    إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ ٱلۡقَصَصُ ٱلۡحَقُّ ۚ وَ مَا مِنۡ إِلَٰهٍ إِلَّا ٱللَّهُ ۚ وَ إِنَّ ٱللَّهَ لَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ﴿٦٢﴾

    Inna hatha lahuwa alqasasu alhaqqu wama min ilahin illa Allahu wainna Allaha lahuwa alʿazeezu alhakeemu

    Sungguh, ini adalah kisah yang benar. Tidak ada tuhan selain Allah, dan sungguh, Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.

  63. 3:63Baca di mushaf ↗

    فَإِن تَوَلَّوۡاْ فَإِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمُۢ بِٱلۡمُفۡسِدِينَ﴿٦٣﴾

    Fain tawallaw fainna Allaha ʿaleemun bialmufsideena

    Kemudian jika mereka berpaling, maka (ketahuilah) bahwa Allah Maha Mengetahui orang-orang yang berbuat kerusakan.

  64. 3:64Baca di mushaf ↗

    قُلۡ يَٰٓأَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ تَعَالَوۡاْ إِلَىٰ كَلِمَةࣲ سَوَآءِۭ بَيۡنَنَا وَ بَيۡنَكُمۡ أَلَّا نَعۡبُدَ إِلَّا ٱللَّهَ وَ لَا نُشۡرِكَ بِهِۦ شَيۡـࣰٔا وَ لَا يَتَّخِذَ بَعۡضُنَا بَعۡضًا أَرۡبَابࣰا مِّن دُونِ ٱللَّهِ ۚ فَإِن تَوَلَّوۡاْ فَقُولُواْ ٱشۡهَدُواْ بِأَنَّا مُسۡلِمُونَ﴿٦٤﴾

    Qul ya ahla alkitabi taʿalaw ila kalimatin sawain baynana wabaynakum alla naʿbuda illa Allaha wala nushrika bihi shayan wala yattakhitha baʿduna baʿdan arbaban min dooni Allahi fain tawallaw faqooloo ishhadoo bianna muslimoona

    Katakanlah (Muhammad), "Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), "Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim."

  65. 3:65Baca di mushaf ↗

    يَٰٓأَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ لِمَ تُحَآجُّونَ فِيٓ إِبۡرَٰهِيمَ وَ مَآ أُنزِلَتِ ٱلتَّوۡرَىٰةُ وَ ٱلۡإِنجِيلُ إِلَّا مِنۢ بَعۡدِهِۦٓ ۚ أَفَلَا تَعۡقِلُونَ﴿٦٥﴾

    Ya ahla alkitabi lima tuhajjoona fee ibraheema wama onzilati alttawratu waalinjeelu illa min baʿdihi afala taʿqiloona

    Wahai Ahli Kitab! Mengapa kamu berbantah-bantahan tentang Ibrahim, padahal Taurat dan Injil diturunkan setelah dia (Ibrahim)? Apakah kamu tidak mengerti?

  66. 3:66Baca di mushaf ↗

    هَٰٓأَنتُمۡ هَٰٓؤُلَآءِ حَٰجَجۡتُمۡ فِيمَا لَكُم بِهِۦ عِلۡمࣱ فَلِمَ تُحَآجُّونَ فِيمَا لَيۡسَ لَكُم بِهِۦ عِلۡمࣱ ۚ وَ ٱللَّهُ يَعۡلَمُ وَ أَنتُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ﴿٦٦﴾

    Haantum haolai hajajtum feema lakum bihi ʿilmun falima tuhajjoona feema laysa lakum bihi ʿilmun waAllahu yaʿlamu waantum la taʿlamoona

    Begitulah kamu! Kamu berbantah-bantahan tentang apa yang kamu ketahui, tetapi mengapa kamu berbantah-bantahan juga tentang apa yang tidak kamu ketahui? Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.

  67. 3:67Baca di mushaf ↗

    مَا كَانَ إِبۡرَٰهِيمُ يَهُودِيࣰّا وَ لَا نَصۡرَانِيࣰّا وَ لَٰكِن كَانَ حَنِيفࣰا مُّسۡلِمࣰا وَ مَا كَانَ مِنَ ٱلۡمُشۡرِكِينَ﴿٦٧﴾

    Ma kana ibraheemu yahoodiyyan wala nasraniyyan walakin kana haneefan musliman wama kana mina almushrikeena

    Ibrahim bukanlah seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, tetapi dia adalah seorang yang lurus, muslim dan dia tidaklah termasuk orang-orang musyrik.

  68. 3:68Baca di mushaf ↗

    إِنَّ أَوۡلَى ٱلنَّاسِ بِإِبۡرَٰهِيمَ لَلَّذِينَ ٱتَّبَعُوهُ وَ هَٰذَا ٱلنَّبِيُّ وَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ۗ وَ ٱللَّهُ وَلِيُّ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ﴿٦٨﴾

    Inna awla alnnasi biibraheema lallatheena ittabaʿoohu wahatha alnnabiyyu waallatheena amanoo waAllahu waliyyu almumineena

    Orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang yang mengikutinya, dan Nabi ini (Muhammad), dan orang yang beriman. Allah adalah pelindung orang-orang yang beriman.

  69. 3:69Baca di mushaf ↗

    وَدَّت طَّآئِفَةࣱ مِّنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ لَوۡ يُضِلُّونَكُمۡ وَ مَا يُضِلُّونَ إِلَّآ أَنفُسَهُمۡ وَ مَا يَشۡعُرُونَ﴿٦٩﴾

    Waddat taifatun min ahli alkitabi law yudilloonakum wama yudilloona illa anfusahum wama yashʿuroona

    Segolongan Ahli Kitab ingin menyesatkan kamu. Padahal (sesungguhnya), mereka tidak menyesatkan melainkan diri mereka sendiri, tetapi mereka tidak menyadari.

  70. 3:70Baca di mushaf ↗

    يَٰٓأَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ لِمَ تَكۡفُرُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَ أَنتُمۡ تَشۡهَدُونَ﴿٧٠﴾

    Ya ahla alkitabi lima takfuroona biayati Allahi waantum tashhadoona

    Wahai Ahli Kitab! Mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kamu mengetahui (kebenarannya)?

  71. 3:71Baca di mushaf ↗

    يَٰٓأَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ لِمَ تَلۡبِسُونَ ٱلۡحَقَّ بِٱلۡبَٰطِلِ وَ تَكۡتُمُونَ ٱلۡحَقَّ وَ أَنتُمۡ تَعۡلَمُونَ﴿٧١﴾

    Ya ahla alkitabi lima talbisoona alhaqqa bialbatili wataktumoona alhaqqa waantum taʿlamoona

    Wahai Ahli Kitab! Mengapa kamu mencampuradukkan kebenaran dengan kebatilan, dan kamu menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahui?

  72. 3:72Baca di mushaf ↗

    وَ قَالَت طَّآئِفَةࣱ مِّنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ ءَامِنُواْ بِٱلَّذِيٓ أُنزِلَ عَلَى ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَجۡهَ ٱلنَّهَارِ وَ ٱكۡفُرُوٓاْ ءَاخِرَهُۥ لَعَلَّهُمۡ يَرۡجِعُونَ﴿٧٢﴾

    Waqalat taifatun min ahli alkitabi aminoo biallathee onzila ʿala allatheena amanoo wajha alnnahari waokfuroo akhirahu laʿallahum yarjiʿoona

    Dan segolongan Ahli Kitab berkata (kepada sesamanya), "Berimanlah kamu kepada apa yang diturunkan kepada orang-orang beriman pada awal siang dan ingkarilah di akhirnya, agar mereka kembali (kepada kekafiran).

  73. 3:73Baca di mushaf ↗

    وَ لَا تُؤۡمِنُوٓاْ إِلَّا لِمَن تَبِعَ دِينَكُمۡ قُلۡ إِنَّ ٱلۡهُدَىٰ هُدَى ٱللَّهِ أَن يُؤۡتَىٰٓ أَحَدࣱ مِّثۡلَ مَآ أُوتِيتُمۡ أَوۡ يُحَآجُّوكُمۡ عِندَ رَبِّكُمۡ ۗ قُلۡ إِنَّ ٱلۡفَضۡلَ بِيَدِ ٱللَّهِ يُؤۡتِيهِ مَن يَشَآءُ ۗ وَ ٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمࣱ﴿٧٣﴾

    Wala tuminoo illa liman tabiʿa deenakum qul inna alhuda huda Allahi an yuta ahadun mithla ma ooteetum aw yuhajjookum ʿinda rabbikum qul inna alfadla biyadi Allahi yuteehi man yashao waAllahu wasiʿun ʿaleemun

    Dan janganlah kamu percaya selain kepada orang yang mengikuti agamamu. Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya petunjuk itu hanyalah petunjuk Allah. (Janganlah kamu percaya) bahwa seseorang akan diberi seperti apa yang diberikan kepada kamu atau bahwa mereka akan menyanggah kamu di hadapan Tuhanmu." Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya karunia itu di tangan Allah, Dia memberikannya kepada siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.

  74. 3:74Baca di mushaf ↗

    يَخۡتَصُّ بِرَحۡمَتِهِۦ مَن يَشَآءُ ۗ وَ ٱللَّهُ ذُو ٱلۡفَضۡلِ ٱلۡعَظِيمِ﴿٧٤﴾

    Yakhtassu birahmatihi man yashao waAllahu thoo alfadli alʿatheemi

    Dia menentukan rahmat-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah memiliki karunia yang besar.

  75. 3:75Baca di mushaf ↗

    وَ مِنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ مَنۡ إِن تَأۡمَنۡهُ بِقِنطَارࣲ يُؤَدِّهِۦٓ إِلَيۡكَ وَ مِنۡهُم مَّنۡ إِن تَأۡمَنۡهُ بِدِينَارࣲ لَّا يُؤَدِّهِۦٓ إِلَيۡكَ إِلَّا مَا دُمۡتَ عَلَيۡهِ قَآئِمࣰا ۗ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمۡ قَالُواْ لَيۡسَ عَلَيۡنَا فِي ٱلۡأُمِّيِّـۧنَ سَبِيلࣱ وَ يَقُولُونَ عَلَى ٱللَّهِ ٱلۡكَذِبَ وَ هُمۡ يَعۡلَمُونَ﴿٧٥﴾

    Wamin ahli alkitabi man in tamanhu biqintarin yuaddihi ilayka waminhum man in tamanhu bideenarin la yuaddihi ilayka illa ma dumta ʿalayhi qaiman thalika biannahum qaloo laysa ʿalayna fee alommiyyeena sabeelun wayaqooloona ʿala Allahi alkathiba wahum yaʿlamoona

    Dan di antara Ahli Kitab ada yang jika engkau percayakan kepadanya harta yang banyak, niscaya dia mengembalikannya kepadamu. Tetapi ada (pula) di antara mereka yang jika engkau percayakan kepadanya satu dinar, dia tidak mengembalikannya kepadamu, kecuali jika engkau selalu menagihnya. Yang demikian itu disebabkan mereka berkata, "Tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang yang buta huruf." Mereka mengatakan hal yang dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui.

  76. 3:76Baca di mushaf ↗

    بَلَىٰ ۚ مَنۡ أَوۡفَىٰ بِعَهۡدِهِۦ وَ ٱتَّقَىٰ فَإِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلۡمُتَّقِينَ﴿٧٦﴾

    Bala man awfa biʿahdihi waittaqa fainna Allaha yuhibbu almuttaqeena

    Sebenarnya barang siapa menepati janji dan bertakwa, maka sungguh, Allah mencintai orang-orang yang bertakwa.

  77. 3:77Baca di mushaf ↗

    إِنَّ ٱلَّذِينَ يَشۡتَرُونَ بِعَهۡدِ ٱللَّهِ وَ أَيۡمَٰنِهِمۡ ثَمَنࣰا قَلِيلًا أُوْلَٰٓئِكَ لَا خَلَٰقَ لَهُمۡ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ وَ لَا يُكَلِّمُهُمُ ٱللَّهُ وَ لَا يَنظُرُ إِلَيۡهِمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ وَ لَا يُزَكِّيهِمۡ وَ لَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمࣱ﴿٧٧﴾

    Inna allatheena yashtaroona biʿahdi Allahi waaymanihim thamanan qaleelan olaika la khalaqa lahum fee alakhirati wala yukallimuhumu Allahu wala yanthuru ilayhim yawma alqiyamati wala yuzakkeehim walahum ʿathabun aleemun

    Sesungguhnya orang-orang yang memperjual belikan janji Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga murah, mereka itu tidak memperoleh bagian di akhirat, Allah tidak akan menyapa mereka, tidak akan memperhatikan mereka pada hari Kiamat, dan tidak akan menyucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih.

  78. 3:78Baca di mushaf ↗

    وَ إِنَّ مِنۡهُمۡ لَفَرِيقࣰا يَلۡوُۥنَ أَلۡسِنَتَهُم بِٱلۡكِتَٰبِ لِتَحۡسَبُوهُ مِنَ ٱلۡكِتَٰبِ وَ مَا هُوَ مِنَ ٱلۡكِتَٰبِ وَ يَقُولُونَ هُوَ مِنۡ عِندِ ٱللَّهِ وَ مَا هُوَ مِنۡ عِندِ ٱللَّهِ ۖ وَ يَقُولُونَ عَلَى ٱللَّهِ ٱلۡكَذِبَ وَ هُمۡ يَعۡلَمُونَ﴿٧٨﴾

    Wainna minhum lafareeqan yalwoona alsinatahum bialkitabi litahsaboohu mina alkitabi wama huwa mina alkitabi wayaqooloona huwa min ʿindi Allahi wama huwa min ʿindi Allahi wayaqooloona ʿala Allahi alkathiba wahum yaʿlamoona

    Dan sungguh, di antara mereka niscaya ada segolongan yang memutarbalikkan lidahnya hanya membaca Kitab, agar kamu menyangka (yang mereka baca) itu sebagian dari Kitab, padahal itu bukan dari Kitab dan mereka berkata, "Itu dari Allah," padahal itu bukan dari Allah. Mereka mengatakan hal yang dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui.

  79. 3:79Baca di mushaf ↗

    مَا كَانَ لِبَشَرٍ أَن يُؤۡتِيَهُ ٱللَّهُ ٱلۡكِتَٰبَ وَ ٱلۡحُكۡمَ وَ ٱلنُّبُوَّةَ ثُمَّ يَقُولَ لِلنَّاسِ كُونُواْ عِبَادࣰا لِّي مِن دُونِ ٱللَّهِ وَ لَٰكِن كُونُواْ رَبَّٰنِيِّـۧنَ بِمَا كُنتُمۡ تُعَلِّمُونَ ٱلۡكِتَٰبَ وَ بِمَا كُنتُمۡ تَدۡرُسُونَ﴿٧٩﴾

    Ma kana libasharin an yutiyahu Allahu alkitaba waalhukma waalnnubuwwata thumma yaqoola lilnnasi koonoo ʿibadan lee min dooni Allahi walakin koonoo rabbaniyyeena bima kuntum tuʿallimoona alkitaba wabima kuntum tadrusoona

    Tidak mungkin bagi seseorang yang telah diberi kitab oleh Allah, serta hikmah dan kenabian, kemudian dia berkata kepada manusia, "Jadilah kamu penyembahku, bukan penyembah Allah," tetapi (dia berkata), "Jadilah kamu pengabdi-pengabdi Allah, karena kamu mengajarkan kitab dan karena kamu mempelajarinya!"

  80. 3:80Baca di mushaf ↗

    وَ لَا يَأۡمُرَكُمۡ أَن تَتَّخِذُواْ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةَ وَ ٱلنَّبِيِّـۧنَ أَرۡبَابًا ۚ أَيَأۡمُرُكُم بِٱلۡكُفۡرِ بَعۡدَ إِذۡ أَنتُم مُّسۡلِمُونَ﴿٨٠﴾

    Wala yamurakum an tattakhithoo almalaikata waalnnabiyyeena arbaban ayamurukum bialkufri baʿda ith antum muslimoona

    dan tidak (mungkin pula baginya) menyuruh kamu menjadikan para malaikat dan para nabi sebagai Tuhan. Apakah (patut) dia menyuruh kamu menjadi kafir setelah kamu menjadi muslim?

  81. 3:81Baca di mushaf ↗

    وَ إِذۡ أَخَذَ ٱللَّهُ مِيثَٰقَ ٱلنَّبِيِّـۧنَ لَمَآ ءَاتَيۡتُكُم مِّن كِتَٰبࣲ وَ حِكۡمَةࣲ ثُمَّ جَآءَكُمۡ رَسُولࣱ مُّصَدِّقࣱ لِّمَا مَعَكُمۡ لَتُؤۡمِنُنَّ بِهِۦ وَ لَتَنصُرُنَّهُۥ ۚ قَالَ ءَأَقۡرَرۡتُمۡ وَ أَخَذۡتُمۡ عَلَىٰ ذَٰلِكُمۡ إِصۡرِي ۖ قَالُوٓاْ أَقۡرَرۡنَا ۚ قَالَ فَٱشۡهَدُواْ وَ أَنَا۠ مَعَكُم مِّنَ ٱلشَّٰهِدِينَ﴿٨١﴾

    Waith akhatha Allahu meethaqa alnnabiyyeena lama ataytukum min kitabin wahikmatin thumma jaakum rasoolun musaddiqun lima maʿakum latuminunna bihi walatansurunnahu qala aaqrartum waakhathtum ʿala thalikum isree qaloo aqrarna qala faishhadoo waana maʿakum mina alshshahideena

    Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi, "Manakala Aku memberikan kitab dan hikmah kepadamu lalu datang kepada kamu seorang Rasul yang membenarkan apa yang ada pada kamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya." Allah berfirman, "Apakah kamu setuju dan menerima perjanjian dengan-Ku atas yang demikian itu?" Mereka menjawab, "Kami setuju." Allah berfirman, "Kalau begitu bersaksilah kamu (para nabi) dan Aku menjadi saksi bersama kamu."

  82. 3:82Baca di mushaf ↗

    فَمَن تَوَلَّىٰ بَعۡدَ ذَٰلِكَ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡفَٰسِقُونَ﴿٨٢﴾

    Faman tawalla baʿda thalika faolaika humu alfasiqoona

    Maka barang siapa berpaling setelah itu, mereka itulah orang yang fasik.

  83. 3:83Baca di mushaf ↗

    أَفَغَيۡرَ دِينِ ٱللَّهِ يَبۡغُونَ وَ لَهُۥٓ أَسۡلَمَ مَن فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَ ٱلۡأَرۡضِ طَوۡعࣰا وَ كَرۡهࣰا وَ إِلَيۡهِ يُرۡجَعُونَ﴿٨٣﴾

    Afaghayra deeni Allahi yabghoona walahu aslama man fee alssamawati waalardi tawʿan wakarhan wailayhi yurjaʿoona

    Maka mengapa mereka mencari agama yang lain selain agama Allah, padahal apa yang di langit dan di bumi berserah diri kepada-Nya (baik) dengan suka maupun terpaksa, dan hanya kepada-Nya mereka dikembalikan?

  84. 3:84Baca di mushaf ↗

    قُلۡ ءَامَنَّا بِٱللَّهِ وَ مَآ أُنزِلَ عَلَيۡنَا وَ مَآ أُنزِلَ عَلَىٰٓ إِبۡرَٰهِيمَ وَ إِسۡمَٰعِيلَ وَ إِسۡحَٰقَ وَ يَعۡقُوبَ وَ ٱلۡأَسۡبَاطِ وَ مَآ أُوتِيَ مُوسَىٰ وَ عِيسَىٰ وَ ٱلنَّبِيُّونَ مِن رَّبِّهِمۡ لَا نُفَرِّقُ بَيۡنَ أَحَدࣲ مِّنۡهُمۡ وَ نَحۡنُ لَهُۥ مُسۡلِمُونَ﴿٨٤﴾

    Qul amanna biAllahi wama onzila ʿalayna wama onzila ʿala ibraheema waismaʿeela waishaqa wayaʿqooba waalasbati wama ootiya moosa waʿeesa waalnnabiyyoona min rabbihim la nufarriqu bayna ahadin minhum wanahnu lahu muslimoona

    Katakanlah (Muhammad), "Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub, dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa dan para Nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun diantara mereka dan hanya kepada-Nya kami berserah diri."

  85. 3:85Baca di mushaf ↗

    وَ مَن يَبۡتَغِ غَيۡرَ ٱلۡإِسۡلَٰمِ دِينࣰا فَلَن يُقۡبَلَ مِنۡهُ وَ هُوَ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ مِنَ ٱلۡخَٰسِرِينَ﴿٨٥﴾

    Waman yabtaghi ghayra alislami deenan falan yuqbala minhu wahuwa fee alakhirati mina alkhasireena

    Dan barang siapa mencari agama selain Islam, dia tidak akan diterima, dan di akhirat dia termasuk orang yang rugi.

  86. 3:86Baca di mushaf ↗

    كَيۡفَ يَهۡدِي ٱللَّهُ قَوۡمࣰا كَفَرُواْ بَعۡدَ إِيمَٰنِهِمۡ وَ شَهِدُوٓاْ أَنَّ ٱلرَّسُولَ حَقࣱّ وَ جَآءَهُمُ ٱلۡبَيِّنَٰتُ ۚ وَ ٱللَّهُ لَا يَهۡدِي ٱلۡقَوۡمَ ٱلظَّٰلِمِينَ﴿٨٦﴾

    Kayfa yahdee Allahu qawman kafaroo baʿda eemanihim washahidoo anna alrrasoola haqqun wajaahumu albayyinatu waAllahu la yahdee alqawma alththalimeena

    Bagaimana Allah akan memberi petunjuk kepada suatu kaum yang kafir setelah mereka beriman, serta mengakui bahwa Rasul (Muhammad) itu benar-benar (rasul), dan bukti-bukti yang jelas telah sampai kepada mereka? Allah tidak memberi petunjuk kepada orang zalim.

  87. 3:87Baca di mushaf ↗

    أُوْلَٰٓئِكَ جَزَآؤُهُمۡ أَنَّ عَلَيۡهِمۡ لَعۡنَةَ ٱللَّهِ وَ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةِ وَ ٱلنَّاسِ أَجۡمَعِينَ﴿٨٧﴾

    Olaika jazaohum anna ʿalayhim laʿnata Allahi waalmalaikati waalnnasi ajmaʿeena

    Mereka itu, balasannya ialah ditimpa laknat Allah, para malaikat, dan manusia seluruhnya,

  88. 3:88Baca di mushaf ↗

    خَٰلِدِينَ فِيهَا لَا يُخَفَّفُ عَنۡهُمُ ٱلۡعَذَابُ وَ لَا هُمۡ يُنظَرُونَ﴿٨٨﴾

    Khalideena feeha la yukhaffafu ʿanhumu alʿathabu wala hum yuntharoona

    mereka kekal di dalamnya, tidak akan diringankan azabnya, dan mereka tidak diberi penangguhan,

  89. 3:89Baca di mushaf ↗

    إِلَّا ٱلَّذِينَ تَابُواْ مِنۢ بَعۡدِ ذَٰلِكَ وَ أَصۡلَحُواْ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَفُورࣱ رَّحِيمٌ﴿٨٩﴾

    Illa allatheena taboo min baʿdi thalika waaslahoo fainna Allaha ghafoorun raheemun

    kecuali orang-orang yang bertobat setelah itu, dan melakukan perbaikan, maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

  90. 3:90Baca di mushaf ↗

    إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بَعۡدَ إِيمَٰنِهِمۡ ثُمَّ ٱزۡدَادُواْ كُفۡرࣰا لَّن تُقۡبَلَ تَوۡبَتُهُمۡ وَ أُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلضَّآلُّونَ﴿٩٠﴾

    Inna allatheena kafaroo baʿda eemanihim thumma izdadoo kufran lan tuqbala tawbatuhum waolaika humu alddalloona

    Sungguh, orang-orang yang kafir setelah beriman, kemudian bertambah kekafirannya, tidak akan diterima tobatnya, dan mereka itulah orang-orang yang sesat.

  91. 3:91Baca di mushaf ↗

    إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَ مَاتُواْ وَ هُمۡ كُفَّارࣱ فَلَن يُقۡبَلَ مِنۡ أَحَدِهِم مِّلۡءُ ٱلۡأَرۡضِ ذَهَبࣰا وَ لَوِ ٱفۡتَدَىٰ بِهِۦٓ ۗ أُوْلَٰٓئِكَ لَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمࣱ وَ مَا لَهُم مِّن نَّٰصِرِينَ﴿٩١﴾

    Inna allatheena kafaroo wamatoo wahum kuffarun falan yuqbala min ahadihim milo alardi thahaban walawi iftada bihi olaika lahum ʿathabun aleemun wama lahum min nasireena

    Sungguh, orang-orang yang kafir dan mati dalam kekafiran, tidak akan diterima (tebusan) dari seseorang di antara mereka sekalipun (berupa) emas sepenuh bumi, sekiranya dia hendak menebus diri dengannya. Mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang pedih dan tidak memperoleh penolong.

  92. 3:92Baca di mushaf ↗

    لَن تَنَالُواْ ٱلۡبِرَّ حَتَّىٰ تُنفِقُواْ مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَ مَا تُنفِقُواْ مِن شَيۡءࣲ فَإِنَّ ٱللَّهَ بِهِۦ عَلِيمࣱ﴿٩٢﴾

    Lan tanaloo albirra hatta tunfiqoo mimma tuhibboona wama tunfiqoo min shayin fainna Allaha bihi ʿaleemun

    Kamu tidak akan memperoleh kebajikan, sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa pun yang kamu infakkan, tentang hal itu sungguh, Allah Maha Mengetahui.

  93. 3:93Baca di mushaf ↗

    كُلُّ ٱلطَّعَامِ كَانَ حِلࣰّا لِّبَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ إِلَّا مَا حَرَّمَ إِسۡرَٰٓءِيلُ عَلَىٰ نَفۡسِهِۦ مِن قَبۡلِ أَن تُنَزَّلَ ٱلتَّوۡرَىٰةُ ۚ قُلۡ فَأۡتُواْ بِٱلتَّوۡرَىٰةِ فَٱتۡلُوهَآ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ﴿٩٣﴾

    Kullu alttaʿami kana hillan libanee israeela illa ma harrama israeelu ʿala nafsihi min qabli an tunazzala alttawratu qul fatoo bialttawrati faotlooha in kuntum sadiqeena

    Semua makanan itu halal bagi Bani Israil, kecuali makanan yang diharamkan oleh Israil (Yakub) atas dirinya sebelum Taurat diturunkan. Katakanlah (Muhammad), "Maka bawalah Taurat lalu bacalah, jika kamu orang-orang yang benar."

  94. 3:94Baca di mushaf ↗

    فَمَنِ ٱفۡتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ ٱلۡكَذِبَ مِنۢ بَعۡدِ ذَٰلِكَ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلظَّٰلِمُونَ﴿٩٤﴾

    Famani iftara ʿala Allahi alkathiba min baʿdi thalika faolaika humu althalimoona

    Maka barang siapa mengada-adakan kebohongan terhadap Allah setelah itu, maka mereka itulah orang-orang zalim.

  95. 3:95Baca di mushaf ↗

    قُلۡ صَدَقَ ٱللَّهُ ۗ فَٱتَّبِعُواْ مِلَّةَ إِبۡرَٰهِيمَ حَنِيفࣰا ۖ وَ مَا كَانَ مِنَ ٱلۡمُشۡرِكِينَ﴿٩٥﴾

    Qul sadaqa Allahu faittabiʿoo millata ibraheema haneefan wama kana mina almushrikeena

    Katakanlah (Muhammad), "Benarlah (segala yang difirmankan) Allah." Maka ikutilah agama Ibrahim yang lurus, dan dia tidaklah termasuk orang musyrik.

  96. 3:96Baca di mushaf ↗

    إِنَّ أَوَّلَ بَيۡتࣲ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكࣰا وَ هُدࣰى لِّلۡعَٰلَمِينَ﴿٩٦﴾

    Inna awwala baytin wudiʿa lilnnasi lallathee bibakkata mubarakan wahudan lilʿalameena

    Sesungguhnya rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia, ialah (Baitullah) yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.

  97. 3:97Baca di mushaf ↗

    فِيهِ ءَايَٰتُۢ بَيِّنَٰتࣱ مَّقَامُ إِبۡرَٰهِيمَ ۖ وَ مَن دَخَلَهُۥ كَانَ ءَامِنࣰا ۗ وَ لِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلۡبَيۡتِ مَنِ ٱسۡتَطَاعَ إِلَيۡهِ سَبِيلࣰا ۚ وَ مَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ ٱلۡعَٰلَمِينَ﴿٩٧﴾

    Feehi ayatun bayyinatun maqamu ibraheema waman dakhalahu kana aminan walillahi ʿala alnnasi hijju albayti mani istataʿa ilayhi sabeelan waman kafara fainna Allaha ghaniyyun ʿani alʿalameena

    Di sana terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) maqam Ibrahim. Barang siapa memasukinya (Baitullah) amanlah dia. Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barang siapa mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam.

  98. 3:98Baca di mushaf ↗

    قُلۡ يَٰٓأَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ لِمَ تَكۡفُرُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَ ٱللَّهُ شَهِيدٌ عَلَىٰ مَا تَعۡمَلُونَ﴿٩٨﴾

    Qul ya ahla alkitabi lima takfuroona biayati Allahi waAllahu shaheedun ʿala ma taʿmaloona

    Katakanlah (Muhammad), "Wahai Ahli Kitab! Mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal Allah Maha Menyaksikan apa yang kamu kerjakan?"

  99. 3:99Baca di mushaf ↗

    قُلۡ يَٰٓأَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ لِمَ تَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ مَنۡ ءَامَنَ تَبۡغُونَهَا عِوَجࣰا وَ أَنتُمۡ شُهَدَآءُ ۗ وَ مَا ٱللَّهُ بِغَٰفِلٍ عَمَّا تَعۡمَلُونَ﴿٩٩﴾

    Qul ya ahla alkitabi lima tasuddoona ʿan sabeeli Allahi man amana tabghoonaha ʿiwajan waantum shuhadao wama Allahu bighafilin ʿamma taʿmaloona

    Katakanlah (Muhammad), "Wahai Ahli Kitab! Mengapa kamu menghalang-halangi orang-orang yang beriman dari jalan Allah, kamu menghendakinya (jalan Allah) bengkok, padahal kamu menyaksikan?" Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.

  100. 3:100Baca di mushaf ↗

    يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِن تُطِيعُواْ فَرِيقࣰا مِّنَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ يَرُدُّوكُم بَعۡدَ إِيمَٰنِكُمۡ كَٰفِرِينَ﴿١٠٠﴾

    Ya ayyuha allatheena amanoo in tuteeʿoo fareeqan mina allatheena ootoo alkitaba yaruddookum baʿda eemanikum kafireena

    Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu mengikuti sebagian dari orang yang diberi Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang kafir setelah beriman.

  101. 3:101Baca di mushaf ↗

    وَ كَيۡفَ تَكۡفُرُونَ وَ أَنتُمۡ تُتۡلَىٰ عَلَيۡكُمۡ ءَايَٰتُ ٱللَّهِ وَ فِيكُمۡ رَسُولُهُۥ ۗ وَ مَن يَعۡتَصِم بِٱللَّهِ فَقَدۡ هُدِيَ إِلَىٰ صِرَٰطࣲ مُّسۡتَقِيمࣲ﴿١٠١﴾

    Wakayfa takfuroona waantum tutla ʿalaykum ayatu Allahi wafeekum rasooluhu waman yaʿtasim biAllahi faqad hudiya ila siratin mustaqeemin

    Dan bagaimana kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu, dan Rasul-Nya (Muhammad) pun berada di tengah-tengah kamu? Barang siapa berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sungguh, dia diberi petunjuk ke jalan yang lurus.

  102. 3:102Baca di mushaf ↗

    يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِۦ وَ لَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَ أَنتُم مُّسۡلِمُونَ﴿١٠٢﴾

    Ya ayyuha allatheena amanoo ittaqoo Allaha haqqa tuqatihi wala tamootunna illa waantum muslimoona

    Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.

  103. 3:103Baca di mushaf ↗

    وَ ٱعۡتَصِمُواْ بِحَبۡلِ ٱللَّهِ جَمِيعࣰا وَ لَا تَفَرَّقُواْ ۚ وَ ٱذۡكُرُواْ نِعۡمَتَ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡ إِذۡ كُنتُمۡ أَعۡدَآءࣰ فَأَلَّفَ بَيۡنَ قُلُوبِكُمۡ فَأَصۡبَحۡتُم بِنِعۡمَتِهِۦٓ إِخۡوَٰنࣰا وَ كُنتُمۡ عَلَىٰ شَفَا حُفۡرَةࣲ مِّنَ ٱلنَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنۡهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمۡ ءَايَٰتِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَهۡتَدُونَ﴿١٠٣﴾

    Waiʿtasimoo bihabli Allahi jameeʿan wala tafarraqoo waothkuroo niʿmata Allahi ʿalaykum ith kuntum aʿdaan faallafa bayna quloobikum faasbahtum biniʿmatihi ikhwanan wakuntum ʿala shafa hufratin mina alnnari faanqathakum minha kathalika yubayyinu Allahu lakum ayatihi laʿallakum tahtadoona

    Dan berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk.

  104. 3:104Baca di mushaf ↗

    وَ لۡتَكُن مِّنكُمۡ أُمَّةࣱ يَدۡعُونَ إِلَى ٱلۡخَيۡرِ وَ يَأۡمُرُونَ بِٱلۡمَعۡرُوفِ وَ يَنۡهَوۡنَ عَنِ ٱلۡمُنكَرِ ۚ وَ أُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ﴿١٠٤﴾

    Waltakun minkum ommatun yadʿoona ila alkhayri wayamuroona bialmaʿroofi wayanhawna ʿani almunkari waolaika humu almuflihoona

    Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.

  105. 3:105Baca di mushaf ↗

    وَ لَا تَكُونُواْ كَٱلَّذِينَ تَفَرَّقُواْ وَ ٱخۡتَلَفُواْ مِنۢ بَعۡدِ مَا جَآءَهُمُ ٱلۡبَيِّنَٰتُ ۚ وَ أُوْلَٰٓئِكَ لَهُمۡ عَذَابٌ عَظِيمࣱ﴿١٠٥﴾

    Wala takoonoo kaallatheena tafarraqoo waikhtalafoo min baʿdi ma jaahumu albayyinatu waolaika lahum ʿathabun ʿatheemun

    Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang bercerai berai dan berselisih setelah sampai kepada mereka keterangan yang jelas. Dan mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang berat,

  106. 3:106Baca di mushaf ↗

    يَوۡمَ تَبۡيَضُّ وُجُوهࣱ وَ تَسۡوَدُّ وُجُوهࣱ ۚ فَأَمَّا ٱلَّذِينَ ٱسۡوَدَّتۡ وُجُوهُهُمۡ أَكَفَرۡتُم بَعۡدَ إِيمَٰنِكُمۡ فَذُوقُواْ ٱلۡعَذَابَ بِمَا كُنتُمۡ تَكۡفُرُونَ﴿١٠٦﴾

    Yawma tabyaddu wujoohun wataswaddu wujoohun faamma allatheena iswaddat wujoohuhum akafartum baʿda eemanikum fathooqoo alʿathaba bima kuntum takfuroona

    pada hari itu ada wajah yang putih berseri, dan ada pula wajah yang hitam muram. Adapun orang-orang yang berwajah hitam muram (kepada mereka dikatakan), "Mengapa kamu kafir setelah beriman? Karena itu rasakanlah azab akibat kekafiranmu itu."

  107. 3:107Baca di mushaf ↗

    وَ أَمَّا ٱلَّذِينَ ٱبۡيَضَّتۡ وُجُوهُهُمۡ فَفِي رَحۡمَةِ ٱللَّهِ ۖ هُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ﴿١٠٧﴾

    Waamma allatheena ibyaddat wujoohuhum fafee rahmati Allahi hum feeha khalidoona

    Dan adapun orang-orang yang berwajah putih berseri, mereka berada dalam rahmat Allah (surga); mereka kekal di dalamnya.

  108. 3:108Baca di mushaf ↗

    تِلۡكَ ءَايَٰتُ ٱللَّهِ نَتۡلُوهَا عَلَيۡكَ بِٱلۡحَقِّ ۗ وَ مَا ٱللَّهُ يُرِيدُ ظُلۡمࣰا لِّلۡعَٰلَمِينَ﴿١٠٨﴾

    Tilka ayatu Allahi natlooha ʿalayka bialhaqqi wama Allahu yureedu thulman lilʿalameena

    Itulah ayat-ayat Allah yang Kami bacakan kepada kamu dengan benar, dan Allah tidaklah berkehendak menzalimi (siapa pun) di seluruh alam.

  109. 3:109Baca di mushaf ↗

    وَ لِلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَ مَا فِي ٱلۡأَرۡضِ ۚ وَ إِلَى ٱللَّهِ تُرۡجَعُ ٱلۡأُمُورُ﴿١٠٩﴾

    Walillahi ma fee alssamawati wama fee alardi waila Allahi turjaʿu alomooru

    Dan milik Allahlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan hanya kepada Allah segala urusan dikembalikan.

  110. 3:110Baca di mushaf ↗

    كُنتُمۡ خَيۡرَ أُمَّةٍ أُخۡرِجَتۡ لِلنَّاسِ تَأۡمُرُونَ بِٱلۡمَعۡرُوفِ وَ تَنۡهَوۡنَ عَنِ ٱلۡمُنكَرِ وَ تُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ ۗ وَ لَوۡ ءَامَنَ أَهۡلُ ٱلۡكِتَٰبِ لَكَانَ خَيۡرࣰا لَّهُم ۚ مِّنۡهُمُ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ وَ أَكۡثَرُهُمُ ٱلۡفَٰسِقُونَ﴿١١٠﴾

    Kuntum khayra ommatin okhrijat lilnnasi tamuroona bialmaʿroofi watanhawna ʿani almunkari watuminoona biAllahi walaw amana ahlu alkitabi lakana khayran lahum minhumu almuminoona waaktharuhumu alfasiqoona

    Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik.

  111. 3:111Baca di mushaf ↗

    لَن يَضُرُّوكُمۡ إِلَّآ أَذࣰى ۖ وَ إِن يُقَٰتِلُوكُمۡ يُوَلُّوكُمُ ٱلۡأَدۡبَارَ ثُمَّ لَا يُنصَرُونَ﴿١١١﴾

    Lan yadurrookum illa athan wain yuqatilookum yuwallookumu aladbara thumma la yunsaroona

    Mereka tidak akan membahayakan kamu, kecuali gangguan-gangguan kecil saja, dan jika mereka memerangi kamu, niscaya mereka mundur berbalik ke belakang (kalah). Selanjutnya mereka tidak mendapat pertolongan.

  112. 3:112Baca di mushaf ↗

    ضُرِبَتۡ عَلَيۡهِمُ ٱلذِّلَّةُ أَيۡنَ مَا ثُقِفُوٓاْ إِلَّا بِحَبۡلࣲ مِّنَ ٱللَّهِ وَ حَبۡلࣲ مِّنَ ٱلنَّاسِ وَ بَآءُو بِغَضَبࣲ مِّنَ ٱللَّهِ وَ ضُرِبَتۡ عَلَيۡهِمُ ٱلۡمَسۡكَنَةُ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمۡ كَانُواْ يَكۡفُرُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَ يَقۡتُلُونَ ٱلۡأَنۢبِيَآءَ بِغَيۡرِ حَقࣲّ ۚ ذَٰلِكَ بِمَا عَصَواْ وَّ كَانُواْ يَعۡتَدُونَ﴿١١٢﴾

    Duribat ʿalayhimu alththillatu ayna ma thuqifoo illa bihablin mina Allahi wahablin mina alnnasi wabaoo bighadabin mina Allahi waduribat ʿalayhimu almaskanatu thalika biannahum kanoo yakfuroona biayati Allahi wayaqtuloona alanbiyaa bighayri haqqin thalika bima ʿasaw wakanoo yaʿtadoona

    Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka (berpegang) pada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia. Mereka mendapat murka dari Allah dan (selalu) diliputi kesengsaraan. Yang demikian itu karena mereka mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi, tanpa hak (alasan yang benar). Yang demikian itu karena mereka durhaka dan melampaui batas.

  113. 3:113Baca di mushaf ↗

    لَيۡسُواْ سَوَآءࣰ ۗ مِّنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ أُمَّةࣱ قَآئِمَةࣱ يَتۡلُونَ ءَايَٰتِ ٱللَّهِ ءَانَآءَ ٱلَّيۡلِ وَ هُمۡ يَسۡجُدُونَ﴿١١٣﴾

    Laysoo sawaan min ahli alkitabi ommatun qaimatun yatloona ayati Allahi anaa allayli wahum yasjudoona

    Mereka itu tidak (seluruhnya) sama. Di antara Ahli Kitab ada golongan yang jujur, mereka membaca ayat-ayat Allah pada malam hari, dan mereka (juga) bersujud (salat).

  114. 3:114Baca di mushaf ↗

    يُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَ ٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِ وَ يَأۡمُرُونَ بِٱلۡمَعۡرُوفِ وَ يَنۡهَوۡنَ عَنِ ٱلۡمُنكَرِ وَ يُسَٰرِعُونَ فِي ٱلۡخَيۡرَٰتِ ۖ وَ أُوْلَٰٓئِكَ مِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ﴿١١٤﴾

    Yuminoona biAllahi waalyawmi alakhiri wayamuroona bialmaʿroofi wayanhawna ʿani almunkari wayusariʿoona fee alkhayrati waolaika mina alssaliheena

    Mereka beriman kepada Allah dan hari akhir, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar dan bersegera (mengerjakan) berbagai kebajikan. Mereka termasuk orang-orang saleh.

  115. 3:115Baca di mushaf ↗

    وَ مَا يَفۡعَلُواْ مِنۡ خَيۡرࣲ فَلَن يُكۡفَرُوهُ ۗ وَ ٱللَّهُ عَلِيمُۢ بِٱلۡمُتَّقِينَ﴿١١٥﴾

    Wama yafʿaloo min khayrin falan yukfaroohu waAllahu ʿaleemun bialmuttaqeena

    Dan kebajikan apa pun yang mereka kerjakan, tidak ada yang mengingkarinya. Dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang bertakwa.

  116. 3:116Baca di mushaf ↗

    إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لَن تُغۡنِيَ عَنۡهُمۡ أَمۡوَٰلُهُمۡ وَ لَآ أَوۡلَٰدُهُم مِّنَ ٱللَّهِ شَيۡـࣰٔا ۖ وَ أُوْلَٰٓئِكَ أَصۡحَٰبُ ٱلنَّارِ ۖ هُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ﴿١١٦﴾

    Inna allatheena kafaroo lan tughniya ʿanhum amwaluhum wala awladuhum mina Allahi shayan waolaika ashabu alnnari hum feeha khalidoona

    Sesungguhnya orang-orang kafir, baik harta maupun anak-anak mereka, sedikit pun tidak dapat menolak azab Allah. Mereka itu penghuni neraka, (dan) mereka kekal di dalamnya.

  117. 3:117Baca di mushaf ↗

    مَثَلُ مَا يُنفِقُونَ فِي هَٰذِهِ ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا كَمَثَلِ رِيحࣲ فِيهَا صِرٌّ أَصَابَتۡ حَرۡثَ قَوۡمࣲ ظَلَمُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ فَأَهۡلَكَتۡهُ ۚ وَ مَا ظَلَمَهُمُ ٱللَّهُ وَ لَٰكِنۡ أَنفُسَهُمۡ يَظۡلِمُونَ﴿١١٧﴾

    Mathalu ma yunfiqoona fee hathihi alhayati alddunya kamathali reehin feeha sirrun asabat hartha qawmin thalamoo anfusahum faahlakathu wama thalamahumu Allahu walakin anfusahum yathlimoona

    Perumpamaan harta yang mereka infakkan di dalam kehidupan dunia ini, ibarat angin yang mengandung hawa yang sangat dingin, yang menimpa tanaman (milik) suatu kaum yang menzalimi diri sendiri, lalu angin itu merusaknya. Allah tidak menzalimi mereka, tetapi mereka yang menzalimi diri sendiri.

  118. 3:118Baca di mushaf ↗

    يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَتَّخِذُواْ بِطَانَةࣰ مِّن دُونِكُمۡ لَا يَأۡلُونَكُمۡ خَبَالࣰا وَدُّواْ مَا عَنِتُّمۡ قَدۡ بَدَتِ ٱلۡبَغۡضَآءُ مِنۡ أَفۡوَٰهِهِمۡ وَ مَا تُخۡفِي صُدُورُهُمۡ أَكۡبَرُ ۚ قَدۡ بَيَّنَّا لَكُمُ ٱلۡأٓيَٰتِ ۖ إِن كُنتُمۡ تَعۡقِلُونَ﴿١١٨﴾

    Ya ayyuha allatheena amanoo la tattakhithoo bitanatan min doonikum la yaloonakum khabalan waddoo ma ʿanittum qad badati albaghdao min afwahihim wama tukhfee sudooruhum akbaru qad bayyanna lakumu alayati in kuntum taʿqiloona

    Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan teman orang-orang yang di luar kalanganmu (seagama) sebagai teman kepercayaanmu, (karena) mereka tidak henti-hentinya menyusahkan kamu. Mereka mengharapkan kehancuranmu. Sungguh, telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang tersembunyi di hati mereka lebih jahat. Sungguh, telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu mengerti.

  119. 3:119Baca di mushaf ↗

    هَٰٓأَنتُمۡ أُوْلَآءِ تُحِبُّونَهُمۡ وَ لَا يُحِبُّونَكُمۡ وَ تُؤۡمِنُونَ بِٱلۡكِتَٰبِ كُلِّهِۦ وَ إِذَا لَقُوكُمۡ قَالُوٓاْ ءَامَنَّا وَ إِذَا خَلَوۡاْ عَضُّواْ عَلَيۡكُمُ ٱلۡأَنَامِلَ مِنَ ٱلۡغَيۡظِ ۚ قُلۡ مُوتُواْ بِغَيۡظِكُمۡ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمُۢ بِذَاتِ ٱلصُّدُورِ﴿١١٩﴾

    Haantum olai tuhibboonahum wala yuhibboonakum watuminoona bialkitabi kullihi waitha laqookum qaloo amanna waitha khalaw ʿaddoo ʿalaykumu alanamila mina alghaythi qul mootoo bighaythikum inna Allaha ʿaleemun bithati alssudoori

    Beginilah kamu! Kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukaimu, dan kamu beriman kepada semua kitab. Apabila mereka berjumpa denganmu, mereka berkata, "Kami beriman," dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari karena marah dan benci kepadamu. Katakanlah, "Matilah kamu karena kemarahanmu itu!" Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala isi hati.

  120. 3:120Baca di mushaf ↗

    إِن تَمۡسَسۡكُمۡ حَسَنَةࣱ تَسُؤۡهُمۡ وَ إِن تُصِبۡكُمۡ سَيِّئَةࣱ يَفۡرَحُواْ بِهَا ۖ وَ إِن تَصۡبِرُواْ وَ تَتَّقُواْ لَا يَضُرُّكُمۡ كَيۡدُهُمۡ شَيۡـًٔا ۗ إِنَّ ٱللَّهَ بِمَا يَعۡمَلُونَ مُحِيطࣱ﴿١٢٠﴾

    In tamsaskum hasanatun tasuhum wain tusibkum sayyiatun yafrahoo biha wain tasbiroo watattaqoo la yadurrukum kayduhum shayan inna Allaha bima yaʿmaloona muheetun

    Jika kamu memperoleh kebaikan, (niscaya) mereka bersedih hati, tetapi jika kamu tertimpa bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, tipu daya mereka tidak akan menyusahkan kamu sedikit pun. Sungguh, Allah Maha Meliputi segala apa yang mereka kerjakan.

  121. 3:121Baca di mushaf ↗

    وَ إِذۡ غَدَوۡتَ مِنۡ أَهۡلِكَ تُبَوِّئُ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ مَقَٰعِدَ لِلۡقِتَالِ ۗ وَ ٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ﴿١٢١﴾

    Waith ghadawta min ahlika tubawwio almumineena maqaʿida lilqitali waAllahu sameeʿun ʿaleemun

    Dan (ingatlah), ketika engkau (Muhammad) berangkat pada pagi hari meninggalkan keluargamu untuk mengatur orang-orang beriman pada pos-pos pertempuran. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui,

  122. 3:122Baca di mushaf ↗

    إِذۡ هَمَّت طَّآئِفَتَانِ مِنكُمۡ أَن تَفۡشَلَا وَ ٱللَّهُ وَلِيُّهُمَا ۗ وَ عَلَى ٱللَّهِ فَلۡيَتَوَكَّلِ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ﴿١٢٢﴾

    Ith hammat taifatani minkum an tafshala waAllahu waliyyuhuma waʿala Allahi falyatawakkali almuminoona

    ketika dua golongan dari pihak kamu ingin (mundur) karena takut, padahal Allah adalah penolong mereka. Karena itu, hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal.

  123. 3:123Baca di mushaf ↗

    وَ لَقَدۡ نَصَرَكُمُ ٱللَّهُ بِبَدۡرࣲ وَ أَنتُمۡ أَذِلَّةࣱ ۖ فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ﴿١٢٣﴾

    Walaqad nasarakumu Allahu bibadrin waantum athillatun faittaqoo Allaha laʿallakum tashkuroona

    Dan sungguh, Allah telah menolong kamu dalam Perang Badar, padahal kamu dalam keadaan lemah. Karena itu bertakwalah kepada Allah, agar kamu mensyukuri-Nya.

  124. 3:124Baca di mushaf ↗

    إِذۡ تَقُولُ لِلۡمُؤۡمِنِينَ أَلَن يَكۡفِيَكُمۡ أَن يُمِدَّكُمۡ رَبُّكُم بِثَلَٰثَةِ ءَالَٰفࣲ مِّنَ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةِ مُنزَلِينَ﴿١٢٤﴾

    Ith taqoolu lilmumineena alan yakfiyakum an yumiddakum rabbukum bithalathati alafin mina almalaikati munzaleena

    (Ingatlah), ketika engkau (Muhammad) mengatakan kepada orang-orang beriman, "Apakah tidak cukup bagimu bahwa Allah membantu kamu dengan tiga ribu malaikat yang diturunkan (dari langit)?"

  125. 3:125Baca di mushaf ↗

    بَلَىٰٓ ۚ إِن تَصۡبِرُواْ وَ تَتَّقُواْ وَ يَأۡتُوكُم مِّن فَوۡرِهِمۡ هَٰذَا يُمۡدِدۡكُمۡ رَبُّكُم بِخَمۡسَةِ ءَالَٰفࣲ مِّنَ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةِ مُسَوِّمِينَ﴿١٢٥﴾

    Bala in tasbiroo watattaqoo wayatookum min fawrihim hatha yumdidkum rabbukum bikhamsati alafin mina almalaikati musawwimeena

    "Ya" (cukup). Jika kamu bersabar dan bertakwa ketika mereka datang menyerang kamu dengan tiba-tiba, niscaya Allah menolongmu dengan lima ribu malaikat yang memakai tanda.

  126. 3:126Baca di mushaf ↗

    وَ مَا جَعَلَهُ ٱللَّهُ إِلَّا بُشۡرَىٰ لَكُمۡ وَ لِتَطۡمَئِنَّ قُلُوبُكُم بِهِۦ ۗ وَ مَا ٱلنَّصۡرُ إِلَّا مِنۡ عِندِ ٱللَّهِ ٱلۡعَزِيزِ ٱلۡحَكِيمِ﴿١٢٦﴾

    Wama jaʿalahu Allahu illa bushra lakum walitatmainna quloobukum bihi wama alnnasru illa min ʿindi Allahi alʿazeezi alhakeemi

    Dan Allah tidak menjadikannya (pemberian bala-bantuan itu) melainkan sebagai kabar gembira bagi (kemenangan)mu, dan agar hatimu tenang karenanya. Dan tidak ada kemenangan itu, selain dari Allah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.

  127. 3:127Baca di mushaf ↗

    لِيَقۡطَعَ طَرَفࣰا مِّنَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ أَوۡ يَكۡبِتَهُمۡ فَيَنقَلِبُواْ خَآئِبِينَ﴿١٢٧﴾

    Liyaqtaʿa tarafan mina allatheena kafaroo aw yakbitahum fayanqaliboo khaibeena

    (Allah menolong kamu dalam perang Badar dan memberi bantuan) adalah untuk membinasakan segolongan orang kafir, atau untuk menjadikan mereka hina, sehingga mereka kembali tanpa memperoleh apa pun.

  128. 3:128Baca di mushaf ↗

    لَيۡسَ لَكَ مِنَ ٱلۡأَمۡرِ شَيۡءٌ أَوۡ يَتُوبَ عَلَيۡهِمۡ أَوۡ يُعَذِّبَهُمۡ فَإِنَّهُمۡ ظَٰلِمُونَ﴿١٢٨﴾

    Laysa laka mina alamri shayon aw yatooba ʿalayhim aw yuʿaththibahum fainnahum thalimoona

    Itu bukan menjadi urusanmu (Muhammad) apakah Allah menerima tobat mereka, atau mengazabnya, karena sesungguhnya mereka orang-orang zalim.

  129. 3:129Baca di mushaf ↗

    وَ لِلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَ مَا فِي ٱلۡأَرۡضِ ۚ يَغۡفِرُ لِمَن يَشَآءُ وَ يُعَذِّبُ مَن يَشَآءُ ۚ وَ ٱللَّهُ غَفُورࣱ رَّحِيمࣱ﴿١٢٩﴾

    Walillahi ma fee alssamawati wama fee alardi yaghfiru liman yashao wayuʿaththibu man yashao waAllahu ghafoorun raheemun

    Dan milik Allahlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki, dan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

  130. 3:130Baca di mushaf ↗

    يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَأۡكُلُواْ ٱلرِّبَوٰٓاْ أَضۡعَٰفࣰا مُّضَٰعَفَةࣰ ۖ وَ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ﴿١٣٠﴾

    Ya ayyuha allatheena amanoo la takuloo alrriba adʿafan mudaʿafatan waittaqoo Allaha laʿallakum tuflihoona

    Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.

  131. 3:131Baca di mushaf ↗

    وَ ٱتَّقُواْ ٱلنَّارَ ٱلَّتِيٓ أُعِدَّتۡ لِلۡكَٰفِرِينَ﴿١٣١﴾

    Waittaqoo alnnara allatee oʿiddat lilkafireena

    Dan peliharalah dirimu dari api neraka, yang telah disiapkan untuk orang-orang kafir.

  132. 3:132Baca di mushaf ↗

    وَ أَطِيعُواْ ٱللَّهَ وَ ٱلرَّسُولَ لَعَلَّكُمۡ تُرۡحَمُونَ﴿١٣٢﴾

    Waateeʿoo Allaha waalrrasoola laʿallakum turhamoona

    Dan taatlah kepada Allah dan Rasul (Muhammad), agar kamu diberi rahmat.

  133. 3:133Baca di mushaf ↗

    وَ سَارِعُوٓاْ إِلَىٰ مَغۡفِرَةࣲ مِّن رَّبِّكُمۡ وَ جَنَّةٍ عَرۡضُهَا ٱلسَّمَٰوَٰتُ وَ ٱلۡأَرۡضُ أُعِدَّتۡ لِلۡمُتَّقِينَ﴿١٣٣﴾

    Wasariʿoo ila maghfiratin min rabbikum wajannatin ʿarduha alssamawatu waalardu oʿiddat lilmuttaqeena

    Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa,

  134. 3:134Baca di mushaf ↗

    ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي ٱلسَّرَّآءِ وَ ٱلضَّرَّآءِ وَ ٱلۡكَٰظِمِينَ ٱلۡغَيۡظَ وَ ٱلۡعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِ ۗ وَ ٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلۡمُحۡسِنِينَ﴿١٣٤﴾

    Allatheena yunfiqoona fee alssarrai waalddarrai waalkathimeena alghaytha waalʿafeena ʿani alnnasi waAllahu yuhibbu almuhsineena

    (yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan,

  135. 3:135Baca di mushaf ↗

    وَ ٱلَّذِينَ إِذَا فَعَلُواْ فَٰحِشَةً أَوۡ ظَلَمُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ ذَكَرُواْ ٱللَّهَ فَٱسۡتَغۡفَرُواْ لِذُنُوبِهِمۡ وَ مَن يَغۡفِرُ ٱلذُّنُوبَ إِلَّا ٱللَّهُ وَ لَمۡ يُصِرُّواْ عَلَىٰ مَا فَعَلُواْ وَ هُمۡ يَعۡلَمُونَ﴿١٣٥﴾

    Waallatheena itha faʿaloo fahishatan aw thalamoo anfusahum thakaroo Allaha faistaghfaroo lithunoobihim waman yaghfiru alththunooba illa Allahu walam yusirroo ʿala ma faʿaloo wahum yaʿlamoona

    dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampun atas dosa-dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui.

  136. 3:136Baca di mushaf ↗

    أُوْلَٰٓئِكَ جَزَآؤُهُم مَّغۡفِرَةࣱ مِّن رَّبِّهِمۡ وَ جَنَّٰتࣱ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَا ۚ وَ نِعۡمَ أَجۡرُ ٱلۡعَٰمِلِينَ﴿١٣٦﴾

    Olaika jazaohum maghfiratun min rabbihim wajannatun tajree min tahtiha alanharu khalideena feeha waniʿma ajru alʿamileena

    Balasan bagi mereka ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Dan (itulah) sebaik-baik pahala bagi orang-orang yang beramal.

  137. 3:137Baca di mushaf ↗

    قَدۡ خَلَتۡ مِن قَبۡلِكُمۡ سُنَنࣱ فَسِيرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ فَٱنظُرُواْ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلۡمُكَذِّبِينَ﴿١٣٧﴾

    Qad khalat min qablikum sunanun faseeroo fee alardi faonthuroo kayfa kana ʿaqibatu almukaththibeena

    Sungguh, telah berlalu sebelum kamu sunah-sunah (Allah), karena itu berjalanlah kamu ke (segenap penjuru) bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang yang mendustakan (rasul-rasul).

  138. 3:138Baca di mushaf ↗

    هَٰذَا بَيَانࣱ لِّلنَّاسِ وَ هُدࣰى وَ مَوۡعِظَةࣱ لِّلۡمُتَّقِينَ﴿١٣٨﴾

    Hatha bayanun lilnnasi wahudan wamawʿithatun lilmuttaqeena

    Inilah (Alquran) suatu keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.

  139. 3:139Baca di mushaf ↗

    وَ لَا تَهِنُواْ وَ لَا تَحۡزَنُواْ وَ أَنتُمُ ٱلۡأَعۡلَوۡنَ إِن كُنتُم مُّؤۡمِنِينَ﴿١٣٩﴾

    Wala tahinoo wala tahzanoo waantumu alaʿlawna in kuntum mumineena

    Dan janganlah kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang beriman.

  140. 3:140Baca di mushaf ↗

    إِن يَمۡسَسۡكُمۡ قَرۡحࣱ فَقَدۡ مَسَّ ٱلۡقَوۡمَ قَرۡحࣱ مِّثۡلُهُۥ ۚ وَ تِلۡكَ ٱلۡأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيۡنَ ٱلنَّاسِ وَ لِيَعۡلَمَ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَ يَتَّخِذَ مِنكُمۡ شُهَدَآءَ ۗ وَ ٱللَّهُ لَا يُحِبُّ ٱلظَّٰلِمِينَ﴿١٤٠﴾

    In yamsaskum qarhun faqad massa alqawma qarhun mithluhu watilka alayyamu nudawiluha bayna alnnasi waliyaʿlama Allahu allatheena amanoo wayattakhitha minkum shuhadaa waAllahu la yuhibbu alththalimeena

    Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka mereka pun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran), dan agar Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) dan agar sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang zalim,

  141. 3:141Baca di mushaf ↗

    وَ لِيُمَحِّصَ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَ يَمۡحَقَ ٱلۡكَٰفِرِينَ﴿١٤١﴾

    Waliyumahhisa Allahu allatheena amanoo wayamhaqa alkafireena

    dan agar Allah membersihkan orang-orang yang beriman (dari dosa mereka) dan membinasakan orang-orang kafir.

  142. 3:142Baca di mushaf ↗

    أَمۡ حَسِبۡتُمۡ أَن تَدۡخُلُواْ ٱلۡجَنَّةَ وَ لَمَّا يَعۡلَمِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ جَٰهَدُواْ مِنكُمۡ وَ يَعۡلَمَ ٱلصَّٰبِرِينَ﴿١٤٢﴾

    Am hasibtum an tadkhuloo aljannata walamma yaʿlami Allahu allatheena jahadoo minkum wayaʿlama alssabireena

    Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antara kamu, dan belum nyata orang-orang yang sabar.

  143. 3:143Baca di mushaf ↗

    وَ لَقَدۡ كُنتُمۡ تَمَنَّوۡنَ ٱلۡمَوۡتَ مِن قَبۡلِ أَن تَلۡقَوۡهُ فَقَدۡ رَأَيۡتُمُوهُ وَ أَنتُمۡ تَنظُرُونَ﴿١٤٣﴾

    Walaqad kuntum tamannawna almawta min qabli an talqawhu faqad raaytumoohu waantum tanthuroona

    Dan kamu benar-benar mengharapkan mati (syahid) sebelum kamu menghadapinya; maka (sekarang) kamu sungguh, telah melihatnya dan kamu menyaksikannya.

  144. 3:144Baca di mushaf ↗

    وَ مَا مُحَمَّدٌ إِلَّا رَسُولࣱ قَدۡ خَلَتۡ مِن قَبۡلِهِ ٱلرُّسُلُ ۚ أَفَإِيْن مَّاتَ أَوۡ قُتِلَ ٱنقَلَبۡتُمۡ عَلَىٰٓ أَعۡقَٰبِكُمۡ ۚ وَ مَن يَنقَلِبۡ عَلَىٰ عَقِبَيۡهِ فَلَن يَضُرَّ ٱللَّهَ شَيۡـࣰٔا ۚ وَ سَيَجۡزِي ٱللَّهُ ٱلشَّٰكِرِينَ﴿١٤٤﴾

    Wama muhammadun illa rasoolun qad khalat min qablihi alrrusulu afain mata aw qutila inqalabtum ʿala aʿqabikum waman yanqalib ʿala ʿaqibayhi falan yadurra Allaha shayan wasayajzee Allahu alshshakireena

    Dan Muhammad hanyalah seorang Rasul; sebelumnya telah berlalu beberapa Rasul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh, kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barang siapa berbalik ke belakang, maka ia tidak akan merugikan Allah sedikit pun. Allah akan memberi balasan kepada orang yang bersyukur.

  145. 3:145Baca di mushaf ↗

    وَ مَا كَانَ لِنَفۡسٍ أَن تَمُوتَ إِلَّا بِإِذۡنِ ٱللَّهِ كِتَٰبࣰا مُّؤَجَّلࣰا ۗ وَ مَن يُرِدۡ ثَوَابَ ٱلدُّنۡيَا نُؤۡتِهِۦ مِنۡهَا وَ مَن يُرِدۡ ثَوَابَ ٱلۡأٓخِرَةِ نُؤۡتِهِۦ مِنۡهَا ۚ وَ سَنَجۡزِي ٱلشَّٰكِرِينَ﴿١٤٥﴾

    Wama kana linafsin an tamoota illa biithni Allahi kitaban muajjalan waman yurid thawaba alddunya nutihi minha waman yurid thawaba alakhirati nutihi minha wasanajzee alshshakireena

    Dan setiap yang bernyawa tidak akan mati kecuali dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala (dunia) itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala (akhirat) itu, dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.

  146. 3:146Baca di mushaf ↗

    وَ كَأَيِّن مِّن نَّبِيࣲّ قَٰتَلَ مَعَهُۥ رِبِّيُّونَ كَثِيرࣱ فَمَا وَهَنُواْ لِمَآ أَصَابَهُمۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَ مَا ضَعُفُواْ وَ مَا ٱسۡتَكَانُواْ ۗ وَ ٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلصَّٰبِرِينَ﴿١٤٦﴾

    Wakaayyin min nabiyyin qatala maʿahu ribbiyyoona katheerun fama wahanoo lima asabahum fee sabeeli Allahi wama daʿufoo wama istakanoo waAllahu yuhibbu alssabireena

    Dan betapa banyak nabi yang berperang didampingi sejumlah besar dari pengikut(nya) yang bertakwa. Mereka tidak (menjadi) lemah karena bencana yang menimpanya di jalan Allah, tidak patah semangat dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Dan Allah mencitai orang-orang yang sabar.

  147. 3:147Baca di mushaf ↗

    وَ مَا كَانَ قَوۡلَهُمۡ إِلَّآ أَن قَالُواْ رَبَّنَا ٱغۡفِرۡ لَنَا ذُنُوبَنَا وَ إِسۡرَافَنَا فِيٓ أَمۡرِنَا وَ ثَبِّتۡ أَقۡدَامَنَا وَ ٱنصُرۡنَا عَلَى ٱلۡقَوۡمِ ٱلۡكَٰفِرِينَ﴿١٤٧﴾

    Wama kana qawlahum illa an qaloo rabbana ighfir lana thunoobana waisrafana fee amrina wathabbit aqdamana waonsurna ʿala alqawmi alkafireena

    Dan tidak lain ucapan mereka hanyalah doa, "Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebihan (dalam) urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir."

  148. 3:148Baca di mushaf ↗

    فَـَٔاتَىٰهُمُ ٱللَّهُ ثَوَابَ ٱلدُّنۡيَا وَ حُسۡنَ ثَوَابِ ٱلۡأٓخِرَةِ ۗ وَ ٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلۡمُحۡسِنِينَ﴿١٤٨﴾

    Faatahumu Allahu thawaba alddunya wahusna thawabi alakhirati waAllahu yuhibbu almuhsineena

    Maka Allah memberi mereka pahala di dunia dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.

  149. 3:149Baca di mushaf ↗

    يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِن تُطِيعُواْ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ يَرُدُّوكُمۡ عَلَىٰٓ أَعۡقَٰبِكُمۡ فَتَنقَلِبُواْ خَٰسِرِينَ﴿١٤٩﴾

    Ya ayyuha allatheena amanoo in tuteeʿoo allatheena kafaroo yaruddookum ʿala aʿqabikum fatanqaliboo khasireena

    Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menaati orang-orang yang kafir, niscaya mereka akan mengembalikan kamu ke belakang (murtad), maka kamu akan kembali menjadi orang yang rugi.

  150. 3:150Baca di mushaf ↗

    بَلِ ٱللَّهُ مَوۡلَىٰكُمۡ ۖ وَ هُوَ خَيۡرُ ٱلنَّٰصِرِينَ﴿١٥٠﴾

    Bali Allahu mawlakum wahuwa khayru alnnasireena

    Tetapi hanya Allahlah pelindungmu, dan Dia Penolong yang terbaik.

  151. 3:151Baca di mushaf ↗

    سَنُلۡقِي فِي قُلُوبِ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ ٱلرُّعۡبَ بِمَآ أَشۡرَكُواْ بِٱللَّهِ مَا لَمۡ يُنَزِّلۡ بِهِۦ سُلۡطَٰنࣰا ۖ وَ مَأۡوَىٰهُمُ ٱلنَّارُ ۖ وَ بِئۡسَ مَثۡوَى ٱلظَّٰلِمِينَ﴿١٥١﴾

    Sanulqee fee quloobi allatheena kafaroo alrruʿba bima ashrakoo biAllahi ma lam yunazzil bihi sultanan wamawahumu alnnaru wabisa mathwa alththalimeena

    Akan Kami masukkan rasa takut ke dalam hati orang-orang kafir, karena mereka mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan keterangan tentang itu. Dan tempat kembali mereka ialah neraka. Dan (itulah) seburuk-buruk tempat tinggal (bagi) orang-orang zalim.

  152. 3:152Baca di mushaf ↗

    وَ لَقَدۡ صَدَقَكُمُ ٱللَّهُ وَعۡدَهُۥٓ إِذۡ تَحُسُّونَهُم بِإِذۡنِهِۦ ۖ حَتَّىٰٓ إِذَا فَشِلۡتُمۡ وَ تَنَٰزَعۡتُمۡ فِي ٱلۡأَمۡرِ وَ عَصَيۡتُم مِّنۢ بَعۡدِ مَآ أَرَىٰكُم مَّا تُحِبُّونَ ۚ مِنكُم مَّن يُرِيدُ ٱلدُّنۡيَا وَ مِنكُم مَّن يُرِيدُ ٱلۡأٓخِرَةَ ۚ ثُمَّ صَرَفَكُمۡ عَنۡهُمۡ لِيَبۡتَلِيَكُمۡ ۖ وَ لَقَدۡ عَفَا عَنكُمۡ ۗ وَ ٱللَّهُ ذُو فَضۡلٍ عَلَى ٱلۡمُؤۡمِنِينَ﴿١٥٢﴾

    Walaqad sadaqakumu Allahu waʿdahu ith tahussoonahum biithnihi hatta itha fashiltum watanazaʿtum fee alamri waʿasaytum min baʿdi ma arakum ma tuhibboona minkum man yureedu alddunya waminkum man yureedu alakhirata thumma sarafakum ʿanhum liyabtaliyakum walaqad ʿafa ʿankum waAllahu thoo fadlin ʿala almumineena

    Dan sungguh, Allah telah memenuhi janji-Nya kepadamu, ketika kamu membunuh mereka dengan izin-Nya sampai pada saat kamu lemah dan berselisih dalam urusan itu dan mengabaikan perintah Rasul setelah Allah memperlihatkan kepadamu apa yang kamu sukai. Di antara kamu ada orang yang menghendaki dunia dan di antara kamu ada (pula) orang yang menghendaki akhirat. Kemudian Allah memalingkan kamu dari mereka untuk mengujimu, tetapi Dia benar-benar telah memaafkan kamu. Dan Allah mempunyai karunia (yang diberikan) kepada orang-orang mukmin.

  153. 3:153Baca di mushaf ↗

    إِذۡ تُصۡعِدُونَ وَ لَا تَلۡوُۥنَ عَلَىٰٓ أَحَدࣲ وَ ٱلرَّسُولُ يَدۡعُوكُمۡ فِيٓ أُخۡرَىٰكُمۡ فَأَثَٰبَكُمۡ غَمَّۢا بِغَمࣲّ لِّكَيۡلَا تَحۡزَنُواْ عَلَىٰ مَا فَاتَكُمۡ وَ لَا مَآ أَصَٰبَكُمۡ ۗ وَ ٱللَّهُ خَبِيرُۢ بِمَا تَعۡمَلُونَ﴿١٥٣﴾

    Ith tusʿidoona wala talwoona ʿala ahadin waalrrasoolu yadʿookum fee okhrakum faathabakum ghamman bighammin likayla tahzanoo ʿala ma fatakum wala ma asabakum waAllahu khabeerun bima taʿmaloona

    (Ingatlah) ketika kamu lari dan tidak menoleh kepada siapa pun, sedang Rasul (Muhammad) yang berada di antara (kawan-kawan)mu yang lain memanggil kamu (kelompok yang lari), karena itu Allah menimpakan kepadamu kesedihan demi kesedihan, agar kamu tidak bersedih hati (lagi) terhadap apa yang luput dari kamu dan terhadap apa yang menimpamu. Dan Allah Mahateliti atas apa yang kamu kerjakan.

  154. 3:154Baca di mushaf ↗

    ثُمَّ أَنزَلَ عَلَيۡكُم مِّنۢ بَعۡدِ ٱلۡغَمِّ أَمَنَةࣰ نُّعَاسࣰا يَغۡشَىٰ طَآئِفَةࣰ مِّنكُمۡ ۖ وَ طَآئِفَةࣱ قَدۡ أَهَمَّتۡهُمۡ أَنفُسُهُمۡ يَظُنُّونَ بِٱللَّهِ غَيۡرَ ٱلۡحَقِّ ظَنَّ ٱلۡجَٰهِلِيَّةِ ۖ يَقُولُونَ هَل لَّنَا مِنَ ٱلۡأَمۡرِ مِن شَيۡءࣲ ۗ قُلۡ إِنَّ ٱلۡأَمۡرَ كُلَّهُۥ لِلَّهِ ۗ يُخۡفُونَ فِيٓ أَنفُسِهِم مَّا لَا يُبۡدُونَ لَكَ ۖ يَقُولُونَ لَوۡ كَانَ لَنَا مِنَ ٱلۡأَمۡرِ شَيۡءࣱ مَّا قُتِلۡنَا هَٰهُنَا ۗ قُل لَّوۡ كُنتُمۡ فِي بُيُوتِكُمۡ لَبَرَزَ ٱلَّذِينَ كُتِبَ عَلَيۡهِمُ ٱلۡقَتۡلُ إِلَىٰ مَضَاجِعِهِمۡ ۖ وَ لِيَبۡتَلِيَ ٱللَّهُ مَا فِي صُدُورِكُمۡ وَ لِيُمَحِّصَ مَا فِي قُلُوبِكُمۡ ۚ وَ ٱللَّهُ عَلِيمُۢ بِذَاتِ ٱلصُّدُورِ﴿١٥٤﴾

    Thumma anzala ʿalaykum min baʿdi alghammi amanatan nuʿasan yaghsha taifatan minkum wataifatun qad ahammathum anfusuhum yathunnoona biAllahi ghayra alhaqqi thanna aljahiliyyati yaqooloona hal lana mina alamri min shayin qul inna alamra kullahu lillahi yukhfoona fee anfusihim ma la yubdoona laka yaqooloona law kana lana mina alamri shayon ma qutilna hahuna qul law kuntum fee buyootikum labaraza allatheena kutiba ʿalayhimu alqatlu ila madajiʿihim waliyabtaliya Allahu ma fee sudoorikum waliyumahhisa ma fee quloobikum waAllahu ʿaleemun bithati alssudoori

    Kemudian setelah kamu ditimpa kesedihan, Dia menurunkan rasa aman kepadamu (berupa) kantuk yang meliputi segolongan dari kamu, sedangkan segolongan lagi telah dicemaskan oleh diri mereka sendiri; mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan jahiliah. Mereka berkata, "Adakah sesuatu yang dapat kita perbuat dalam urusan ini?" Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya segala urusan itu di tangan Allah." Mereka menyembunyikan dalam hatinya apa yang tidak mereka terangkan kepadamu. Mereka berkata, "Sekiranya ada sesuatu yang dapat kita perbuat dalam urusan ini, niscaya kita tidak akan dibunuh (dikalahkan) di sini." Katakanlah (Muhammad), "Meskipun kamu ada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditetapkan akan mati terbunuh itu keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh." Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Dan Allah Maha Mengetahui isi hati.

  155. 3:155Baca di mushaf ↗

    إِنَّ ٱلَّذِينَ تَوَلَّوۡاْ مِنكُمۡ يَوۡمَ ٱلۡتَقَى ٱلۡجَمۡعَانِ إِنَّمَا ٱسۡتَزَلَّهُمُ ٱلشَّيۡطَٰنُ بِبَعۡضِ مَا كَسَبُواْ ۖ وَ لَقَدۡ عَفَا ٱللَّهُ عَنۡهُمۡ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ حَلِيمࣱ﴿١٥٥﴾

    Inna allatheena tawallaw minkum yawma iltaqa aljamʿani innama istazallahumu alshshaytanu bibaʿdi ma kasaboo walaqad ʿafa Allahu ʿanhum inna Allaha ghafoorun haleemun

    Sesungguhnya orang-orang yang berpaling di antara kamu ketika terjadi pertemuan (pertempuran) antara dua pasukan itu, sesungguhnya mereka digelincirkan oleh setan, disebabkan sebagian kesalahan (dosa) yang telah mereka perbuat (pada masa lampau), tetapi Allah benar-benar telah memaafkan mereka. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyantun.

  156. 3:156Baca di mushaf ↗

    يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَكُونُواْ كَٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَ قَالُواْ لِإِخۡوَٰنِهِمۡ إِذَا ضَرَبُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ أَوۡ كَانُواْ غُزࣰّى لَّوۡ كَانُواْ عِندَنَا مَا مَاتُواْ وَ مَا قُتِلُواْ لِيَجۡعَلَ ٱللَّهُ ذَٰلِكَ حَسۡرَةࣰ فِي قُلُوبِهِمۡ ۗ وَ ٱللَّهُ يُحۡيِۦ وَ يُمِيتُ ۗ وَ ٱللَّهُ بِمَا تَعۡمَلُونَ بَصِيرࣱ﴿١٥٦﴾

    Ya ayyuha allatheena amanoo la takoonoo kaallatheena kafaroo waqaloo liikhwanihim itha daraboo fee alardi aw kanoo ghuzzan law kanoo ʿindana ma matoo wama qutiloo liyajʿala Allahu thalika hasratan fee quloobihim waAllahu yuhyee wayumeetu waAllahu bima taʿmaloona baseerun

    Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu seperti orang-orang kafir yang mengatakan kepada saudara-saudaranya apabila mereka mengadakan perjalanan di bumi atau berperang, "Sekiranya mereka tetap bersama kita, tentulah mereka tidak mati dan tidak terbunuh." (Dengan perkataan) yang demikian itu, karena Allah hendak menimbulkan rasa penyesalan di hati mereka. Allah menghidupkan dan mematikan, dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

  157. 3:157Baca di mushaf ↗

    وَ لَئِن قُتِلۡتُمۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ أَوۡ مُتُّمۡ لَمَغۡفِرَةࣱ مِّنَ ٱللَّهِ وَ رَحۡمَةٌ خَيۡرࣱ مِّمَّا يَجۡمَعُونَ﴿١٥٧﴾

    Walain qutiltum fee sabeeli Allahi aw muttum lamaghfiratun mina Allahi warahmatun khayrun mimma yajmaʿoona

    Dan sungguh, sekiranya kamu gugur di jalan Allah atau mati, sungguh, pastilah ampunan Allah dan rahmat-Nya lebih baik (bagimu) daripada apa (harta rampasan) yang mereka kumpulkan.

  158. 3:158Baca di mushaf ↗

    وَ لَئِن مُّتُّمۡ أَوۡ قُتِلۡتُمۡ لَإِلَى ٱللَّهِ تُحۡشَرُونَ﴿١٥٨﴾

    Walain muttum aw qutiltum laila Allahi tuhsharoona

    Dan sungguh, sekiranya kamu mati atau gugur, pastilah kepada Allah kamu dikumpulkan.

  159. 3:159Baca di mushaf ↗

    فَبِمَا رَحۡمَةࣲ مِّنَ ٱللَّهِ لِنتَ لَهُمۡ ۖ وَ لَوۡ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ ٱلۡقَلۡبِ لَٱنفَضُّواْ مِنۡ حَوۡلِكَ ۖ فَٱعۡفُ عَنۡهُمۡ وَ ٱسۡتَغۡفِرۡ لَهُمۡ وَ شَاوِرۡهُمۡ فِي ٱلۡأَمۡرِ ۖ فَإِذَا عَزَمۡتَ فَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلۡمُتَوَكِّلِينَ﴿١٥٩﴾

    Fabima rahmatin mina Allahi linta lahum walaw kunta faththan ghaleetha alqalbi lainfaddoo min hawlika faoʿfu ʿanhum waistaghfir lahum washawirhum fee alamri faitha ʿazamta fatawakkal ʿala Allahi inna Allaha yuhibbu almutawakkileena

    Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal.

  160. 3:160Baca di mushaf ↗

    إِن يَنصُرۡكُمُ ٱللَّهُ فَلَا غَالِبَ لَكُمۡ ۖ وَ إِن يَخۡذُلۡكُمۡ فَمَن ذَا ٱلَّذِي يَنصُرُكُم مِّنۢ بَعۡدِهِۦ ۗ وَ عَلَى ٱللَّهِ فَلۡيَتَوَكَّلِ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ﴿١٦٠﴾

    In yansurkumu Allahu fala ghaliba lakum wain yakhthulkum faman tha allathee yansurukum min baʿdihi waʿala Allahi falyatawakkali almuminoona

    Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada yang dapat mengalahkanmu, tetapi jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapa yang dapat menolongmu setelah itu? Karena itu, hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal.

  161. 3:161Baca di mushaf ↗

    وَ مَا كَانَ لِنَبِيٍّ أَن يَغُلَّ ۚ وَ مَن يَغۡلُلۡ يَأۡتِ بِمَا غَلَّ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ ۚ ثُمَّ تُوَفَّىٰ كُلُّ نَفۡسࣲ مَّا كَسَبَتۡ وَ هُمۡ لَا يُظۡلَمُونَ﴿١٦١﴾

    Wama kana linabiyyin an yaghulla waman yaghlul yati bima ghalla yawma alqiyamati thumma tuwaffa kullu nafsin ma kasabat wahum la yuthlamoona

    Dan tidak mungkin seorang Nabi berkhianat (dalam urusan harta rampasan perang). Barang siapa berkhianat, niscaya pada hari Kiamat dia akan datang membawa apa yang dikhianatkannya. Kemudian setiap orang akan diberi balasan yang sempurna sesuai dengan apa yang dilakukannya, dan mereka tidak dizalimi.

  162. 3:162Baca di mushaf ↗

    أَفَمَنِ ٱتَّبَعَ رِضۡوَٰنَ ٱللَّهِ كَمَنۢ بَآءَ بِسَخَطࣲ مِّنَ ٱللَّهِ وَ مَأۡوَىٰهُ جَهَنَّمُ ۖ وَ بِئۡسَ ٱلۡمَصِيرُ﴿١٦٢﴾

    Afamani ittabaʿa ridwana Allahi kaman baa bisakhatin mina Allahi wamawahu jahannamu wabisa almaseeru

    Maka adakah orang yang mengikuti keridaan Allah sama dengan orang yang kembali membawa kemurkaan dari Allah dan tempatnya di neraka Jahanam? Itulah seburuk-buruk tempat kembali.

  163. 3:163Baca di mushaf ↗

    هُمۡ دَرَجَٰتٌ عِندَ ٱللَّهِ ۗ وَ ٱللَّهُ بَصِيرُۢ بِمَا يَعۡمَلُونَ﴿١٦٣﴾

    Hum darajatun ʿinda Allahi waAllahu baseerun bima yaʿmaloona

    (Kedudukan) mereka itu bertingkat-tingkat di sisi Allah, dan Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.

  164. 3:164Baca di mushaf ↗

    لَقَدۡ مَنَّ ٱللَّهُ عَلَى ٱلۡمُؤۡمِنِينَ إِذۡ بَعَثَ فِيهِمۡ رَسُولࣰا مِّنۡ أَنفُسِهِمۡ يَتۡلُواْ عَلَيۡهِمۡ ءَايَٰتِهِۦ وَ يُزَكِّيهِمۡ وَ يُعَلِّمُهُمُ ٱلۡكِتَٰبَ وَ ٱلۡحِكۡمَةَ وَ إِن كَانُواْ مِن قَبۡلُ لَفِي ضَلَٰلࣲ مُّبِينٍ﴿١٦٤﴾

    Laqad manna Allahu ʿala almumineena ith baʿatha feehim rasoolan min anfusihim yatloo ʿalayhim ayatihi wayuzakkeehim wayuʿallimuhumu alkitaba waalhikmata wain kanoo min qablu lafee dalalin mubeenin

    Sungguh, Allah telah memberi karunia kepada orang-orang beriman ketika (Allah) mengutus seorang Rasul (Muhammad) di tengah-tengah mereka dari kalangan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, menyucikan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Kitab (Alquran) dan Hikmah (Sunah), meskipun sebelumnya, mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata.

  165. 3:165Baca di mushaf ↗

    أَوَلَمَّآ أَصَٰبَتۡكُم مُّصِيبَةࣱ قَدۡ أَصَبۡتُم مِّثۡلَيۡهَا قُلۡتُمۡ أَنَّىٰ هَٰذَا ۖ قُلۡ هُوَ مِنۡ عِندِ أَنفُسِكُمۡ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءࣲ قَدِيرࣱ﴿١٦٥﴾

    Awalamma asabatkum museebatun qad asabtum mithlayha qultum anna hatha qul huwa min ʿindi anfusikum inna Allaha ʿala kulli shayin qadeerun

    Dan mengapa kamu (heran) ketika ditimpa musibah (kekalahan pada Perang Uhud), padahal kamu telah menimpakan musibah dua kali lipat (kepada musuh-musuhmu pada Perang Badar) kamu berkata, "Dari mana datangnya (kekalahan) ini?" Katakanlah, "Itu dari (kesalahan) dirimu sendiri." Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

  166. 3:166Baca di mushaf ↗

    وَ مَآ أَصَٰبَكُمۡ يَوۡمَ ٱلۡتَقَى ٱلۡجَمۡعَانِ فَبِإِذۡنِ ٱللَّهِ وَ لِيَعۡلَمَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ﴿١٦٦﴾

    Wama asabakum yawma iltaqa aljamʿani fabiithni Allahi waliyaʿlama almumineena

    Dan apa yang menimpa kamu ketika terjadi pertemuan (pertempuran) antara dua pasukan itu adalah dengan izin Allah, dan agar Allah menguji siapa orang (yang benar-benar) beriman,

  167. 3:167Baca di mushaf ↗

    وَ لِيَعۡلَمَ ٱلَّذِينَ نَافَقُواْ ۚ وَ قِيلَ لَهُمۡ تَعَالَوۡاْ قَٰتِلُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ أَوِ ٱدۡفَعُواْ ۖ قَالُواْ لَوۡ نَعۡلَمُ قِتَالࣰا لَّٱتَّبَعۡنَٰكُمۡ ۗ هُمۡ لِلۡكُفۡرِ يَوۡمَئِذٍ أَقۡرَبُ مِنۡهُمۡ لِلۡإِيمَٰنِ ۚ يَقُولُونَ بِأَفۡوَٰهِهِم مَّا لَيۡسَ فِي قُلُوبِهِمۡ ۚ وَ ٱللَّهُ أَعۡلَمُ بِمَا يَكۡتُمُونَ﴿١٦٧﴾

    Waliyaʿlama allatheena nafaqoo waqeela lahum taʿalaw qatiloo fee sabeeli Allahi awi idfaʿoo qaloo law naʿlamu qitalan laittabaʿnakum hum lilkufri yawmaithin aqrabu minhum lileemani yaqooloona biafwahihim ma laysa fee quloobihim waAllahu aʿlamu bima yaktumoona

    dan untuk menguji orang-orang yang munafik, kepada mereka dikatakan,"Marilah berperang di jalan Allah atau pertahankanlah (dirimu)." Mereka berkata, "Sekiranya kami mengetahui (bagaimana cara) berperang, tentulah kami mengikuti kamu." Mereka pada hari itu lebih dekat kepada kekafiran dari pada keimanan. Mereka mengatakan dengan mulutnya apa yang tidak sesuai dengan isi hatinya. Dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan.

  168. 3:168Baca di mushaf ↗

    ٱلَّذِينَ قَالُواْ لِإِخۡوَٰنِهِمۡ وَ قَعَدُواْ لَوۡ أَطَاعُونَا مَا قُتِلُواْ ۗ قُلۡ فَٱدۡرَءُواْ عَنۡ أَنفُسِكُمُ ٱلۡمَوۡتَ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ﴿١٦٨﴾

    Allatheena qaloo liikhwanihim waqaʿadoo law ataʿoona ma qutiloo qul faidraoo ʿan anfusikumu almawta in kuntum sadiqeena

    (Mereka itu adalah) orang-orang yang berkata kepada saudara-saudaranya dan mereka tidak turut pergi berperang, "Sekiranya mereka mengikuti kita, tentulah mereka tidak terbunuh." Katakanlah, "Cegahlah kematian itu dari dirimu, jika kamu orang yang benar."

  169. 3:169Baca di mushaf ↗

    وَ لَا تَحۡسَبَنَّ ٱلَّذِينَ قُتِلُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ أَمۡوَٰتَۢا ۚ بَلۡ أَحۡيَآءٌ عِندَ رَبِّهِمۡ يُرۡزَقُونَ﴿١٦٩﴾

    Wala tahsabanna allatheena qutiloo fee sabeeli Allahi amwatan bal ahyaon ʿinda rabbihim yurzaqoona

    Dan jangan sekali-kali kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; sebenarnya mereka itu hidup, di sisi Tuhannya mendapat rezeki,

  170. 3:170Baca di mushaf ↗

    فَرِحِينَ بِمَآ ءَاتَىٰهُمُ ٱللَّهُ مِن فَضۡلِهِۦ وَ يَسۡتَبۡشِرُونَ بِٱلَّذِينَ لَمۡ يَلۡحَقُواْ بِهِم مِّنۡ خَلۡفِهِمۡ أَلَّا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَ لَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ﴿١٧٠﴾

    Fariheena bima atahumu Allahu min fadlihi wayastabshiroona biallatheena lam yalhaqoo bihim min khalfihim alla khawfun ʿalayhim wala hum yahzanoona

    mereka bergembira dengan karunia yang diberikan Allah kepadanya, dan senang hati terhadap orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.

  171. 3:171Baca di mushaf ↗

    يَسۡتَبۡشِرُونَ بِنِعۡمَةࣲ مِّنَ ٱللَّهِ وَ فَضۡلࣲ وَ أَنَّ ٱللَّهَ لَا يُضِيعُ أَجۡرَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ﴿١٧١﴾

    Yastabshiroona biniʿmatin mina Allahi wafadlin waanna Allaha la yudeeʿu ajra almumineena

    Mereka bergembira ria dengan nikmat dan karunia dari Allah. Dan sungguh, Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman,

  172. 3:172Baca di mushaf ↗

    ٱلَّذِينَ ٱسۡتَجَابُواْ لِلَّهِ وَ ٱلرَّسُولِ مِنۢ بَعۡدِ مَآ أَصَابَهُمُ ٱلۡقَرۡحُ ۚ لِلَّذِينَ أَحۡسَنُواْ مِنۡهُمۡ وَ ٱتَّقَوۡاْ أَجۡرٌ عَظِيمٌ﴿١٧٢﴾

    Allatheena istajaboo lillahi waalrrasooli min baʿdi ma asabahumu alqarhu lillatheena ahsanoo minhum waittaqaw ajrun ʿatheemun

    (yaitu) orang-orang yang menaati (perintah) Allah dan Rasul setelah mereka mendapat luka (dalam Perang Uhud). Orang-orang yang berbuat kebajikan dan bertakwa di antara mereka mendapat pahala yang besar.

  173. 3:173Baca di mushaf ↗

    ٱلَّذِينَ قَالَ لَهُمُ ٱلنَّاسُ إِنَّ ٱلنَّاسَ قَدۡ جَمَعُواْ لَكُمۡ فَٱخۡشَوۡهُمۡ فَزَادَهُمۡ إِيمَٰنࣰا وَ قَالُواْ حَسۡبُنَا ٱللَّهُ وَ نِعۡمَ ٱلۡوَكِيلُ﴿١٧٣﴾

    Allatheena qala lahumu alnnasu inna alnnasa qad jamaʿoo lakum faikhshawhum fazadahum eemanan waqaloo hasbuna Allahu waniʿma alwakeelu

    (Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang ketika ada orang-orang mengatakan kepadanya, "Orang-orang (Quraisy) telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka," ternyata (ucapan) itu menambah (kuat) iman mereka dan mereka menjawab, "Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung."

  174. 3:174Baca di mushaf ↗

    فَٱنقَلَبُواْ بِنِعۡمَةࣲ مِّنَ ٱللَّهِ وَ فَضۡلࣲ لَّمۡ يَمۡسَسۡهُمۡ سُوٓءࣱ وَ ٱتَّبَعُواْ رِضۡوَٰنَ ٱللَّهِ ۗ وَ ٱللَّهُ ذُو فَضۡلٍ عَظِيمٍ﴿١٧٤﴾

    Fainqalaboo biniʿmatin mina Allahi wafadlin lam yamsashum sooon waittabaʿoo ridwana Allahi waAllahu thoo fadlin ʿatheemin

    Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak ditimpa suatu bencana dan mereka mengikuti keridaan Allah. Allah mempunyai karunia yang besar.

  175. 3:175Baca di mushaf ↗

    إِنَّمَا ذَٰلِكُمُ ٱلشَّيۡطَٰنُ يُخَوِّفُ أَوۡلِيَآءَهُۥ فَلَا تَخَافُوهُمۡ وَ خَافُونِ إِن كُنتُم مُّؤۡمِنِينَ﴿١٧٥﴾

    Innama thalikumu alshshaytanu yukhawwifu awliyaahu fala takhafoohum wakhafooni in kuntum mumineena

    Sesungguhnya mereka hanyalah setan yang menakut-nakuti (kamu) dengan teman-teman setianya, karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu orang-orang beriman.

  176. 3:176Baca di mushaf ↗

    وَ لَا يَحۡزُنكَ ٱلَّذِينَ يُسَٰرِعُونَ فِي ٱلۡكُفۡرِ ۚ إِنَّهُمۡ لَن يَضُرُّواْ ٱللَّهَ شَيۡـࣰٔا ۚ يُرِيدُ ٱللَّهُ أَلَّا يَجۡعَلَ لَهُمۡ حَظࣰّا فِي ٱلۡأٓخِرَةِ ۖ وَ لَهُمۡ عَذَابٌ عَظِيمٌ﴿١٧٦﴾

    Wala yahzunka allatheena yusariʿoona fee alkufri innahum lan yadurroo Allaha shayan yureedu Allahu alla yajʿala lahum haththan fee alakhirati walahum ʿathabun ʿatheemun

    Dan janganlah engkau (Muhammad) dirisaukan oleh orang-orang yang dengan mudah kembali menjadi kafir; sesungguhnya sedikit pun mereka tidak merugikan Allah. Allah tidak akan memberi bagian (pahala) kepada mereka di akhirat, dan mereka akan mendapat azab yang besar.

  177. 3:177Baca di mushaf ↗

    إِنَّ ٱلَّذِينَ ٱشۡتَرَوُاْ ٱلۡكُفۡرَ بِٱلۡإِيمَٰنِ لَن يَضُرُّواْ ٱللَّهَ شَيۡـࣰٔا ۖ وَ لَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمࣱ﴿١٧٧﴾

    Inna allatheena ishtarawoo alkufra bialeemani lan yadurroo Allaha shayan walahum ʿathabun aleemun

    Sesungguhnya orang-orang yang membeli kekafiran dengan iman, sedikit pun tidak merugikan Allah; dan mereka akan mendapat azab yang pedih.

  178. 3:178Baca di mushaf ↗

    وَ لَا يَحۡسَبَنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ أَنَّمَا نُمۡلِي لَهُمۡ خَيۡرࣱ لِّأَنفُسِهِمۡ ۚ إِنَّمَا نُمۡلِي لَهُمۡ لِيَزۡدَادُوٓاْ إِثۡمࣰا ۖ وَ لَهُمۡ عَذَابࣱ مُّهِينࣱ﴿١٧٨﴾

    Wala yahsabanna allatheena kafaroo annama numlee lahum khayrun lianfusihim innama numlee lahum liyazdadoo ithman walahum ʿathabun muheenun

    Dan jangan sekali-kali orang-orang kafir itu mengira bahwa tenggang waktu yang Kami berikan kepada mereka lebih baik baginya. Sesungguhnya tenggang waktu yang Kami berikan kepada mereka hanyalah agar dosa mereka semakin bertambah; dan mereka akan mendapat azab yang menghinakan.

  179. 3:179Baca di mushaf ↗

    مَّا كَانَ ٱللَّهُ لِيَذَرَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ عَلَىٰ مَآ أَنتُمۡ عَلَيۡهِ حَتَّىٰ يَمِيزَ ٱلۡخَبِيثَ مِنَ ٱلطَّيِّبِ ۗ وَ مَا كَانَ ٱللَّهُ لِيُطۡلِعَكُمۡ عَلَى ٱلۡغَيۡبِ وَ لَٰكِنَّ ٱللَّهَ يَجۡتَبِي مِن رُّسُلِهِۦ مَن يَشَآءُ ۖ فَـَٔامِنُواْ بِٱللَّهِ وَ رُسُلِهِۦ ۚ وَ إِن تُؤۡمِنُواْ وَ تَتَّقُواْ فَلَكُمۡ أَجۡرٌ عَظِيمࣱ﴿١٧٩﴾

    Ma kana Allahu liyathara almumineena ʿala ma antum ʿalayhi hatta yameeza alkhabeetha mina alttayyibi wama kana Allahu liyutliʿakum ʿala alghaybi walakinna Allaha yajtabee min rusulihi man yashao faaminoo biAllahi warusulihi wain tuminoo watattaqoo falakum ajrun ʿatheemun

    Allah tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman sebagaimana dalam keadaan kamu sekarang ini, sehingga Dia membedakan yang buruk dari yang baik. Allah tidak akan memperlihatkan kepadamu hal-hal yang gaib, tetapi Allah memilih siapa yang Dia kehendaki di antara Rasul-rasul-Nya. Karena itu, berimanlah kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Jika kamu beriman dan bertakwa, maka kamu akan mendapat pahala yang besar.

  180. 3:180Baca di mushaf ↗

    وَ لَا يَحۡسَبَنَّ ٱلَّذِينَ يَبۡخَلُونَ بِمَآ ءَاتَىٰهُمُ ٱللَّهُ مِن فَضۡلِهِۦ هُوَ خَيۡرࣰا لَّهُم ۖ بَلۡ هُوَ شَرࣱّ لَّهُمۡ ۖ سَيُطَوَّقُونَ مَا بَخِلُواْ بِهِۦ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ ۗ وَ لِلَّهِ مِيرَٰثُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَ ٱلۡأَرۡضِ ۗ وَ ٱللَّهُ بِمَا تَعۡمَلُونَ خَبِيرࣱ﴿١٨٠﴾

    Wala yahsabanna allatheena yabkhaloona bima atahummu Allahu min fadlihi huwa khayran lahum bal huwa sharrun lahum sayutawwaqoona ma bakhiloo bihi yawma alqiyamati walillahi meerathu alssamawati waalardi waAllahu bima taʿmaloona khabeerun

    Dan jangan sekali-kali orang-orang yang kikir dengan apa yang diberikan Allah kepada mereka dari karunia-Nya, mengira bahwa (kikir) itu baik bagi mereka, padahal (kikir) itu buruk bagi mereka. Apa (harta) yang mereka kikirkan itu akan dikalungkan (di lehernya) pada hari Kiamat. Milik Allahlah warisan (apa yang ada) di langit dan di bumi. Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.

  181. 3:181Baca di mushaf ↗

    لَّقَدۡ سَمِعَ ٱللَّهُ قَوۡلَ ٱلَّذِينَ قَالُوٓاْ إِنَّ ٱللَّهَ فَقِيرࣱ وَ نَحۡنُ أَغۡنِيَآءُ ۘ سَنَكۡتُبُ مَا قَالُواْ وَ قَتۡلَهُمُ ٱلۡأَنۢبِيَآءَ بِغَيۡرِ حَقࣲّ وَ نَقُولُ ذُوقُواْ عَذَابَ ٱلۡحَرِيقِ﴿١٨١﴾

    Laqad samiʿa Allahu qawla allatheena qaloo inna Allaha faqeerun wanahnu aghniyaon sanaktubu ma qaloo waqatlahumu alanbiyaa bighayri haqqin wanaqoolu thooqoo ʿathaba alhareeqi

    Sungguh, Allah telah mendengar perkataan orang-orang (Yahudi) yang mengatakan, "Sesungguhnya Allah itu miskin dan kami kaya." Kami akan mencatat perkataan mereka dan perbuatan mereka membunuh Nabi-nabi tanpa hak (alasan yang benar), dan Kami akan mengatakan (kepada mereka), "Rasakanlah olehmu azab yang membakar!"

  182. 3:182Baca di mushaf ↗

    ذَٰلِكَ بِمَا قَدَّمَتۡ أَيۡدِيكُمۡ وَ أَنَّ ٱللَّهَ لَيۡسَ بِظَلَّامࣲ لِّلۡعَبِيدِ﴿١٨٢﴾

    Thalika bima qaddamat aydeekum waanna Allaha laysa bithallamin lilʿabeedi

    Demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan sesungguhnya Allah tidak menzalimi hamba-hamba-Nya.

  183. 3:183Baca di mushaf ↗

    ٱلَّذِينَ قَالُوٓاْ إِنَّ ٱللَّهَ عَهِدَ إِلَيۡنَآ أَلَّا نُؤۡمِنَ لِرَسُولٍ حَتَّىٰ يَأۡتِيَنَا بِقُرۡبَانࣲ تَأۡكُلُهُ ٱلنَّارُ ۗ قُلۡ قَدۡ جَآءَكُمۡ رُسُلࣱ مِّن قَبۡلِي بِٱلۡبَيِّنَٰتِ وَ بِٱلَّذِي قُلۡتُمۡ فَلِمَ قَتَلۡتُمُوهُمۡ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ﴿١٨٣﴾

    Allatheena qaloo inna Allaha ʿahida ilayna alla numina lirasoolin hatta yatiyana biqurbanin takuluhu alnnaru qul qad jaakum rusulun min qablee bialbayyinati wabiallathee qultum falima qataltumoohum in kutum sadiqeena

    (Yaitu) orang-orang (Yahudi) yang mengatakan, "Sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada kami, agar kami tidak beriman kepada seorang rasul, sebelum dia mendatangkan kepada kami kurban yang dimakan api." Katakanlah (Muhammad), "Sungguh, beberapa orang Rasul sebelumku telah datang kepadamu, (dengan) membawa bukti-bukti yang nyata dan membawa apa yang kamu sebutkan, tetapi mengapa kamu membunuhnya jika kamu orang-orang yang benar."

  184. 3:184Baca di mushaf ↗

    فَإِن كَذَّبُوكَ فَقَدۡ كُذِّبَ رُسُلࣱ مِّن قَبۡلِكَ جَآءُو بِٱلۡبَيِّنَٰتِ وَ ٱلزُّبُرِ وَ ٱلۡكِتَٰبِ ٱلۡمُنِيرِ﴿١٨٤﴾

    Fain kaththabooka faqad kuththiba rusulun min qablika jaoo bialbayyinati waalzzuburi waalkitabi almuneeri

    Maka jika mereka mendustakan engkau (Muhammad), maka (ketahuilah) Rasul-rasul sebelum engkau pun telah didustakan (pula), mereka membawa mukjizat-mukjizat yang nyata, Zubur dan Kitab yang memberi penjelasan yang sempurna.

  185. 3:185Baca di mushaf ↗

    كُلُّ نَفۡسࣲ ذَآئِقَةُ ٱلۡمَوۡتِ ۗ وَ إِنَّمَا تُوَفَّوۡنَ أُجُورَكُمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ ۖ فَمَن زُحۡزِحَ عَنِ ٱلنَّارِ وَ أُدۡخِلَ ٱلۡجَنَّةَ فَقَدۡ فَازَ ۗ وَ مَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَآ إِلَّا مَتَٰعُ ٱلۡغُرُورِ﴿١٨٥﴾

    Kullu nafsin thaiqatu almawti wainnama tuwaffawna ojoorakum yawma alqiyamati faman zuhziha ʿani alnnari waodkhila aljannata faqad faza wama alhayatu alddunya illa mataʿu alghuroori

    Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya.

  186. 3:186Baca di mushaf ↗

    لَتُبۡلَوُنَّ فِيٓ أَمۡوَٰلِكُمۡ وَ أَنفُسِكُمۡ وَ لَتَسۡمَعُنَّ مِنَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ مِن قَبۡلِكُمۡ وَ مِنَ ٱلَّذِينَ أَشۡرَكُوٓاْ أَذࣰى كَثِيرࣰا ۚ وَ إِن تَصۡبِرُواْ وَ تَتَّقُواْ فَإِنَّ ذَٰلِكَ مِنۡ عَزۡمِ ٱلۡأُمُورِ﴿١٨٦﴾

    Latublawunna fee amwalikum waanfusikum walatasmaʿunna mina allatheena ootoo alkitaba min qablikum wamina allatheena ashrakoo athan katheeran wain tasbiroo watattaqoo fainna thalika min ʿazmi alomoori

    Kamu pasti akan diuji dengan hartamu dan dirimu. Dan pasti kamu akan mendengar banyak hal yang sangat menyakitkan hati dari orang-orang yang diberi Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang musyrik. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang (patut) diutamakan.

  187. 3:187Baca di mushaf ↗

    وَ إِذۡ أَخَذَ ٱللَّهُ مِيثَٰقَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ لَتُبَيِّنُنَّهُۥ لِلنَّاسِ وَ لَا تَكۡتُمُونَهُۥ فَنَبَذُوهُ وَرَآءَ ظُهُورِهِمۡ وَ ٱشۡتَرَوۡاْ بِهِۦ ثَمَنࣰا قَلِيلࣰا ۖ فَبِئۡسَ مَا يَشۡتَرُونَ﴿١٨٧﴾

    Waith akhatha Allahu meethaqa allatheena ootoo alkitaba latubayyinunnahu lilnnasi wala taktumoonahu fanabathoohu waraa thuhoorihim waishtaraw bihi thamanan qaleelan fabisa ma yashtaroona

    Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil janji dari orang-orang yang telah diberi Kitab (yaitu), "Hendaklah kamu benar-benar menerangkannya (isi Kitab itu) kepada manusia, dan janganlah kamu menyembunyikannya," lalu mereka melemparkan (janji itu) ke belakang punggung mereka dan menjualnya dengan harga murah. Maka itulah seburuk-buruk jual-beli yang mereka lakukan.

  188. 3:188Baca di mushaf ↗

    لَا تَحۡسَبَنَّ ٱلَّذِينَ يَفۡرَحُونَ بِمَآ أَتَواْ وَّ يُحِبُّونَ أَن يُحۡمَدُواْ بِمَا لَمۡ يَفۡعَلُواْ فَلَا تَحۡسَبَنَّهُم بِمَفَازَةࣲ مِّنَ ٱلۡعَذَابِ ۖ وَ لَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمࣱ﴿١٨٨﴾

    La tahsabanna allatheena yafrahoona bima ataw wayuhibboona an yuhmadoo bima lam yafʿaloo fala tahsabannahum bimafazatin mina alʿathabi walahum ʿathabun aleemun

    Jangan sekali-kali kamu mengira bahwa orang yang gembira dengan apa yang telah mereka kerjakan dan mereka suka dipuji atas perbuatan yang tidak mereka lakukan, jangan sekali-kali kamu mengira bahwa mereka akan lolos dari azab. Mereka akan mendapat azab yang pedih.

  189. 3:189Baca di mushaf ↗

    وَ لِلَّهِ مُلۡكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَ ٱلۡأَرۡضِ ۗ وَ ٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءࣲ قَدِيرٌ﴿١٨٩﴾

    Walillahi mulku alssamawati waalardi waAllahu ʿala kulli shayin qadeerun

    Dan milik Allahlah kerajaan langit dan bumi; dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

  190. 3:190Baca di mushaf ↗

    إِنَّ فِي خَلۡقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَ ٱلۡأَرۡضِ وَ ٱخۡتِلَٰفِ ٱلَّيۡلِ وَ ٱلنَّهَارِ لَأٓيَٰتࣲ لِّأُوْلِي ٱلۡأَلۡبَٰبِ﴿١٩٠﴾

    Inna fee khalqi alssamawati waalardi waikhtilafi allayli waalnnahari laayatin liolee alalbabi

    Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal,

  191. 3:191Baca di mushaf ↗

    ٱلَّذِينَ يَذۡكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمࣰا وَ قُعُودࣰا وَ عَلَىٰ جُنُوبِهِمۡ وَ يَتَفَكَّرُونَ فِي خَلۡقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَ ٱلۡأَرۡضِ رَبَّنَا مَا خَلَقۡتَ هَٰذَا بَٰطِلࣰا سُبۡحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ﴿١٩١﴾

    Allatheena yathkuroona Allaha qiyaman waquʿoodan waʿala junoobihim wayatafakkaroona fee khalqi alssamawati waalardi rabbana ma khalaqta hatha batilan subhanaka faqina ʿathaba alnnari

    (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), "Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.

  192. 3:192Baca di mushaf ↗

    رَبَّنَآ إِنَّكَ مَن تُدۡخِلِ ٱلنَّارَ فَقَدۡ أَخۡزَيۡتَهُۥ ۖ وَ مَا لِلظَّٰلِمِينَ مِنۡ أَنصَارࣲ﴿١٩٢﴾

    Rabbana innaka man tudkhili alnnara faqad akhzaytahu wama lilththalimeena min ansarin

    Ya Tuhan kami, sesungguhnya orang yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh, Engkau telah menghinakannya, dan tidak ada seorang penolong pun bagi orang yang zalim.

  193. 3:193Baca di mushaf ↗

    رَّبَّنَآ إِنَّنَا سَمِعۡنَا مُنَادِيࣰا يُنَادِي لِلۡإِيمَٰنِ أَنۡ ءَامِنُواْ بِرَبِّكُمۡ فَـَٔامَنَّا ۚ رَبَّنَا فَٱغۡفِرۡ لَنَا ذُنُوبَنَا وَ كَفِّرۡ عَنَّا سَيِّـَٔاتِنَا وَ تَوَفَّنَا مَعَ ٱلۡأَبۡرَارِ﴿١٩٣﴾

    Rabbana innana samiʿna munadiyan yunadee lileemani an aminoo birabbikum faamanna rabbana faighfir lana thunoobana wakaffir ʿanna sayyiatina watawaffana maʿa alabrari

    Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar orang yang menyeru kepada iman, (yaitu), "Berimanlah kamu kepada Tuhanmu," maka kami pun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami, dan matikanlah kami bersama orang-orang yang berbakti.

  194. 3:194Baca di mushaf ↗

    رَبَّنَا وَ ءَاتِنَا مَا وَعَدتَّنَا عَلَىٰ رُسُلِكَ وَ لَا تُخۡزِنَا يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ ۖ إِنَّكَ لَا تُخۡلِفُ ٱلۡمِيعَادَ﴿١٩٤﴾

    Rabbana waatina ma waʿadtana ʿala rusulika wala tukhzina yawma alqiyamati innaka la tukhlifu almeeʿada

    Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami melalui Rasul-rasul-Mu. Dan janganlah Engkau hinakan kami pada hari Kiamat. Sungguh, Engkau tidak pernah mengingkari janji."

  195. 3:195Baca di mushaf ↗

    فَٱسۡتَجَابَ لَهُمۡ رَبُّهُمۡ أَنِّي لَآ أُضِيعُ عَمَلَ عَٰمِلࣲ مِّنكُم مِّن ذَكَرٍ أَوۡ أُنثَىٰ ۖ بَعۡضُكُم مِّنۢ بَعۡضࣲ ۖ فَٱلَّذِينَ هَاجَرُواْ وَ أُخۡرِجُواْ مِن دِيَٰرِهِمۡ وَ أُوذُواْ فِي سَبِيلِي وَ قَٰتَلُواْ وَ قُتِلُواْ لَأُكَفِّرَنَّ عَنۡهُمۡ سَيِّـَٔاتِهِمۡ وَ لَأُدۡخِلَنَّهُمۡ جَنَّٰتࣲ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ ثَوَابࣰا مِّنۡ عِندِ ٱللَّهِ ۚ وَ ٱللَّهُ عِندَهُۥ حُسۡنُ ٱلثَّوَابِ﴿١٩٥﴾

    Faistajaba lahum rabbuhum annee la odeeʿu ʿamala ʿamilin minkum min thakarin aw ontha baʿdukum min baʿdin faallatheena hajaroo waokhrijoo min diyarihim waoothoo fee sabeelee waqataloo waqutiloo laokaffiranna ʿanhum sayyiatihim walaodkhilannahum jannatin tajree min tahtiha alanharu thawaban min ʿindi Allahi waAllahu ʿindahu husnu alththawabi

    Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman), "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki maupun perempuan, (karena) sebagian kamu adalah (keturunan) dari sebagian yang lain. Maka orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang terbunuh, pasti akan Aku hapus kesalahan mereka dan pasti Aku masukkan mereka ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, sebagai pahala dari Allah. Dan di sisi Allah ada pahala yang baik."

  196. 3:196Baca di mushaf ↗

    لَا يَغُرَّنَّكَ تَقَلُّبُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ فِي ٱلۡبِلَٰدِ﴿١٩٦﴾

    La yaghurrannaka taqallubu allatheena kafaroo fee albiladi

    Jangan sekali-kali kamu terpedaya oleh kegiatan orang-orang kafir (yang bergerak) di seluruh negeri.

  197. 3:197Baca di mushaf ↗

    مَتَٰعࣱ قَلِيلࣱ ثُمَّ مَأۡوَىٰهُمۡ جَهَنَّمُ ۖ وَ بِئۡسَ ٱلۡمِهَادُ﴿١٩٧﴾

    Mataʿun qaleelun thumma mawahum jahannamu wabisa almihadu

    Itu hanyalah kesenangan sementara, kemudian tempat kembali mereka ialah neraka Jahanam. (Jahanam) itu seburuk-buruk tempat tinggal.

  198. 3:198Baca di mushaf ↗

    لَٰكِنِ ٱلَّذِينَ ٱتَّقَوۡاْ رَبَّهُمۡ لَهُمۡ جَنَّٰتࣱ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَا نُزُلࣰا مِّنۡ عِندِ ٱللَّهِ ۗ وَ مَا عِندَ ٱللَّهِ خَيۡرࣱ لِّلۡأَبۡرَارِ﴿١٩٨﴾

    Lakini allatheena ittaqaw rabbahum lahum jannatun tajree min tahtiha alanharu khalideena feeha nuzulan min ʿindi Allahi wama ʿinda Allahi khayrun lilabrari

    Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya, mereka akan mendapat surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya sebagai karunia dari Allah. Dan apa yang di sisi Allah lebih baik bagi orang-orang yang berbakti.

  199. 3:199Baca di mushaf ↗

    وَ إِنَّ مِنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ لَمَن يُؤۡمِنُ بِٱللَّهِ وَ مَآ أُنزِلَ إِلَيۡكُمۡ وَ مَآ أُنزِلَ إِلَيۡهِمۡ خَٰشِعِينَ لِلَّهِ لَا يَشۡتَرُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ ثَمَنࣰا قَلِيلًا ۚ أُوْلَٰٓئِكَ لَهُمۡ أَجۡرُهُمۡ عِندَ رَبِّهِمۡ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلۡحِسَابِ﴿١٩٩﴾

    Wainna min ahli alkitabi laman yuminu biAllahi wama onzila ilaykum wama onzila ilayhim khashiʿeena lillahi la yashtaroona biayati Allahi thamanan qaleelan olaika lahum ajruhum ʿinda rabbihim inna Allaha sareeʿu alhisabi

    Dan sesungguhnya di antara Ahli Kitab ada yang beriman kepada Allah, dan kepada apa yang diturunkan kepada kamu, dan yang diturunkan kepada mereka, karena mereka berendah hati kepada Allah, dan mereka tidak memperjualbelikan ayat-ayat Allah dengan harga murah. Mereka memperoleh pahala di sisi Tuhannya. Sungguh, Allah sangat cepat perhitungan-Nya.

  200. 3:200Baca di mushaf ↗

    يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱصۡبِرُواْ وَ صَابِرُواْ وَ رَابِطُواْ وَ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ﴿٢٠٠﴾

    Ya ayyuha allatheena amanoo isbiroo wasabiroo warabitoo waittaqoo Allaha laʿallakum tuflihoona

    Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap-siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.

Terjemahan: Kementerian Agama RI · Latin

Tentang surat ini

Surat Ali 'Imraan terdiri dari 200 ayat dan termasuk surat Madaniyyah. Dinamakan Ali 'Imran karena memuat kisah keluarga 'Imran, yang juga menyebutkan kisah kelahiran Nabi 'Isa a.s., persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam a.s., kenabian dan beberapa mukjizatnya, serta kelahiran Maryam putri 'Imran, ibu Nabi 'Isa a.s.

Surat Al Baqarah dan Ali 'Imraan dinamakan "Az Zahrawaani" (dua yang cemerlang), karena menyingkapkan hal-hal yang disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi 'Isa a.s., kedatangan Nabi Muhammad s.a.w., dan sebagainya.

Pokok-Pokok Isi:

1. Keimanan:

Dalil-dalil dan alasan-alasan yang membantah orang Nasrani yang mempertuhankan Nabi 'Isa a.s.; ketauhidan adalah dasar yang dibawa oleh seluruh nabi.

2. Hukum-hukum:

Musyawarah; bermubahalah; larangan melakukan riba.

3. Kisah-kisah:

Kisah keluarga 'Imran; perang Badar dan Uhud dan pelajaran yang dapat diambil darinya,

4. Lain-lain:

Golongan-golongan manusia dalam memahami ayat-ayat mutasyaabihaat; sifat- sifat Allah; sifat orang-orang yang bertakwa; Islam satu-satunya agama yang diridhai Allah; kemudharatan mengambil orang-orang kafir sebagai teman kepercayaan; pengambilan perjanjian para Nabi oleh Allah; perumpamaan-perumpamaan; peringatan-peringatan terhadap Ahli Kitab; Ka'bah adalah rumah peribadatan yang tertua dan bukti-buktinya; faedah mengingat Allah dan merenungkan ciptaan-Nya.

Surat Ali 'Imraan berisi dalil-dalil dan alasan-alasan untuk membantah kaum Nasrani yang mempertuhankan Nabi 'Isa a.s., menerangkan perang Badar dan Uhud; agar kemenangan di perang Badar dan kekalahan di perang Uhud yang dialami kaum muslimin itu dapat dijadikan pelajaran.

Hubungan Surat Ali 'imraan Dengan Surat An Nisaa':

1. Surat Ali 'Imraan disudahi dengan perintah bertakwa, sesuai dengan permulaan surat An Nisaa',

2. Dalam surat Ali 'Imraan disebutkan perang Badar dan Uhud dengan sempurna, keterangan sebagiannya diulangi dalam surat An Nisaa'.

3. Dalam surat Ali 'Imraan dikisahkan perang Hamraa-ul Asad yang terjadi setelah perang Uhud, dan perang ini disinggung pula dalam surat An Nisaa'.

4. Dalam surat Ali 'Imraan disebutkan bahwa banyak kaum Muslimin yang gugur sebagai syuhada yang berarti mereka meninggalkan anak-anak dan istri-istri mereka, maka dalam bagian permulaan surat An Nisaa' disebutkan perintah memelihara anak yatim dan pembagian harta pusaka.

Sumber: Indonesian Translation - King Fahad Complex

← Surat sebelumnyaSurat Al-BaqarahSurat berikutnya →Surat An-Nisa

Surat populer

  • Surat Al-Fatihah
  • Surat Al-Baqarah
  • Surat Al-Kahfi
  • Surat Yasin
  • Surat Ar-Rahman
  • Surat Al-Waqi’ah
  • Surat Al-Mulk
  • Surat Al-Ikhlas
  • Surat Al-Falaq
  • Surat An-Nas
  • Ayat Kursi

Hadits

  • Shahih Bukhari
  • Shahih Muslim
  • Sunan Abu Dawud
  • Sunan Tirmidzi
  • Sunan An-Nasa’i
  • Sunan Ibnu Majah

Platform Noor

  • Jadwal sholat
  • Mushaf
  • Pemutar murotal
  • Perpustakaan hadits
  • Tanya Noor AI
  • Catatan Bayan

Bahasa

  • English
  • Oʻzbekcha
  • العربية
  • Indonesia

© Noor Global 2026