Noor
Al-Qur’anHaditsTanya Noor AIBuka Noor
Beranda›Daftar surat›Surat Hud

سورة هود

Surat Hud

Nabi Hud

Surat ke-11123 ayatMakkiyahJuz 11

Surat Hud (Nabi Hud) adalah surat ke-11 dalam Al-Qur’an, terdiri dari 123 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah. Berikut bacaan lengkapnya dalam teks Arab, Latin dan terjemahan bahasa Indonesia.

Baca di mushafDengarkan murotalTanya tentang surat ini

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

  1. 11:1Baca di mushaf ↗

    الٓر ۚ كِتَٰبٌ أُحۡكِمَتۡ ءَايَٰتُهُۥ ثُمَّ فُصِّلَتۡ مِن لَّدُنۡ حَكِيمٍ خَبِيرٍ﴿١﴾

    Aliflamra kitabun ohkimat ayatuhu thumma fussilat min ladun hakeemin khabeerin

    Alif lām Rā`. (Inilah) Kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi kemudian dijelaskan secara terperinci, (yang diturunkan) dari sisi (Allah) Yang Mahabijaksana, Mahateliti,

  2. 11:2Baca di mushaf ↗

    أَلَّا تَعۡبُدُوٓاْ إِلَّا ٱللَّهَ ۚ إِنَّنِي لَكُم مِّنۡهُ نَذِيرࣱ وَ بَشِيرࣱ﴿٢﴾

    Alla taʿbudoo illa Allaha innanee lakum minhu natheerun wabasheerun

    agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku (Muhammad) adalah pemberi peringatan dan pembawa berita gembira dari-Nya untukmu,

  3. 11:3Baca di mushaf ↗

    وَ أَنِ ٱسۡتَغۡفِرُواْ رَبَّكُمۡ ثُمَّ تُوبُوٓاْ إِلَيۡهِ يُمَتِّعۡكُم مَّتَٰعًا حَسَنًا إِلَىٰٓ أَجَلࣲ مُّسَمࣰّى وَ يُؤۡتِ كُلَّ ذِي فَضۡلࣲ فَضۡلَهُۥ ۖ وَ إِن تَوَلَّوۡاْ فَإِنِّيٓ أَخَافُ عَلَيۡكُمۡ عَذَابَ يَوۡمࣲ كَبِيرٍ﴿٣﴾

    Waani istaghfiroo rabbakum thumma tooboo ilayhi yumattiʿkum mataʿan hasanan ila ajalin musamman wayuti kulla thee fadlin fadlahu wain tawallaw fainee akhafu ʿalaykum ʿathaba yawmin kabeerin

    dan hendaklah kamu memohon ampunan kepada Tuhanmu dan bertobat kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik kepadamu sampai waktu yang telah ditentukan. Dan Dia akan memberikan karunia-Nya kepada setiap orang yang berbuat baik. Dan jika kamu berpaling, maka sungguh, aku takut kamu akan ditimpa azab pada hari yang besar (Kiamat).

  4. 11:4Baca di mushaf ↗

    إِلَى ٱللَّهِ مَرۡجِعُكُمۡ ۖ وَ هُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءࣲ قَدِيرٌ﴿٤﴾

    Ila Allahi marjiʿukum wahuwa ʿala kulli shayin qadeerun

    Kepada Allahlah kamu kembali. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.

  5. 11:5Baca di mushaf ↗

    أَلَآ إِنَّهُمۡ يَثۡنُونَ صُدُورَهُمۡ لِيَسۡتَخۡفُواْ مِنۡهُ ۚ أَلَا حِينَ يَسۡتَغۡشُونَ ثِيَابَهُمۡ يَعۡلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَ مَا يُعۡلِنُونَ ۚ إِنَّهُۥ عَلِيمُۢ بِذَاتِ ٱلصُّدُورِ﴿٥﴾

    Ala innahum yathnoona sudoorahum liyastakhfoo minhu ala heena yastaghshoona thiyabahum yaʿlamu ma yusirroona wama yuʿlinoona innahu ʿaleemun bithati alssudoori

    Ingatlah, sesungguhnya mereka (orang-orang munafik) memalingkan dada untuk menyembunyikan diri dari dia (Muhammad). Ingatlah, ketika mereka menyelimuti dirinya dengan kain, Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan apa yang mereka nyatakan, sungguh, Allah Maha Mengetahui (segala) isi hati.

  6. 11:6Baca di mushaf ↗

    وَ مَا مِن دَآبَّةࣲ فِي ٱلۡأَرۡضِ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِ رِزۡقُهَا وَ يَعۡلَمُ مُسۡتَقَرَّهَا وَ مُسۡتَوۡدَعَهَا ۚ كُلࣱّ فِي كِتَٰبࣲ مُّبِينࣲ﴿٦﴾

    Wama min dabbatin fee alardi illa ʿala Allahi rizquha wayaʿlamu mustaqarraha wamustawdaʿaha kullun fee kitabin mubeenin

    Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauḥ Maḥfūẓ).

  7. 11:7Baca di mushaf ↗

    وَ هُوَ ٱلَّذِي خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَ ٱلۡأَرۡضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامࣲ وَ كَانَ عَرۡشُهُۥ عَلَى ٱلۡمَآءِ لِيَبۡلُوَكُمۡ أَيُّكُمۡ أَحۡسَنُ عَمَلࣰا ۗ وَ لَئِن قُلۡتَ إِنَّكُم مَّبۡعُوثُونَ مِنۢ بَعۡدِ ٱلۡمَوۡتِ لَيَقُولَنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ إِنۡ هَٰذَآ إِلَّا سِحۡرࣱ مُّبِينࣱ﴿٧﴾

    Wahuwa allathee khalaqa alssamawati waalarda fee sittati ayyamin wakana ʿarshuhu ʿala almai liyabluwakum ayyukum ahsanu ʿamalan walain qulta innakum mabʿoothoona min baʿdi almawti layaqoolanna allatheena kafaroo in hatha illa sihrun mubeenun

    Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan Arasy-Nya di atas air, agar Dia menguji siapakah diantara kamu yang lebih baik amalnya. Jika engkau berkata (kepada penduduk Mekkah), "Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan setelah mati," niscaya orang kafir itu akan berkata, "Ini hanyalah sihir yang nyata."

  8. 11:8Baca di mushaf ↗

    وَ لَئِنۡ أَخَّرۡنَا عَنۡهُمُ ٱلۡعَذَابَ إِلَىٰٓ أُمَّةࣲ مَّعۡدُودَةࣲ لَّيَقُولُنَّ مَا يَحۡبِسُهُۥٓ ۗ أَلَا يَوۡمَ يَأۡتِيهِمۡ لَيۡسَ مَصۡرُوفًا عَنۡهُمۡ وَ حَاقَ بِهِم مَّا كَانُواْ بِهِۦ يَسۡتَهۡزِءُونَ﴿٨﴾

    Walain akhkharna ʿanhumu alʿathaba ila ommatin maʿdoodatin layaqoolunna ma yahbisuhu ala yawma yateehim laysa masroofan ʿanhum wahaqa bihim ma kanoo bihi yastahzioona

    Dan sungguh, jika Kami tangguhkan azab terhadap mereka sampai waktu yang ditentukan, niscaya mereka akan berkata, "Apakah yang menghalanginya?" Ketahuilah, ketika azab itu datang kepada mereka, tidaklah dapat dielakkan oleh mereka. Mereka dikepung oleh (azab) yang dahulu mereka memperolok-olokkannya.

  9. 11:9Baca di mushaf ↗

    وَ لَئِنۡ أَذَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ مِنَّا رَحۡمَةࣰ ثُمَّ نَزَعۡنَٰهَا مِنۡهُ إِنَّهُۥ لَيَـُٔوسࣱ كَفُورࣱ﴿٩﴾

    Walain athaqna alinsana minna rahmatan thumma nazaʿnaha minhu innahu layaoosun kafoorun

    Dan jika Kami berikan rahmat Kami kepada manusia, kemudian (rahmat itu) Kami cabut kembali, pastilah dia menjadi putus asa dan tidak berterima kasih.

  10. 11:10Baca di mushaf ↗

    وَ لَئِنۡ أَذَقۡنَٰهُ نَعۡمَآءَ بَعۡدَ ضَرَّآءَ مَسَّتۡهُ لَيَقُولَنَّ ذَهَبَ ٱلسَّيِّـَٔاتُ عَنِّيٓ ۚ إِنَّهُۥ لَفَرِحࣱ فَخُورٌ﴿١٠﴾

    Walain athaqnahu naʿmaa baʿda darraa massathu layaqoolanna thahaba alssayyiatu ʿannee innahu lafarihun fakhoorun

    Dan jika Kami berikan kebahagiaan kepadanya setelah ditimpa bencana yang menimpanya, niscaya dia akan berkata, "Telah hilang bencana itu dariku." Sesungguhnya dia (merasa) sangat gembira dan bangga,

  11. 11:11Baca di mushaf ↗

    إِلَّا ٱلَّذِينَ صَبَرُواْ وَ عَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ أُوْلَٰٓئِكَ لَهُم مَّغۡفِرَةࣱ وَ أَجۡرࣱ كَبِيرࣱ﴿١١﴾

    Illa allatheena sabaroo waʿamiloo alssalihati olaika lahum maghfiratun waajrun kabeerun

    Kecuali orang-orang yang sabar, dan mengerjakan kebajikan, mereka memperoleh ampunan dan pahala yang besar.

  12. 11:12Baca di mushaf ↗

    فَلَعَلَّكَ تَارِكُۢ بَعۡضَ مَا يُوحَىٰٓ إِلَيۡكَ وَ ضَآئِقُۢ بِهِۦ صَدۡرُكَ أَن يَقُولُواْ لَوۡلَآ أُنزِلَ عَلَيۡهِ كَنزٌ أَوۡ جَآءَ مَعَهُۥ مَلَكٌ ۚ إِنَّمَآ أَنتَ نَذِيرࣱ ۚ وَ ٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءࣲ وَكِيلٌ﴿١٢﴾

    Falaʿallaka tarikun baʿda ma yooha ilayka wadaiqun bihi sadruka an yaqooloo lawla onzila ʿalayhi kanzun aw jaa maʿahu malakun innama anta natheerun waAllahu ʿala kulli shayin wakeelun

    Maka boleh jadi engkau (Muhammad) hendak meninggalkan sebagian dari apa yang diwahyukan kepadamu dan dadamu sempit karenanya, karena mereka akan mengatakan, "Mengapa tidak diturunkan kepadanya harta (kekayaan) atau datang bersamanya malaikat?" Sungguh, engkau hanyalah seorang pemberi peringatan dan Allah pemelihara segala sesuatu.

  13. 11:13Baca di mushaf ↗

    أَمۡ يَقُولُونَ ٱفۡتَرَىٰهُ ۖ قُلۡ فَأۡتُواْ بِعَشۡرِ سُوَرࣲ مِّثۡلِهِۦ مُفۡتَرَيَٰتࣲ وَ ٱدۡعُواْ مَنِ ٱسۡتَطَعۡتُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ﴿١٣﴾

    Am yaqooloona iftarahu qul fatoo biʿashri suwarin mithlihi muftarayatin waodʿoo mani istataʿtum min dooni Allahi in kuntum sadiqeena

    Bahkan mereka mengatakan, "Dia (Muhammad) telah membuat-buat Alquran itu." Katakanlah, "(Kalau demikian), datangkanlah sepuluh surah semisal dengannya (Alquran) yang dibuat-buat, dan ajaklah siapa saja di antara kamu yang sanggup selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar."

  14. 11:14Baca di mushaf ↗

    فَإِلَّمۡ يَسۡتَجِيبُواْ لَكُمۡ فَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّمَآ أُنزِلَ بِعِلۡمِ ٱللَّهِ وَ أَن لَّآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ فَهَلۡ أَنتُم مُّسۡلِمُونَ﴿١٤﴾

    Fai llam yastajeeboo lakum faiʿlamoo annama onzila biʿilmi Allahi waan la ilaha illa huwa fahal antum muslimoona

    Maka jika mereka tidak memenuhi tantanganmu, maka (katakanlah), "Ketahuilah, bahwa (Alquran) itu diturunkan dengan ilmu Allah, dan bahwa tidak ada tuhan selain Dia, maka maukah kamu berserah diri (masuk Islam)?"

  15. 11:15Baca di mushaf ↗

    مَن كَانَ يُرِيدُ ٱلۡحَيَوٰةَ ٱلدُّنۡيَا وَ زِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيۡهِمۡ أَعۡمَٰلَهُمۡ فِيهَا وَ هُمۡ فِيهَا لَا يُبۡخَسُونَ﴿١٥﴾

    Man kana yureedu alhayata alddunya wazeenataha nuwaffi ilayhim aʿmalahum feeha wahum feeha la yubkhasoona

    Barang siapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, pasti Kami berikan (balasan) penuh atas pekerjaan mereka di dunia (dengan sempurna) dan mereka di dunia tidak akan dirugikan.

  16. 11:16Baca di mushaf ↗

    أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ لَيۡسَ لَهُمۡ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ إِلَّا ٱلنَّارُ ۖ وَ حَبِطَ مَا صَنَعُواْ فِيهَا وَ بَٰطِلࣱ مَّا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ﴿١٦﴾

    Olaika allatheena laysa lahum fee alakhirati illa alnnaru wahabita ma sanaʿoo feeha wabatilun ma kanoo yaʿmaloona

    Itulah orang-orang yang tidak memperoleh (sesuatu) di akhirat kecuali neraka, dan sia-sialah di sana apa yang telah mereka usahakan (di dunia) dan terhapuslah apa yang telah mereka kerjakan.

  17. 11:17Baca di mushaf ↗

    أَفَمَن كَانَ عَلَىٰ بَيِّنَةࣲ مِّن رَّبِّهِۦ وَ يَتۡلُوهُ شَاهِدࣱ مِّنۡهُ وَ مِن قَبۡلِهِۦ كِتَٰبُ مُوسَىٰٓ إِمَامࣰا وَ رَحۡمَةً ۚ أُوْلَٰٓئِكَ يُؤۡمِنُونَ بِهِۦ ۚ وَ مَن يَكۡفُرۡ بِهِۦ مِنَ ٱلۡأَحۡزَابِ فَٱلنَّارُ مَوۡعِدُهُۥ ۚ فَلَا تَكُ فِي مِرۡيَةࣲ مِّنۡهُ ۚ إِنَّهُ ٱلۡحَقُّ مِن رَّبِّكَ وَ لَٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يُؤۡمِنُونَ﴿١٧﴾

    Afaman kana ʿala bayyinatin min rabbihi wayatloohu shahidun minhu wamin qablihi kitabu moosa imaman warahmatan olaika yuminoona bihi waman yakfur bihi mina alahzabi faalnnaru mawʿiduhu fala taku fee miryatin minhu innahu alhaqqu min rabbika walakinna akthara alnnasi la yuminoona

    Maka apakah (orang-orang kafir itu sama dengan) orang yang sudah mempunyai bukti yang nyata (Alquran) dari Tuhannya, dan diikuti oleh saksi dari-Nya dan sebelumnya sudah ada pula Kitab Musa yang menjadi pedoman dan rahmat? Mereka beriman kepadanya (Alquran). Barang siapa mengingkarinya (Alquran) di antara kelompok-kelompok (orang Quraisy), maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya, karena itu janganlah engkau ragu terhadap Alquran. Sungguh, Alquran itu benar-benar dari Tuhanmu, tetapi kebanyakan manusia tidak beriman.

  18. 11:18Baca di mushaf ↗

    وَ مَنۡ أَظۡلَمُ مِمَّنِ ٱفۡتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًا ۚ أُوْلَٰٓئِكَ يُعۡرَضُونَ عَلَىٰ رَبِّهِمۡ وَ يَقُولُ ٱلۡأَشۡهَٰدُ هَٰٓؤُلَآءِ ٱلَّذِينَ كَذَبُواْ عَلَىٰ رَبِّهِمۡ ۚ أَلَا لَعۡنَةُ ٱللَّهِ عَلَى ٱلظَّٰلِمِينَ﴿١٨﴾

    Waman athlamu mimmani iftara ʿala Allahi kathiban olaika yuʿradoona ʿala rabbihim wayaqoolu alashhadu haolai allatheena kathaboo ʿala rabbihim ala laʿnatu Allahi ʿala alththalimeena

    Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan suatu kebohongan terhadap Allah? Mereka itu akan dihadapkan kepada Tuhan mereka, dan para saksi akan berkata, "Orang-orang inilah yang telah berbohong terhadap Tuhan mereka." Ingatlah, laknat Allah (ditimpakan) kepada orang yang zalim,

  19. 11:19Baca di mushaf ↗

    ٱلَّذِينَ يَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ وَ يَبۡغُونَهَا عِوَجࣰا وَ هُم بِٱلۡأٓخِرَةِ هُمۡ كَٰفِرُونَ﴿١٩﴾

    Allatheena yasuddoona ʿan sabeeli Allahi wayabghoonaha ʿiwajan wahum bialakhirati hum kafiroona

    (yaitu) mereka yang menghalangi dari jalan Allah dan menghendaki agar jalan itu bengkok. Dan mereka itulah orang yang tidak percaya adanya hari akhirat.

  20. 11:20Baca di mushaf ↗

    أُوْلَٰٓئِكَ لَمۡ يَكُونُواْ مُعۡجِزِينَ فِي ٱلۡأَرۡضِ وَ مَا كَانَ لَهُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ مِنۡ أَوۡلِيَآءَ ۘ يُضَٰعَفُ لَهُمُ ٱلۡعَذَابُ ۚ مَا كَانُواْ يَسۡتَطِيعُونَ ٱلسَّمۡعَ وَ مَا كَانُواْ يُبۡصِرُونَ﴿٢٠﴾

    Olaika lam yakoonoo muʿjizeena fee alardi wama kana lahum min dooni Allahi min awliyaa yudaʿafu lahumu alʿathabu ma kanoo yastateeʿoona alssamʿa wama kanoo yubsiroona

    Mereka tidak mampu menghalangi (siksaan Allah) di bumi, dan tidak akan ada bagi mereka penolong selain Allah. Azab itu dilipatgandakan kepada mereka. Mereka tidak mampu mendengar (kebenaran) dan tidak dapat melihat(nya).

  21. 11:21Baca di mushaf ↗

    أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ وَ ضَلَّ عَنۡهُم مَّا كَانُواْ يَفۡتَرُونَ﴿٢١﴾

    Olaika allatheena khasiroo anfusahum wadalla ʿanhum ma kanoo yaftaroona

    Mereka itulah orang yang merugikan dirinya sendiri, dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan.

  22. 11:22Baca di mushaf ↗

    لَا جَرَمَ أَنَّهُمۡ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ هُمُ ٱلۡأَخۡسَرُونَ﴿٢٢﴾

    La jarama annahum fee alakhirati humu alakhsaroona

    Pasti mereka itu (menjadi) orang yang paling rugi di akhirat.

  23. 11:23Baca di mushaf ↗

    إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَ عَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَ أَخۡبَتُوٓاْ إِلَىٰ رَبِّهِمۡ أُوْلَٰٓئِكَ أَصۡحَٰبُ ٱلۡجَنَّةِ ۖ هُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ﴿٢٣﴾

    Inna allatheena amanoo waʿamiloo alsalihati waakhbatoo ila rabbihim olaika ashabu aljannati hum feeha khalidoona

    Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan dan merendahkan diri kepada Tuhan, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya.

  24. 11:24Baca di mushaf ↗

    مَثَلُ ٱلۡفَرِيقَيۡنِ كَٱلۡأَعۡمَىٰ وَ ٱلۡأَصَمِّ وَ ٱلۡبَصِيرِ وَ ٱلسَّمِيعِ ۚ هَلۡ يَسۡتَوِيَانِ مَثَلًا ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ﴿٢٤﴾

    Mathalu alfareeqayni kaalaʿma waalasammi waalbaseeri waalssameeʿi hal yastawiyani mathalan afala tathakkaroona

    Perumpamaan kedua golongan (orang kafir dan mukmin), seperti orang buta dan tuli dengan orang yang dapat melihat dan dapat mendengar. Samakah kedua golongan itu? Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran?

  25. 11:25Baca di mushaf ↗

    وَ لَقَدۡ أَرۡسَلۡنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوۡمِهِۦٓ إِنِّي لَكُمۡ نَذِيرࣱ مُّبِينٌ﴿٢٥﴾

    Walaqad arsalna noohan ila qawmihi innee lakum natheerun mubeenun

    Dan sungguh, Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, (dia berkata), "Sungguh, aku ini adalah pemberi peringatan yang nyata bagi kamu,

  26. 11:26Baca di mushaf ↗

    أَن لَّا تَعۡبُدُوٓاْ إِلَّا ٱللَّهَ ۖ إِنِّيٓ أَخَافُ عَلَيۡكُمۡ عَذَابَ يَوۡمٍ أَلِيمࣲ﴿٢٦﴾

    An la taʿbudoo illa Allaha innee akhafu ʿalaykum ʿathaba yawmin aleemin

    agar kamu tidak menyembah selain Allah. Aku benar-benar khawatir kamu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat pedih."

  27. 11:27Baca di mushaf ↗

    فَقَالَ ٱلۡمَلَأُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ مِن قَوۡمِهِۦ مَا نَرَىٰكَ إِلَّا بَشَرࣰا مِّثۡلَنَا وَ مَا نَرَىٰكَ ٱتَّبَعَكَ إِلَّا ٱلَّذِينَ هُمۡ أَرَاذِلُنَا بَادِيَ ٱلرَّأۡيِ وَ مَا نَرَىٰ لَكُمۡ عَلَيۡنَا مِن فَضۡلِۭ بَلۡ نَظُنُّكُمۡ كَٰذِبِينَ﴿٢٧﴾

    Faqala almalao allatheena kafaroo min qawmihi ma naraka illa basharan mithlana wama naraka ittabaʿaka illa allatheena hum arathiluna badiya alrrayi wama nara lakum ʿalayna min fadlin bal nathunnukum kathibeena

    Maka berkatalah para pemuka yang kafir dari kaumnya, "Kami tidak melihat engkau, melainkan hanyalah seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang yang mengikuti engkau, melainkan orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya. Kami tidak melihat kalian memiliki suatu kelebihan apa pun atas kami, bahkan kami menganggap kalian adalah para pendusta."

  28. 11:28Baca di mushaf ↗

    قَالَ يَٰقَوۡمِ أَرَءَيۡتُمۡ إِن كُنتُ عَلَىٰ بَيِّنَةࣲ مِّن رَّبِّي وَ ءَاتَىٰنِي رَحۡمَةࣰ مِّنۡ عِندِهِۦ فَعُمِّيَتۡ عَلَيۡكُمۡ أَنُلۡزِمُكُمُوهَا وَ أَنتُمۡ لَهَا كَٰرِهُونَ﴿٢٨﴾

    Qala ya qawmi araaytum in kuntu ʿala bayyinatin min rabbee waatanee rahmatan min ʿindihi faʿummiyat ʿalaykum anulzimukumooha waantum laha karihoona

    Dia (Nuh) berkata, "Wahai kaumku! Apa pendapatmu jika aku mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku, dan aku diberi rahmat dari sisi-Nya, sedangkan (rahmat itu) disamarkan bagimu. Apa kami akan memaksa kamu untuk menerimanya, padahal kamu tidak menyukainya?"

  29. 11:29Baca di mushaf ↗

    وَ يَٰقَوۡمِ لَآ أَسۡـَٔلُكُمۡ عَلَيۡهِ مَالًا ۖ إِنۡ أَجۡرِيَ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِ ۚ وَ مَآ أَنَا۠ بِطَارِدِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ ۚ إِنَّهُم مُّلَٰقُواْ رَبِّهِمۡ وَ لَٰكِنِّيٓ أَرَىٰكُمۡ قَوۡمࣰا تَجۡهَلُونَ﴿٢٩﴾

    Waya qawmi la asalukum ʿalayhi malan in ajriya illa ʿala Allahi wama ana bitaridi allatheena amanoo innahum mulaqoo rabbihim walakinnee arakum qawman tajhaloona

    Dan wahai kaumku! Aku tidak meminta harta kepada kamu (sebagai imbalan) atas seruanku. Imbalanku hanyalah dari Allah dan aku sekali-kali tidak akan mengusir orang yang telah beriman. Sungguh, mereka akan bertemu dengan Tuhannya, dan sebaliknya aku memandangmu sebagai kaum yang bodoh.

  30. 11:30Baca di mushaf ↗

    وَ يَٰقَوۡمِ مَن يَنصُرُنِي مِنَ ٱللَّهِ إِن طَرَدتُّهُمۡ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ﴿٣٠﴾

    Waya qawmi man yansurunee mina Allahi in taradtuhum afala tathakkaroona

    Dan wahai kaumku! Siapakah yang akan menolongku dari (azab) Allah jika aku mengusir mereka? Tidakkah kamu mengambil pelajaran?

  31. 11:31Baca di mushaf ↗

    وَ لَآ أَقُولُ لَكُمۡ عِندِي خَزَآئِنُ ٱللَّهِ وَ لَآ أَعۡلَمُ ٱلۡغَيۡبَ وَ لَآ أَقُولُ إِنِّي مَلَكࣱ وَ لَآ أَقُولُ لِلَّذِينَ تَزۡدَرِيٓ أَعۡيُنُكُمۡ لَن يُؤۡتِيَهُمُ ٱللَّهُ خَيۡرًا ۖ ٱللَّهُ أَعۡلَمُ بِمَا فِيٓ أَنفُسِهِمۡ إِنِّيٓ إِذࣰا لَّمِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ﴿٣١﴾

    Wala aqoolu lakum ʿindee khazainu Allahi wala aʿlamu alghayba wala aqoolu innee malakun wala aqoolu lillatheena tazdaree aʿyunukum lan yutiyahumu Allahu khayran Allahu aʿlamu bima fee anfusihim innee ithan lamina alththalimeena

    Dan aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa aku mempunyai gudang-gudang rezeki dan kekayaan dari Allah, dan aku tidak mengetahui yang gaib, dan tidak (pula) mengatakan bahwa sesungguhnya aku adalah malaikat, dan aku tidak (juga) mengatakan kepada orang yang dipandang hina oleh penglihatanmu, "Bahwa Allah tidak akan memberikan kebaikan kepada mereka. Allah lebih mengetahui apa yang ada pada diri mereka. Sungguh, jika demikian aku benar-benar termasuk orang-orang yang zalim."

  32. 11:32Baca di mushaf ↗

    قَالُواْ يَٰنُوحُ قَدۡ جَٰدَلۡتَنَا فَأَكۡثَرۡتَ جِدَٰلَنَا فَأۡتِنَا بِمَا تَعِدُنَآ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّٰدِقِينَ﴿٣٢﴾

    Qaloo ya noohu qad jadaltana faaktharta jidalana fatina bima taʿiduna in kunta mina alssadiqeena

    Mereka berkata, "Wahai Nuh! Sungguh, engkau telah berbantah dengan kami, dan engkau telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami, maka datangkanlah kepada kami azab yang engkau ancamkan, jika kamu termasuk orang yang benar."

  33. 11:33Baca di mushaf ↗

    قَالَ إِنَّمَا يَأۡتِيكُم بِهِ ٱللَّهُ إِن شَآءَ وَ مَآ أَنتُم بِمُعۡجِزِينَ﴿٣٣﴾

    Qala innama yateekum bihi Allahu in shaa wama antum bimuʿjizeena

    Dia (Nuh) menjawab, "Hanya Allah yang akan mendatangkan azab kepadamu jika Dia menghendaki, dan kamu tidak akan dapat melepaskan diri.

  34. 11:34Baca di mushaf ↗

    وَ لَا يَنفَعُكُمۡ نُصۡحِيٓ إِنۡ أَرَدتُّ أَنۡ أَنصَحَ لَكُمۡ إِن كَانَ ٱللَّهُ يُرِيدُ أَن يُغۡوِيَكُمۡ ۚ هُوَ رَبُّكُمۡ وَ إِلَيۡهِ تُرۡجَعُونَ﴿٣٤﴾

    Wala yanfaʿukum nushee in aradtu an ansaha lakum in kana Allahu yureedu an yughwiyakum huwa rabbukum wailayhi turjaʿoona

    Dan nasihatku tidak akan bermanfaat bagimu sekalipun aku ingin memberi nasihat kepadamu, kalau Allah hendak menyesatkan kamu. Dia adalah Tuhanmu, dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan."

  35. 11:35Baca di mushaf ↗

    أَمۡ يَقُولُونَ ٱفۡتَرَىٰهُ ۖ قُلۡ إِنِ ٱفۡتَرَيۡتُهُۥ فَعَلَيَّ إِجۡرَامِي وَ أَنَا۠ بَرِيٓءࣱ مِّمَّا تُجۡرِمُونَ﴿٣٥﴾

    Am yaqooloona iftarahu qul ini iftaraytuhu faʿalayya ijramee waana bareeon mimma tujrimoona

    Bahkan mereka (orang kafir) berkata, "Dia cuma mengada-ada saja." Katakanlah (Muhammad), "Jika aku mengada-ada, akulah yang akan memikul dosanya, dan aku bebas dari dosa yang kamu perbuat."

  36. 11:36Baca di mushaf ↗

    وَ أُوحِيَ إِلَىٰ نُوحٍ أَنَّهُۥ لَن يُؤۡمِنَ مِن قَوۡمِكَ إِلَّا مَن قَدۡ ءَامَنَ فَلَا تَبۡتَئِسۡ بِمَا كَانُواْ يَفۡعَلُونَ﴿٣٦﴾

    Waoohiya ila noohin annahu lan yumina min qawmika illa man qad amana fala tabtais bima kanoo yafʿaloona

    Dan diwahyukan kepadanya (Nuh), "Ketahuilah, tidak akan beriman di antara kaummu, kecuali orang yang benar-benar beriman (saja), karena itu janganlah engkau bersedih hati tentang apa yang mereka perbuat.

  37. 11:37Baca di mushaf ↗

    وَ ٱصۡنَعِ ٱلۡفُلۡكَ بِأَعۡيُنِنَا وَ وَحۡيِنَا وَ لَا تُخَٰطِبۡنِي فِي ٱلَّذِينَ ظَلَمُوٓاْ إِنَّهُم مُّغۡرَقُونَ﴿٣٧﴾

    Waisnaʿi alfulka biaʿyunina wawahyina wala tukhatibnee fee allatheena thalamoo innahum mughraqoona

    Dan buatlah kapal itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah engkau bicara dengan Aku tentang orang-orang yang zalim. Sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan."

  38. 11:38Baca di mushaf ↗

    وَ يَصۡنَعُ ٱلۡفُلۡكَ وَ كُلَّمَا مَرَّ عَلَيۡهِ مَلَأࣱ مِّن قَوۡمِهِۦ سَخِرُواْ مِنۡهُ ۚ قَالَ إِن تَسۡخَرُواْ مِنَّا فَإِنَّا نَسۡخَرُ مِنكُمۡ كَمَا تَسۡخَرُونَ﴿٣٨﴾

    Wayasnaʿu alfulka wakullama marra ʿalayhi malaon min qawmihi sakhiroo minhu qala in taskharoo minna fainna naskharu minkum kama taskharoona

    Dan mulailah dia (Nuh) membuat kapal. Setiap kali pemimpin kaumnya berjalan melewatinya, mereka mengejeknya. Dia (Nuh) berkata, "Jika kamu mengejek kami, maka kami (pun) akan mengejekmu sebagaimana kamu mengejek (kami).

  39. 11:39Baca di mushaf ↗

    فَسَوۡفَ تَعۡلَمُونَ مَن يَأۡتِيهِ عَذَابࣱ يُخۡزِيهِ وَ يَحِلُّ عَلَيۡهِ عَذَابࣱ مُّقِيمٌ﴿٣٩﴾

    Fasawfa taʿlamoona man yateehi ʿathabun yukhzeehi wayahillu ʿalayhi ʿathabun muqeemun

    Maka kelak kamu akan mengetahui siapa yang akan ditimpa azab yang menghinakan dan (siapa) yang akan ditimpa azab yang kekal."

  40. 11:40Baca di mushaf ↗

    حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءَ أَمۡرُنَا وَ فَارَ ٱلتَّنُّورُ قُلۡنَا ٱحۡمِلۡ فِيهَا مِن كُلࣲّ زَوۡجَيۡنِ ٱثۡنَيۡنِ وَ أَهۡلَكَ إِلَّا مَن سَبَقَ عَلَيۡهِ ٱلۡقَوۡلُ وَ مَنۡ ءَامَنَ ۚ وَ مَآ ءَامَنَ مَعَهُۥٓ إِلَّا قَلِيلࣱ﴿٤٠﴾

    Hatta itha jaa amruna wafara alttannooru qulna ihmil feeha min kullin zawjayni ithnayni waahlaka illa man sabaqa ʿalayhi alqawlu waman amana wama amana maʿahu illa qaleelun

    Hingga apabila perintah Kami datang dan tanur (dapur) telah memancarkan air, Kami berfirman, "Muatkanlah ke dalamnya (kapal itu) dari masing-masing (hewan) sepasang (jantan dan betina), dan (juga) keluargamu kecuali orang yang telah terkena ketetapan terdahulu dan (muatkan pula) orang yang beriman." Ternyata orang-orang beriman yang bersama dengan Nuh hanya sedikit.

  41. 11:41Baca di mushaf ↗

    وَ قَالَ ٱرۡكَبُواْ فِيهَا بِسۡمِ ٱللَّهِ مَجۡر۪ىٰهَا وَ مُرۡسَىٰهَآ ۚ إِنَّ رَبِّي لَغَفُورࣱ رَّحِيمࣱ﴿٤١﴾

    Waqala irkaboo feeha bismi Allahi majraha wamursaha inna rabbee laghafoorun raheemun

    Dan dia berkata, "Naiklah kamu semua ke dalamnya (kapal) dengan (menyebut) nama Allah pada waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun, Maha Penyayang."

  42. 11:42Baca di mushaf ↗

    وَ هِيَ تَجۡرِي بِهِمۡ فِي مَوۡجࣲ كَٱلۡجِبَالِ وَ نَادَىٰ نُوحٌ ٱبۡنَهُۥ وَ كَانَ فِي مَعۡزِلࣲ يَٰبُنَيَّ ٱرۡكَب مَّعَنَا وَ لَا تَكُن مَّعَ ٱلۡكَٰفِرِينَ﴿٤٢﴾

    Wahiya tajree bihim fee mawjin kaaljibali wanada noohunu ibnahu wakana fee maʿzilin ya bunayya irkab maʿana wala takun maʿa alkafireena

    Dan kapal itu berlayar membawa mereka ke dalam gelombang laksana gunung-gunung. Dan Nuh memanggil anaknya, ketika dia (anak itu) berada di tempat yang jauh terpencil, "Wahai anakku! Naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah engkau bersama orang-orang kafir."

  43. 11:43Baca di mushaf ↗

    قَالَ سَـَٔاوِيٓ إِلَىٰ جَبَلࣲ يَعۡصِمُنِي مِنَ ٱلۡمَآءِ ۚ قَالَ لَا عَاصِمَ ٱلۡيَوۡمَ مِنۡ أَمۡرِ ٱللَّهِ إِلَّا مَن رَّحِمَ ۚ وَ حَالَ بَيۡنَهُمَا ٱلۡمَوۡجُ فَكَانَ مِنَ ٱلۡمُغۡرَقِينَ﴿٤٣﴾

    Qala saawee ila jabalin yaʿsimunee mina almai qala la ʿasima alyawma min amri Allahi illa man rahima wahala baynahuma almawju fakana mina almughraqeena

    Dia (anaknya) menjawab, "Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat menghindarkan aku dari air bah!" (Nuh) berkata, "Tidak ada yang melindungi dari siksaan Allah pada hari ini selain Allah yang Maha Penyayang." Dan gelombang menjadi penghalang antara keduanya; maka dia (anak itu) termasuk orang yang ditenggelamkan.

  44. 11:44Baca di mushaf ↗

    وَ قِيلَ يَٰٓأَرۡضُ ٱبۡلَعِي مَآءَكِ وَ يَٰسَمَآءُ أَقۡلِعِي وَ غِيضَ ٱلۡمَآءُ وَ قُضِيَ ٱلۡأَمۡرُ وَ ٱسۡتَوَتۡ عَلَى ٱلۡجُودِيِّ ۖ وَ قِيلَ بُعۡدࣰا لِّلۡقَوۡمِ ٱلظَّٰلِمِينَ﴿٤٤﴾

    Waqeela ya ardu iblaʿee maaki waya samao aqliʿee wagheeda almao waqudiya alamru waistawat ʿala aljoodiyyi waqeela buʿdan lilqawmi alththalimeena

    Dan difirmankan, "Wahai bumi! Telanlah airmu dan wahai langit (hujan!) berhentilah." Dan air pun disurutkan, dan perintah pun diselesaikan, dan kapal itu pun berlabuh di atas gunung Judi, dan dikatakan, "binasalah orang-orang zalim."

  45. 11:45Baca di mushaf ↗

    وَ نَادَىٰ نُوحࣱ رَّبَّهُۥ فَقَالَ رَبِّ إِنَّ ٱبۡنِي مِنۡ أَهۡلِي وَ إِنَّ وَعۡدَكَ ٱلۡحَقُّ وَ أَنتَ أَحۡكَمُ ٱلۡحَٰكِمِينَ﴿٤٥﴾

    Wanada noohun rabbahu faqala rabbi inna ibnee min ahlee wainna waʿdaka alhaqqu waanta ahkamu alhakimeena

    Dan Nuh memohon kepada Tuhannya sambil berkata, "Ya Tuhanku, sesungguhnya anakku adalah termasuk keluargaku, dan janji-Mu itu pasti benar. Engkau adalah hakim yang paling adil."

  46. 11:46Baca di mushaf ↗

    قَالَ يَٰنُوحُ إِنَّهُۥ لَيۡسَ مِنۡ أَهۡلِكَ ۖ إِنَّهُۥ عَمَلٌ غَيۡرُ صَٰلِحࣲ ۖ فَلَا تَسۡـَٔلۡنِ مَا لَيۡسَ لَكَ بِهِۦ عِلۡمٌ ۖ إِنِّيٓ أَعِظُكَ أَن تَكُونَ مِنَ ٱلۡجَٰهِلِينَ﴿٤٦﴾

    Qala ya noohu innahu laysa min ahlika innahu ʿamalun ghayru salihin fala tasalni ma laysa laka bihi ʿilmun innee aʿithuka an takoona mina aljahileena

    Dia (Allah) berfirman, "Wahai Nuh! Sesungguhnya dia bukanlah termasuk keluargamu, karena perbuatannya sungguh tidak baik, sebab itu jangan engkau memohon kepada-Ku sesuatu yang tidak engkau ketahui (hakikatnya). Aku menasihatimu agar (engkau) tidak termasuk orang yang bodoh."

  47. 11:47Baca di mushaf ↗

    قَالَ رَبِّ إِنِّيٓ أَعُوذُ بِكَ أَنۡ أَسۡـَٔلَكَ مَا لَيۡسَ لِي بِهِۦ عِلۡمࣱ ۖ وَ إِلَّا تَغۡفِرۡ لِي وَ تَرۡحَمۡنِيٓ أَكُن مِّنَ ٱلۡخَٰسِرِينَ﴿٤٧﴾

    Qala rabbi innee aʿoothu bika an asalaka ma laysa lee bihi ʿilmun wailla taghfir lee watarhamnee akun mina alkhasireena

    Dia (Nuh) berkata, "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu untuk memohon kepada-Mu sesuatu yang aku tidak mengetahui (hakikatnya). Kalau Engkau tidak mengampuniku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku termasuk orang yang rugi."

  48. 11:48Baca di mushaf ↗

    قِيلَ يَٰنُوحُ ٱهۡبِطۡ بِسَلَٰمࣲ مِّنَّا وَ بَرَكَٰتٍ عَلَيۡكَ وَ عَلَىٰٓ أُمَمࣲ مِّمَّن مَّعَكَ ۚ وَ أُمَمࣱ سَنُمَتِّعُهُمۡ ثُمَّ يَمَسُّهُم مِّنَّا عَذَابٌ أَلِيمࣱ﴿٤٨﴾

    Qeela ya noohu ihbit bisalamin minna wabarakatin ʿalayka waʿala omamin mimman maʿaka waomamun sanumattiʿuhum thumma yamassuhum minna ʿathabun aleemun

    Difirmankan, "Wahai Nuh! Turunlah dengan selamat sejahtera dan penuh keberkahan dari Kami, bagimu dan bagi semua umat (mukmin) yang bersamamu. Dan ada umat-umat yang Kami beri kesenangan (dalam kehidupan dunia), kemudian mereka akan ditimpa azab Kami yang pedih."

  49. 11:49Baca di mushaf ↗

    تِلۡكَ مِنۡ أَنۢبَآءِ ٱلۡغَيۡبِ نُوحِيهَآ إِلَيۡكَ ۖ مَا كُنتَ تَعۡلَمُهَآ أَنتَ وَ لَا قَوۡمُكَ مِن قَبۡلِ هَٰذَا ۖ فَٱصۡبِرۡ ۖ إِنَّ ٱلۡعَٰقِبَةَ لِلۡمُتَّقِينَ﴿٤٩﴾

    Tilka min anbai alghaybi nooheeha ilayka ma kunta taʿlamuha anta wala qawmuka min qabli hatha faisbir inna alʿaqibata lilmuttaqeena

    Itulah sebagian dari berita-berita gaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad); tidak pernah engkau mengetahuinya dan tidak (pula) kaummu sebelum ini. Maka bersabarlah, sungguh, kesudahan (yang baik) adalah bagi orang yang bertakwa.

  50. 11:50Baca di mushaf ↗

    وَ إِلَىٰ عَادٍ أَخَاهُمۡ هُودࣰا ۚ قَالَ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥٓ ۖ إِنۡ أَنتُمۡ إِلَّا مُفۡتَرُونَ﴿٥٠﴾

    Waila ʿadin akhahum hoodan qala ya qawmi oʿbudoo Allaha ma lakum min ilahin ghayruhu in antum illa muftaroona

    Dan kepada kaum 'Ād (Kami utus) saudara mereka, Hud. Dia berkata, "Wahai kaumku! Sembahlah Allah, tidak ada tuhan bagimu selain Dia. (selama ini) kamu hanyalah mengada-ada.

  51. 11:51Baca di mushaf ↗

    يَٰقَوۡمِ لَآ أَسۡـَٔلُكُمۡ عَلَيۡهِ أَجۡرًا ۖ إِنۡ أَجۡرِيَ إِلَّا عَلَى ٱلَّذِي فَطَرَنِيٓ ۚ أَفَلَا تَعۡقِلُونَ﴿٥١﴾

    Ya qawmi la asalukum ʿalayhi ajran in ajriya illa ʿala allathee fataranee afala taʿqiloona

    Wahai kaumku! Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (seruanku) ini. Imbalanku hanyalah dari Allah yang telah menciptakanku. Tidakkah kamu mengerti?"

  52. 11:52Baca di mushaf ↗

    وَ يَٰقَوۡمِ ٱسۡتَغۡفِرُواْ رَبَّكُمۡ ثُمَّ تُوبُوٓاْ إِلَيۡهِ يُرۡسِلِ ٱلسَّمَآءَ عَلَيۡكُم مِّدۡرَارࣰا وَ يَزِدۡكُمۡ قُوَّةً إِلَىٰ قُوَّتِكُمۡ وَ لَا تَتَوَلَّوۡاْ مُجۡرِمِينَ﴿٥٢﴾

    Waya qawmi istaghfiroo rabbakum thumma tooboo ilayhi yursili alssamaa ʿalaykum midraran wayazidkum quwwatan ila quwwatikum wala tatawallaw mujrimeena

    Dan (Hud berkata), "Wahai kaumku! Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras, Dia akan menambahkan kekuatan di atas kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling menjadi orang yang berdosa."

  53. 11:53Baca di mushaf ↗

    قَالُواْ يَٰهُودُ مَا جِئۡتَنَا بِبَيِّنَةࣲ وَ مَا نَحۡنُ بِتَارِكِيٓ ءَالِهَتِنَا عَن قَوۡلِكَ وَ مَا نَحۡنُ لَكَ بِمُؤۡمِنِينَ﴿٥٣﴾

    Qaloo ya hoodu ma jitana bibayyinatin wama nahnu bitarikee alihatina ʿan qawlika wama nahnu laka bimumineena

    Mereka (kaum 'Ād) berkata, "Wahai Hud! Engkau tidak mendatangkan suatu bukti yang nyata kepada kami, dan kami tidak akan meninggalkan sesembahan kami karena perkataanmu dan kami tidak akan mempercayaimu.

  54. 11:54Baca di mushaf ↗

    إِن نَّقُولُ إِلَّا ٱعۡتَرَىٰكَ بَعۡضُ ءَالِهَتِنَا بِسُوٓءࣲ ۗ قَالَ إِنِّيٓ أُشۡهِدُ ٱللَّهَ وَ ٱشۡهَدُوٓاْ أَنِّي بَرِيٓءࣱ مِّمَّا تُشۡرِكُونَ﴿٥٤﴾

    In naqoolu illa iʿtaraka baʿdu alihatina bisooin qala innee oshhidu Allaha waishhadoo annee bareeon mimma tushrikoona

    kami hanya mengatakan bahwa sebagian sesembahan kami telah menimpakan penyakit gila atas dirimu." Dia (Hud) menjawab, "Sesungguhnya aku bersaksi kepada Allah dan saksikanlah bahwa aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan,

  55. 11:55Baca di mushaf ↗

    مِن دُونِهِۦ ۖ فَكِيدُونِي جَمِيعࣰا ثُمَّ لَا تُنظِرُونِ﴿٥٥﴾

    Min doonihi fakeedoonee jameeʿan thumma la tunthirooni

    dengan selain-Nya, sebab itu jalankanlah semua tipu dayamu terhadapku dan jangan kamu tunda lagi!

  56. 11:56Baca di mushaf ↗

    إِنِّي تَوَكَّلۡتُ عَلَى ٱللَّهِ رَبِّي وَ رَبِّكُم ۚ مَّا مِن دَآبَّةٍ إِلَّا هُوَ ءَاخِذُۢ بِنَاصِيَتِهَآ ۚ إِنَّ رَبِّي عَلَىٰ صِرَٰطࣲ مُّسۡتَقِيمࣲ﴿٥٦﴾

    Innee tawakkaltu ʿala Allahi rabbee warabbikum ma min dabbatin illa huwa akhithun binasiyatiha inna rabbee ʿala siratin mustaqeemin

    Sesungguhnya aku bertawakal kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) melainkan Dialah yang memegang ubun-ubunnya (menguasainya). Sungguh, Tuhanku di jalan yang lurus (adil).

  57. 11:57Baca di mushaf ↗

    فَإِن تَوَلَّوۡاْ فَقَدۡ أَبۡلَغۡتُكُم مَّآ أُرۡسِلۡتُ بِهِۦٓ إِلَيۡكُمۡ ۚ وَ يَسۡتَخۡلِفُ رَبِّي قَوۡمًا غَيۡرَكُمۡ وَ لَا تَضُرُّونَهُۥ شَيۡـًٔا ۚ إِنَّ رَبِّي عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٍ حَفِيظࣱ﴿٥٧﴾

    Fain tawallaw faqad ablaghtukum ma orsiltu bihi ilaykum wayastakhlifu rabbee qawman ghayrakum wala tadurroonahu shayan inna rabbee ʿala kulli shayin hafeethun

    Maka jika kamu berpaling, maka sungguh, aku telah menyampaikan kepadamu apa yang menjadi tugasku sebagai rasul kepadamu. Dan Tuhanku akan mengganti kamu dengan kaum yang lain, sedang kamu tidak dapat mendatangkan mudarat kepada-Nya sedikit pun. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pemelihara segala sesuatu.

  58. 11:58Baca di mushaf ↗

    وَ لَمَّا جَآءَ أَمۡرُنَا نَجَّيۡنَا هُودࣰا وَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مَعَهُۥ بِرَحۡمَةࣲ مِّنَّا وَ نَجَّيۡنَٰهُم مِّنۡ عَذَابٍ غَلِيظࣲ﴿٥٨﴾

    Walamma jaa amruna najjayna hoodan waallatheena amanoo maʿahu birahmatin minna wanajjaynahum min ʿathabin ghaleethin

    Dan ketika azab Kami datang, Kami selamatkan Hud dan orang-orang yang beriman bersama dia dengan rahmat Kami. Kami selamatkan (pula) mereka (di akhirat) dari azab yang berat.

  59. 11:59Baca di mushaf ↗

    وَ تِلۡكَ عَادࣱ ۖ جَحَدُواْ بِـَٔايَٰتِ رَبِّهِمۡ وَ عَصَوۡاْ رُسُلَهُۥ وَ ٱتَّبَعُوٓاْ أَمۡرَ كُلِّ جَبَّارٍ عَنِيدࣲ﴿٥٩﴾

    Watilka ʿadun jahadoo biayati rabbihim waʿasaw rusulahu waittabaʿoo amra kulli jabbarin ʿaneedin

    Dan itulah (kisah) kaum 'Ād yang mengingkari tanda-tanda (kekuasaan) Tuhan. Mereka mendurhakai rasul-rasul-Nya dan menuruti perintah semua penguasa yang sewenang-wenang lagi durhaka.

  60. 11:60Baca di mushaf ↗

    وَ أُتۡبِعُواْ فِي هَٰذِهِ ٱلدُّنۡيَا لَعۡنَةࣰ وَ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ ۗ أَلَآ إِنَّ عَادࣰا كَفَرُواْ رَبَّهُمۡ ۗ أَلَا بُعۡدࣰا لِّعَادࣲ قَوۡمِ هُودࣲ﴿٦٠﴾

    Waotbiʿoo fee hathihi alddunya laʿnatan wayawma alqiyamati ala inna ʿadan kafaroo rabbahum ala buʿdan liʿadin qawmi hoodin

    Dan mereka selalu diikuti dengan laknat di dunia ini dan (begitu pula) di hari Kiamat. Ingatlah, kaum 'Ād itu ingkar kepada Tuhan mereka. Sungguh, binasalah kaum 'Ād, umat Hud itu,

  61. 11:61Baca di mushaf ↗

    وَ إِلَىٰ ثَمُودَ أَخَاهُمۡ صَٰلِحࣰا ۚ قَالَ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥ ۖ هُوَ أَنشَأَكُم مِّنَ ٱلۡأَرۡضِ وَ ٱسۡتَعۡمَرَكُمۡ فِيهَا فَٱسۡتَغۡفِرُوهُ ثُمَّ تُوبُوٓاْ إِلَيۡهِ ۚ إِنَّ رَبِّي قَرِيبࣱ مُّجِيبࣱ﴿٦١﴾

    Waila thamooda akhahum salihan qala ya qawmi oʿbudoo Allaha ma lakum min ilahin ghayruhu huwa anshaakum mina alardi waistaʿmarakum feeha faistaghfiroohu thumma tooboo ilayhi inna rabbee qareebun mujeebun

    dan kepada kaum Samud (Kami utus) saudara mereka, Saleh. Dia berkata, "Wahai kaumku! Sembahlah Allah, tidak ada tuhan bagimu selain Dia. Dia telah menciptakanmu dari bumi (tanah) dan menjadikanmu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan kepada-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku sangat dekat (rahmat-Nya) dan memperkenankan (doa hamba-Nya)"

  62. 11:62Baca di mushaf ↗

    قَالُواْ يَٰصَٰلِحُ قَدۡ كُنتَ فِينَا مَرۡجُوࣰّا قَبۡلَ هَٰذَآ ۖ أَتَنۡهَىٰنَآ أَن نَّعۡبُدَ مَا يَعۡبُدُ ءَابَآؤُنَا وَ إِنَّنَا لَفِي شَكࣲّ مِّمَّا تَدۡعُونَآ إِلَيۡهِ مُرِيبࣲ﴿٦٢﴾

    Qaloo ya salihu qad kunta feena marjuwwan qabla hatha atanhana an naʿbuda ma yaʿbudu abaona wainnana lafee shakkin mimma tadʿoona ilayhi mureebun

    Mereka (kaum Samud) berkata, "Wahai Saleh! Sungguh, engkau sebelum ini berada di tengah-tengah kami sebagai orang yang diharapkan, mengapa engkau melarang kami menyembah apa yang disembah oleh nenek moyang kami? Sungguh, kami benar-benar dalam keraguan dan kegelisahan terhadap apa (agama) yang engkau serukan kepada kami."

  63. 11:63Baca di mushaf ↗

    قَالَ يَٰقَوۡمِ أَرَءَيۡتُمۡ إِن كُنتُ عَلَىٰ بَيِّنَةࣲ مِّن رَّبِّي وَ ءَاتَىٰنِي مِنۡهُ رَحۡمَةࣰ فَمَن يَنصُرُنِي مِنَ ٱللَّهِ إِنۡ عَصَيۡتُهُۥ ۖ فَمَا تَزِيدُونَنِي غَيۡرَ تَخۡسِيرࣲ﴿٦٣﴾

    Qala ya qawmi araaytum in kuntu ʿala bayyinatin min rabbee waatanee minhu rahmatan faman yansurunee mina Allahi in ʿasaytuhu fama tazeedoonanee ghayra takhseerin

    Dia (Saleh) berkata, "Wahai kaumku! Terangkanlah kepadaku jika aku mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku dan diberi-Nya aku rahmat (kenabian) dari-Nya, maka siapa yang akan menolongku dari (azab) Allah jika aku mendurhakai-Nya? Maka kamu hanya akan menambah kerugian kepadaku.

  64. 11:64Baca di mushaf ↗

    وَ يَٰقَوۡمِ هَٰذِهِۦ نَاقَةُ ٱللَّهِ لَكُمۡ ءَايَةࣰ ۖ فَذَرُوهَا تَأۡكُلۡ فِيٓ أَرۡضِ ٱللَّهِ ۖ وَ لَا تَمَسُّوهَا بِسُوٓءࣲ فَيَأۡخُذَكُمۡ عَذَابࣱ قَرِيبࣱ﴿٦٤﴾

    Waya qawmi hathihi naqatu Allahi lakum ayatan fatharooha takul fee ardi Allahi wala tamassooha bisooin fayakhuthakum ʿathabun qareebun

    Dan wahai kaumku! Inilah unta betina dari Allah, sebagai mukjizat untukmu, sebab itu biarkanlah dia makan di bumi Allah, dan janganlah kamu mengganggunya dengan gangguan apa pun yang akan menyebabkan kamu segera ditimpa (azab)."

  65. 11:65Baca di mushaf ↗

    فَعَقَرُوهَا فَقَالَ تَمَتَّعُواْ فِي دَارِكُمۡ ثَلَٰثَةَ أَيَّامࣲ ۖ ذَٰلِكَ وَعۡدٌ غَيۡرُ مَكۡذُوبࣲ﴿٦٥﴾

    Faʿaqarooha faqala tamattaʿoo fee darikum thalathata ayyamin thalika waʿdun ghayru makthoobin

    Maka mereka menyembelih unta itu, kemudian dia (Saleh) berkata, "Bersukarialah kamu semua di rumahmu selama tiga hari. Itu adalah janji yang tidak dapat didustakan."

  66. 11:66Baca di mushaf ↗

    فَلَمَّا جَآءَ أَمۡرُنَا نَجَّيۡنَا صَٰلِحࣰا وَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مَعَهُۥ بِرَحۡمَةࣲ مِّنَّا وَ مِنۡ خِزۡيِ يَوۡمِئِذٍ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ ٱلۡقَوِيُّ ٱلۡعَزِيزُ﴿٦٦﴾

    Falamma jaa amruna najjayna salihan waallatheena amanoo maʿahu birahmatin minna wamin khizyi yawmiithin inna rabbaka huwa alqawiyyu alʿazeezu

    Maka ketika keputusan Kami datang, Kami selamatkan Saleh dan orang-orang yang beriman bersamanya dengan rahmat Kami dan (Kami selamatkan) dari kehinaan pada hari itu. Sungguh, Tuhanmu, Dia Mahakuat, Mahaperkasa.

  67. 11:67Baca di mushaf ↗

    وَ أَخَذَ ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ ٱلصَّيۡحَةُ فَأَصۡبَحُواْ فِي دِيَٰرِهِمۡ جَٰثِمِينَ﴿٦٧﴾

    Waakhatha allatheena thalamoo alssayhatu faasbahoo fee diyarihim jathimeena

    Kemudian suara yang mengguntur menimpa orang-orang zalim itu, sehingga mereka mati bergelimpangan di rumahnya,

  68. 11:68Baca di mushaf ↗

    كَأَن لَّمۡ يَغۡنَوۡاْ فِيهَآ ۗ أَلَآ إِنَّ ثَمُودَاْ كَفَرُواْ رَبَّهُمۡ ۗ أَلَا بُعۡدࣰا لِّثَمُودَ﴿٦٨﴾

    Kaan lam yaghnaw feeha ala inna thamooda kafaroo rabbahum ala buʿdan lithamooda

    seolah-olah mereka belum pernah tinggal di tempat itu. Ingatlah, kaum Samud mengingkari Tuhan mereka. Ingatlah, binasalah kaum Samud.

  69. 11:69Baca di mushaf ↗

    وَ لَقَدۡ جَآءَتۡ رُسُلُنَآ إِبۡرَٰهِيمَ بِٱلۡبُشۡرَىٰ قَالُواْ سَلَٰمࣰا ۖ قَالَ سَلَٰمࣱ ۖ فَمَا لَبِثَ أَن جَآءَ بِعِجۡلٍ حَنِيذࣲ﴿٦٩﴾

    Walaqad jaat rusuluna ibraheema bialbushra qaloo salaman qala salamun fama labitha an jaa biʿijlin haneethin

    Dan para utusan Kami (para malaikat) telah datang kepada Ibrahim dengan membawa kabar gembira, mereka mengucapkan, "Selamat." Dia (Ibrahim) menjawab, "Selamat (atas kamu)." Maka tidak lama kemudian Ibrahim menyuguhkan daging anak sapi yang dipanggang.

  70. 11:70Baca di mushaf ↗

    فَلَمَّا رَءَآ أَيۡدِيَهُمۡ لَا تَصِلُ إِلَيۡهِ نَكِرَهُمۡ وَ أَوۡجَسَ مِنۡهُمۡ خِيفَةࣰ ۚ قَالُواْ لَا تَخَفۡ إِنَّآ أُرۡسِلۡنَآ إِلَىٰ قَوۡمِ لُوطࣲ﴿٧٠﴾

    Falamma raa aydiyahum la tasilu ilayhi nakirahum waawjasa minhum kheefatan qaloo la takhaf inna orsilna ila qawmi lootin

    Maka ketika dilihatnya tangan mereka tidak menjamahnya, dia (Ibrahim) mencurigai mereka, dan merasa takut kepada mereka. Mereka (malaikat) berkata, "Jangan takut, sesungguhnya kami diutus kepada kaum Luṭ."

  71. 11:71Baca di mushaf ↗

    وَ ٱمۡرَأَتُهُۥ قَآئِمَةࣱ فَضَحِكَتۡ فَبَشَّرۡنَٰهَا بِإِسۡحَٰقَ وَ مِن وَرَآءِ إِسۡحَٰقَ يَعۡقُوبَ﴿٧١﴾

    Waimraatuhu qaimatun fadahikat fabashsharnaha biishaqa wamin warai ishaqa yaʿqooba

    Dan istrinya berdiri lalu dia tersenyum. Maka Kami sampaikan kepadanya kabar gembira tentang (kelahiran) Ishak dan setelah Ishak (akan lahir) Yakub.

  72. 11:72Baca di mushaf ↗

    قَالَتۡ يَٰوَيۡلَتَىٰٓ ءَأَلِدُ وَ أَنَا۠ عَجُوزࣱ وَ هَٰذَا بَعۡلِي شَيۡخًا ۖ إِنَّ هَٰذَا لَشَيۡءٌ عَجِيبࣱ﴿٧٢﴾

    Qalat ya waylata aalidu waana ʿajoozun wahatha baʿlee shaykhan inna hatha lashayon ʿajeebun

    Dia (istrinya) berkata, "Sungguh ajaib, mungkinkah aku akan melahirkan anak padahal aku sudah tua, dan suamiku ini sudah sangat tua? Ini benar-benar sesuatu yang ajaib."

  73. 11:73Baca di mushaf ↗

    قَالُوٓاْ أَتَعۡجَبِينَ مِنۡ أَمۡرِ ٱللَّهِ ۖ رَحۡمَتُ ٱللَّهِ وَ بَرَكَٰتُهُۥ عَلَيۡكُمۡ أَهۡلَ ٱلۡبَيۡتِ ۚ إِنَّهُۥ حَمِيدࣱ مَّجِيدࣱ﴿٧٣﴾

    Qaloo ataʿjabeena min amri Allahi rahmatu Allahi wabarakatuhu ʿalaykum ahla albayti innahu hameedun majeedun

    Mereka (para malaikat) berkata, "Mengapa engkau merasa heran tentang ketetapan Allah? (Itu adalah) rahmat dan berkah Allah, dicurahkan kepada kamu, wahai ahlulbait! Sesungguhnya Allah Maha Terpuji, Maha Pengasih."

  74. 11:74Baca di mushaf ↗

    فَلَمَّا ذَهَبَ عَنۡ إِبۡرَٰهِيمَ ٱلرَّوۡعُ وَ جَآءَتۡهُ ٱلۡبُشۡرَىٰ يُجَٰدِلُنَا فِي قَوۡمِ لُوطٍ﴿٧٤﴾

    Falamma thahaba ʿan ibraheema alrrawʿu wajaathu albushra yujadiluna fee qawmi lootin

    Maka ketika rasa takut hilang dari Ibrahim dan kabar gembira telah datang kepadanya, dia pun bersoal jawab dengan (para malaikat) Kami tentang kaum Luṭ.

  75. 11:75Baca di mushaf ↗

    إِنَّ إِبۡرَٰهِيمَ لَحَلِيمٌ أَوَّٰهࣱ مُّنِيبࣱ﴿٧٥﴾

    Inna ibraheema lahaleemun awwahun muneebun

    Ibrahim sungguh penyantun, lembut hati dan suka kembali (kepada Allah).

  76. 11:76Baca di mushaf ↗

    يَٰٓإِبۡرَٰهِيمُ أَعۡرِضۡ عَنۡ هَٰذَآ ۖ إِنَّهُۥ قَدۡ جَآءَ أَمۡرُ رَبِّكَ ۖ وَ إِنَّهُمۡ ءَاتِيهِمۡ عَذَابٌ غَيۡرُ مَرۡدُودࣲ﴿٧٦﴾

    Ya ibraheemu aʿrid ʿan hatha innahu qad jaa amru rabbika wainnahum ateehim ʿathabun ghayru mardoodin

    Wahai Ibrahim! Tinggalkanlah (perbincangan) ini, sungguh, ketetapan Tuhanmu telah datang, dan mereka itu akan ditimpa azab yang tidak dapat ditolak.

  77. 11:77Baca di mushaf ↗

    وَ لَمَّا جَآءَتۡ رُسُلُنَا لُوطࣰا سِيٓءَ بِهِمۡ وَ ضَاقَ بِهِمۡ ذَرۡعࣰا وَ قَالَ هَٰذَا يَوۡمٌ عَصِيبࣱ﴿٧٧﴾

    Walamma jaat rusuluna lootan seea bihim wadaqa bihim tharʿan waqala hatha yawmun ʿaseebun

    Dan ketika para utusan Kami (para malaikat) itu datang kepada Luṭ, dia merasa curiga dan dadanya merasa sempit karena (kedatangan)nya. Dia (Luṭ) berkata, "Ini hari yang sangat sulit."

  78. 11:78Baca di mushaf ↗

    وَ جَآءَهُۥ قَوۡمُهُۥ يُهۡرَعُونَ إِلَيۡهِ وَ مِن قَبۡلُ كَانُواْ يَعۡمَلُونَ ٱلسَّيِّـَٔاتِ ۚ قَالَ يَٰقَوۡمِ هَٰٓؤُلَآءِ بَنَاتِي هُنَّ أَطۡهَرُ لَكُمۡ ۖ فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَ لَا تُخۡزُونِ فِي ضَيۡفِيٓ ۖ أَلَيۡسَ مِنكُمۡ رَجُلࣱ رَّشِيدࣱ﴿٧٨﴾

    Wajaahu qawmuhu yuhraʿoona ilayhi wamin qablu kanoo yaʿmaloona alssayyiati qala ya qawmi haolai banatee hunna atharu lakum faittaqoo Allaha wala tukhzooni fee dayfee alaysa minkum rajulun rasheedun

    Dan kaumnya segera datang kepadanya. Dan sejak dahulu mereka selalu melakukan perbuatan keji. Luṭ berkata, "Wahai kaumku! Inilah puteri-puteri (negeri)ku mereka lebih suci bagimu, maka bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu mencemarkan (nama)ku terhadap tamuku ini. Tidak adakah di antaramu orang yang berakal?"

  79. 11:79Baca di mushaf ↗

    قَالُواْ لَقَدۡ عَلِمۡتَ مَا لَنَا فِي بَنَاتِكَ مِنۡ حَقࣲّ وَ إِنَّكَ لَتَعۡلَمُ مَا نُرِيدُ﴿٧٩﴾

    Qaloo laqad ʿalimta ma lana fee banatika min haqqin wainnaka lataʿlamu ma nureedu

    Mereka menjawab, "Sesungguhnya engkau pasti tahu bahwa kami tidak mempunyai hasrat (syahwat) terhadap puteri-puterimu; dan engkau tentu mengetahui apa yang (sebenarnya) kami kehendaki."

  80. 11:80Baca di mushaf ↗

    قَالَ لَوۡ أَنَّ لِي بِكُمۡ قُوَّةً أَوۡ ءَاوِيٓ إِلَىٰ رُكۡنࣲ شَدِيدࣲ﴿٨٠﴾

    Qala law anna lee bikum quwwatan aw awee ila ruknin shadeedin

    Dia (Luṭ) berkata, "Sekiranya aku mempunyai kekuatan (untuk menolakmu) atau aku dapat berlindung kepada keluarga yang kuat (tentu aku lakukan)."

  81. 11:81Baca di mushaf ↗

    قَالُواْ يَٰلُوطُ إِنَّا رُسُلُ رَبِّكَ لَن يَصِلُوٓاْ إِلَيۡكَ ۖ فَأَسۡرِ بِأَهۡلِكَ بِقِطۡعࣲ مِّنَ ٱلَّيۡلِ وَ لَا يَلۡتَفِتۡ مِنكُمۡ أَحَدٌ إِلَّا ٱمۡرَأَتَكَ ۖ إِنَّهُۥ مُصِيبُهَا مَآ أَصَابَهُمۡ ۚ إِنَّ مَوۡعِدَهُمُ ٱلصُّبۡحُ ۚ أَلَيۡسَ ٱلصُّبۡحُ بِقَرِيبࣲ﴿٨١﴾

    Qaloo ya lootu inna rusulu rabbika lan yasiloo ilayka faasri biahlika biqitʿin mina allayli wala yaltafit minkum ahadun illa imraataka innahu museebuha ma asabahum inna mawʿidahumu alssubhu alaysa alssubhu biqareebin

    Mereka (para malaikat) berkata, "Wahai Luṭ! Sesungguhnya kami adalah para utusan Tuhanmu, mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu pergilah bersama keluargamu pada akhir malam dan jangan ada seorang pun di antara kamu yang menoleh ke belakang, kecuali istrimu. Sesungguhnya dia (juga) akan ditimpa (siksaan) yang menimpa mereka. Sesungguhnya saat terjadinya siksaan bagi mereka itu pada waktu subuh. Bukankah subuh itu sudah dekat?"

  82. 11:82Baca di mushaf ↗

    فَلَمَّا جَآءَ أَمۡرُنَا جَعَلۡنَا عَٰلِيَهَا سَافِلَهَا وَ أَمۡطَرۡنَا عَلَيۡهَا حِجَارَةࣰ مِّن سِجِّيلࣲ مَّنضُودࣲ﴿٨٢﴾

    Falamma jaa amruna jaʿalna ʿaliyaha safilaha waamtarna ʿalayha hijaratan min sijjeelin mandoodin

    Maka ketika keputusan Kami datang, Kami menjungkirbalikkan negeri kaum Luṭ, dan Kami hujani mereka bertubi-tubi dengan batu dari tanah yang terbakar,

  83. 11:83Baca di mushaf ↗

    مُّسَوَّمَةً عِندَ رَبِّكَ ۖ وَ مَا هِيَ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ بِبَعِيدࣲ﴿٨٣﴾

    Musawwamatan ʿinda rabbika wama hiya mina alththalimeena bibaʿeedin

    yang diberi tanda oleh Tuhanmu. Dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang yang zalim.

  84. 11:84Baca di mushaf ↗

    وَ إِلَىٰ مَدۡيَنَ أَخَاهُمۡ شُعَيۡبࣰا ۚ قَالَ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥ ۖ وَ لَا تَنقُصُواْ ٱلۡمِكۡيَالَ وَ ٱلۡمِيزَانَ ۖ إِنِّيٓ أَرَىٰكُم بِخَيۡرࣲ وَ إِنِّيٓ أَخَافُ عَلَيۡكُمۡ عَذَابَ يَوۡمࣲ مُّحِيطࣲ﴿٨٤﴾

    Waila madyana akhahum shuʿayban qala ya qawmi oʿbudoo Allaha ma lakum min ilahin ghayruhu wala tanqusoo almikyala waalmeezana innee arakum bikhayrin wainnee akhafu ʿalaykum ʿathaba yawmin muheetin

    Dan kepada (penduduk) Madyan (Kami utus) saudara mereka, Syu'aib. Dia berkata, "Wahai kaumku! Sembahlah Allah, tidak ada tuhan bagimu selain Dia. Dan janganlah kamu kurangi takaran dan timbangan. Sesungguhnya aku melihat kamu dalam keadaan yang baik (makmur). Dan sesungguhnya aku khawatir kamu akan ditimpa azab pada hari yang membinasakan (Kiamat).

  85. 11:85Baca di mushaf ↗

    وَ يَٰقَوۡمِ أَوۡفُواْ ٱلۡمِكۡيَالَ وَ ٱلۡمِيزَانَ بِٱلۡقِسۡطِ ۖ وَ لَا تَبۡخَسُواْ ٱلنَّاسَ أَشۡيَآءَهُمۡ وَ لَا تَعۡثَوۡاْ فِي ٱلۡأَرۡضِ مُفۡسِدِينَ﴿٨٥﴾

    Waya qawmi awfoo almikyala waalmeezana bialqisti wala tabkhasoo alnnasa ashyaahum wala taʿthaw fee alardi mufsideena

    Dan wahai kaumku! Penuhilah takaran dan timbangan dengan adil, dan janganlah kamu merugikan manusia terhadap hak-hak mereka dan jangan kamu membuat kejahatan di bumi dengan berbuat kerusakan.

  86. 11:86Baca di mushaf ↗

    بَقِيَّتُ ٱللَّهِ خَيۡرࣱ لَّكُمۡ إِن كُنتُم مُّؤۡمِنِينَ ۚ وَ مَآ أَنَا۠ عَلَيۡكُم بِحَفِيظࣲ﴿٨٦﴾

    Baqiyyatu Allahi khayrun lakum in kuntum mumineena wama ana ʿalaykum bihafeethin

    Sisa (yang halal) dari Allah adalah lebih baik bagimu jika kamu orang yang beriman. Dan aku bukanlah seorang penjaga atas dirimu."

  87. 11:87Baca di mushaf ↗

    قَالُواْ يَٰشُعَيۡبُ أَصَلَوٰتُكَ تَأۡمُرُكَ أَن نَّتۡرُكَ مَا يَعۡبُدُ ءَابَآؤُنَآ أَوۡ أَن نَّفۡعَلَ فِيٓ أَمۡوَٰلِنَا مَا نَشَٰٓؤُاْ ۖ إِنَّكَ لَأَنتَ ٱلۡحَلِيمُ ٱلرَّشِيدُ﴿٨٧﴾

    Qaloo ya shuʿaybu asalatuka tamuruka an natruka ma yaʿbudu abaona aw an nafʿala fee amwalina ma nashao innaka laanta alhaleemu alrrasheedu

    Mereka berkata, "Wahai Syu'aib! Apakah agamamu yang menyuruhmu agar kami meninggalkan apa yang disembah nenek moyang kami atau melarang kami mengelola harta kami menurut cara yang kami kehendaki? Sesungguhnya engkau benar-benar orang yang sangat penyantun dan pandai."

  88. 11:88Baca di mushaf ↗

    قَالَ يَٰقَوۡمِ أَرَءَيۡتُمۡ إِن كُنتُ عَلَىٰ بَيِّنَةࣲ مِّن رَّبِّي وَ رَزَقَنِي مِنۡهُ رِزۡقًا حَسَنࣰا ۚ وَ مَآ أُرِيدُ أَنۡ أُخَالِفَكُمۡ إِلَىٰ مَآ أَنۡهَىٰكُمۡ عَنۡهُ ۚ إِنۡ أُرِيدُ إِلَّا ٱلۡإِصۡلَٰحَ مَا ٱسۡتَطَعۡتُ ۚ وَ مَا تَوۡفِيقِيٓ إِلَّا بِٱللَّهِ ۚ عَلَيۡهِ تَوَكَّلۡتُ وَ إِلَيۡهِ أُنِيبُ﴿٨٨﴾

    Qala ya qawmi araaytum in kuntu ʿala bayyinatin min rabbee warazaqanee minhu rizqan hasanan wama oreedu an okhalifakum ila ma anhakum ʿanhu in oreedu illa alislaha ma istataʿtu wama tawfeeqee illa biAllahi ʿalayhi tawakkaltu wailayhi oneebu

    Dia (Syu'aib) berkata, "Wahai kaumku! Terangkan padaku jika aku mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku dan aku dianugerahi-Nya rezeki yang baik (pantaskah aku menyalahi perintah-Nya)? Aku tidak bermaksud menyalahi kamu terhadap apa yang aku larang darinya. Aku hanya bermaksud (mendatangkan) perbaikan selama aku masih sanggup. Dan petunjuk yang aku ikuti hanya dari Allah. Kepada-Nya aku bertawakal dan kepada-Nya (pula) aku kembali.

  89. 11:89Baca di mushaf ↗

    وَ يَٰقَوۡمِ لَا يَجۡرِمَنَّكُمۡ شِقَاقِيٓ أَن يُصِيبَكُم مِّثۡلُ مَآ أَصَابَ قَوۡمَ نُوحٍ أَوۡ قَوۡمَ هُودٍ أَوۡ قَوۡمَ صَٰلِحࣲ ۚ وَ مَا قَوۡمُ لُوطࣲ مِّنكُم بِبَعِيدࣲ﴿٨٩﴾

    Waya qawmi la yajrimannakum shiqaqee an yuseebakum mithlu ma asaba qawma noohin aw qawma hoodin aw qawma salihin wama qawmu lootin minkum bibaʿeedin

    Dan wahai kaumku! Janganlah pertentangan antara aku (dengan kamu) menyebabkan kamu berbuat dosa, sehingga kamu ditimpa siksaan seperti yang menimpa kaum Nuh, kaum Hud atau kaum Saleh, sedang kaum Luṭ tidak jauh dari kamu.

  90. 11:90Baca di mushaf ↗

    وَ ٱسۡتَغۡفِرُواْ رَبَّكُمۡ ثُمَّ تُوبُوٓاْ إِلَيۡهِ ۚ إِنَّ رَبِّي رَحِيمࣱ وَدُودࣱ﴿٩٠﴾

    Waistaghfiroo rabbakum thumma tooboo ilayhi inna rabbee raheemun wadoodun

    Dan mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sungguh, Tuhanku Maha Penyayang, Maha Pengasih.

  91. 11:91Baca di mushaf ↗

    قَالُواْ يَٰشُعَيۡبُ مَا نَفۡقَهُ كَثِيرࣰا مِّمَّا تَقُولُ وَ إِنَّا لَنَرَىٰكَ فِينَا ضَعِيفࣰا ۖ وَ لَوۡلَا رَهۡطُكَ لَرَجَمۡنَٰكَ ۖ وَ مَآ أَنتَ عَلَيۡنَا بِعَزِيزࣲ﴿٩١﴾

    Qaloo ya shuʿaybu ma nafqahu katheeran mimma taqoolu wainna lanaraka feena daʿeefan walawla rahtuka larajamnaka wama anta ʿalayna biʿazeezin

    Mereka berkata, "Wahai Syu'aib! Kami tidak banyak mengerti tentang apa yang engkau katakan itu, sedang kenyataannya kami memandang engkau seorang yang lemah di antara kami. Kalau tidak karena keluargamu, tentu kami telah merajam engkau, sedang engkau pun bukan seorang yang berpengaruh di lingkungan kami."

  92. 11:92Baca di mushaf ↗

    قَالَ يَٰقَوۡمِ أَرَهۡطِيٓ أَعَزُّ عَلَيۡكُم مِّنَ ٱللَّهِ وَ ٱتَّخَذۡتُمُوهُ وَرَآءَكُمۡ ظِهۡرِيًّا ۖ إِنَّ رَبِّي بِمَا تَعۡمَلُونَ مُحِيطࣱ﴿٩٢﴾

    Qala ya qawmi arahtee aʿazzu ʿalaykum mina Allahi waittakhathtumoohu waraakum thihriyyan inna rabbee bima taʿmaloona muheetun

    Dia (Syu'aib) menjawab, "Wahai kaumku! Apakah keluargaku lebih terhormat menurut pandanganmu daripada Allah, bahkan Dia kamu tempatkan di belakangmu (diabaikan)? Ketahuilah (pengetahuan) Tuhanku meliputi apa yang kamu kerjakan.

  93. 11:93Baca di mushaf ↗

    وَ يَٰقَوۡمِ ٱعۡمَلُواْ عَلَىٰ مَكَانَتِكُمۡ إِنِّي عَٰمِلࣱ ۖ سَوۡفَ تَعۡلَمُونَ مَن يَأۡتِيهِ عَذَابࣱ يُخۡزِيهِ وَ مَنۡ هُوَ كَٰذِبࣱ ۖ وَ ٱرۡتَقِبُوٓاْ إِنِّي مَعَكُمۡ رَقِيبࣱ﴿٩٣﴾

    Waya qawmi iʿmaloo ʿala makanatikum innee ʿamilun sawfa taʿlamoona man yateehi ʿathabun yukhzeehi waman huwa kathibun wairtaqiboo inne maʿakum raqeebun

    Dan wahai kaumku! Berbuatlah menurut kemampuanmu, sesungguhnya aku pun berbuat (pula). Kelak kamu akan mengetahui siapa yang akan ditimpa azab yang menghinakan dan siapa yang berdusta. Dan tunggulah! Sesungguhnya aku bersamamu adalah orang yang menunggu."

  94. 11:94Baca di mushaf ↗

    وَ لَمَّا جَآءَ أَمۡرُنَا نَجَّيۡنَا شُعَيۡبࣰا وَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مَعَهُۥ بِرَحۡمَةࣲ مِّنَّا وَ أَخَذَتِ ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ ٱلصَّيۡحَةُ فَأَصۡبَحُواْ فِي دِيَٰرِهِمۡ جَٰثِمِينَ﴿٩٤﴾

    Walamma jaa amruna najjayna shuʿayban waallatheena amanoo maʿahu birahmatin minna waakhathati allatheena thalamoo alssayhatu faasbahoo fee diyarihim jathimeena

    Maka ketika keputusan Kami datang, Kami selamatkan Syu'aib dan orang-orang yang beriman bersamanya dengan rahmat Kami. Sedang orang yang zalim dibinasakan oleh suara yang mengguntur, sehingga mereka mati bergelimpangan di rumahnya,

  95. 11:95Baca di mushaf ↗

    كَأَن لَّمۡ يَغۡنَوۡاْ فِيهَآ ۗ أَلَا بُعۡدࣰا لِّمَدۡيَنَ كَمَا بَعِدَتۡ ثَمُودُ﴿٩٥﴾

    Kaan lam yaghnaw feeha ala buʿdan limadyana kama baʿidat thamoodu

    Seolah-olah mereka belum pernah tinggal di tempat itu. Ingatlah, binasalah penduduk Madyan sebagaimana kaum Samud (juga) telah binasa.

  96. 11:96Baca di mushaf ↗

    وَ لَقَدۡ أَرۡسَلۡنَا مُوسَىٰ بِـَٔايَٰتِنَا وَ سُلۡطَٰنࣲ مُّبِينٍ﴿٩٦﴾

    Walaqad arsalna moosa biayatina wasultanin mubeenin

    Dan sungguh, Kami telah mengutus Musa dengan tanda-tanda (kekuasaan) Kami dan bukti yang nyata,

  97. 11:97Baca di mushaf ↗

    إِلَىٰ فِرۡعَوۡنَ وَ مَلَإِيْهِۦ فَٱتَّبَعُوٓاْ أَمۡرَ فِرۡعَوۡنَ ۖ وَ مَآ أَمۡرُ فِرۡعَوۡنَ بِرَشِيدࣲ﴿٩٧﴾

    Ila firʿawna wamalaihi faittabaʿoo amra firʿawna wama amru firʿawna birasheedin

    kepada Fir'aun dan para pemuka kaumnya, tetapi mereka mengikuti perintah Fir'aun, padahal perintah Fir'aun bukanlah (perintah) yang benar.

  98. 11:98Baca di mushaf ↗

    يَقۡدُمُ قَوۡمَهُۥ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ فَأَوۡرَدَهُمُ ٱلنَّارَ ۖ وَ بِئۡسَ ٱلۡوِرۡدُ ٱلۡمَوۡرُودُ﴿٩٨﴾

    Yaqdumu qawmahu yawma alqiyamati faawradahumu alnnara wabisa alwirdu almawroodu

    Dia (Fir'aun) berjalan di depan kaumnya di hari Kiamat, lalu membawa mereka masuk ke dalam neraka. Neraka itu seburuk-buruk tempat yang dimasuki.

  99. 11:99Baca di mushaf ↗

    وَ أُتۡبِعُواْ فِي هَٰذِهِۦ لَعۡنَةࣰ وَ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ ۚ بِئۡسَ ٱلرِّفۡدُ ٱلۡمَرۡفُودُ﴿٩٩﴾

    Waotbiʿoo fee hathihi laʿnatan wayawma alqiyamati bisa alrrifdu almarfoodu

    Dan mereka diikuti dengan laknat di sini (dunia) dan (begitu pula) pada hari Kiamat. (Laknat) itu seburuk-buruk pemberian yang diberikan.

  100. 11:100Baca di mushaf ↗

    ذَٰلِكَ مِنۡ أَنۢبَآءِ ٱلۡقُرَىٰ نَقُصُّهُۥ عَلَيۡكَ ۖ مِنۡهَا قَآئِمࣱ وَ حَصِيدࣱ﴿١٠٠﴾

    Thalika min anbai alqura naqussuhu ʿalayka minha qaimun wahaseedun

    Itulah beberapa berita tentang negeri-negeri (yang telah dibinasakan) yang Kami ceritakan kepadamu (Muhammad). Di antara negeri-negeri itu sebagian masih ada bekas-bekasnya dan ada (pula) yang telah musnah.

  101. 11:101Baca di mushaf ↗

    وَ مَا ظَلَمۡنَٰهُمۡ وَ لَٰكِن ظَلَمُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ ۖ فَمَآ أَغۡنَتۡ عَنۡهُمۡ ءَالِهَتُهُمُ ٱلَّتِي يَدۡعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ مِن شَيۡءࣲ لَّمَّا جَآءَ أَمۡرُ رَبِّكَ ۖ وَ مَا زَادُوهُمۡ غَيۡرَ تَتۡبِيبࣲ﴿١٠١﴾

    Wama thalamnahum walakin thalamoo anfusahum fama aghnat ʿanhum alihatuhumu allatee yadʿoona min dooni Allahi min shayin lamma jaa amru rabbika wama zadoohum ghayra tatbeebin

    Dan Kami tidak menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri, karena itu tidak bermanfaat sedikit pun bagi mereka sesembahan yang mereka sembah selain Allah, ketika siksaan Tuhanmu datang. Sesembahan itu hanya menambah kebinasaan bagi mereka.

  102. 11:102Baca di mushaf ↗

    وَ كَذَٰلِكَ أَخۡذُ رَبِّكَ إِذَآ أَخَذَ ٱلۡقُرَىٰ وَ هِيَ ظَٰلِمَةٌ ۚ إِنَّ أَخۡذَهُۥٓ أَلِيمࣱ شَدِيدٌ﴿١٠٢﴾

    Wakathalika akhthu rabbika itha akhatha alqura wahiya thalimatun inna akhthahu aleemun shadeedun

    Dan begitulah siksa Tuhanmu apabila Dia menyiksa (penduduk) negeri-negeri yang berbuat zalim. Sungguh, siksa-Nya sangat pedih, sangat berat.

  103. 11:103Baca di mushaf ↗

    إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَةࣰ لِّمَنۡ خَافَ عَذَابَ ٱلۡأٓخِرَةِ ۚ ذَٰلِكَ يَوۡمࣱ مَّجۡمُوعࣱ لَّهُ ٱلنَّاسُ وَ ذَٰلِكَ يَوۡمࣱ مَّشۡهُودࣱ﴿١٠٣﴾

    Inna fee thalika laayatan liman khafa ʿathaba alakhirati thalika yawmun majmooʿun lahu alnnasu wathalika yawmun mashhoodun

    Sesungguhnya pada yang demikian itu pasti terdapat pelajaran bagi orang-orang yang takut kepada azab akhirat. Itulah hari ketika semua manusia dikumpulkan (untuk dihisab), dan itulah hari yang disaksikan (oleh semua makhluk).

  104. 11:104Baca di mushaf ↗

    وَ مَا نُؤَخِّرُهُۥٓ إِلَّا لِأَجَلࣲ مَّعۡدُودࣲ﴿١٠٤﴾

    Wama nuakhkhiruhu illa liajalin maʿdoodin

    Dan Kami tidak akan menunda, kecuali sampai waktu yang sudah ditentukan.

  105. 11:105Baca di mushaf ↗

    يَوۡمَ يَأۡتِ لَا تَكَلَّمُ نَفۡسٌ إِلَّا بِإِذۡنِهِۦ ۚ فَمِنۡهُمۡ شَقِيࣱّ وَ سَعِيدࣱ﴿١٠٥﴾

    Yawma yati la takallamu nafsun illa biithnihi faminhum shaqiyyun wasaʿeedin

    Ketika hari itu datang, tidak seorang pun yang berbicara, kecuali dengan izin-Nya; maka di antara mereka ada yang sengsara dan ada yang berbahagia.

  106. 11:106Baca di mushaf ↗

    فَأَمَّا ٱلَّذِينَ شَقُواْ فَفِي ٱلنَّارِ لَهُمۡ فِيهَا زَفِيرࣱ وَ شَهِيقٌ﴿١٠٦﴾

    Faamma allatheena shaqoo fafee alnnari lahum feeha zafeerun washaheequn

    Maka adapun orang-orang yang sengsara, maka (tempatnya) di dalam neraka, di sana mereka mengeluarkan dan menarik nafas dengan merintih,

  107. 11:107Baca di mushaf ↗

    خَٰلِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ ٱلسَّمَٰوَٰتُ وَ ٱلۡأَرۡضُ إِلَّا مَا شَآءَ رَبُّكَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ فَعَّالࣱ لِّمَا يُرِيدُ﴿١٠٧﴾

    Khalideena feeha ma damati alssamawatu waalardu illa ma shaa rabbuka inna rabbaka faʿʿalun lima yureedu

    mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sungguh, Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki.

  108. 11:108Baca di mushaf ↗

    وَ أَمَّا ٱلَّذِينَ سُعِدُواْ فَفِي ٱلۡجَنَّةِ خَٰلِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ ٱلسَّمَٰوَٰتُ وَ ٱلۡأَرۡضُ إِلَّا مَا شَآءَ رَبُّكَ ۖ عَطَآءً غَيۡرَ مَجۡذُوذࣲ﴿١٠٨﴾

    Waamma allatheena suʿidoo fafee aljannati khalideena feeha ma damati alssamawatu waalardu illa ma shaa rabbuka ʿataan ghayra majthoothin

    Dan adapun orang-orang yang berbahagia, maka (tempatnya) di dalam surga; mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain); sebagai karunia yang tidak ada putus-putusnya.

  109. 11:109Baca di mushaf ↗

    فَلَا تَكُ فِي مِرۡيَةࣲ مِّمَّا يَعۡبُدُ هَٰٓؤُلَآءِ ۚ مَا يَعۡبُدُونَ إِلَّا كَمَا يَعۡبُدُ ءَابَآؤُهُم مِّن قَبۡلُ ۚ وَ إِنَّا لَمُوَفُّوهُمۡ نَصِيبَهُمۡ غَيۡرَ مَنقُوصࣲ﴿١٠٩﴾

    Fala taku fee miryatin mimma yaʿbudu haolai ma yaʿbudoona illa kama yaʿbudu abaohum min qablu wainna lamuwaffoohum naseebahum ghayra manqoosin

    Maka janganlah engkau (Muhammad) ragu-ragu tentang apa yang mereka sembah. Mereka menyembah sebagaimana nenek moyang mereka dahulu menyembah. Kami pasti akan menyempurnakan pembalasan (terhadap) mereka tanpa dikurangi sedikit pun.

  110. 11:110Baca di mushaf ↗

    وَ لَقَدۡ ءَاتَيۡنَا مُوسَى ٱلۡكِتَٰبَ فَٱخۡتُلِفَ فِيهِ ۚ وَ لَوۡلَا كَلِمَةࣱ سَبَقَتۡ مِن رَّبِّكَ لَقُضِيَ بَيۡنَهُمۡ ۚ وَ إِنَّهُمۡ لَفِي شَكࣲّ مِّنۡهُ مُرِيبࣲ﴿١١٠﴾

    Walaqad atayna moosa alkitaba faikhtulifa feehi walawla kalimatun sabaqat min rabbika laqudiya baynahum wainnahum lafee shakkin minhu mureebun

    Dan sungguh, Kami telah memberikan Kitab (Taurat) kepada Musa, lalu diperselisihkannya. Dan kalau tidak ada ketetapan yang terdahulu dari Tuhanmu, niscaya telah dilaksanakan hukuman di antara mereka. Sungguh, mereka (orang kafir Mekah) benar-benar dalam kebimbangan dan keraguan terhadapnya (Alquran).

  111. 11:111Baca di mushaf ↗

    وَ إِنَّ كُلࣰّا لَّمَّا لَيُوَفِّيَنَّهُمۡ رَبُّكَ أَعۡمَٰلَهُمۡ ۚ إِنَّهُۥ بِمَا يَعۡمَلُونَ خَبِيرࣱ﴿١١١﴾

    Wainna kullan lamma layuwaffiyannahum rabbuka aʿmalahum innahu bima yaʿmaloona khabeerun

    Dan sesungguhnya kepada masing-masing (yang berselisih itu) pasti Tuhanmu akan memberi balasan secara penuh atas perbuatan mereka. Sungguh, Dia Mahateliti atas apa yang mereka kerjakan.

  112. 11:112Baca di mushaf ↗

    فَٱسۡتَقِمۡ كَمَآ أُمِرۡتَ وَ مَن تَابَ مَعَكَ وَ لَا تَطۡغَوۡاْ ۚ إِنَّهُۥ بِمَا تَعۡمَلُونَ بَصِيرࣱ﴿١١٢﴾

    Faistaqim kama omirta waman taba maʿaka wala tatghaw innahu bima taʿmaloona baseerun

    Maka tetaplah engkau (Muhammad) (di jalan yang benar), sebagaimana telah diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang bertobat bersamamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sungguh, Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

  113. 11:113Baca di mushaf ↗

    وَ لَا تَرۡكَنُوٓاْ إِلَى ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ فَتَمَسَّكُمُ ٱلنَّارُ وَ مَا لَكُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ مِنۡ أَوۡلِيَآءَ ثُمَّ لَا تُنصَرُونَ﴿١١٣﴾

    Wala tarkanoo ila allatheena thalamoo fatamassakumu alnnaru wama lakum min dooni Allahi min awliyaa thumma la tunsaroona

    Dan janganlah kamu cenderung kepada orang zalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, sedangkan kamu tidak mempunyai seorang penolong pun selain Allah, sehingga kamu tidak akan diberi pertolongan.

  114. 11:114Baca di mushaf ↗

    وَ أَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ طَرَفَيِ ٱلنَّهَارِ وَ زُلَفࣰا مِّنَ ٱلَّيۡلِ ۚ إِنَّ ٱلۡحَسَنَٰتِ يُذۡهِبۡنَ ٱلسَّيِّـَٔاتِ ۚ ذَٰلِكَ ذِكۡرَىٰ لِلذَّٰكِرِينَ﴿١١٤﴾

    Waaqimi alssalata tarafayi alnnahari wazulafan mina allayli inna alhasanati yuthhibna alssayyiati thalika thikra lilththakireena

    Dan laksanakanlah salat pada kedua ujung siang (pagi dan petang) dan pada bagian permulaan malam. Perbuatan-perbuatan baik itu menghapus kesalahan-kesalahan. Itulah peringatan bagi orang-orang yang selalu mengingat (Allah).

  115. 11:115Baca di mushaf ↗

    وَ ٱصۡبِرۡ فَإِنَّ ٱللَّهَ لَا يُضِيعُ أَجۡرَ ٱلۡمُحۡسِنِينَ﴿١١٥﴾

    Waisbir fainna Allaha la yudeeʿu ajra almuhsineena

    Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat kebaikan.

  116. 11:116Baca di mushaf ↗

    فَلَوۡلَا كَانَ مِنَ ٱلۡقُرُونِ مِن قَبۡلِكُمۡ أُوْلُواْ بَقِيَّةࣲ يَنۡهَوۡنَ عَنِ ٱلۡفَسَادِ فِي ٱلۡأَرۡضِ إِلَّا قَلِيلࣰا مِّمَّنۡ أَنجَيۡنَا مِنۡهُمۡ ۗ وَ ٱتَّبَعَ ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ مَآ أُتۡرِفُواْ فِيهِ وَ كَانُواْ مُجۡرِمِينَ﴿١١٦﴾

    Falawla kana mina alqurooni min qablikum oloo baqiyyatin yanhawna ʿani alfasadi fee alardi illa qaleelan mimman anjayna minhum waittabaʿa allatheena thalamoo ma otrifoo feehi wakanoo mujrimeena

    Maka mengapa tidak ada di antara umat-umat sebelum kamu orang yang mempunyai keutamaan yang melarang (berbuat) kerusakan di bumi, kecuali sebagian kecil di antara orang yang telah Kami selamatkan. Dan orang-orang yang zalim hanya mementingkan kenikmatan dan kemewahan. Dan mereka adalah orang-orang yang berdosa.

  117. 11:117Baca di mushaf ↗

    وَ مَا كَانَ رَبُّكَ لِيُهۡلِكَ ٱلۡقُرَىٰ بِظُلۡمࣲ وَ أَهۡلُهَا مُصۡلِحُونَ﴿١١٧﴾

    Wama kana rabbuka liyuhlika alqura bithulmin waahluha muslihoona

    Dan Tuhanmu tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, selama penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan.

  118. 11:118Baca di mushaf ↗

    وَ لَوۡ شَآءَ رَبُّكَ لَجَعَلَ ٱلنَّاسَ أُمَّةࣰ وَٰحِدَةࣰ ۖ وَ لَا يَزَالُونَ مُخۡتَلِفِينَ﴿١١٨﴾

    Walaw shaa rabbuka lajaʿala alnnasa ommatan wahidatan wala yazaloona mukhtalifeena

    Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentu Dia jadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih (pendapat),

  119. 11:119Baca di mushaf ↗

    إِلَّا مَن رَّحِمَ رَبُّكَ ۚ وَ لِذَٰلِكَ خَلَقَهُمۡ ۗ وَ تَمَّتۡ كَلِمَةُ رَبِّكَ لَأَمۡلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنَ ٱلۡجِنَّةِ وَ ٱلنَّاسِ أَجۡمَعِينَ﴿١١٩﴾

    Illa man rahima rabbuka walithalika khalaqahum watammat kalimatu rabbika laamlaanna jahannama mina aljinnati waalnnasi ajmaʿeena

    kecuali orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat (keputusan) Tuhanmu telah tetap, "Aku pasti akan memenuhi neraka Jahanam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya."

  120. 11:120Baca di mushaf ↗

    وَ كُلࣰّا نَّقُصُّ عَلَيۡكَ مِنۡ أَنۢبَآءِ ٱلرُّسُلِ مَا نُثَبِّتُ بِهِۦ فُؤَادَكَ ۚ وَ جَآءَكَ فِي هَٰذِهِ ٱلۡحَقُّ وَ مَوۡعِظَةࣱ وَ ذِكۡرَىٰ لِلۡمُؤۡمِنِينَ﴿١٢٠﴾

    Wakullan naqussu ʿalayka min anbai alrrusuli ma nuthabbitu bihi fuadaka wajaaka fee hathihi alhaqqu wamawʿithatun wathikra lilmumineena

    Dan semua kisah rasul-rasul, Kami ceritakan kepadamu (Muhammad), agar dengan kisah itu Kami teguhkan hatimu; dan di dalamnya telah diberikan kepadamu (segala) kebenaran, nasihat dan peringatan bagi orang yang beriman.

  121. 11:121Baca di mushaf ↗

    وَ قُل لِّلَّذِينَ لَا يُؤۡمِنُونَ ٱعۡمَلُواْ عَلَىٰ مَكَانَتِكُمۡ إِنَّا عَٰمِلُونَ﴿١٢١﴾

    Waqul lillatheena la yuminoona iʿmaloo ʿala makanatikum inna ʿamiloona

    Dan katakanlah (Muhammad) kepada orang yang tidak beriman, "Berbuatlah menurut kedudukanmu, kami pun benar-benar akan berbuat,

  122. 11:122Baca di mushaf ↗

    وَ ٱنتَظِرُوٓاْ إِنَّا مُنتَظِرُونَ﴿١٢٢﴾

    Waintathiroo inna muntathiroona

    dan tunggulah, sesungguhnya kami pun termasuk yang menunggu."

  123. 11:123Baca di mushaf ↗

    وَ لِلَّهِ غَيۡبُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَ ٱلۡأَرۡضِ وَ إِلَيۡهِ يُرۡجَعُ ٱلۡأَمۡرُ كُلُّهُۥ فَٱعۡبُدۡهُ وَ تَوَكَّلۡ عَلَيۡهِ ۚ وَ مَا رَبُّكَ بِغَٰفِلٍ عَمَّا تَعۡمَلُونَ﴿١٢٣﴾

    Walillahi ghaybu alssamawati waalardi wailayhi yurjaʿu alamru kulluhu faoʿbudhu watawakkal ʿalayhi wama rabbuka bighafilin ʿamma taʿmaloona

    Dan milik Allah meliputi rahasia langit dan bumi dan kepada-Nya segala urusan dikembalikan. Maka sembahlah Dia dan bertawakallah kepada-Nya. Dan Tuhanmu tidak akan lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.

Terjemahan: Kementerian Agama RI · Latin

Tentang surat ini

Surat Hud termasuk surat Makkiyyah, terdiri dari 123 ayat, dan diturunkan setelah surat Yunus.

Surat ini dinamai Hud karena di dalamnya terdapat kisah Nabi Hud dan kaumnya. Dalam surat ini juga terdapat kisah-kisah nabi yang lain, seperti: Nuh, Shaleh, Ibrahim, Luth, Syu'aib, dan Musa.

**Pokok-Pokok isi:**

1. **Keimanan:**

Keberadaan 'Arsy Allah; kejadian alam dalam enam masa; keberadaan golongan-golongan manusia pada hari kiamat.

2. **Hukum-hukum:**

Agama membolehkan menikmati yang baik-baik dan memakai perhiasan asal tidak berlebih-lebihan; tidak boleh bersikap sombong; tidak boleh berdoa atau mengharapkan sesuatu yang mustahil menurut sunnatullah.

3. **Kisah-kisah:**

Kisah Nuh dan kaumnya; kisah Hud dan kaumnya; kisah Shaleh dan kaumnya; kisah Ibrahim dan kaumnya; kisah Syu'aib dan kaumnya; kisah Luth dan kaumnya; kisah Musa dan kaumnya.

4. **Lain-lain:**

Pelajaran-pelajaran yang diambil dari kisah-kisah para nabi; air sumber segala kehidupan; shalat memperkuat keimanan; sunnatullah yang berhubungan dengan kebinasaan suatu kaum.

Surat Hud berisi hal-hal yang berhubungan dengan pokok-pokok agama, seperti ketauhidan, kerasulan, dan hari kebangkitan, kemudian dihubungkan dengan dakwah yang telah dilakukan oleh para nabi kepada kaumnya.

**Hubungan Surat Hud Dengan Surat Yusuf:**

1. Kedua surat ini sama-sama dimulai dengan alif laam raa kemudian diiringi dengan penjelasan tentang Al-Qur'an.

2. Surat Yusuf menyempurnakan penjelasan kisah para rasul yang disebut dalam surat Hud, kemudian kisah itu dijadikan dalil untuk menyatakan bahwa Al-Qur'an adalah wahyu Ilahi; setelah Nabi Muhammad tidak ada lagi nabi atau rasul yang diutus Allah.

3. Perbedaan kedua surat ini ada dalam menjelaskan kisah-kisah para nabi. Dalam surat Hud diutarakan kisah beberapa orang rasul dalam menyampaikan risalah kepada kaumnya, akibat mengikuti dan akibat mendustakan mereka, kemudian dijadikan perbandingan dan berita yang mengancam kaum musyrikin Arab beserta pengikut-pengikutnya. Dalam surat Yusuf diterangkan tentang kehidupan Nabi Yusuf yang pada mulanya dizalimi oleh saudara-saudaranya kemudian menjadi rasul yang berkuasa dan dapat menolong saudara-sudaranya beserta kedua orang tuanya. Kepribadian Nabi Yusuf ini harus dijadikan teladan oleh semua orang yang beriman kepada Nabi Muhammad.

Sumber: Indonesian Translation - King Fahad Complex

← Surat sebelumnyaSurat YunusSurat berikutnya →Surat Yusuf

Surat populer

  • Surat Al-Fatihah
  • Surat Al-Baqarah
  • Surat Al-Kahfi
  • Surat Yasin
  • Surat Ar-Rahman
  • Surat Al-Waqi’ah
  • Surat Al-Mulk
  • Surat Al-Ikhlas
  • Surat Al-Falaq
  • Surat An-Nas
  • Ayat Kursi

Hadits

  • Shahih Bukhari
  • Shahih Muslim
  • Sunan Abu Dawud
  • Sunan Tirmidzi
  • Sunan An-Nasa’i
  • Sunan Ibnu Majah

Platform Noor

  • Jadwal sholat
  • Mushaf
  • Pemutar murotal
  • Perpustakaan hadits
  • Tanya Noor AI
  • Catatan Bayan

Bahasa

  • English
  • Oʻzbekcha
  • العربية
  • Indonesia

© Noor Global 2026