Noor
Al-Qur’anHaditsTanya Noor AIBuka Noor
Beranda›Daftar surat›Surat An-Nazi’at

سورة النازعات

Surat An-Nazi’at

Malaikat yang Mencabut

Surat ke-7946 ayatMakkiyahJuz 30

Surat An-Nazi’at (Malaikat yang Mencabut) adalah surat ke-79 dalam Al-Qur’an, terdiri dari 46 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah. Berikut bacaan lengkapnya dalam teks Arab, Latin dan terjemahan bahasa Indonesia.

Baca di mushafDengarkan murotalTanya tentang surat ini

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

  1. 79:1Baca di mushaf ↗

    وَ ٱلنَّٰزِعَٰتِ غَرۡقࣰا﴿١﴾

    Waalnnaziʿati gharqan

    Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras.

  2. 79:2Baca di mushaf ↗

    وَ ٱلنَّٰشِطَٰتِ نَشۡطࣰا﴿٢﴾

    Waalnnashitati nashtan

    Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah lembut.

  3. 79:3Baca di mushaf ↗

    وَ ٱلسَّٰبِحَٰتِ سَبۡحࣰا﴿٣﴾

    Waalssabihati sabhan

    Demi (malaikat) yang turun dari langit dengan cepat,

  4. 79:4Baca di mushaf ↗

    فَٱلسَّٰبِقَٰتِ سَبۡقࣰا﴿٤﴾

    Faalssabiqati sabqan

    dan (malaikat) yang mendahului dengan kencang,

  5. 79:5Baca di mushaf ↗

    فَٱلۡمُدَبِّرَٰتِ أَمۡرࣰا﴿٥﴾

    Faalmudabbirati amran

    dan (malaikat) yang mengatur urusan (dunia).

  6. 79:6Baca di mushaf ↗

    يَوۡمَ تَرۡجُفُ ٱلرَّاجِفَةُ﴿٦﴾

    Yawma tarjufu alrrajifatu

    (Sungguh, kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama mengguncangkan alam,

  7. 79:7Baca di mushaf ↗

    تَتۡبَعُهَا ٱلرَّادِفَةُ﴿٧﴾

    Tatbaʿuha alrradifatu

    (tiupan pertama) itu diiringi oleh tiupan kedua.

  8. 79:8Baca di mushaf ↗

    قُلُوبࣱ يَوۡمَئِذࣲ وَاجِفَةٌ﴿٨﴾

    Quloobun yawmaithin wajifatun

    Hati manusia pada waktu itu merasa sangat takut,

  9. 79:9Baca di mushaf ↗

    أَبۡصَٰرُهَا خَٰشِعَةࣱ﴿٩﴾

    Absaruha khashiʿatun

    pandangannya tunduk.

  10. 79:10Baca di mushaf ↗

    يَقُولُونَ أَءِنَّا لَمَرۡدُودُونَ فِي ٱلۡحَافِرَةِ﴿١٠﴾

    Yaqooloona ainna lamardoodoona fee alhafirati

    (orang-orang kafir) berkata, "Apakah kita benar-benar akan dikembalikan kepada kehidupan yang semula?

  11. 79:11Baca di mushaf ↗

    أَءِذَا كُنَّا عِظَٰمࣰا نَّخِرَةࣰ﴿١١﴾

    Aitha kunna ʿithaman nakhiratan

    Apakah (akan dibangkitkan juga) apabila kita telah menjadi tulang belulang yang hancur?"

  12. 79:12Baca di mushaf ↗

    قَالُواْ تِلۡكَ إِذࣰا كَرَّةٌ خَاسِرَةࣱ﴿١٢﴾

    Qaloo tilka ithan karratun khasiratun

    Mereka berkata, "Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan."

  13. 79:13Baca di mushaf ↗

    فَإِنَّمَا هِيَ زَجۡرَةࣱ وَٰحِدَةࣱ﴿١٣﴾

    Fainnama hiya zajratun wahidatun

    Maka pengembalian itu hanyalah dengan sekali tiupan saja.

  14. 79:14Baca di mushaf ↗

    فَإِذَا هُم بِٱلسَّاهِرَةِ﴿١٤﴾

    Faitha hum bialssahirati

    Maka seketika itu mereka hidup kembali di bumi (yang baru).

  15. 79:15Baca di mushaf ↗

    هَلۡ أَتَىٰكَ حَدِيثُ مُوسَىٰٓ﴿١٥﴾

    Hal ataka hadeethu moosa

    Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) kisah Musa?

  16. 79:16Baca di mushaf ↗

    إِذۡ نَادَىٰهُ رَبُّهُۥ بِٱلۡوَادِ ٱلۡمُقَدَّسِ طُوًى﴿١٦﴾

    Ith nadahu rabbuhu bialwadi almuqaddasi tuwan

    Ketika Tuhan memanggilnya (Musa) di lembah suci yaitu Lembah Tuwa;

  17. 79:17Baca di mushaf ↗

    ٱذۡهَبۡ إِلَىٰ فِرۡعَوۡنَ إِنَّهُۥ طَغَىٰ﴿١٧﴾

    Ithhab ila firʿawna innahu tagha

    pergilah engkau kepada Fir'aun! Sesungguhnya dia telah melampaui batas,

  18. 79:18Baca di mushaf ↗

    فَقُلۡ هَل لَّكَ إِلَىٰٓ أَن تَزَكَّىٰ﴿١٨﴾

    Faqul hal laka ila an tazakka

    Maka katakanlah (kepada Fir'aun), "Adakah keinginanmu untuk membersihkan diri (dari kesesatan),

  19. 79:19Baca di mushaf ↗

    وَ أَهۡدِيَكَ إِلَىٰ رَبِّكَ فَتَخۡشَىٰ﴿١٩﴾

    Waahdiyaka ila rabbika fatakhsha

    dan engkau akan kubimbing ke jalan Tuhanmu agar engkau takut kepada-Nya?"

  20. 79:20Baca di mushaf ↗

    فَأَرَىٰهُ ٱلۡأٓيَةَ ٱلۡكُبۡرَىٰ﴿٢٠﴾

    Faarahu alayata alkubra

    Lalu (Musa) memperlihatkan kepadanya mukjizat yang besar.

  21. 79:21Baca di mushaf ↗

    فَكَذَّبَ وَ عَصَىٰ﴿٢١﴾

    Fakaththaba waʿasa

    Tetapi dia (Fir'aun) mendustakan dan mendurhakai.

  22. 79:22Baca di mushaf ↗

    ثُمَّ أَدۡبَرَ يَسۡعَىٰ﴿٢٢﴾

    Thumma adbara yasʿa

    Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang (Musa).

  23. 79:23Baca di mushaf ↗

    فَحَشَرَ فَنَادَىٰ﴿٢٣﴾

    Fahashara fanada

    Kemudian dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru (memanggil kaumnya).

  24. 79:24Baca di mushaf ↗

    فَقَالَ أَنَا۠ رَبُّكُمُ ٱلۡأَعۡلَىٰ﴿٢٤﴾

    Faqala ana rabbukumu alaʿla

    (Seraya) berkata, "Akulah tuhanmu yang paling tinggi."

  25. 79:25Baca di mushaf ↗

    فَأَخَذَهُ ٱللَّهُ نَكَالَ ٱلۡأٓخِرَةِ وَ ٱلۡأُولَىٰٓ﴿٢٥﴾

    Faakhathahu Allahu nakala alakhirati waaloola

    Maka Allah menghukumnya dengan azab di akhirat dan siksaan di dunia.

  26. 79:26Baca di mushaf ↗

    إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَعِبۡرَةࣰ لِّمَن يَخۡشَىٰٓ﴿٢٦﴾

    Inna fee thalika laʿibratan liman yakhsha

    Sungguh, pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut (kepada Allah).

  27. 79:27Baca di mushaf ↗

    ءَأَنتُمۡ أَشَدُّ خَلۡقًا أَمِ ٱلسَّمَآءُ ۚ بَنَىٰهَا﴿٢٧﴾

    Aantum ashaddu khalqan ami alssamao banaha

    Apakah penciptaan kamu yang lebih hebat ataukah langit yang telah dibangun-Nya?

  28. 79:28Baca di mushaf ↗

    رَفَعَ سَمۡكَهَا فَسَوَّىٰهَا﴿٢٨﴾

    Rafaʿa samkaha fasawwaha

    Dia telah meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya,

  29. 79:29Baca di mushaf ↗

    وَ أَغۡطَشَ لَيۡلَهَا وَ أَخۡرَجَ ضُحَىٰهَا﴿٢٩﴾

    Waaghtasha laylaha waakhraja duhaha

    dan Dia menjadikan malamnya (gelap gulita), dan menjadikan siangnya (terang benderang).

  30. 79:30Baca di mushaf ↗

    وَ ٱلۡأَرۡضَ بَعۡدَ ذَٰلِكَ دَحَىٰهَآ﴿٣٠﴾

    Waalarda baʿda thalika dahaha

    Dan setelah itu bumi Dia hamparkan.

  31. 79:31Baca di mushaf ↗

    أَخۡرَجَ مِنۡهَا مَآءَهَا وَ مَرۡعَىٰهَا﴿٣١﴾

    Akhraja minha maaha wamarʿaha

    Darinya Dia pancarkan mata air, dan (ditumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya.

  32. 79:32Baca di mushaf ↗

    وَ ٱلۡجِبَالَ أَرۡسَىٰهَا﴿٣٢﴾

    Waaljibala arsaha

    Dan gunung-gunung Dia pancangkan dengan kokoh.

  33. 79:33Baca di mushaf ↗

    مَتَٰعࣰا لَّكُمۡ وَ لِأَنۡعَٰمِكُمۡ﴿٣٣﴾

    Mataʿan lakum walianʿamikum

    (Semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk hewan-hewan ternakmu.

  34. 79:34Baca di mushaf ↗

    فَإِذَا جَآءَتِ ٱلطَّآمَّةُ ٱلۡكُبۡرَىٰ﴿٣٤﴾

    Faitha jaati alttammatu alkubra

    Maka apabila malapetaka besar (hari Kiamat) telah datang,

  35. 79:35Baca di mushaf ↗

    يَوۡمَ يَتَذَكَّرُ ٱلۡإِنسَٰنُ مَا سَعَىٰ﴿٣٥﴾

    Yawma yatathakkaru alinsanu ma saʿa

    yaitu pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya,

  36. 79:36Baca di mushaf ↗

    وَ بُرِّزَتِ ٱلۡجَحِيمُ لِمَن يَرَىٰ﴿٣٦﴾

    Waburrizati aljaheemu liman yara

    dan neraka diperlihatkan dengan jelas kepada setiap orang yang melihat.

  37. 79:37Baca di mushaf ↗

    فَأَمَّا مَن طَغَىٰ﴿٣٧﴾

    Faamma man tagha

    Maka adapun orang yang melampaui batas,

  38. 79:38Baca di mushaf ↗

    وَ ءَاثَرَ ٱلۡحَيَوٰةَ ٱلدُّنۡيَا﴿٣٨﴾

    Waathara alhayata alddunya

    dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,

  39. 79:39Baca di mushaf ↗

    فَإِنَّ ٱلۡجَحِيمَ هِيَ ٱلۡمَأۡوَىٰ﴿٣٩﴾

    Fainna aljaheema hiya almawa

    maka sungguh, nerakalah tempat tinggalnya.

  40. 79:40Baca di mushaf ↗

    وَ أَمَّا مَنۡ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِۦ وَ نَهَى ٱلنَّفۡسَ عَنِ ٱلۡهَوَىٰ﴿٤٠﴾

    Waama man khafa maqama rabbihi wanaha alnnafsa ʿani alhawa

    Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari (keinginan) hawa nafsunya,

  41. 79:41Baca di mushaf ↗

    فَإِنَّ ٱلۡجَنَّةَ هِيَ ٱلۡمَأۡوَىٰ﴿٤١﴾

    Fainna aljannata hiya almawa

    maka sungguh, surgalah tempat tinggal-(nya).

  42. 79:42Baca di mushaf ↗

    يَسۡـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلسَّاعَةِ أَيَّانَ مُرۡسَىٰهَا﴿٤٢﴾

    Yasaloonaka ʿani alssaʿati ayyana mursaha

    Mereka (orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari Kiamat, "Kapankah terjadinya?"

  43. 79:43Baca di mushaf ↗

    فِيمَ أَنتَ مِن ذِكۡرَىٰهَآ﴿٤٣﴾

    Feema anta min thikraha

    Untuk apa engkau perlu menyebutkannya (waktunya)?

  44. 79:44Baca di mushaf ↗

    إِلَىٰ رَبِّكَ مُنتَهَىٰهَآ﴿٤٤﴾

    Ila rabbika muntahaha

    Kepada Tuhanmulah (dikembalikan) kesudahannya (ketentuan waktunya).

  45. 79:45Baca di mushaf ↗

    إِنَّمَآ أَنتَ مُنذِرُ مَن يَخۡشَىٰهَا﴿٤٥﴾

    Innama anta munthiru man yakhshaha

    Engkau (Muhammad) hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya (hari Kiamat).

  46. 79:46Baca di mushaf ↗

    كَأَنَّهُمۡ يَوۡمَ يَرَوۡنَهَا لَمۡ يَلۡبَثُوٓاْ إِلَّا عَشِيَّةً أَوۡ ضُحَىٰهَا﴿٤٦﴾

    Kaannahum yawma yarawnaha lam yalbathoo illa ʿashiyyatan aw duhaha

    Pada hari ketika mereka melihat hari Kiamat itu (karena suasananya hebat), mereka merasa seakan-akan hanya (sebentar saja) tinggal (di dunia) pada waktu sore atau pagi hari.

Terjemahan: Kementerian Agama RI · Latin

Tentang surat ini

Surat An-Nazi'at terdiri dari 46 ayat, termasuk golongan surat Makkiyyah, dan diturunkan sesudah surat An-Naba'.

Dinamai "An-Nazi'at (malaikat-malaikat yang mencabut) diambil dari kata "An-Nazi'at yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Dinamai pula "As-Sahirah" yang diambil dari ayat 14, dan dinamai juga "Ath Thammah" diambil dari ayat 34.

**Pokok-Pokok Isi:**

1. **Keimanan:**

Penegasan Allah tentang adanya hari kiamat dan sikap orang-orang musyrik terhadapnya; manusia dibagi menjadi dua golongan di akhirat; manusia tidak mampu mengetahui kapan terjadinya saat kiamat.

2. **Kisah:**

Kisah Nabi Musa dengan Fir'aun.

Surat An-Nazi'at mengutarakan sumpah Allah dengan menyebut malaikat yang bermacam-macam tugasnya, bahwa hari kiamat pasti terjadi, dan membangkitkan manusia itu mudah bagi Allah, serta mengancam orang-orang musyrik yang mengingkari kebangkitan dengan siksaan yang telah dialami Fir'aun dan pengikut-pengikutnya. Selanjutnya surat ini menerangkan keadaan orang-orang musyrik pada hari kiamat dan bagaimana kedahsyatan hari kiamat itu.

**Hubungan Surat An-Nazi'At Dengan Surat 'Abasa:**

Pada akhir surat An-Nazi'at diterangkan bahwa Nabi Muhammad hanyalah pemberi peringatan kepada orang-orang yang takut kepada hari kiamat, sedangkan pada permulaan surat 'Abasa digambarkan bahwa dalam memberikan peringatan hendaklah menghargai orang-orang yang diberi peringatan secara sama, tidak memandang kedudukan seseorang dalam masyarakat.

Sumber: Indonesian Translation - King Fahad Complex

← Surat sebelumnyaSurat An-NabaSurat berikutnya →Surat Abasa

Surat populer

  • Surat Al-Fatihah
  • Surat Al-Baqarah
  • Surat Al-Kahfi
  • Surat Yasin
  • Surat Ar-Rahman
  • Surat Al-Waqi’ah
  • Surat Al-Mulk
  • Surat Al-Ikhlas
  • Surat Al-Falaq
  • Surat An-Nas
  • Ayat Kursi

Hadits

  • Shahih Bukhari
  • Shahih Muslim
  • Sunan Abu Dawud
  • Sunan Tirmidzi
  • Sunan An-Nasa’i
  • Sunan Ibnu Majah

Platform Noor

  • Jadwal sholat
  • Mushaf
  • Pemutar murotal
  • Perpustakaan hadits
  • Tanya Noor AI
  • Catatan Bayan

Bahasa

  • English
  • Oʻzbekcha
  • العربية
  • Indonesia

© Noor Global 2026