Noor
Al-Qur’anHaditsTanya Noor AIBuka Noor
Beranda›Daftar surat›Surat Al-Gasyiyah

سورة الغاشية

Surat Al-Gasyiyah

Hari Pembalasan

Surat ke-8826 ayatMakkiyahJuz 30

Surat Al-Gasyiyah (Hari Pembalasan) adalah surat ke-88 dalam Al-Qur’an, terdiri dari 26 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah. Berikut bacaan lengkapnya dalam teks Arab, Latin dan terjemahan bahasa Indonesia.

Baca di mushafDengarkan murotalTanya tentang surat ini

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

  1. 88:1Baca di mushaf ↗

    هَلۡ أَتَىٰكَ حَدِيثُ ٱلۡغَٰشِيَةِ﴿١﴾

    Hal ataka hadeethu alghashiyati

    Sudahkah sampai kepadamu berita tentang (hari Kiamat)?

  2. 88:2Baca di mushaf ↗

    وُجُوهࣱ يَوۡمَئِذٍ خَٰشِعَةٌ﴿٢﴾

    Wujoohun yawmaithin khashiʿatun

    Pada hari itu banyak wajah yang tertunduk hina,

  3. 88:3Baca di mushaf ↗

    عَامِلَةࣱ نَّاصِبَةࣱ﴿٣﴾

    ʿamilatun nasibatun

    (karena) bekerja keras lagi kepayahan,

  4. 88:4Baca di mushaf ↗

    تَصۡلَىٰ نَارًا حَامِيَةࣰ﴿٤﴾

    Tasla naran hamiyatan

    mereka memasuki api yang sangat panas (neraka),

  5. 88:5Baca di mushaf ↗

    تُسۡقَىٰ مِنۡ عَيۡنٍ ءَانِيَةࣲ﴿٥﴾

    Tusqa min ʿaynin aniyatin

    diberi minum dari sumber mata air yang sangat panas.

  6. 88:6Baca di mushaf ↗

    لَّيۡسَ لَهُمۡ طَعَامٌ إِلَّا مِن ضَرِيعࣲ﴿٦﴾

    Laysa lahum taʿamun illa min dareeʿin

    Tidak ada makanan bagi mereka selain dari pohon yang berduri,

  7. 88:7Baca di mushaf ↗

    لَّا يُسۡمِنُ وَ لَا يُغۡنِي مِن جُوعࣲ﴿٧﴾

    La yusminu wala yughnee min jooʿin

    yang tidak menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar.

  8. 88:8Baca di mushaf ↗

    وُجُوهࣱ يَوۡمَئِذࣲ نَّاعِمَةࣱ﴿٨﴾

    Wujoohun yawmaithin naʿimatun

    Pada hari itu banyak (pula) wajah yang berseri-seri,

  9. 88:9Baca di mushaf ↗

    لِّسَعۡيِهَا رَاضِيَةࣱ﴿٩﴾

    Lisaʿyiha radiyatun

    merasa senang karena usahanya (sendiri),

  10. 88:10Baca di mushaf ↗

    فِي جَنَّةٍ عَالِيَةࣲ﴿١٠﴾

    Fee jannatin ʿaliyatin

    (mereka) dalam surga yang tinggi,

  11. 88:11Baca di mushaf ↗

    لَّا تَسۡمَعُ فِيهَا لَٰغِيَةࣰ﴿١١﴾

    La tasmaʿu feeha laghiyatan

    di sana (kamu) tidak mendengar perkataan yang tidak berguna.

  12. 88:12Baca di mushaf ↗

    فِيهَا عَيۡنࣱ جَارِيَةࣱ﴿١٢﴾

    Feeha ʿaynun jariyatun

    Di sana ada mata air yang mengalir.

  13. 88:13Baca di mushaf ↗

    فِيهَا سُرُرࣱ مَّرۡفُوعَةࣱ﴿١٣﴾

    Feeha sururun marfooʿatun

    Di sana ada dipan-dipan yang ditinggikan,

  14. 88:14Baca di mushaf ↗

    وَ أَكۡوَابࣱ مَّوۡضُوعَةࣱ﴿١٤﴾

    Waakwabun mawdooʿatun

    dan gelas-gelas yang tersedia (di dekatnya),

  15. 88:15Baca di mushaf ↗

    وَ نَمَارِقُ مَصۡفُوفَةࣱ﴿١٥﴾

    Wanamariqu masfoofatun

    dan bantal-bantal sandaran yang tersusun,

  16. 88:16Baca di mushaf ↗

    وَ زَرَابِيُّ مَبۡثُوثَةٌ﴿١٦﴾

    Wazarabiyyu mabthoothatun

    dan permadani-permadani yang terhampar.

  17. 88:17Baca di mushaf ↗

    أَفَلَا يَنظُرُونَ إِلَى ٱلۡإِبِلِ كَيۡفَ خُلِقَتۡ﴿١٧﴾

    Afala yanthuroona ila alibili kayfa khuliqat

    Maka tidakkah mereka memperhatikan unta, bagaimana diciptakan?

  18. 88:18Baca di mushaf ↗

    وَ إِلَى ٱلسَّمَآءِ كَيۡفَ رُفِعَتۡ﴿١٨﴾

    Waila alssamai kayfa rufiʿat

    Dan langit, bagaimana ditinggikan?

  19. 88:19Baca di mushaf ↗

    وَ إِلَى ٱلۡجِبَالِ كَيۡفَ نُصِبَتۡ﴿١٩﴾

    Waila aljibali kayfa nusibat

    Dan gunung-gunung bagaimana ditegakkan?

  20. 88:20Baca di mushaf ↗

    وَ إِلَى ٱلۡأَرۡضِ كَيۡفَ سُطِحَتۡ﴿٢٠﴾

    Waila alardi kayfa sutihat

    Dan bumi bagaimana dihamparkan?

  21. 88:21Baca di mushaf ↗

    فَذَكِّرۡ إِنَّمَآ أَنتَ مُذَكِّرࣱ﴿٢١﴾

    Fathakkir innama anta muthakkirun

    Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya engkau (Muhammad) hanyalah pemberi peringatan.

  22. 88:22Baca di mushaf ↗

    لَّسۡتَ عَلَيۡهِم بِمُصَيۡطِرٍ﴿٢٢﴾

    Lasta ʿalayhim bimusaytirin

    Engkau bukanlah orang yang berkuasa atas mereka,

  23. 88:23Baca di mushaf ↗

    إِلَّا مَن تَوَلَّىٰ وَ كَفَرَ﴿٢٣﴾

    Illa man tawalla wakafara

    kecuali (jika ada) orang yang berpaling dan kafir,

  24. 88:24Baca di mushaf ↗

    فَيُعَذِّبُهُ ٱللَّهُ ٱلۡعَذَابَ ٱلۡأَكۡبَرَ﴿٢٤﴾

    Fayuʿaththibuhu Allahu alʿathaba alakbara

    maka Allah akan mengazabnya dengan azab yang besar.

  25. 88:25Baca di mushaf ↗

    إِنَّ إِلَيۡنَآ إِيَابَهُمۡ﴿٢٥﴾

    Inna ilayna iyabahum

    Sungguh, kepada Kami lah mereka kembali,

  26. 88:26Baca di mushaf ↗

    ثُمَّ إِنَّ عَلَيۡنَا حِسَابَهُم﴿٢٦﴾

    Thumma inna ʿalayna hisabahum

    kemudian sesungguhnya (kewajiban) Kami lah membuat perhitungan atas mereka.

Terjemahan: Kementerian Agama RI · Latin

Tentang surat ini

Surat ini terdiri dari 26 ayat, termasuk golongan surat Makkiyyah, dan diturunkan sesudah surat Adz-Dzaariyaat.

Nama "Al-Ghasyiyah" diambil dari kata "Al-Ghasyiyah" yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya peristiwa yang dahsyat, tapi yang dimaksud adalah hari kiamat. Surat ini sering sekali dibaca Nabi pada rakaat kedua shalat hari raya dan shalat Jum'at.

**Pokok-Pokok Isi:**

Keterangan tentang orang-orang kafir pada hari kiamat dan azab yang ditimpakan kepada mereka; keterangan tentang orang-orang yang beriman dan keadaan surga yang diberikan kepada mereka sebagai balasan; perintah untuk memperhatikan keajaiban ciptaan-ciptaan Allah; perintah kepada Rasulullah untuk memperingatkan kaumnya kepada ayat-ayat Allah karena beliau adalah seorang pemberi peringatan dan tidak berkuasa atas keimanan mereka.

Surat Al-Ghasyiyah menerangkan penderitaan orang-orang yang kafir dan kenikmatan orang-orang yang beriman pada hari kiamat.

**Hubungan Surat Al-Ghasyiyah Dengan Surat Al-Fajr:**

1. Pada surat Al-Ghasyiyah, Allah menyebutkan tentang orang-orang yang pada hari kiamat tergambar di wajah mereka kehinaan dan tentang orang-orang yang wajah mereka bercahaya. Sementara itu, pada surat Al-Fajr disebutkan beberapa kaum yang mendustakan dan berbuat durhaka sebagai contoh orang yang tergambar di wajah mereka kehinaan dan azab yang ditimpakan kepada mereka di dunia dan disebutkan pula orang yang berjiwa muthmainnah, yaitu orang-orang yang wajahnya bercahaya.

2. Dalam surat Al-Ghasyiyah Allah mengemukakan orang-orang yang wajah mereka bercahaya, sedangkan pada surat Al-Fajr disebutkan orang yang berjiwa tenang di dunia karena iman dan takwa yang nantinya di akhirat wajah mereka berseri-seri.

Sumber: Indonesian Translation - King Fahad Complex

← Surat sebelumnyaSurat Al-A’laSurat berikutnya →Surat Al-Fajr

Surat populer

  • Surat Al-Fatihah
  • Surat Al-Baqarah
  • Surat Al-Kahfi
  • Surat Yasin
  • Surat Ar-Rahman
  • Surat Al-Waqi’ah
  • Surat Al-Mulk
  • Surat Al-Ikhlas
  • Surat Al-Falaq
  • Surat An-Nas
  • Ayat Kursi

Hadits

  • Shahih Bukhari
  • Shahih Muslim
  • Sunan Abu Dawud
  • Sunan Tirmidzi
  • Sunan An-Nasa’i
  • Sunan Ibnu Majah

Platform Noor

  • Jadwal sholat
  • Mushaf
  • Pemutar murotal
  • Perpustakaan hadits
  • Tanya Noor AI
  • Catatan Bayan

Bahasa

  • English
  • Oʻzbekcha
  • العربية
  • Indonesia

© Noor Global 2026